Luwuk banggaikep.go.id  — Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menorehkan prestasi membanggakan setelah berhasil meraih Predikat Terbaik 1 dalam kategori Keakuratan Data Perhitungan dan Penyetoran Iuran Wajib PNS Daerah Tahun 2025 di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Luwuk. dalam rangkaian kegiatan Rekonsiliasi (Rekon) Iuran Wajib PPU Pemerintah Triwulan III Tahun 2025, resmi   digelar di Hotel Estrella Luwuk kamis 20/11/2025.

Penghargaan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan Cabang Luwuk yang membawahi wilayah Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Morowali, Morowali Utara, dan Tojo Una-Una, menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, mengingat dalam beberapa tahun terakhir kategori tersebut lebih sering didominasi oleh Kabupaten Tojo Una-Una. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Banggai Kepulauan terus meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan pelayanan, khususnya dalam pengelolaan data iuran bagi Aparatur Sipil Negara.

Poto: Nampak Kepala BPKAD Bangkep Stevan Moidady, di apit Kepala KPPN Luwuk Agus Pranoto (kiri) Kepala Cabang BPJS Kesehatan Fadliana (kanan).

Prestasi tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan ketelitian seluruh tim, mulai dari pengelola data, bagian keuangan, hingga sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berjalan efektif dan konsisten. Kerja kolektif inilah yang akhirnya membuahkan hasil gemilang bagi Daerah.

Raihan penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Luwuk, Sebagai bagian dari upaya pembinaan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan anggaran, khususnya terkait ketertiban administrasi keuangan dan kepatuhan dalam penyetoran iuran wajib PNS. Serta memastikan tidak ada selisih data antara BPJS dan Pemda, menyampaikan capaian, kendala, dan tindak lanjut. Melalui apresiasi ini, KPPN Luwuk,  Agus Pranoto mendorong setiap instansi untuk terus meningkatkan akurasi data, ketepatan waktu pelaporan, penyetoran, serta kualitas pengelolaan keuangan sehingga pelaksanaan anggaran dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. terangnya

Poto: Nampak Kepala BPKAD Bangkep menerima penghargaan dari Kepala KPPN Luwuk Agus Pranoto

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Kabupaten Banggai Kepulauan, Stevan Moidady, SE, M.Si, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi atas capaian ini. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan administrasi yang akurat, transparan, dan berstandar tinggi, terima kasih kepada seluruh tim dan OPD terkait atas dedikasi dan kerja kerasnya. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas kinerja di masa mendatang,” ujarnya.

Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO-BKP).

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Acara dihadiri oleh unsur organisasi kesehatan, pimpinan rumah sakit, jajaran puskesmas, serta para pensiunan tenaga kesehatan yang turut berperan dalam membangun sektor kesehatan daerah.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, yang menegaskan pentingnya kesehatan masyarakat saat ini sebagai fondasi kemajuan daerah di masa mendatang.

Dalam sambutan Kepala Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan dr. Abdi Gunawan menyampaikan bahwa Usia Harapan Hidup (UHH) Banggai Kepulauan terus meningkat dari tahun ke tahun, yakni: Tahun 2020 66,31, 2021 66,59, 2022 66,73, 2023 66,87, 2024 67,13.

Meski mengalami peningkatan, capaian tersebut dinilai masih rendah dibandingkan kabupaten lain di Sulawesi Tengah, sehingga menjadi prioritas pembangunan kesehatan ke depan.

Beberapa indikator kesehatan yang berhasil dicapai, antara lain:

UHC (Universal Health Coverage) mencapai 99,62% atau 130.507 jiwa, tertinggi di Sulawesi Tengah. Imunisasi dasar lengkap: 53,1%, Imunisasi balita <2 tahun: 48,5% dan Imunisasi TT2 ibu hamil: 45,5%.

Capaian penurunan stunting: 14,1% dari target nasional 18,8%, Pemeriksaan kesehatan gratis: 79,56%, Penanggulangan penyakit tidak menular, Hipertensi terlayani: 75%, Diabetes Mellitus: 80%, Usia produktif terlayani: 80,3%, Screening HIV: 39,36% dan SPM TBC: 68%.

Banggai Kepulauan menjadi daerah dengan capaian akreditasi layanan kesehatan tertinggi di Sulawesi Tengah, ditandai dengan: 10 Puskesmas akreditasi Paripurna, 4 Puskesmas akreditasi Utama, 2 Rumah sakit (RS Pratama Bulagi dan RS Trikora) akreditasi Paripurna.

Selain itu, seluruh puskesmas dan rumah sakit telah menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD (100%), capaian yang belum dimiliki kabupaten/kota lain di Sulawesi Tengah, bahkan Kota Palu.

Pemerintah menyampaikan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pengabdian dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Peringatan HKN diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

“Dengan generasi yang sehat, kita dapat mewujudkan Banggai Kepulauan yang maju, sejahtera, dan hebat di masa depan,” ujarnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, jajaran pemerintah dan insan kesehatan melaksanakan Upacara Bendera, Kamis (20/11/2025).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, sebagai penegasan bahwa pembangunan kesehatan menjadi investasi strategis menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin yang di bacakan Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menegaskan bahwa generasi sehat tidak sekadar bebas dari penyakit, melainkan generasi yang kuat secara fisik, sehat mental, berakhlak, dan memiliki daya saing global.

Upaya tersebut dimulai sejak fase penting kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, anak, hingga remaja, termasuk pencegahan stunting, gizi seimbang, imunisasi lengkap, dan pencegahan anemia.

Oleh karena itu, pada momentum hkn ke-61 ini, saya ingin menegaskan beberapa hal kunci: pertama, penguatan fondasi kesehatan sejak dini, kedua, transformasi layanan kesehatan primer, ketiga, revolusi mental dan perilaku hidup bersih dan sehat (phbs), keempat, sinergi seluruh pihak dan kelima, penguatan ketahanan sistem kesehatan.

“Kita semua adalah garda terdepan dalam mewujudkan masa depan hebat bagi bangsa ini. Setiap langkah kita, setiap dedikasi kita, setiap inovasi kita, akan memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya generasi penerus yang sehat, cerdas, dan unggul,” papar Serfi.

“Mari, pada HKN ke-61 ini, kita jadikan sebagai momentum untuk memperbarui semangat dan komitmen kita. Teruslah berkarya dengan hati, melayani dengan penuh kasih sayang, dan mengabdi untuk Neger,” katanya.

Diakhir sambutannya, Wabup mengucapkan Selamat memperingati hari kesehatan nasional ke-61, generasi sehat, masa depan hebat Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh.

Kegiatan bertempat di Gedung BPU Kecamatan Tinangkung dan dihadiri Mewakili Kapolres Bangkep, Pj. Pabung 1308 LB, Anggota DPRD, Kadis Dinkes, Kepala OPD Lingkup Pemda, Kepala Puskesmas Se-kabupaten Bangkep serta undangan lainnya. (Decky-KOMDIGI)