Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Bupati Banggai Kepulauan, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, dr. Abdi Gunawan, M.P.H secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional Tahun 2026, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, mengendalikan inflasi pangan, sekaligus memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober 2026.
Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakannya, Abdi Gunawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut.
Ia menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang ketersediaan dan keterjangkauan harganya harus menjadi perhatian bersama. Kenaikan harga kebutuhan pokok dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengeluaran rumah tangga, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas.
“Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga kestabilan pasokan dan harga di pasaran,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Ia berharap pelaksanaan GPM tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Untuk itu, seluruh perangkat daerah terkait diminta terus memperkuat koordinasi dengan distributor, pedagang, petani, nelayan, dan pelaku usaha pangan guna memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga serta distribusinya berjalan dengan baik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kelangkaan dan lonjakan harga sejak dini.
Dalam sambutan itu juga disampaikan bahwa momentum Hari Pangan Sedunia menjadi pengingat pentingnya memastikan setiap keluarga memperoleh pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau.
Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi pangan lokal yang perlu terus dikembangkan, baik dari sektor pertanian maupun perikanan. Pengembangan produk pangan lokal diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan petani dan nelayan.
Masyarakat juga diajak untuk lebih bijak dalam berbelanja, menghindari pemborosan pangan, serta memanfaatkan produk pangan lokal yang tersedia di daerah.
Menurutnya, upaya menjaga ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Melalui Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap kerja sama seluruh pihak semakin kuat dalam menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah juga menegaskan pentingnya memastikan setiap program yang dilaksanakan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari. (Decky-Kominfo)





Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!