Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady membuka kegiatan Fun Game Mini Soccer bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) itu menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (20/10/2026).

Dalam sambutannya, Rusli menegaskan bahwa kegiatan olahraga antar lembaga pemerintah tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana membangun kekompakan, mempererat silaturahmi, dan menjaga kebugaran aparatur.

Mengusung tema “Sinergi Lapangan, Prestasi Pelayanan: Membangun Kekompakan dan Kebugaran Aparatur Kabupaten Banggai Kepulauan”, kegiatan ini mengajak ASN menerapkan semangat kerja sama di lapangan ke dalam pelaksanaan tugas birokrasi.

Menurut Rusli, pelayanan publik yang prima tidak cukup hanya mengandalkan perencanaan dan pekerjaan administratif di belakang meja. Kebugaran, energi, komunikasi, dan kekompakan antar aparat juga menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja pemerintahan.

Ia mencontohkan permainan sepak bola yang membutuhkan kerja sama seluruh anggota tim. Tidak ada pemain yang dapat meraih kemenangan sendirian tanpa dukungan dan operan dari rekan setimnya.

“Lapangan ini adalah miniatur dari kerja birokrasi kita. Jika di lapangan kita bisa saling percaya, saling mengisi posisi, dan berkomunikasi dengan baik, maka pola kerja yang sama harus kita bawa kembali ke kantor masing-masing demi pelayanan masyarakat yang lebih efektif,” ujar Rusli.

Bupati juga mengingatkan agar semangat kompetisi tidak menghilangkan tujuan utama kegiatan tersebut. Ia meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan keselamatan selama pertandingan berlangsung.

Rusli menekankan bahwa kegiatan ini merupakan fun game, sehingga yang diutamakan bukan semata-mata kemenangan, melainkan kebugaran tubuh dan kebersamaan antar pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
“Yang dicari adalah kebugaran dan kebersamaan, bukan cedera,” katanya.

Ia berharap para peserta dapat menikmati pertandingan dengan gembira tanpa mengabaikan keselamatan. Menurut dia, semangat olahraga harus tetap berjalan seiring dengan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Rusli menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.

Kegiatan pembukaan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, pejabat administrator, pejabat pengawas, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, serta tim-tim sepak bola yang mengikuti pertandingan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap momentum peringatan HUT ke-27 tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan sinergi aparatur dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady membuka Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Banggai Kepulauan. Forum ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam mengawasi keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah kepulauan tersebut, Selasa (20/10/2026).

Dalam sambutannya, Rusli menegaskan bahwa potensi pariwisata, investasi, dan sumber daya alam Banggai Kepulauan dapat menjadi daya tarik bagi warga negara asing. Kehadiran mereka berpeluang mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan daerah.

Namun, menurut dia, kondisi tersebut juga menuntut pengawasan yang optimal agar tidak memicu pelanggaran hukum maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam memperkuat koordinasi pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing di daerah,” ujar Rusli.

Ia meminta TIMPORA tidak sekadar menjadi forum pertemuan antar lembaga, tetapi juga menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Strategi pengawasan, kata dia, perlu disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan, didukung pertukaran informasi yang cepat dan akurat.

Rusli juga menyatakan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan siap mendukung upaya pengawasan orang asing melalui penguatan koordinasi antar lembaga.

Ia mendorong optimalisasi peran aparatur mulai dari tingkat kecamatan hingga pemerintah desa untuk membantu mendeteksi secara dini keberadaan dan aktivitas orang asing di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan siap mendukung penuh setiap upaya pengawasan orang asing ini,” katanya.

Menurut Rusli, deteksi dini diperlukan untuk mengantisipasi potensi persoalan sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban. Karena itu, keterlibatan pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi vertikal, dan unsur terkait lainnya menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Banggai, Rangga Putra Yuda Asmara, selaku Ketua TIMPORA Kabupaten Banggai Kepulauan, mengatakan pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor.

Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian serta Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 2 Tahun 2025 sebagai landasan dalam pelaksanaan pengawasan orang asing.

Menurut Rangga, perkembangan sektor pariwisata dan industri serta posisi strategis Banggai Kepulauan dalam mobilitas orang menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, keberadaan warga negara asing berpotensi memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan perekonomian daerah. Di sisi lain, potensi pelanggaran keimigrasian dan gangguan keamanan perlu diantisipasi melalui pengawasan terpadu.

Melalui rapat koordinasi tersebut, ia berharap komunikasi antar lembaga semakin efektif, pertukaran informasi berlangsung lebih cepat, dan langkah pengawasan dapat dilakukan secara terarah.

Rangga juga mendorong seluruh anggota TIMPORA memperkuat deteksi dini, komunikasi, serta pertukaran informasi mengenai keberadaan dan kegiatan warga negara asing di Banggai Kepulauan.

Ia menekankan bahwa hasil koordinasi harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata sesuai tugas dan kewenangan masing-masing instansi, sehingga pengawasan tidak berhenti pada pembahasan dalam forum rapat.

Rapat koordinasi ini mengusung semangat penguatan sinergitas dalam pengawasan orang asing yang efektif dan terpadu. Pemerintah daerah dan jajaran imigrasi berharap kolaborasi lintas sektor dapat menjaga Banggai Kepulauan tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung iklim investasi serta pembangunan daerah.

Pada akhir sambutannya, Rusli Moidady secara resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026.

Kegiatan bertempat di Aula Bharata, turut hadir unsur Forkompimda serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady secara resmi mencanangkan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (19/10/2026).

Pencanangan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, transparan, profesional, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menegaskan bahwa pencanangan Zona Integritas bukan sekadar kegiatan seremonial atau penandatanganan komitmen di atas kertas, melainkan pernyataan tekad bersama untuk membangun pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat.

Menurutnya, predikat WBK dan WBBM tidak semata-mata berkaitan dengan penghargaan, tetapi merupakan cerminan upaya membangun birokrasi yang jujur, profesional, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dibangun melalui tindakan nyata. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang mudah, cepat, adil, dan tidak berbelit-belit. Karena itu, setiap aparatur pemerintah harus mampu menunjukkan integritas melalui sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegasnya.

Bupati juga meminta seluruh pimpinan perangkat daerah menjadikan pembangunan Zona Integritas sebagai tanggung jawab bersama, bukan sekadar kewajiban administratif yang harus dipenuhi.

Ia menekankan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh aparatur sipil negara (ASN).

Pertama, membangun budaya kerja yang berintegritas. Setiap ASN diharapkan bekerja secara jujur, disiplin, dan bertanggung jawab, serta menghindari penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, dan segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan maupun merugikan masyarakat.

Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik. Seluruh perangkat daerah diminta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, transparan, dan tidak diskriminatif. Masyarakat tidak boleh dipersulit dalam memperoleh pelayanan yang menjadi haknya. Kepuasan dan kepercayaan masyarakat harus menjadi salah satu ukuran keberhasilan kinerja pemerintah.

Ketiga, memperkuat pengawasan dan komitmen bersama. Pimpinan perangkat daerah harus menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas, memastikan setiap program berjalan sesuai ketentuan, serta melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Bupati berharap pencanangan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan melalui perubahan pola pikir, budaya kerja, dan peningkatan kualitas pelayanan di seluruh lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Ia mengajak seluruh ASN untuk memulai perubahan dari diri sendiri dan unit kerja masing-masing, termasuk melalui tindakan sederhana yang dilakukan setiap hari, bekerja dengan benar meskipun tidak diawasi, melayani masyarakat dengan tulus, serta melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Keberhasilan pembangunan Zona Integritas bukan semata-mata diukur dari predikat yang diperoleh, melainkan dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang lebih baik dan semakin percaya kepada pemerintah,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Rusli Moidady berharap pencanangan Zona Integritas menjadi langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani demi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Rusli Moidady secara resmi menyatakan dimulainya Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)

Kalumbatan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady meninjau progres pembangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kalumbatan yang mendapat dukungan bantuan dana pendidikan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) ,Minggu (18/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan fasilitas pendidikan sekaligus memastikan dukungan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana belajar bagi para siswa.

Bantuan dari pemerintah daerah dan CSR diharapkan dapat mempercepat pembangunan MTs Kalumbatan, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dalam lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Pembangunan fasilitas pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banggai Kepulauan. Ketersediaan sarana pendidikan yang memadai dinilai turut menentukan kenyamanan siswa dan efektivitas kegiatan pembelajaran.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan sektor swasta melalui program CSR, juga menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mendorong pemerataan pembangunan pendidikan, khususnya di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Melalui peninjauan ini, diharapkan pembangunan MTs Kalumbatan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik serta masyarakat setempat.

Pemerintah daerah diharapkan terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak agar pembangunan fasilitas pendidikan dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah yang membutuhkan dukungan. (Roy-KOMINFO)

Kanali, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady melakukan peninjauan lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan yang berlokasi di Desa Kanali, Kecamatan Totikum Selatan. Minggu, (18/10/2026)

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan MTQ tingkat kabupaten.

Melalui peninjauan ini, diharapkan persiapan pelaksanaan MTQ dapat berjalan dengan baik sehingga kegiatan keagamaan tersebut dapat berlangsung tertib, lancar, dan sukses.

Pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. (Decky-KOMINFO)

Kalumbatan, BanggaiKep.go.id– Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady melakukan peninjauan terhadap progres pembangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kalumbatan yang mendapatkan dukungan bantuan dana pendidikan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan program Corporate Social Responsibility (CSR). Minggu, (18/10/2026)

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan serta memastikan bantuan yang diberikan dapat mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.

Pembangunan MTs Kalumbatan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para siswa, tenaga pendidik, serta masyarakat setempat dalam menunjang proses belajar mengajar yang lebih baik.

Dukungan Pemerintah Daerah bersama pihak swasta melalui program CSR merupakan bentuk kepedulian terhadap pengembangan sektor pendidikan, khususnya dalam menyediakan fasilitas belajar yang layak dan memadai.

Melalui peninjauan tersebut, diharapkan pembangunan MTs Kalumbatan dapat berjalan dengan baik sehingga fasilitas pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)

Kalumbatan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady melakukan peninjauan lokasi Kampung Nelayan di Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Minggu (18/10/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung progres pembangunan, kelengkapan fasilitas, serta kesiapan Kampung Nelayan sebelum mulai dioperasikan untuk pelayanan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Rusli Moidady meninjau kondisi lokasi dan fasilitas yang telah dibangun guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan Kampung Nelayan dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para nelayan.

Kesiapan fasilitas menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan sebelum Kampung Nelayan mulai beroperasi, sehingga pelayanan dapat berjalan dengan baik dan mendukung aktivitas masyarakat pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan didampingi oleh Camat Totikum Selatan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Sekretaris Camat (Sekcam) Totikum Selatan, serta Tim Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim).

Melalui peninjauan ini, diharapkan pembangunan Kampung Nelayan di Desa Kalumbatan dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berhasil mendapatkan jaringan trayek pelayaran baru untuk kapal REDE TRANSPORT melalui mekanisme subsidi Pemerintah Pusat, dengan rute Salakan–Bulungkobit–Montop yang direncanakan mulai beroperasi pada awal tahun 2027.

Penetapan jaringan trayek tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Penetapan Jaringan Trayek Pelayaran Kapal REDE TRANSPORT oleh Kasubdit Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan bertempat di ruang Direktorat Perhubungan Laut, Jumat (16/10/2026).

Penetapan trayek baru ini menjadi langkah positif dalam upaya meningkatkan konektivitas transportasi laut di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan. Sebagai daerah kepulauan, transportasi laut memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan kebutuhan pokok, serta membuka akses antardaerah.

Kehadiran rute Salakan–Bulungkobit–Montop diharapkan dapat memberikan alternatif layanan transportasi laut yang lebih mudah dijangkau masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan keterhubungan antarwilayah.

Dukungan subsidi dari Pemerintah Pusat juga menjadi bagian penting dalam mendorong tersedianya layanan angkutan laut bagi masyarakat di wilayah kepulauan, sehingga akses transportasi dapat semakin merata.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut baik penetapan jaringan trayek baru ini dan berharap rencana pengoperasiannya pada awal tahun 2027 dapat berjalan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.

Dengan hadirnya jaringan trayek baru tersebut, diharapkan konektivitas laut di Banggai Kepulauan semakin kuat, pelayanan transportasi bagi masyarakat semakin baik, serta pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus didorong demi terwujudnya Banggai Kepulauan yang maju dan sejahtera. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekda Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Luwuk Tahun 2026 di Aula Bappeda Kabupaten Banggai Kepulauan.Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pimpinan Universitas Muhammadiyah Luwuk beserta rombongan, para dosen pembimbing lapangan, para camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, serta mahasiswa peserta KKN Tematik.

Dalam sambutannya, Sekda Muh. Aris Susanto menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN Tematik tahun ini memiliki fokus khusus, yakni membantu pembenahan dan penataan aset milik Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.
Menurutnya, mahasiswa akan ditempatkan di kantor-kantor kecamatan untuk membantu proses pendataan dan penertiban administrasi aset daerah, dengan arahan serta pendampingan dari perangkat daerah terkait.

Sekda menegaskan bahwa aset daerah merupakan bagian dari kekayaan pemerintah yang harus dikelola secara tertib, dijaga keberadaannya, serta dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pengelolaan aset yang baik membutuhkan data yang akurat, dokumen yang tertib, serta informasi yang jelas mengenai keberadaan dan kondisi aset tersebut. Oleh karena itu, pembenahan administrasi aset menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, tertib, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pendataan dan penataan administrasi aset di tingkat kecamatan.

Sekda juga mengingatkan para mahasiswa agar melaksanakan tugas dengan teliti, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Setiap data yang dicatat harus sesuai dengan informasi dan dokumen yang tersedia. Apabila ditemukan ketidaksesuaian atau kendala dalam proses pendataan, mahasiswa diminta segera berkoordinasi dengan petugas atau perangkat daerah yang berwenang.

Selain itu, mahasiswa diharapkan senantiasa menjaga keamanan dokumen, menghormati ketentuan yang berlaku, serta tidak mengambil keputusan di luar kewenangan yang diberikan.
KKN Menjadi Sarana Pembelajaran dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Lebih lanjut, Sekda Muh. Aris Susanto menekankan bahwa KKN bukan sekadar kegiatan akademik untuk memenuhi kewajiban perkuliahan, melainkan juga kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja, memahami proses penyelenggaraan pemerintahan, serta mempelajari pentingnya tanggung jawab dalam mengelola kepentingan publik.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai proses kerja pemerintahan, pengelolaan data dan administrasi, serta penerapan ketelitian dan integritas dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Kepada para camat dan jajaran pemerintah kecamatan, Bupati berpesan agar menerima dan mendampingi mahasiswa dengan baik selama pelaksanaan KKN. Ia juga meminta agar komunikasi dan koordinasi dengan dosen pembimbing lapangan serta perangkat daerah terkait terus dibangun sehingga kegiatan berjalan sesuai tujuan dan menghasilkan manfaat bagi pemerintah daerah.

Sekda berharap pelaksanaan KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Luwuk Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi positif terhadap pembenahan pengelolaan aset Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Ia juga berharap pengalaman yang diperoleh selama menjalankan KKN dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Mengakhiri sambutannya, Sekda Muh. Aris Susanto secara resmi menerima mahasiswa KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Luwuk Tahun 2026 untuk melaksanakan kegiatan pengabdian di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Penerimaan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi yang baik antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat di Kota Salakan, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut berlangsung di dua lokasi, yakni kawasan lampu merah Salakan dan Pasar Rakyat Salakan. Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto bersama Asisten III Sekretariat Daerah Tommy B. Luasusun dan jajaran Dinas Kesehatan turun langsung untuk membagikan masker kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk melindungi diri dari paparan debu maupun polusi udara.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pembagian masker ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan bersama. (Decky-KOMINFO)