Tatakalai, BanggaiKep.go.id — Peringatan Hari Santri Nasional 2026 digelar melalui upacara di Lapangan Desa Tatakalai. Kegiatan ini dihadiri Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Tinangkung, serta Camat Tinangkung Utara, Kamis (22/10/2026).

Upacara tersebut menjadi momentum untuk mengenang kontribusi santri dan ulama dalam perjalanan sejarah bangsa, sekaligus memperkuat peran santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan kebangsaan.

Peringatan Hari Santri Nasional juga menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya berperan dalam kehidupan keagamaan, tetapi turut memiliki tanggung jawab dalam menghadapi tantangan zaman. Penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, serta penguatan moderasi beragama menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu berkontribusi bagi masyarakat.

Kehadiran unsur pemerintah daerah dan jajaran Kementerian Agama dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam mendukung pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional, semangat perjuangan para santri diharapkan terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai keislaman, menjaga toleransi, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa. (Roy-KOMINFO)

Tatakalai, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menghadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Desa Tatakalai, Kecamatan Tinangkung Utara, Kamis (22/10/2026).

Upacara yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut menjadi momentum untuk memperingati peran santri dalam perjalanan sejarah bangsa serta memperkuat semangat keagamaan, persatuan, dan cinta Tanah Air.

Kehadiran Bupati Rusli Moidady dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terhadap kehidupan keagamaan serta kontribusi para santri dalam pembangunan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tinangkung, serta Camat Tinangkung Utara.

Peringatan Hari Santri Nasional diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya peran santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat kerukunan, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. (Decky-KOMINFO)

SALAKAN, BANGGAIKEP.GO.ID – Wakil Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan Ketua Majelis Ramlin Hamid memberikan arahan terkait penguatan organisasi dan pelaksanaan program kerja dalam kegiatan pelantikan pengurus Majelis Pembimbing dan Satuan Karya (SAKA) Rintisan Pramuka Anti Narkoba Kwartir Cabang Banggai Kepulauan, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri oleh Pembimbing Satuan Karya Anti Narkoba Kabupaten Banggai Kepulauan beserta jajaran pengurusnya, Ketua Majelis Pembimbing SAKA Adhyasta Pemilu bersama jajaran, serta pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Ramlin menyampaikan apresiasi atas terbentuknya SAKA Rintisan Anti Narkoba sebagai salah satu upaya memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda, khususnya dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan Satuan Karya Pramuka perlu berpedoman pada petunjuk penyelenggaraan yang berlaku, termasuk Jukran Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Satuan Karya dalam Gerakan Pramuka, sebagaimana disampaikan dalam arahannya. Ia juga mendorong para pengurus Majelis Pembimbing SAKA dan pimpinan SAKA untuk mempelajari ketentuan tersebut agar memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawab masing-masing.

Menurutnya, Satuan Karya Pramuka merupakan wadah pembinaan yang berfokus pada bidang keterampilan dan pengetahuan tertentu sesuai dengan kebutuhan instansi atau dinas pengampu. Keberadaan SAKA diharapkan dapat mendukung program Kwartir Cabang sekaligus memberikan ruang bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan potensi dan keterampilan sesuai bidangnya.

Ramlin juga menegaskan bahwa setelah pelantikan, para pengurus yang baru dilantik perlu segera melaksanakan orientasi organisasi agar dapat memahami tugas kepramukaan dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.

Ia mengingatkan agar perekrutan anggota SAKA diprioritaskan kepada anggota Pramuka Penegak yang berpangkalan di gugus depan SMA dan SMK. Selain itu, pengurus diminta memperhatikan pemerataan keanggotaan agar tidak terjadi tumpang tindih anggota yang telah bergabung dengan SAKA lainnya.

“Semakin banyak generasi muda yang tersentuh oleh kegiatan Gerakan Pramuka, semakin baik. Karena itu, berikan kesempatan kepada anggota lainnya untuk bergabung dan mengembangkan diri melalui Satuan Karya,” ujarnya.

Ia juga mengajak para pengurus untuk membangun koordinasi dan sinergi dengan Kwartir Cabang serta SAKA lain yang telah terbentuk, sehingga seluruh kegiatan pembinaan dapat berjalan selaras dan seimbang.

Lebih lanjut, Ramlin menyampaikan bahwa terbentuknya SAKA Rintisan Anti Narkoba menjadi perkembangan positif bagi Gerakan Pramuka di Banggai Kepulauan. Saat ini, terdapat dua SAKA rintisan yang menjadi perhatian Kwarcab, yakni SAKA Rintisan Adhyasta Pemilu dan SAKA Rintisan Anti Narkoba.

Ia berharap SAKA yang telah terbentuk dapat kembali aktif dan berkembang, serta mendorong pembentukan SAKA lainnya, di antaranya SAKA Taruna Bumi di bidang pertanian dan SAKA Kencana di bidang keluarga berencana. Sementara itu, SAKA Bakti Husada dan SAKA Bhayangkara juga disebut sebagai bagian dari SAKA yang telah ada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menurutnya, penguatan seluruh SAKA perlu ditindaklanjuti melalui penyusunan program kerja dan pelaksanaan rapat kerja SAKA. Dengan perencanaan yang matang, Kwarcab Banggai Kepulauan diharapkan dapat mempersiapkan pelaksanaan Jambore SAKA tingkat kabupaten pada tahun 2027 yang melibatkan berbagai Satuan Karya yang ada.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Majelis Pembimbing SAKA Anti Narkoba dan pengurus SAKA Anti Narkoba yang telah dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Mengakhiri sambutannya, Ramlin mengingatkan pentingnya moto Gerakan Pramuka, “Satyaku Kudarmakan, Dharmaku Kubaktikan,” sebagai pedoman dalam menjalankan pengabdian. Ia juga mengapresiasi moto kegiatan, yakni “Bersama Kita Lawan Narkoba, Bersama Kita Selamatkan Generasi Muda, demi Masa Depan Bangsa Kepulauan yang Baik.”

Ia berharap semangat tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pengurus dan anggota Pramuka untuk berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba serta membentuk generasi muda Banggai Kepulauan yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kebersamaan dan pengabdian melalui Gerakan Pramuka, seraya berharap setiap langkah dan kegiatan yang dilaksanakan senantiasa mendapat rahmat Allah SWT dan bernilai ibadah. (Decky-KOMINFO)

JAKARTA, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, S.E., M.E melaksanakan koordinasi dan konsultasi dengan Biro Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WITA di Unit Layanan Administrasi, Gedung B Lantai 8, tersebut bertujuan untuk membahas kesiapan dan keberlangsungan proses pengajuan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam koordinasi dan konsultasi tersebut, Sekda Banggai Kepulauan bertemu dengan Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sri Purwaningsih, S.H., M.A.P., Kepala Bagian Kelembagaan dan Analisis Jabatan (Anjab), Bakhrul Afif Amsak, S.STP., M.Si., serta Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Madya, Puji Wijayanti, S.Kom., M.A.P.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk memperoleh arahan dan melakukan koordinasi terkait kesiapan administrasi serta kelanjutan proses pengajuan TPP sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui koordinasi tersebut, diharapkan proses pengajuan TPP Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berjalan dengan baik, sesuai mekanisme dan persyaratan yang ditetapkan, sehingga mendukung tata kelola pemerintahan yang tertib dan administrasi kepegawaian yang lebih optimal. (Decky-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id– Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkonsultasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pencabutan status suspend program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta rekomendasi pencabutan status Kejadian Luar Biasa (KLB).
Konsultasi tersebut dilakukan Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto, S.E., M.E., di kantor Badan Gizi Nasional, Rabu (21/10/2026).

Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah menyerahkan berkas dokumen rekomendasi pencabutan suspend dari Satgas MBG dan rekomendasi Dinas Kesehatan terkait pencabutan status KLB.

Aris Susanto bertemu dengan Ranto, S.P., M.AP., Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III Badan Gizi Nasional. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menindaklanjuti persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG di Banggai Kepulauan.

Penyerahan dokumen rekomendasi ini merupakan langkah administratif untuk mendorong proses pencabutan status suspend dan KLB sesuai dengan ketentuan serta hasil evaluasi dari pihak berwenang.
Pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan seluruh persyaratan dan tindak lanjut yang diperlukan telah dipenuhi agar pelaksanaan program MBG dapat berjalan kembali secara aman, tertib, dan sesuai standar yang ditetapkan.

Program MBG merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya peserta didik. Karena itu, penyelesaian persoalan yang menyebabkan penghentian sementara program menjadi penting, dengan tetap mengutamakan keamanan pangan, kualitas makanan, serta kesehatan para penerima manfaat.

Meski demikian, penyerahan dokumen rekomendasi tidak serta-merta berarti status suspend dan KLB telah dicabut. Keputusan pencabutan tetap bergantung pada proses evaluasi dan penetapan oleh instansi yang berwenang.

Melalui konsultasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berupaya memperjelas tindak lanjut administratif sekaligus mendorong penyelesaian persoalan agar program MBG dapat terlaksana dengan lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, S.T., M.T., AIFO menghadiri kegiatan pemancangan tiang pertama pembangunan Pelabuhan Salakan yang berlangsung di Pelabuhan Rakyat Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Syahbandar, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan instansi terkait menunjukkan sinergi dalam mendukung pembangunan infrastruktur transportasi laut di wilayah tersebut.

Pemancangan tiang pertama ini menjadi tahapan penting dalam proses pembangunan Pelabuhan Salakan. Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut, memperlancar arus penumpang dan barang, serta memperkuat konektivitas antardaerah.

Sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Banggai Kepulauan membutuhkan infrastruktur pelabuhan yang memadai untuk menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian. Keberadaan Pelabuhan Salakan diharapkan mampu memperlancar distribusi barang dan kebutuhan pokok, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka peluang pengembangan sektor perdagangan dan pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pembangunan pelabuhan ini dapat berjalan dengan baik, sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, infrastruktur tersebut nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan pelayanan transportasi laut.

Momentum pemancangan tiang pertama ini juga menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan demi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan.

Melalui pembangunan Pelabuhan Salakan, diharapkan konektivitas wilayah semakin kuat, aktivitas ekonomi semakin berkembang, dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Bupati Banggai Kepulauan, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, dr. Abdi Gunawan, M.P.H secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional Tahun 2026, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, mengendalikan inflasi pangan, sekaligus memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober 2026.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakannya, Abdi Gunawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut.

Ia menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang ketersediaan dan keterjangkauan harganya harus menjadi perhatian bersama. Kenaikan harga kebutuhan pokok dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengeluaran rumah tangga, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas.

“Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga kestabilan pasokan dan harga di pasaran,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Ia berharap pelaksanaan GPM tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Untuk itu, seluruh perangkat daerah terkait diminta terus memperkuat koordinasi dengan distributor, pedagang, petani, nelayan, dan pelaku usaha pangan guna memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga serta distribusinya berjalan dengan baik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kelangkaan dan lonjakan harga sejak dini.

Dalam sambutan itu juga disampaikan bahwa momentum Hari Pangan Sedunia menjadi pengingat pentingnya memastikan setiap keluarga memperoleh pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau.

Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi pangan lokal yang perlu terus dikembangkan, baik dari sektor pertanian maupun perikanan. Pengembangan produk pangan lokal diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan petani dan nelayan.

Masyarakat juga diajak untuk lebih bijak dalam berbelanja, menghindari pemborosan pangan, serta memanfaatkan produk pangan lokal yang tersedia di daerah.

Menurutnya, upaya menjaga ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Melalui Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap kerja sama seluruh pihak semakin kuat dalam menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah juga menegaskan pentingnya memastikan setiap program yang dilaksanakan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari. (Decky-Kominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady meminta kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadikan politik sebagai ruang pengabdian kepada masyarakat, bukan semata-mata jalan untuk meraih kekuasaan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah perbedaan pilihan politik.

Pesan tersebut disampaikan Rusli saat membuka kegiatan Orientasi Politik, Pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC), dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PKB Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu, (21/10/2026).

Dalam sambutannya, Rusli mengatakan orientasi politik menjadi momentum bagi kader untuk memperkuat pemahaman tentang demokrasi sekaligus meningkatkan tanggung jawab dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Politik bukan semata-mata tentang kekuasaan, tetapi juga tentang pengabdian. Bagaimana kita mendengar kebutuhan masyarakat, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi,” kata Rusli.

Ia berharap kader PKB membangun budaya politik yang santun, dewasa, dan bertanggung jawab. Menurut dia, perbedaan pandangan dan pilihan politik seharusnya tidak menjadi alasan untuk merusak persaudaraan, melainkan bagian dari dinamika demokrasi yang perlu dihormati.

Rusli juga menekankan bahwa pengukuhan pengurus DPC PKB bukan sekadar agenda seremonial. Pengukuhan tersebut, kata dia, menjadi awal tanggung jawab untuk menggerakkan organisasi, membina kader, serta memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Ia meminta pengurus yang dikukuhkan bekerja secara solid dan bertanggung jawab, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai salah satu perhatian utama dalam setiap program organisasi.

Melalui Musyawarah Kerja Cabang, Rusli berharap PKB merumuskan program kerja yang terarah, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Banggai Kepulauan.

Ia menyebut sejumlah persoalan yang masih membutuhkan perhatian bersama, antara lain pendidikan, kesehatan, infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Menurut Rusli, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik, diperlukan untuk menyampaikan aspirasi, memberikan gagasan, dan menghadirkan masukan yang konstruktif.

Karena itu, ia mengajak PKB membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah tanpa mengabaikan tugas dan fungsi masing-masing.

“Saya percaya bahwa ketika seluruh elemen daerah mampu mengesampingkan perbedaan dan mengutamakan kepentingan masyarakat, maka upaya membangun Kabupaten Banggai Kepulauan akan semakin kuat,” ujarnya.

Rusli berharap PKB terus berkontribusi dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah, serta hadir di tengah masyarakat untuk mendengar, memahami, dan memperjuangkan aspirasi mereka.

Kegiatan bertempat di gedung BPU Kec. Tinangkung di hadiri oleh Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kasi Humas Kajari, serta anggota partai PKB dan di dibuka secara resmi oleh Bupati Rusli Moidady setelah ia menyampaikan sambutan dan harapan agar rangkaian orientasi politik, pengukuhan DPC, dan Muskercab PKB, menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menjajaki kolaborasi multisektor bersama China Investment Association untuk mendorong pembangunan desa dan kawasan perdesaan. Kerja sama ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membuka peluang investasi dan memperluas kemitraan strategis bagi pembangunan daerah.

Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfy Kambey menghadiri agenda Kolaborasi dan Kerja Sama Strategis Multisektor dalam Pembangunan Desa dan Perdesaan Bersama China Investment Association pada Senin, (19/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serfy didampingi Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto, S.E., M.E. Pertemuan berlangsung di Operational Room, Gedung Utama, Jalan TMP Kalibata Nomor 17 Jakarta.

Kolaborasi multisektor ini menjadi momentum untuk menjajaki peluang sinergi antara pemerintah daerah dan mitra investasi dalam mendukung pembangunan desa. Kemitraan tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi pengembangan potensi lokal, penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga perdesaan.

Bagi Banggai Kepulauan, pengembangan desa memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, penjajakan kerja sama strategis dengan mitra internasional dapat menjadi peluang untuk memperluas akses terhadap investasi, teknologi, dan pengembangan sektor-sektor potensial.

Meski demikian, bentuk konkret kerja sama, sektor prioritas, nilai investasi, serta tindak lanjut dari pertemuan tersebut masih perlu dipastikan berdasarkan hasil pembahasan resmi.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan diharapkan dapat memastikan setiap peluang kemitraan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penguatan ekonomi desa, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan perdesaan yang berkelanjutan. (Roy-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, S.E., M.E., menghadiri agenda kolaborasi dan kerja sama strategis multisektor dalam pembangunan desa dan perdesaan bersama China Investment Association, Senin (19/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Operational Room, Gedung Utama, Jalan TMP Kalibata Nomor 17 Jakarta.

Agenda ini menjadi bagian dari upaya menjajaki kolaborasi dan kerja sama strategis multisektor untuk mendukung pembangunan desa dan kawasan perdesaan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang sinergi dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan diharapkan dapat memperluas peluang kemitraan dan menggali potensi kerja sama yang mendukung percepatan pembangunan serta pengembangan potensi desa di wilayah Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)