Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan gelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan dan Pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari upaya peningkatan perlindungan perempuan dan anak di daerah, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 24–25 Juni 2026 di Hotel Sidapore Salakan ini bertujuan memperkuat kapasitas pemangku kepentingan desa dalam mengembangkan DRPPA menuju Ruang Bersama Indonesia (RBI), khususnya dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak (KTP dan KTA).

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber, diantaranya Kadis PPPA Prov. Sulteng Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, SKM M.Kes, Kepala Bidang Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Diana bersama Ibu Rahmawati selaku Fasilitator Daerah (Fasda).

Selain itu, turut hadir Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin M. Hamid selaku narasumber yang memberikan materi teknis terkait implementasi DRPPA di daerah.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, SKM.,M.Kes yang mengikuti secara daring karena berhalangan hadir secara langsung, serta dipandu moderator Kabid PHP, PKA dan PUHA DP3AP2KB Bangkep Dewi Masita, SH.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga desa dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi kebijakan DRPPA dalam transformasi menuju RBI serta strategi percepatan implementasi program di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Diskusi interaktif juga menjadi bagian penting dalam menggali permasalahan serta solusi di tingkat desa.

Peserta kegiatan terdiri dari berbagai unsur, antara lain Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa Kecamatan Tinangkung, TP-PKK, organisasi perempuan (pengurus GOW bid. Pendidikan penyuluhan), PGRI, forum Genre, forum anak, serta komunitas masyarakat yang memiliki peran strategis dalam perlindungan perempuan dan anak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama lintas sektor dalam mendukung terwujudnya desa yang aman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi menyelenggarakan kegiatan penjemputan jamaah haji tahun 2026 dalam suasana penuh haru, syukur, dan kebahagiaan di Masjid Nur Hidayah Pemda, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh masyarakat dalam menyambut kepulangan para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci dengan selamat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan diwakili Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji yang dijalani para jamaah. Ia juga mengungkapkan kebahagiaan atas kepulangan jamaah dalam keadaan sehat dan selamat, sekaligus mengucapkan selamat datang kembali di tanah air dan kampung halaman tercinta.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan para jamaah memperoleh predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh,” ujar Sekda.

Lebih lanjut disampaikan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, persaudaraan, serta pengorbanan. Nilai-nilai luhur tersebut diharapkan dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Pemerintah daerah juga berharap para jamaah haji dapat menjadi teladan dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius, persatuan, dan gotong royong.

Pada kesempatan tersebut, Aris Susanto turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari tahap persiapan, pemberangkatan, pendampingan selama di Tanah Suci, hingga proses pemulangan ke daerah.

Kegiatan penjemputan jamaah haji sendiri merupakan bagian penting dalam rangkaian pelayanan haji di Indonesia, yang umumnya dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait sebagai bentuk penghormatan dan pelayanan kepada jamaah yang kembali dari Tanah Suci.

Acara ditutup dengan doa dan harapan agar kebahagiaan serta keberkahan senantiasa menyertai seluruh jamaah haji beserta keluarga, serta membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)