Sambiut, BanggaiKep.go.id – Pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) RKPD Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021 Tingkat Kecamatan, kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidaday, ST.MT, Sabtu 15/02/2020.

Dalam pertemuan ini Rusli membacakan sambutan Bupati,” Pertumbuhan kinerja ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2017 sampai dengan 2019 sudah cukup baik, oleh sebab itu kita  akan lebih meningkatkan dengan merancang langkah atau program dan kegiatan yang lebih inovatif yang telah terinput di aplikasi E-Planning agar bisa memastikan semua langkah dan program-program yang sudah di rancang, bisa memberi kontribusi maksimal, percepatan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang searah dengan kebijakan dan prioritas Kabupaten Banggai Kepulauan”.

“Untuk pembangunan potensi ekonomi lokal melalui pemberdayaan dan dukungan investasi yang bisa meningkatkan kesejahtraan masyarakat yaitu, menyediakan infrastruktur penunjang ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, meningkatkan produktifitas dan pengelolahan hasil tani, meningkatkan pengelolahan destinasi wisata di Kabupaten Banggai Kepulauan”, lanjut  Rusli.

Kemudian sambung beliau, “Dan dengan adanya program-program tersebut pemerintah bisa berupaya membangun infrastruktur yang strategis dan berbagai sektor pertanian, sektor perikanan dan destinasi wisata serta kawasan kota yang didukung dengan adanya jaringan internet yang akan menjadi prioritas”.

“Hal ini akan bertujuan agar masyarakat bisa lebih maju, lebih produktifitas dan bisa mempermudah segala aktifitas Pemerintah dan masyarakat didalam proses informasi atau pengiriman data melalui internet di Kab. BanggaiKep”.

“Agar semua pihak memberi kepedulian kepada masyarakat miskin dengan cara memberi inovasi langkah peningkatan pendidikan, kesehatan agar tingkat kemiskinan di Kab. BanggaiKep bisa menurun dan dengan merumuskan bantuan kepada masyarakat miskin seperti bantuan hewan ternak, penyedian tempat untuk ternak ikan seperti karamba dan fasilitas peralatan rumput laut (Pajeko Rumput Laut) dan juga dengan adanya dorongan dana desa agar bisa tercipta kesatuan gerak dan sinergitas didalam pembangunan”.

“Dengan adanya dana APBD yang terbatas maka peran masyarakat dalam pembangunan harus lebih ditingkatkan, oleh karena itu diharapakan agar kedepanya bisa lebih fokus pada peningkatan produktifitas pertanian, perikanan dan pembangunan destinasi wisata yang ditunjang peningkatan infrastruktur serta dukungan segenap stakecholder pembangunan Daerah”, harap Sekda.

Hal menarik, dalam kegiatan ini di kunjungi oleh Rusli Baco Dg Palabi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dan Ronal Gulla.

Musrembang ini dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Eko Wahyudi  dan Komisi 3 Sadat Anwar Bilahia, Pejabat Perangkat Daerah, Camat dan Forkopim Kecamatan Totikum, Kepala Desa,  Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan peserta lainya. (ViktorKOMINFO)

Sambiut, BanggaiKep.go.id – Musrembang RKPD Banggai Kepulauan Tahun 2021 tingkat Kecamatan dilaksanakan di Gedung Balai Pertemuan Umum Desa Sambiut Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan, Sabtu (15/02/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep, Wakil Ketua I dan II DPRD Kab. BanggaiKep, Camat Totikum, Kapolsek Totikum, Kepala Desa serta perangkat desa se-Kec Totikum, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda se-Kec. Totikum.

Dalam sambutan Sekda BanggaiKep Rusli Moidady, ST.,M.T mengatakan, “Tahun 2021, Pemerintah mengangkat tema, ‘Memantapkan Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal Melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Dukungan Investasi Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Terutama Masyarakat Miskin’,  dengan prioritas pembangunan yaitu, Penyediaan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat miskin dan sarana prasarana air bersih bagi masyarakat, meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan serta peningkatan pengelolaan, pengembangan dan pemasaran destinasi pariwisata”, ujar Rusli.(15/2)

Lanjut Sekda, “Saya minta kepada semua pihak memberi atensi dan meningkatkan kepedulian kepada warga miskin dan kelompok rentan. Persentase penduduk miskin pada tahun 2017 sebesar 15,92%, angka ini mengalami penurunan pada tahun 2018 sebesar 15,65%, sehingga inovasi langkah langkah peningkatan pendidikan, kesehatan dan ekonomi dengan sasaran warga miskin harus di tingkatkan ditahun 2020 sekarang ini”.

Dalam kesempatan ini, Sadat Anwar Bilahia selaku wakil ketua I DPRD BanggaiKep juga memberi saran “Saya sarankan dibuat jalan protokol dari ujung Abason sampai ujung Sobonon atau jalur dua, Kalau ini di bangun, saya yakin akan muncul proses pertumbuhan ekonomi yang besar karena akan banyak masyarakat yang memanfaatkan lokasi tersebut untuk berdagang”.

Sadat juga meminta kepada Camat Totikum untuk mengkoordinir  para kepala desa untuk merealisasikan perencanaan pembangunan jalan tersebut. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Setelah menjalani Sidang Sinode V GPIBK Tahun 2020 di Jemaat Immanuel Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan selama 5 hari akhirnya jajaran pimpinan Sinode GPIBK Periode 2020-2025 terpilih.
Sidang Sinode V GPIBK yang digelar oleh Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan sejak tangal 11 s/d 15 Februari 2020 berjalan dengan aman dan lancar, persidangan ini dipimpin oleh Majelis Ketua Persidangan yang diketuai Pnt. Amos Porodisa, S.Pd, S.Th dan 4 orang lainnya yakni Pdt. Beni Mombilia, S.Th, Pdt. Boy Lumano, S.Th, Pnt. Jihon Yabenge dan Pnt. Sipora Tinuntung, S.Th, Sabtu (15/2/2020).
Hari pertama sampai hari terakhir Sidang Sinode V GPIBK menggumuli tugas dan panggilan gereja yang akan dituangkan dalam Garis-garis Besar Program Umum (GBPU) GPIBK selama satu periode serta program kerja pelayanan dan anggaran untuk tahun pelayanan 2020.
Pada hari terakhir (15/2/2020) adalah agenda pemilihan untuk pimpinan GPIBK periode 2020-2025 pemilihan dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan yang diangkat dan ditetapkan oleh MPH Sinode GPIBK, pemilihan jajaran pimpinan GPIBK diawali dengan pemilihan Majelis Pertimbangan (MP) Sinode GPIBK, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Majelis Pengawas Perbendaharaan (MPP) Sinode GPIBK, kemudian selanjutnya pemilihan Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPIBK.
Pemilihan MPH Sinode GPIBK berjalan sangat menegangkan pada putaran pertama pemilihan untuk mencari suara terbanyak 2 orang yang masuk pada tahap selanjutnya, diputaran pertama untuk jabatan Wakil Ketua 1 langsung jatuh pada Pdt. Hanok Maasi, S.Th yang merupakan Koordinator Klasis Banggai karena beliau mampuh mengantongi suara 50%+1 suara dengan perolehan suara 116.
Putaran kedua posisi ketua diperebutkan oleh Pdt. Anasir Suayong, M.Th dan Pdt. Andreas Sangande, S.Th, Wakil Ketua II diperebutkan oleh Pdt. Masye E. Pangkey, M.Th dan Pdt. Merry Ndekano, S.Th, posisi Sekretaris antara Pdt. Beni Mimbilia, S.Th dan Pdt. A.R Lapaso, M.Th, wakil sekretaris antara Pdt. Yulis See, M.Th dan Pdt.Herodion Mopoloto, S.Th, M.Pd, selanjutnya posisi Bendahara antara Pdt. Barnabas Sooai, S.Th dan Pdt. Kartini Ari, MM, M.Th, wakil bendahara Pdt. Estinance Sondek, S.Th dan Pnt. Herling Baengeli.
Untuk pemilihan pada putaran ketua siapa yang memiliki suara terbanyak dinyatakan sebagai yang terpilih untuk mengisi masing-masing jabatan yang ada, akhirnya pada pemilihan kedua ini Pdt. Anasir Suayong, M.Th terpilih sebagai Ketua MPH Sinode GPIBK untuk yang kedua kalinya, sedangkan untuk jabatan yang lainnya diisi oleh Wakil Ketua II oleh Pdt. Masye E.Pangkey, M.Th, Sekretaris Pdt. Beny Mombilia, S.Th Wakil Sekretaris Pdt. Yulis See, M.Th, Bendahara Pdt. Barnabas Sooa’i, S.Th dan Wakil Bendahara Pdt. Estinance Sondek, S.Th.
Inilah para pelayan TUHAN yang diutus dan dipakai oleh TUHAN YESUS untuk memimpin Sinode GPIBK selama 5 tahun kedepan dan semoga selalu menjalankan tugas dengan baik. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai Kepulauan Rantau, SE hadir dihari terakhir (Sabtu,15/2/2020) Sidang Sinode di Jemaat Imanuel Salakan Kab. Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Ada pun tujuan kehadiran Kepala BPS BanggaiKep Rantau, SE guna melakukan sosialisasi program pemerintah yakni Sensus Penduduk 2020, beliau memaparkan bahwa sensus penduduk kali ini berbeda dengan sensus penduduk sepuluh tahun lalu sensus yakni sensus penduduk 2020 kali ini berbasis online artinya masyarakat dapat melakukan perubahan data penduduknya secara mandiri bagi yang bisa dengan mengunjungi laman sensus.bps.go.id dengan memasukan nomor induk kepedudukan (NIK) dan nomor KK.

Selanjutnya,  “Silahkan memperbaiki data kependudukan anda sesuai dengan data yang benar dan bagi yang tidak dapat memperbaiki datanya secara online sampai dengan tanggal 31 Maret 2020, akan dikunjungi oleh petugas sensus kerumah bapak/ibu pada bulan Juni tahun 2020”, ujar Kepala BPS.

Rantau juga memaparkan harapannya, “Bagi peserta Sidang Sinode GPIBK agar menyampaikan, mensosialisasikan kepada jemaat dan masyarakat dimana kita bertugas dan tinggal guna suksesnya program pemerintah Sensus Penduduk 2020”, tandas Rantau. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id –  Sidang V Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) yang digelar di Jemaat Immanuel Salakan Klasis Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan memasuki hari terakhir.

Pada hari ini Sabtu (15/2/2020) adalah agenda pemilihan pimpinan Gereja Protestan Indonesia di BanggaiKep yakni pemilihan Majelis Pertimbangan (MP), Majelis Pengawas Perbendaharaan (MPP) dan Majelis Pekerja Harian Sinode (MPHS) GPIBK periode pelayanan 2020-2025.

Pada pemelihan Majelis Pengawas Perbendaharaan (MPP) Sinode GPIBK, dikuti oleh 14 orang calon MPP Sinode GPIBK yang terdiri dari para Pendeta, Penatua dan Undangan yang merupakan tokoh-tokoh Gereja, dengan Pemilih yang mempunyai hak suara berjumlah 223 orang.

Dari hasil pemilihan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. BanggaiKep Ir. Kondrad D. Galala, MM unggul dalam pemilihan MPP Sinode GPIBK dengan 84 suara, kemudian diikuti oleh Pdt. Yorim Yolisan yang merupakan Anggota MPP Sinode periode 2015-2020 dengan perolehan suarah 46 suara.
Selanjutnya disusul Rasmon Baideng yang merupakan Kepsek SMA Negeri 1 Bulagi dengan memperoleh 19 suara dan kemudian diikuti oleh calon lainnya yang memperoleh suara dibawah.

Berdasarkan hasil pemilihan tersebut Panitia Pemilihan menetapkan Komposisi Majelis Pengawas Perbendaharaan (MPP) Sinode GPIBK Periode 2020-2025 adalah Ketua Ir. Kondrad D. Galala, MM, Sekretaris Pdt. Yorim Yolisan dan Anggota Rasmon Baideng. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sabtu, 15 Februari 2020 Sidang Sinode V GPIBK memasuki hari terakhir yang dilaksanakan di Jemaat Imanuel Salakan Klasis Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Agenda persidangan dihari terakhir ini adalah pemilihan Majelis Pertimbangan (MP), Majelis Pengawas Perbendaharaan (MPP) dilanjutkan pemilihan Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPIBK, Periode Pelayanan 2020-2025.

Pemilihan MP, MPP, dan MPH Sinode GPIBK dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan yang diangkat dan ditetapkan dengan surat keputusan MPH Sinode GPIBK, dengan Komposisi Panitia Ketua Ipsan Mangais, Sekretaris Eddy Bapitanggene, Anggota Haran Pea, Varman Yanto Molunggui, Billy Tomboli, Marianti, Yanson Pidalia dan Esni Blunggon.

Mekanisme pemilihan berdasarkan peraturan Panitia Pemilihan Nomor 1 tahun 2020 tentang tata cara pelaksanaan pemilihan MPH Sinode, MP Sinode dan MPP Sinode GPIBK Periode 2020-2025

Ada pun komposisi MPH Sinode yang dipilih Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara dan Wakil Bendahara, untuk ketua harus seorang pendeta yang memiliki masa kerja 15 tahun keatas masa kerja di lingkup Sinode GPIBK, sedangkan untuk MP dan MPP dipilih Ketua, Sekretaris dan Anggota.

Yang berhak memilih adalah MP, MPP, MPH Sinode, Ketua Kompelsus PWPRA, Pendeta aktif se-sinode GPIBK, dan perutusan jemaat yang merupakan Penatua/Syamas, dengan jumlah pemilih yang mempunyai hak suara adalah 223 orang. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Selang istrahat makan siang di salah satu warung kompleks kantor Bupati Banggai Kepulauan dalam rangka kunjungan kerja di Kab. Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, tim dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, dihampiri oleh Kepala Desa Palam Kecamatan Tinangkung Utara.

Kades Palam menyampaikan keluhan-keluhan kepada tim dari Kementrian tersebut khususnya mengenai masalah jaringan telepon, Rabu (12/02/2020).

“Di era digital saat ini kita dituntut semuanya serba digital tetapi kami mau bagaimana? Kami belum ada signal, jadi memang masih menjadi kesulitan Desa Palam,” kata Kepala Desa.

“Kalau desa lain sudah ada, kalau memang ada bantuan seperti tower mini atau apa saja yang penting bisa menunjang ini kami terima saja. bahkan kemarin  tanah hibah-nya kami sudah siapkan, cuma sayang sampai hari ini belum ada pembangunannya” keluh Kepala Desa Palam.

Respon yang diberikan seperti memberikan lampu hijau, “penyampaian bapak Kepala Desa dan kegiatan kami disini akan kami laporkan lansung kepada Pak Dirjen” tanggap Rommiel Kusairi, salah satu anggota tim dari Kementrian Desa.

Setelah berbincang cukup lama Tim dari Kementrian Desa didampingi Kadis Kominfo Kondrad D Galala dan Asisten II Sekda Abderiana Loto langsung berangkat menuju Desa Lukpanenteng. (FerdiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Advokasi Kelembagaan Desa, Pengawasan Pangan Jajanan Ank Sekolah (PJAS), dan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya dilaksanakan di Gedung Hotel Faawas Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu(12/02/2020).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Bupati BanggaiKep serta dihadiri oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Provinsi SulTeng,  Kepala OPD se- Kabupaten BanggaiKep, Kepala Desa se-Kabupaten BanggaiKep, Camat se-KabupatenBanggaiKep dan peserta kegiatan.

“Sebelumnya kegiatan ini dilakukan terpisah, ada perbedaan. Jadi waktu Gerakan Keamanan Pangan Desa, PJAS dan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya itu kita lakukan sendiri-sendiri, di tahun 2020 ini menjadi spesial karena ketiga program ini dilaksanakan berbarengan diwaktu dan tempat yang sama dan ini bergerak dari hasil sinergi badan POM beserta yang lainnya”, ucap Ferdi Ferdiansyah S.Si selaku Kepala BPOM Provinsi dalam sambutannya mengawali kegiatan tersebut.

Pemerintah Kabupaten BanggaiKep menyambut baik kegiatan tersebut, hal ini disampaikan langsung oleh Plt. Bupati Kab. BanggaiKep H. Rais D. Adam dalam sambutannya, “Selaku pemerintah Kabupaten BanggaiKep, saya menyambut baik atas  diselenggarakannya kegiatan ini, untuk mendukung kemandirian masyarakat dalam mejamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman, serta mendukung gerakan pemerintah dalam mencegah stanting melalui pelaksanaan program nasional gerakan pangan desa (GKPD), Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah dan Program Pasar Aman di Kabupaten Banggai Kepulauan”, kata Rais Adam.

“Lewat Kesempatan ini juga, kami mengucapkan terima kasih kepada Badan POM Provinsi SulTeng yang telah menyentuh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan terkait pemberian informasi olahan pangan yang sehat dan tidak berbahaya”, lanjut Rais Adam.(12/2)

Diakhir kata, Rais Adam juga mengungkapkan harapannya dalam sambutannya, “Saya juga berharap Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk terus meningkatkan jaringan ditingkat desa tentang keamanan pangan dan kerja sama dengan  dinas terkait untuk bersinergi dalam pengawasan keamanan pangan di Kabupaten Banggai Kepulauan”, tutup Rais Adam. (TrisKominfo)

 


Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan sosialisasi Advokasi Kelembagaan Desa Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan pasar aman dari bahan berbahaya dilaksanakan di ruang pertemuan Hotel Faawas Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (12/02/2020).

Kegiatan ini di buka langsung oleh Plt. Bupati H. Rais D. Adam dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda BanggaiKep, Kepala Badan POM Prov. Sulawesi Tengah, para Kepala OPD BanggaiKep, Kepala Kemenag BanggaiKep, Kepala Sekolah, Kepala Desa dan sekertaris serta Camat Tinangkung dan Pesertan sosialisasi.

Melalui kesempatan ini, H. Rais D. Adam selaku Plt. Bupati BanggaiKep menyampaikan dukungan program- program kepada Kementerian Masyarakat dalam menjamin pemenuhan kebutuhan yang aman.

“Dengan dibuatnya program nasional Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) menjaga jajanan sekolah dan pasar aman maka agar bisa terwujud program tersebut tentunya diperlukan harus adanya advokasi Kepala Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Badan POM Provinsi sulawesi tengah”, kata Rais Adam.

Pangan merupakan kebutuhan hidup dasar yang paling utama oleh karena itu Pemerintah diwajibkan mewujudkan kesediaan, keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi yang cukup aman, bermutu dan bergizi seimbang dengan memanfaatkan sumber daya kelembagaan dan budaya lokal.

Selanjutnya, Rais D. Adam juga berharap kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk terus meningkatkan jaringan ditingkat desa terkait keamanan pangan dan kerja sama Dinas terkait untuk bersinergi dalam pengawasan keamanan pangan di Banggai Kepulauan sehingga tujuan program GKPD, pangan jajanan anak sekolah dan pasar aman bisa terwujud dengan baik di Banggai Kepulauan. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sosialisasi bantuan sosial program sembako tahun 2020 dilaksanakan di Gedung Bebengketan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (11/2/2020).
Kegiatan yang dihadiri oleh Sekertaris Daerah Kab. BanggaiKep, Wakapolres BanggaiKep, Kepala Bank Mandiri Unit Cabang Salakan, Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan serta para Narasumber dan Peserta sosialisasi.

Tujuan Sosialisasi Bantuan Sosial Program Sembako untuk menyatukan pemahaman tentang mekanisme pelaksanaan penyaluran bantuan sosial program sembako kepada tim koodinasi Kabupaten, Kecamatan, Desa/Lurah selaku tim penanggungjawab distribusi bantuan sosial program sembako dari agen E-Warung ke keluarga penerima manfaat dan dalam hal ini penginputan data keluarga miskin.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 4 (empat hari masing-masing di empat titik yaitu, di Kec. Tinangkung, Kec. Bulagi, Kec. Buko dan Kec.Totikum Selatan dengan peserta kegiatan diikuti Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan, 82 agen E-Warung, Tenaga kesehatan sosial Kecamatan dan Pendamping Keluarga Harapan (PKH) dengan jumlah peserta 284 orang.

Kepala Dinas Sosial Kab. BanggaiKep Paisal Pahil Muhammad, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan tentang sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai ke Program Sembako (Sembilan Bahan Pokok) tahun 2020, “Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)  yang sekarang sembako adalah merupakan implementasi dari peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 tahun 2017 tentang penyaluran bantuan sosial secara Non Tunai”, kata Kadis.

Program BPNT yang sekarang berubah menjadi program sembako sebagai upaya untuk menyalurkan bantuan pangan yang selama ini melalui RASKIN, RASTRA agar lebih tepat sasaran, tepatb jumlah dan tepat waktu. Melalui program sembako ini dapat memberikan keleluasaan penerima manfaat dalam memilih jenis kualitas harga dan tempat membeli bahan pangan yang sebelumnya hanya Beras dengan Telur, sekarang diperluas atau ditambah dengan daging, Ikan serta Kacang-kacangan.

“Jumlah bantuan atau indeksnya yang sebelumnya BPNT berjumlah Rp. 110.000 per KK/perbulan sekarang dengan program sembako menjadi Rp. 150.000 per KK/Perbulan”, kata Paisal selaku Kadis Sosial.

Disamping itu, Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST., M.T menyampaikan “Saya atas nama baik Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan selaku pimpinan menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dengan tujuan agar peserta sosialisasi lebih memahami tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat, dan program sembako ini merupakan program pangan yang berupa bantuan sembilan bahan pokok dan jenis bahan-bahan lain yang diperluas seperti daging, ikan dan kacang-kacangan”. (RisfaldiKominfo)