Pos

Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yg kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 update hari ini tanggal 18 April 2020 jam 14.00 wita.

Sesuai dengan data yang masuk ke Covid-19 Center tidak ada tambahan kasus baru ODP maupun PDP.

Sehingga total kasus ODP sampai dengan saat ini berjumlah 5 ODP.

Pelaku perjalanan yang selesai masa pemantauan sebanyak 1.456 orang.

Terimakasih 🙏 Salam Sehat. “Bangkep Bersatu Cegah Covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si , Mengikuti Rapat melalui Vidcon yang dipimpin Mendagri bersama beberapa menteri Kabinet Kerja terkait dengan Relokasi dan Refocusing Anggaran . Jum’at , 17 April 2020.

Gubernur Pada Kesempatan itu Didampingi Sekda Prov. Dr. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si. Asisten III , Kadis Pendapatan, Kepala BPKAD dan Kepala Biro Humas dan Protokol.

Mendagri Tito Karnavian , menyampaikan bahwa Rapat koordinasi yang dilaksanakan yang diikuti 484 Gubernur , Bupati / Walikota dan Ketua DPRD dan Menteri Kesehatan, Menteri Keuangan , Menteri Sosial , Menteri Desa dan PDT . rapat yang dilaksanakan di fokuskan pada pembahasan kebijakan Relokasi dan Rekofusing Anggaran untuk penanganan Covid-19  sesuai dengan arahan Presiden RI berdasarkan Inpres Nomor 4 Tahun 2020.

Selanjutnya Mendagri menyampaikan bahwa fokus realokasi dan rekofusing anggaran difokuskan pada tiga hal , untuk Penangnan Kesehatan , Stumulus Ekonomi dan Jaring Pengaman Sosial

Sesuai dengan Evaluasi Realokasi dan Rekofusing Anggaran Daerah dari seluruh daerah untuk 3 komponen hanya sebesar Rp. 56.57 T. dengan rincian :

untuk bidang kesehatan 24, 10 T.

Untuk bidang Stimulus Ekonomi 7.129 T

dan Untuk jaring Pengaman Sosial 25,34 T.

dan selanjutnya terdapat 14 Daerah yang belum melaporkan Relokasi dan Rekofusing anggaran untuk membiayai ketiga komponen prioritas perubahan anggaran.

Selanjutnya Secara Teknis Menteri Keuangan RI Ibu Sri Mulyani menyampaikan kebijakan didalam relokasi dan rekofusing Anggaran penanganan Covid-19 beberapa hal :

–  Covid-19 sangat mempengaruhi  pertumbuhan ekonomi Dunia dan juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesai .

– Pertumbuhan Ekonomi Dunia yang diproyeksikan sebesar 3,3 % akibat Covid-19 Diproyeksikan hanya sebesar 3 %

– Demikian juga untuk Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 diproyeksikan hanya hanya bisa bertumbuh hanya sebesar 2,3 % dan kalau terjadi skenario terburuk bisa hanya 0,4 %. dan diperkirakan penambahan masyarakat miskin dapat mencapai 1,1 Jt .

– Transfer Keuangan kedaerah terkoreksi sesuai dengan target Pertumbuhan Ekonomi yang akan dicapai 2,3 % dan juga perkiraan penambahan jumlah masyarakat miskin sebesar 1,1 jt Penduduk , sehingga transfer bisa berkurang  sampai dengan 10% .

– Menteri Keuangan mengharapkan agar Anggaran dapat difokus pada tiga bidang antara lain , bidang Kesehatan , Jaring Pengaman Sosial dan Stimulus Ekonomi,

– selanjutnya Menteri Keuangan menyampaikan bahwa alokasi DAK fisik dan non Fisik juga mengalami perubahan , Sebelumnya DAK Fisik sebesar 72,25 T menjadi 51,19 T dan juga DAK non Fisik sebesar 130,28 T menjadi 128,77 T. , pemotongan alokasi DAK fisik dan non fisik di kecualikan pada bidang Kesehatan dan bidang Pendidikan dan penyaluran DAK dilakukan dengan menyederhanakan persyaratannya.

– Pemerintah akan memberikan insentip kepada Tenaga medis dan dokter yang langsung ikut  menangani Covid-19 untuk itu diharapkan Daerah untuk menyampaikan alokasi dana insentip sesuai dengan data tenaga medis dan dokter yang menangani langsung perawatan Pasien Covid -19 Di Daerah.

– Menteri Keuangan menyampaikan Outlook APBD sesuai Pepres 54 tahun 2020 .

A. Jumlah Pendapat pada APBD seluruh indonesia sebesar Rp. 1.238,51 T Menjadi Rp. 1.009,95 atau berkurang sebesar Rp. 228,56 T.

B. Jumlah Belanja Daerah sebesar Rp. 1.299,03 T menjadi Rp. 915,56 T atau berkurang menjadi 383,47 T.

Selanjutnya Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan beberapa hal Sebagai berikut :

– Agar kepala Daerah dapat melibatkan seluruh perangkat daerah pusat di Daerah seperti TNI dan Polri.

– Up date data penanganan Covid-19 di daerah dapat terkoordinir dari satu pintu

– Agar daerah dapat membentuk Sekretariat Gugus Covid -19 di Daerah .

Pada kesempatan itu Gubernur Sulawesi Tengah pada sesi  rapat vitcom tersebut setiap kebijakan langsung memberikan arahan kepada sekda Propinsi dan kepala BPKAD  dan kepala dinas Pendapat terkait dengan Relokasi dan Rekofusing anggaran Pemerintah Propinsi agar dapat sesuai dengan kebijakan dari pemerintah Pusat.(Sumber: Biro Humas dan Protokol)

Assalamualaikum dan selamat siang,Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan perkembangan situasi covid-19 di Kab. Banggai Kepulauan,.

Sesuai dengan data yang masuk ke Covid-19 Center hari ini update 16 April 2020 jam 14.00 WITA, belum ada tambahan kasus baru ODP maupun PDP.

Namun demikian 1 ODP wilayah Kecamatan Tinangkung pada hari ini dinyatakan SEHAT, sehingga total kasus ODP sampai hari ini update tanggal 16 April 2020 berjumlah 7 ODP.

Perlu kami laporkan untuk pelaku perjalanan yang dinyatakan selesai masa pemantauan berjumlah 1.307 orang.

Terima kasih🙏 Salam Sehat. “Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (KondKominfo)

Salakan, BanggaKep.go.id – Musrenbang RKPD Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2021 dilaksanakan melalui Video Conference (VidCon) dibuka oleh Bupati BanggaiKep H. Rais D Adam. Rabu, 15/04/2020.

Mengawali sambutannya, Bupati BanggaiKep menyampaikan beberapa potret realita BanggaiKep antara lain potret ekonomi, kesehatan dan pendidikan.
“Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan mengalami peningkatan dimana Banggai Kepulauan berada pada peringkat ke 4 dari 13 Kabupaten/Kota se – Sulteng, ini sebelum Covid”.

Lanjut Rais “Dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 6,23% meningkat dari tahun 2018 sebesar 6,8%, hal ini menjadi pemicu semangat kita bersama untuk selalu optimis ditahu-tahun yang akan datang dan selalu berusaha dan bekerja keras lagi sehingga hal ini dapat kita pertahankan lagi”, kata Bupati Rais Adam.

Selanjutnya Kepala BAPENNAS RI yang di wakili oleh Direktur pengembangan wilayah dan kawasan Drs. Sumedi Andono Mulyo, MA. Ph.D berkata, “Kita harus menyiapkan langkah-langkah antara lain, dalam menangani virus Corona, penguatan jaring pengamanan sosial dan pemulihan ekonomi, Langkah pemulihan ekonomi dibutuhkan komunikasi dan kerja sama antara Dinas Pertanian, Kehutanan, Kelautan, Perindustrian, Perdagangan, PU untuk bersama-sama membangun desa dan kecamatan yang tak lupa koordinasi antara kabupaten, provinsi dan pusat di dalam mengembangkan daerah dan yang terakhir bagaimana nanti penguatan kecamatan terhadap perubahan pusat transformasi”, kata Sumedi.

Sedangkan Kepala BAPPEDA Sulteng dalam paparannya menjelaskan “Dalam paparan ini ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan, yang pertama adalah terkait dengan mekanisme perencanaan, pencapaian secara umum Sulawesi Tengah, Pertumbuhan ekonomi relatif stabil, bisa kita lihat di tahun 2019 sebesar 6,23% dan di tahun 2018 sebesar 6,8%, Secara Provinsi Kabupaten Banggai Kepulauan telah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan”.

“Ada beberapa daerah yang pembangunannya sangat pesat disebabkan daerah tersebut mempunyai satu sektor yang mendukung. Contohnya adalah Banggai dan Morowali Utara. Daerah tersebut didukung oleh sektor pangan yang bisa membantu daerah itu sendiri,” lanjut beliau.

Sebelum menutup kegiatan Musrenbang, Bupati Banggai Kepulauan  berharap, “Saya berharap semoga seluruh bangsa Indonesia dan seluruh wilayah Republik Indonesia ini secepatnya terbebas dari pandemi Covid-19 ini, kami pemerintah Banggai Kepulauan akan mendukung sepenuhnya program pemerintah pusat dalam rangka memfokuskan penanganan Virus Corona ini, sehingga kami juga yang berada di wilayah yang terpencil ini akan senantiasa mendukung dan bekerja keras untuk membasmi penyebaran Covid-19,” tutup Bupati. (TrisKominfo)

Pengumuman Penting ini berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah Trikora Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Diwajibkan untuk menggunakan masker dalam pencegahan penyebaran virus Corona.

Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sesuai dengan data yang masuk pada hari ini update tanggal 15 April 2020 Jam 14.00.

Sehingga total ODP sampai dengan saat ini berjumlah 8 ODP dan masih dalam pemantauan petugas Kesehatan.

Sementara perlu kami laporkan bahwa pelaku perjalanan yang telah selesai masa pemantauan sebanyak 1.206 orang.

Terimakasih🙏 Salam Sehat. “Bangkep Bersatu Cegah Covid-19″💪

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi covid-19 di Kabupaten Banggai kepulauan update 14 April 2020 jam 14.00 wita.

Sesuai dengan data yang masuk ke Covid-19 Center tidak ada tambahan kasus baru ODP maupun PDP.

Sehingga total ODP sampai dengan saat ini yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 8 ODP.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang telah selesai masa pemantauan sebanyak 1.111 orang.

Terimakasih🙏 Salam Sehat..
#StayAtHome
#JagaJarak
#CuciTanganPakaiSabun
#PHBS

Memutus rantai penularan covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama
“Bangkep Bersatu Cegah Covid-19″💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sesuai dengan data yang masuk pada hari ini update tanggal 13 April 2020 Jam 14.00.

Terlapor belum ada kasus yang dikategorikan sebagai ODP maupun PDP.

Sementara perlu kami laporkan bahwa pelaku perjalanan yang telah selesai masa pemantauan sebanyak 951 orang.

Terimakasih🙏 Salam Sehat. “Bangkep Bersatu Cegah Covid-19″💪

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Assalamualaikum dan Selamat Siang Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan sesuai data yang masuk ke Covid-19 Center pertanggal 12 April 2020 jam 14.00.

Dilaporkan tidak ada kasus baru Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Sehingga total ODP sampai dengan saat ini tanggal 12 April 2020 jam 14.00 masih tetap berjumlah 8 ODP dan masih dalam pemantauan petugas Kesehatan.

Selanjutnya dapat kami laporkan untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai pemantauan sebanyak 582 orang.

Terima Kasih. Salam Sehat, “Bangkep Bersatu Cegah Covid-19”.

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (FeriKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Himbauan Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah ditanggapi positif oleh masyarakat desa Liang, Sabtu, (11/04/2020).

Tidak terkecuali Pemuda dan Mahasiswa di Desa Liang Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan, mereka yang terdiri dari berbagai universitas tinggi sangat antusias dalam membagikan masker secara gratis kepada warga desa guna membantu mencegah penyebaran Covid-19 di desa Liang.

“Masker ini didapat dari penggalangan donasi yang kami lakukan beberapa waktu lalu, dan hasilnya Alhamdulillah terkumpul sekitar 291 buah masker”, kata Moh. Amin sebagai salah satu mahasiswa sekaligus pencetus ide pembagian masker gratis.

“Pembagian masker kami prioritaskan kepada warga yang kurang mampu dan lansia diseluruh desa Liang dan sub desa Pal, karena menurut kami mereka yang tergolong sangat rentan terpapar virus ini, dengan jumlah masker yang terbatas, kami membagikannya satu rumah satu masker itupun masih ada yang belum kebagian”, jelas Amin.

Lanjutnya, “Tanggapan masyarakat sangat positif, bahkan ada yang meminta untuk dibagikan satu orang satu masker. Tapi karena persediaan kami terbatas sehingga kami harus membagikannya juga secara terbatas”, kata Amin.

Amin juga mengungkapkan harapannya serta mendoakan masyarakat, “Saya berharap masih ada donatur yang membantu memfasilitasi program pembagian masker gratis ini agar seluruh masyarakat desa Liang bisa mendapatkan dan menggunakan masker ketika berada diluar rumah dan Semoga Allah selalu melindungi kita semua dari bahaya dan musibah yang ada saat ini”, tutup Amin. (TrisKominfo)