Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka bagian dari rangkaian memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 Tahun 2026, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banggai Kepulauan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga menyelenggarakan talkshow bertajuk “Perempuan Cerdas Digital” yang dilaksanakan di Gedung Aula Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu (10/6).

Kegiatan ini mengusung semangat “Kunci Keluarga Bahagia, Indonesia Sejahtera” sebagai bagian dari upaya mendorong peran strategis perempuan dalam membangun keluarga berkualitas di era digital.

Ketua GOW Kabupaten Banggai Kepulauan, Ny. Anita Serfi Kambey, dalam sambutannya menegaskan pentingnya literasi digital bagi perempuan, khususnya para ibu, dalam membimbing anak dan menjaga ketahanan keluarga dari dampak negatif teknologi.

“Perempuan harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan keluarga yang cerdas digital, mampu memanfaatkan teknologi secara bijak serta melindungi anggota keluarga,” ujarnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber yang kompeten, yaitu: Dra. Jeane B. Rorimpandey (Wakil Ketua GOW Banggai Kepulauan), Suryati, S.Th.I., M.Psi (Konselor Keluarga) dalam paparannya menyampaikan bahwa Skill yang penting bagi wanita di era digital dalam mendukung ketahanan keluarga adalah :
1.Membangun kesadaran 2. Mengokohkan keteladanan 3. Melakukan blok konten negatif dan memfilter konten 4. Memahami kebersamaan dan 5. Literasi digital.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin M. Hamid, S.Pd.SD., M.Si bertindak sebagai pemantik dalam kegiatan talkshow tersebut.

Talkshow dilaksanakan mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai dan diikuti oleh Pengurus Organisasi Wanita, DWP DP3AP2KB, DWP Inspektorat dan DWP Diskominfo serta peserta lainnya, baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari imbauan resmi Dinas P3AP2KB kepada seluruh organisasi wanita di Kabupaten Banggai Kepulauan untuk berperan aktif dalam menyukseskan peringatan Harganas melalui penguatan 8 Fungsi Keluarga.

Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman tentang literasi digital dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang kuat, perempuan berdaya, melek digital, serta mendukung Indonesia yang lebih sejahtera.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua GOW Kabupaten Banggai Kepulauan dengan harapan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik serta membawa manfaat bagi keluarga dan lingkungan masing-masing. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Edukasi Pasar Modal bertema “Gerakan Masyarakat Investasi Saham: Investasi Bijak di Era Volatilitas” Rabu, (10/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melibatkan unsur pemerintah daerah, pelaku jasa keuangan, turut dihadiri  Asisten dan Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan, para kepala perangkat daerah, serta narasumber dari industri pasar modal.

Dalam sambutannya, Serfi menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang membuka akses luas masyarakat terhadap instrumen investasi, khususnya saham. Ia mengingatkan, kemudahan akses tersebut harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat tidak terjebak pada spekulasi maupun investasi ilegal.

“Investasi saham bukan sekadar mencari keuntungan jangka pendek, tetapi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang yang membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan disiplin,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti dinamika pasar keuangan yang kerap dipengaruhi faktor global, kebijakan moneter, hingga sentimen pasar, sehingga diperlukan kemampuan analisis berbasis data dan rasionalitas dalam mengambil keputusan investasi.

Pemerintah daerah, kata dia, mendukung penuh program edukasi keuangan sebagai upaya memperkuat inklusi keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mendorong generasi muda, ASN, pelaku usaha, dan mahasiswa untuk aktif belajar mengenai pasar modal yang legal dan diawasi regulator.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah daerah dengan pelaku industri pasar modal, termasuk Bursa Efek Indonesia, dalam memperluas literasi investasi di daerah.

Di akhir sambutannya, Serfi secara resmi membuka kegiatan tersebut dan berharap edukasi pasar modal dapat melahirkan investor-investor baru yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Hal senada disampaikan dalam sesi pemaparan yang menghadirkan perwakilan Bursa Efek Indonesia Sulawesi Tengah, Dewi Nur Qomariah.

Ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap investasi yang legal dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Menurutnya, peningkatan jumlah investor di Banggai Kepulauan tidak lepas dari sinergi pemerintah daerah dan BEI melalui program edukasi serta pembentukan galeri investasi.

“Pertumbuhan investor di Banggai Kepulauan sampai April 2026 sudah lebih dari 30 persen dibanding tahun lalu. Ini capaian yang sangat positif dan menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan maraknya penipuan berkedok investasi yang masih terjadi di berbagai daerah. Literasi keuangan, katanya, menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan besar dari investasi ilegal.

“Ketika masyarakat tidak memahami investasi yang legal, mereka rentan terjebak pada investasi bodong,” tegasnya.

Dewi juga menjelaskan pentingnya investasi sebagai upaya menjaga nilai uang dari tekanan inflasi, serta membandingkan strategi menabung konvensional dengan investasi jangka panjang yang dinilai lebih efektif dalam mencapai tujuan keuangan seperti rumah, pendidikan, dan pensiun.

Di akhir sesi, ia mengingatkan pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan dalam pengelolaan keuangan sebagai fondasi membangun kebiasaan investasi yang sehat.

Dengan meningkatnya minat masyarakat dan dukungan berbagai pihak, Banggai Kepulauan diharapkan menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan literasi keuangan yang semakin kuat di Sulawesi Tengah. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menekan angka pengangguran melalui berbagai program peningkatan keterampilan kerja.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembukaan Pelatihan Program Tailor Made Training (TMT) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Gedung Loka Latihan Kerja (LLK) Mondopulian, Desa Saiyong, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Tommy B. Luasusun, yang hadir mewakili Bupati Banggai Kepulauan. Turut hadir Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Banggai Kepulauan beserta jajaran, instruktur pelatihan, serta para peserta pelatihan.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakan oleh Asisten III Setda, disampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut sebagai salah satu langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kemampuan dan kompetensi masyarakat, khususnya generasi muda agar mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.

“Keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan dasar serta akses terhadap pekerjaan sering menjadi faktor penyebab kemiskinan dan pengangguran di masyarakat. Oleh karena itu, menjadi cita-cita kita bersama untuk menciptakan masyarakat Banggai Kepulauan yang memiliki motivasi kuat, keterampilan, dan kompetensi yang mampu bersaing di berbagai bidang,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa program pelatihan ini sejalan dengan salah satu program unggulan Bupati Banggai Kepulauan, yaitu Berkah Sejahtera, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi rakyat, pemberdayaan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja produktif.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka yang saat ini tercatat sebanyak 1.144 orang dari total 68.490 angkatan kerja. Salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Program Tailor Made Training ini merupakan hasil kerja sama antara Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar dengan UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Mondopulian. Pelatihan yang diselenggarakan mencakup tiga bidang kejuruan, yakni Junior Make Up Artist, Pengolahan Roti dan Kue, serta Penjahitan Pakaian dengan Mesin.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang memadai sehingga mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan memiliki daya saing, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, khususnya Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, tim penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pelatihan.

Menutup sambutannya, Bupati melalui Asisten III mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mengatasi persoalan kemiskinan dan pengangguran. Pemerintah berharap program seperti Tailor Made Training dapat terus berkelanjutan dan melahirkan putra-putri daerah Banggai Kepulauan yang memiliki keterampilan, inovasi, serta mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional. (Decky-KOMINFO)