Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan Sosialisasi Akreditasi Sekolah Negeri dan Swasta Tahun 2025 di Aula Bappeda Banggai Kepulauan. Kegiatan ini diikuti oleh para kepala sekolah dari seluruh jenjang pendidikan se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (10/11/2025).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai Kepulauan, H. Ikhsan Nursin, S.Pd., MM, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan proses akreditasi sekolah secara matang. Ia menyebut akreditasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan cerminan tanggung jawab lembaga pendidikan dalam menjaga mutu dan disiplin pengelolaan sekolah.

“Akreditasi adalah wujud nyata tanggung jawab kita bersama. Melalui proses ini, kita bisa melihat kondisi riil satuan pendidikan dan berupaya meningkatkan kualitasnya. Dari nilai C bisa menjadi B, dari B bisa menjadi A  asal kita semua berkomitmen memperbaikinya,” ujar Ikhsan.

Dalam arahannya, Ikhsan juga menyoroti masalah kedisiplinan tenaga pendidik yang menurutnya masih menjadi tantangan besar di daerah tersebut. Ia bahkan mengungkapkan telah menahan gaji beberapa guru dan kepala sekolah karena masalah ketidakhadiran dan kurangnya tanggung jawab.

“Saya turun langsung ke lapangan, bahkan ke wilayah Totikum, dan mendapati banyak sekolah tanpa guru saat jam pelajaran. Ini persoalan serius. Kepala sekolah adalah perpanjangan tangan dinas. Kalau kita tidak menegakkan disiplin, jangan berharap kualitas pendidikan kita naik,” tegasnya.

Ikhsan menambahkan, berdasarkan evaluasi Dinas Pendidikan, Banggai Kepulauan masih berada di posisi terbawah dari 12 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah dalam hal kualitas pendidikan. Ia menilai perbaikan disiplin, budaya kerja, dan manajemen sekolah adalah langkah mendasar untuk keluar dari kondisi tersebut.

Selain membahas akreditasi, Ikhsan juga menyinggung Permendiknas Nomor 7 Tahun 2025 tentang seleksi kepala sekolah. Ia menyebut, terdapat 107 satuan pendidikan yang akan mengalami rotasi atau pengisian jabatan kepala sekolah baru, dengan total sekitar 662 calon yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi.

“Pendaftaran akan dilakukan langsung melalui link resmi Kemendiknas. Ini bagian dari transparansi dan kompetisi yang sehat. Kepala sekolah yang sudah melewati masa jabatan delapan tahun akan diselesaikan periodenya dan kembali ke tugas mengajar,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ikhsan juga mengapresiasi hasil riset Litbang Bappeda terkait bahasa Banggai yang telah dikaji dari sisi morfologi dan sintaksis. Ia berencana membentuk tim penyusun modul pembelajaran agar bahasa daerah tersebut dapat diajarkan di tingkat SD dan SMP sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal.

Di akhir sambutan, Ikhsan mengingatkan pentingnya kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan sebagai sarana pembentukan karakter dan moral peserta didik. Ia meminta seluruh kepala sekolah mencantumkan kegiatan Pramuka dalam Rencana Kerja Sekolah (RKS) 2026.

“Di tengah derasnya arus teknologi dan informasi, Pramuka menjadi benteng pendidikan karakter. Jika kegiatan ini tidak dimasukkan dalam RKS, saya akan tindak. Ini bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi bagian dari pembentukan generasi berkarakter,” tandasnya.

Selanjutnya wakili Bupati Banggai Kepulauan Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Banggai Kepulauan, Iswan Saleh, S.Sos dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik, penyediaan sarana-prasarana, serta dorongan bagi sekolah untuk meraih akreditasi terbaik.

“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan upaya sistematis menjamin mutu pendidikan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah,” tutur Iswan.

Ia pun mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme, instrumen, dan indikator akreditasi menjadi bekal penting bagi para kepala sekolah dalam memperbaiki mutu pendidikan di satuan masing-masing.

“Mari jadikan akreditasi sebagai motivasi untuk terus berbenah dan berinovasi demi tercapainya pendidikan yang bermutu dan berdaya saing,” kata Iswan menutup sambutannya.

Kegiatan yang dihadiri oleh Narasumber, Sekretaris Dikbud, Staf Dikbud, para kepala sekolah, pengawas, dan guru se-Kabupaten Banggai Kepulauan itu diharapkan menjadi momentum perbaikan kualitas pendidikan di daerah Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November dilaksanakan dengan penuh khidmat di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan.

Upacara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto, SE. ME, selaku Inspektur Upacara, didampingi oleh Maslan S. STP sebagai Perwira Upacara, serta Firmansyah sebagai Komandan Upacara.

Kegiatan diikuti oleh perangkat pemerintah daerah, termasuk Asisten II Setda, Edison Moligay, S. Sos. M. A. P., seluruh kepala OPD di Kabupaten Banggai Kepulauan, serta pasukan upacara yang terdiri dari satu peleton TNI, satu peleton Pol PP, satu peleton Damkar, dan sepuluh peleton ASN.

Rangkaian acara upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, laporan komandan, pengibaran bendera Merah Putih disertai lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan mengheningkan cipta. Dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, serta pesan-pesan pahlawan nasional yang mengingatkan akan pengorbanan para pahlawan untuk kemerdekaan bangsa.

Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Syaifullah Yusuf, yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, menyampaikan pesan penting mengenai keteladanan dari para pahlawan bangsa. Poin utama yang ditekankan adalah kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa, dan pandangan jauh ke depan demi generasi masa depan Indonesia.

Amanat tersebut juga menegaskan bahwa perjuangan saat ini dilanjutkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian dengan semangat memperkuat ketahanan nasional serta memajukan pendidikan dan keadilan sosial.

Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Kabag Kesra, penghormatan terakhir kepada Inspektur Upacara, dan diakhiri pada pukul 08.12 WITA. Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Upacara ini menjadi momentum penting untuk mengingat jasa para pahlawan sekaligus mengobarkan semangat generasi sekarang dalam meneruskan perjuangan demi kemajuan bangsa. (IKP-KOMINFO)

Palu, Sulawesi Tengah. banggaikep.go.id  Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyatakan komitmennya dalam mendukung Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025–2029. Komitmen tersebut ditandai dengan kehadiran dan penandatanganan dokumen Berita Acara Konsultasi Publik RPKD oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey bersama para wakil kepala daerah dari 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Kegiatan ini berlangsung dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) sekaligus Forum Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Gubernur tentang RPKD Provinsi Sulawesi Tengah 2025–2029, yang digelar di Ruang Nagana, Lantai 2 Kantor Bappeda Provinsi Sulteng, Jumat (7/11/2025).

Rapat koordinasi tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, dengan mengusung tema “Penguatan Kelembagaan TKPKD dan Kolaborasi Multi Pihak dalam Mendorong Efektivitas Penanggulangan Kemiskinan melalui Transformasi Sosial, Ekonomi, Infrastruktur, dan Tata Kelola di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025.”

Agenda kegiatan diawali dengan pemaparan dari Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, yang menyampaikan materi mengenai Strategi dan Arah Kebijakan Nasional Penanggulangan Kemiskinan. Selanjutnya, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah memaparkan rancangan Peraturan Gubernur tentang RPKD Sulteng 2025–2029, disusul oleh Kepala Pusdatin Kementerian Sosial yang menjelaskan Pedoman Teknis Verifikasi dan Validasi serta Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah terhadap RPKD ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam menurunkan angka kemiskinan di Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Banggai Kepulauan.

“Penanggulangan kemiskinan bukan hanya tanggung jawab pemerintah provinsi, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh kabupaten/kota. Melalui kolaborasi dan data yang valid, kita dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Serfi Kambey.

Melalui penandatanganan dokumen RPKD ini, Pemerintah Banggai Kepulauan berharap program-program pengentasan kemiskinan di masa mendatang dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan, sesuai dengan visi pembangunan inklusif dan berkeadilan di Provinsi Sulawesi Tengah. (ROY- KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Dr. Sulistyo, S.Si., ST., MSi, memberikan arahan strategis dalam kegiatan asistensi dan bimbingan tim tanggap insiden siber Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah yang digelar di Auditorium Bappeda dan Litbang Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (06/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Persandian Prov. Sulteng, Kadis Kominfo Bangkep, peserta dan para agen tim tanggap insiden siber dari seluruh Kabupaten/Kota Se-provinsi Sulteng, serta sejumlah undangan dari instansi pemerintah daerah di wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam arahannya, Dr. Sulistyo menegaskan bahwa di era digital yang semakin maju, ancaman terhadap keamanan siber semakin berkembang dan kompleks.

Oleh karena itu, penting bagi setiap daerah untuk memiliki tim tanggap insiden siber yang terlatih dan siap menghadapi berbagai potensi ancaman yang bisa mengganggu stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik.

“Keamanan siber adalah aspek yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Serangan siber dapat merusak infrastruktur kritis, merusak data pribadi, bahkan mengganggu sistem pelayanan publik. Maka dari itu, setiap tim tanggap insiden siber di daerah harus siap dengan pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni,” ujar Dr. Sulistyo.

Lebih lanjut, Deputi Sulistyo menyampaikan bahwa keamanan siber harus menjadi prioritas utama, tidak hanya di level pusat, tetapi juga di daerah. Kegiatan ini, menurutnya, merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menangani insiden siber. ”

Pemerintah daerah harus dapat mengidentifikasi potensi ancaman dengan cepat, merespons dengan efektif, dan melakukan pemulihan sistem yang terdampak. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menciptakan sistem yang lebih aman dan tangguh,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar seluruh peserta, yang terdiri dari tim tanggap insiden siber di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, dapat mengambil manfaat maksimal dari pelatihan ini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tim-tim tanggap insiden siber di daerah dapat lebih siap dalam menghadapi ancaman yang ada. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga keamanan sistem pemerintahan dan layanan publik yang semakin bergantung pada teknologi,” tegasnya.

Di akhir acara, Dr. Sulistyo menekankan pentingnya kerja sama yang erat antar instansi pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga keamanan siber. “Keamanan siber bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama. Semua pihak harus terlibat dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, terutama di tingkat daerah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan asistensi dan bimbingan ini diharapkan dapat membekali para peserta dengan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman dunia maya. Dengan adanya tim tanggap insiden siber yang terlatih dan siap siaga, diharapkan pelayanan publik di Sulawesi Tengah tetap dapat berjalan dengan aman dan tanpa gangguan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan daerah dalam menghadapi ancaman kejahatan siber, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo Santik) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Asistensi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (Computer Security Incident Response Team/CSIRT) bagi kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah Tahun 2025 bertempat di Auditorium Bappeda Banggai Kepulauan, Rabu (05/11/2025).

Kegiatan di hadiri Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Prov. Sulteng, Narasumber dan Instruktur Bimbingan Teknis, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Se-provinsi Sulteng, peserta dan para agen tim tanggap insiden siber dari seluruh Kabupaten/Kota Se-provinsi Sulteng.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di wakili Sekretaris Daerah Moh. Aris Susanto sekaligus membuka secara resmi mengatakan di era digital saat ini, teknologi informasi telah menjadi tulang punggung dalam penyelenggaraan pemerintah, pelayanan publik, dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat.

Namun, di balik kemudahan dan kecepatan yang di tawarkan teknologi digital, terdapat pula ancaman dan risiko yang perlu diwaspadai, terutama terkait keamanan siber.

Ia menegaskan bahwa kita tidak bisa menutup mata terhadap berbagai insiden kebocoran data, peretasan sistem informasi, dan penyalahgunaan teknologi digital yang belakangan ini kian sering terjadi, baik ditingkat nasional maupun Daerah.

“Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan koordinasi tim tanggap insider siber menjadi langkah strategis yang harus dilakukan,” kata Sekda.

Sehingga Aris berharap para peserta dapat, Meningkatkan kemampuan teknis dalam mendeteksi, menganalisis, dan menanggulangi insiden siber di wilayah masing-masing, Memperkuat koordinasi antar instansi, baik ditingkat kabupaten/kota maupun provinsi, serta dengan lembaga Nasional seperti BSSN (badan siber dan sandi Negara), dan Membangun budaya kesadaran keamanan informasi (cyber security awareness) di lingkungan pemerintahan dan masyarakat luas.

Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan data dan informasi publik. karena itu, keberadaan TTIS di setiap daerah menjadi bagian penting dari upaya kita bersama dalam mewujudkan ketahanan siber daerah yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, para narasumber, serta seluruh peserta yang berkomitmen mengikuti kegiatan ini. Semoga kegiatan bimtek ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kemampuan kita menghadapi ancaman siber yang terus berkembang,” ungkapnya.

Selain itu, Kadis KominfoSantik Sulteng diwakili Sekretaris Dinas Drs. Aswin Saudo, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada badan cyber dan Sandi Negara Republik Indonesia, atas nama pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang sudah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan bimbingan teknis ini.

“Sulawesi Tengah ini adalah provinsi yang ke-4 yang seluruh Indonesia yang sudah terbentuk, bimbingan teknis ini merupakan upaya dari badan cyber untuk terus mengawal dan tentunya kita sebagai pemerintah provinsi maupun kabupaten kota akan terus berupaya untuk mengawal kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan Perlindungan data pribadi ini merupakan tanggung jawab kita karena undang-undang mengamanatkan itu kalau kita lihat yang tentunya keamanannya harus dijaga ini juga menjadi tanggung jawab kita ke depan sehingga Bagaimana menjaga keamanan data pribadi itu menjadi keharusan Bapak Ibu sekalian.

“Kami juga mengapresiasi dan penghargaan atas upaya yang sudah diberikan kepercayaan yang sudah diberikan untuk pelaksanaan bimbingan teknis ini karena kita ketahui bersama pada saat ini memang terjadi efisiensi secara Nasional bukan saja di pusat tapi di pemerintah provinsi dan Kabupaten Kota,” tutur Sekdis.
(Decky-KOMDIGI)

Palu, BanggaiKep.go id — Malam Penganugerahan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025 berlangsung meriah dan megah. Kegiatan yang digelar sebagai puncak dari rangkaian seleksi dan penilaian GTK terbaik se-Sulawesi Tengah ini menjadi ajang apresiasi bagi para pendidik yang telah menunjukkan dedikasi dan inovasi luar biasa dalam dunia pendidikan. Senin, (03/11/2025)

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGGTK) Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. H. Agustina Ernawati, M.Pd., serta dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, para kepala dinas pendidikan kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, serta Kepala Cabang Dinas Wilayah I sampai VI. Suasana malam penghargaan tampak semarak dengan tata panggung yang elegan dan nuansa kebersamaan yang hangat di antara para insan pendidikan.

Sebanyak 98 guru dan tenaga kependidikan terbaik dari berbagai jenjang pendidikan hadir menerima penghargaan. Mereka merupakan sosok-sosok inspiratif yang telah bekerja dengan sepenuh hati, berinovasi dalam pembelajaran, serta menaklukkan berbagai tantangan dalam melaksanakan tugas di sekolah masing-masing.

Dari jumlah tersebut, enam GTK berasal dari Kabupaten Banggai Kepulauan yang berhasil meraih prestasi membanggakan dalam dua kategori, yakni GTK Transformatif dan GTK Dedikatif.

Untuk kategori GTK Transformatif, empat GTK yang mewakili Kabupaten Banggai Kepulauan yaitu:
1. Sri Rahayu Baid, Kepala TK Pertiwi
2. Sucy Pratiwi Maliki, Guru TK Percontohan
3. Muhamad Hariri, Kepala SMA Negeri 1 Buko Selatan
4. Afriadi A. Palasong, Guru SMA Negeri 1 Totikum
Sementara itu, dua GTK lainnya masuk dalam kategori GTK Dedikatif, yaitu:

1. Hariati Yunus, Guru SMP Satap Ombuli
2. Sahima R. Mita, Guru TK Negeri Patukuki

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh para guru tersebut. Menurutnya, prestasi yang ditorehkan keenam GTK ini menjadi bukti bahwa guru-guru di Banggai Kepulauan memiliki potensi besar dan mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional.

Kebanggaan itu semakin bertambah ketika Ibu Sahima R. Mita berhasil meraih predikat Terbaik I pada kategori GTK Dedikatif jenjang Guru TK. Dengan prestasi tersebut, ia berhak mewakili Provinsi Sulawesi Tengah pada ajang Apresiasi GTK Dedikatif tingkat nasional di Jakarta, serta menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional pada 27 November 2025.

Inovasi yang mengantarkan Ibu Sahima meraih penghargaan tertinggi berasal dari kreasinya dalam mengembangkan permainan tradisional khas Banggai Kepulauan, “Todde”, sebagai media pembelajaran anak usia dini. Melalui metode pembelajaran berbasis budaya lokal tersebut, ia berhasil menanamkan nilai-nilai karakter, kerja sama, dan kecintaan terhadap budaya daerah kepada peserta didik.

Kini, permainan tradisional “Todde” tidak hanya menjadi warisan budaya lokal, tetapi juga Go Nasional berkat tangan kreatif seorang guru dari pelosok Banggai Kepulauan yang berdedikasi tinggi untuk dunia pendidikan. (Decky-KOMDIGI)

Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025-2029.

Dokumen RPJMD ini disusun sebagai dokumen strategis pembangunan daerah selama lima tahun (2025-2029) untuk wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Disusun melalui serangkaian proses partisipatif: konsultasi publik, musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), pembahasan bersama DPRD, hingga proses fasilitasi gubernur.

Visi pembangunan yang diangkat: “Banggai Kepulauan bangkit menuju masyarakat yang maju, sejahtera, merata dan berkelanjutan”.

Misi-misi utama mencakup: peningkatan kualitas SDM, pemerataan infrastruktur & pelayanan, penguatan ekonomi lokal yang berbasis potensi unggulan, transformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan publik.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

RPJMD Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2025-2029

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT. AIFO secara resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Banggai Kepulauan masa bakti 2025–2027, kegiatan yang berlangsung dengan khidmat itu dihadiri oleh Ketua DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sulawesi Tengah, Ketua MPC Pemuda Pancasila Banggai Kepulauan, serta seluruh jajaran pengurus dan tamu undangan, Senin (3/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Rusli menyampaikan apresiasi dan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan,” ujar Bupati Rusli.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Srikandi Pemuda Pancasila memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila dan menegakkan semangat persatuan, khususnya dalam meningkatkan peran aktif perempuan di berbagai bidang pembangunan.

“Di era sekarang, perempuan bukan lagi pelengkap, tetapi mitra sejajar dalam pembangunan di bidang sosial, ekonomi, politik, maupun budaya. Saya berharap Srikandi Pemuda Pancasila menjadi pelopor gerakan perempuan tangguh, berintegritas, dan berjiwa nasionalis,” tambahnya.

Bupati Rusli juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah siap bersinergi dengan seluruh organisasi masyarakat, termasuk Srikandi Pemuda Pancasila, dalam mewujudkan Banggai Kepulauan yang lebih maju, berkarakter, dan sejahtera.

Ia mengajak seluruh anggota organisasi untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai awal baru dalam memperkuat komitmen dan kerja nyata, serta menumbuhkan solidaritas dan semangat gotong royong di kalangan perempuan daerah.

“Kepada pengurus yang baru, jaga solidaritas, tumbuhkan semangat gotong royong, dan jadilah inspirasi bagi perempuan Banggai Kepulauan,” pesan Bupati.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi perempuan Banggai Kepulauan untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan semangat kebersamaan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka secara resmi melantik dan mengukuhkan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) serta Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan masa bakti 2025–2030, Senin (3/11/2025).

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat kepramukaan, dihadiri oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Vera Rompas Mastura, S.Sos., M.Si., beserta jajaran, unsur Forkopimda, para pengurus Mabicab dan Kwarcab yang baru dilantik, serta adik-adik Pramuka dari berbagai gugus depan se-Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian dan kebersamaan dalam membina generasi muda.

“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting dalam meneguhkan semangat pengabdian kita kepada bangsa dan daerah melalui Gerakan Pramuka,” ujar Rusli.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi. Ia menilai, nilai-nilai dasar Pramuka seperti disiplin, tanggung jawab, cinta tanah air, dan gotong royong harus terus ditanamkan dalam setiap kegiatan kepramukaan.

“Kwartir Cabang harus bisa membina generasi muda agar menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak mulia, dan memiliki kecakapan hidup. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, jadilah teladan, dan berinovasi lah agar kegiatan Pramuka tetap relevan dan menarik di era digital,” pesan Rusli.

Bupati Rusli juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mendukung penuh kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan siap menghadapi masa depan.

“Gerakan Pramuka adalah mitra strategis pemerintah dalam membentuk SDM yang disiplin, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Mari jadikan masa bakti 2025–2030 ini sebagai periode kebangkitan semangat Pramuka di Banggai Kepulauan,” tutupnya.

Usai pelantikan, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Vera Rompas Mastura, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan sambutan inspiratif yang menekankan pentingnya sinergi antar unsur kepramukaan dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter.

“Kita ketahui bersama bahwa tantangan generasi muda semakin kompleks. Dibutuhkan peran aktif semua pihak, termasuk Gerakan Pramuka, untuk ikut mengatasi berbagai permasalahan tersebut,” ujar Vera.

Ia menegaskan, semangat Satya Pramuka khususnya janji untuk menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat harus menjadi landasan moral dan semangat dalam setiap kegiatan kepramukaan.

Vera juga mendorong agar pengurus baru dapat menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan secara kreatif dan berkelanjutan, serta memperkuat sistem pembinaan dari tingkat gugus depan hingga kwartir cabang.

“Pelantikan ini harus menjadi momentum untuk memantapkan sistem manajemen dan sumber daya, agar gairah kepramukaan di Banggai Kepulauan kembali tumbuh. Dengan kerja keras dan komitmen bersama, segala tantangan dapat dihadapi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Vera menyinggung Keputusan Kwartir Nasional Nomor 225 Tahun 2015 tentang tugas Majelis Pembimbing yang memiliki peran penting dalam memberikan bimbingan moral, organisasi, serta dukungan material dan finansial bagi pengembangan Gerakan Pramuka.

Menurutnya, meski tantangan di era globalisasi semakin berat, Gerakan Pramuka tetap menjadi wadah efektif dalam pembentukan karakter generasi muda yang berkepribadian luhur dan berjiwa nasionalis.
“Gerakan Pramuka adalah solusi pembentukan karakter dan moral pemuda. Saya yakin Pramuka Banggai Kepulauan mampu menjadi pelopor di Sulawesi Tengah,” tegas Vera.

Dalam kesempatan tersebut, Vera menyampaikan tiga pesan utama bagi pengurus Mabicab dan Kwarcab masa bakti 2025–2030:

1. Menghidupkan kembali sistem pembinaan Pramuka Garuda, dengan melibatkan seluruh unsur kwartir dan gugus depan.
2. Meningkatkan kualitas pembina Pramuka, melalui pelatihan dasar (KMD) dan lanjutan (KML).
3. Mewujudkan sistem informasi keanggotaan dan kelembagaan Pramuka yang terintegrasi dari gugus depan hingga kwartir nasional.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kwarda Sulawesi Tengah kini tengah memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Bawaslu Provinsi Sulteng, dalam mendorong partisipasi masyarakat dan penguatan karakter kebangsaan.

“Mari kita bangun kolaborasi yang kuat antara Kwarcab dan Kwarda, termasuk dengan berbagai lembaga mitra. Bersama, kita wujudkan Pramuka yang adaptif dan berdaya saing,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Vera menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi mereka dalam membina generasi muda, sekaligus dorongan semangat kepada pengurus baru untuk melanjutkan dan mengembangkan capaian yang telah diraih.

“Lima tahun bukan waktu yang singkat. Masih banyak yang harus kita benahi, tapi juga banyak kemajuan yang telah kita raih. Terima kasih atas pengabdian kakak-kakak semua. Mari kita lanjutkan perjuangan ini dengan semangat kebersamaan,” tutupnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, banggaikep.go.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto, SE., ME., menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah dalam keterangannya usai pelaksanaan upacara di halaman Kantor Bupati, Senin (3/11/2025),

Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, menegaskan bahwa usia 26 tahun merupakan fase kematangan bagi Banggai Kepulauan untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis dan terarah.
“Peringatan HUT tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi ajakan bagi seluruh aparatur dan masyarakat untuk merefleksikan sejauh mana capaian pembangunan kita, serta memperkuat komitmen bersama menuju Banggai Kepulauan yang lebih maju, berdaya saing, dan mandiri,” ujar Aris.

Ia menjelaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang berlandaskan delapan program unggulan BERKAH sebagaimana telah ditetapkan oleh Bupati Banggai Kepulauan.
“Seluruh perangkat daerah harus bergerak selaras dengan arah kebijakan Bupati melalui delapan program unggulan BERKAH. Kolaborasi lintas sektor menjadi modal penting agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke pelosok,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sekda menyoroti pentingnya peningkatan kinerja aparatur pemerintahan dan efisiensi pelaksanaan program di semua tingkatan birokrasi. Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan harus dibarengi dengan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Kita harus memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Pelayanan publik harus semakin cepat, terbuka, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Terkait dengan tema HUT ke-26 tahun ini, “Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Wujudkan Banggai Kepulauan yang Berkah, Maju, dan Mandiri,” Aris menyebut tema tersebut sangat relevan dengan kondisi dan arah pembangunan daerah saat ini.
“Semangat kebersamaan inilah yang akan menjadi energi utama kita. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen sosial untuk memperkuat sinergi menuju kesejahteraan bersama,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Sekda Aris menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan HUT ke-26, mulai dari persiapan, pelaksanaan upacara, hingga kegiatan sosial dan kebudayaan yang turut memeriahkan peringatan hari jadi daerah tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, ASN, pelajar, masyarakat, dan semua pihak yang telah berperan aktif. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi inspirasi untuk bekerja lebih baik demi Banggai Kepulauan yang kita cintai,” tutupnya. (IKP-KOMINFO-BKP)