Salakan, BanggaiKep.go.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026 yang akan mengikuti ajang Pesparani tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri Asisten Setda, Mewakili Kapolres, Kepala Kantor Kementerian Agama Banggai Kepulauan, Ketua LP3KD beserta jajaran panitia dan pengurus, para pastor paroki, pelatih, pendamping, ofisial, serta seluruh anggota kontingen Pesparani Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Muh. Aris Susanto menyampaikan rasa syukur karena seluruh pihak dapat berkumpul sekaligus memberikan dukungan kepada kontingen yang akan membawa nama Kabupaten Banggai Kepulauan pada ajang Pesparani tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan, Pesparani tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan atau adu kemampuan bernyanyi, tetapi juga menjadi sarana penguatan iman, wadah perjumpaan umat, serta bagian dari upaya memperkuat pesan perdamaian dan kerukunan umat beragama.

“Pesparani bukan sekadar ajang adu bakat suara atau perlombaan teknis semata. Lebih dari itu, Pesparani adalah sarana penguatan iman, wadah perjumpaan iman yang membawa pesan damai, serta cermin kerukunan umat beragama di daerah kita,” ujar Muh. Aris.

Menurutnya, melalui kidung pujian dan berbagai perlombaan rohani, para peserta membawa misi untuk mewartakan sukacita, kedamaian, serta nilai-nilai persaudaraan sejati.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, memberikan apresiasi atas kerja keras, waktu, dan energi yang telah dicurahkan seluruh kontingen selama menjalani proses latihan dan persiapan.

“Kesiapan yang tampak hari ini adalah bukti nyata dari dedikasi dan cinta saudara-saudari bagi kemuliaan Tuhan dan kehormatan daerah,” katanya.

Menghadapi pelaksanaan Pesparani tingkat provinsi, Sekda menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh kontingen.

Pertama, ia meminta para peserta untuk bernyanyi dan bertanding dengan hati, serta menampilkan kemampuan terbaik bukan semata-mata karena beban untuk meraih kemenangan, melainkan sebagai ungkapan syukur dan doa.

Kedua, seluruh anggota kontingen diminta menjaga nama baik Kabupaten Banggai Kepulauan dengan menunjukkan sikap ramah, santun, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Jadilah duta yang mencerminkan kerukunan dan kehangatan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” pesannya.

Ketiga, ia mengingatkan seluruh kontingen untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama mengikuti kegiatan. Kondisi fisik, kesehatan suara, serta keharmonisan dalam tim menjadi hal penting untuk menunjang penampilan.

“Kekompakan adalah kunci keberhasilan paduan suara dan tim cerdas cermat,” lanjutnya.

Muh. Aris juga mengingatkan bahwa hasil akhir berupa medali merupakan bonus dari seluruh ikhtiar yang telah dilakukan. Menurutnya, pengalaman bertumbuh dalam iman dan kebersamaan merupakan bagian penting dari perjalanan kontingen.

“Doa seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan menyertai setiap langkah dan lantunan suara saudara sekalian,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Banggai Kepulauan secara resmi melepas Kontingen Pesparani Katolik Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026 untuk berlaga pada tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

“Selamat berjuang, berikan yang terbaik, dan Tuhan menyertai perjalanan saudara sekalian,” tutup Muh. Aris. (Decky-KOMINFO)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *