Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi melepas peserta kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti ajang tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026.

Kegiatan pelepasan berlangsung pada Jumat (03/07/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di ruang kerja Wakil Bupati Banggai Kepulauan.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta para peserta kontingen O2SN dari jenjang SD dan SMP.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada para peserta yang telah terpilih mewakili daerah setelah melalui proses seleksi dan pembinaan.

Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam O2SN bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan berdaya saing.

“Anak-anakku yang saya banggakan, bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, serta patuhi arahan pelatih dan ofisial. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga mengingatkan bahwa para peserta membawa nama baik daerah, sehingga diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta menjaga kekompakan tim. Selain itu, ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para pelatih dan pendamping atas dedikasi mereka dalam membina atlet muda.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga pelajar sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi melepas kontingen O2SN Kabupaten Banggai Kepulauan menuju tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dengan harapan dapat meraih prestasi terbaik serta mengharumkan nama daerah.

“Semoga seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan, serta mampu membawa pulang prestasi yang membanggakan,” tutupnya. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING) dan Evaluasi Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Semester I Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kaban Bappeda, Kadis Kesehatan, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Banggai Kepulauan, kepala perangkat daerah, Kepala DP3AP2KB beserta jajaran, para camat, kepala puskesmas se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Banggai Kepulauan, tenaga ahli pemberdayaan masyarakat, koordinator kecamatan, serta para peserta sosialisasi.

Dalam sambutannya, Serfi Kambey mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan program percepatan penurunan stunting selama Semester I Tahun 2026, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan melalui Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING).

“Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian sosial untuk membantu keluarga yang berisiko stunting melalui pendampingan, pemenuhan gizi, edukasi, serta dukungan dari pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, stunting masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia karena tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan otak, kemampuan belajar, produktivitas, hingga kualitas generasi mendatang. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi lintas sektor.

Serfi memaparkan, prevalensi stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan tercatat sebesar 30,6 persen pada 2021, meningkat menjadi 32,6 persen pada 2022, kemudian berhasil ditekan menjadi 27,7 persen pada 2023. Namun pada 2024 kembali mengalami kenaikan menjadi 28,4 persen.

“Data ini menunjukkan bahwa upaya yang kita lakukan telah memberikan hasil, tetapi belum mampu menjaga tren penurunan secara berkelanjutan. Karena itu, evaluasi hari ini harus menjadi bahan perbaikan untuk langkah-langkah ke depan,” katanya.

Ia juga menyoroti masih rendahnya cakupan penimbangan balita (D/S) pada Triwulan I Tahun 2026 yang dinilai dapat memengaruhi kualitas pemantauan pertumbuhan anak sekaligus akurasi data sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperoleh capaian membanggakan karena menjadi satu dari tiga kabupaten di Sulawesi Tengah yang berhasil menuntaskan 100 persen pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.

“Capaian ini membuktikan koordinasi lintas sektor telah berjalan baik. Tantangan kita selanjutnya adalah memastikan seluruh aksi tersebut benar-benar berdampak terhadap peningkatan status gizi masyarakat dan penurunan prevalensi stunting,” ujar Serfi.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, Posyandu tidak hanya menjadi tempat penimbangan balita, tetapi juga pusat edukasi keluarga mengenai gizi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemberian ASI eksklusif, MP-ASI, skrining ibu hamil berisiko tinggi, pemberian vitamin A, hingga pendampingan melalui kunjungan rumah.

Ia mengajak seluruh kepala desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk terus menghidupkan kembali fungsi Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar di tingkat desa dan kelurahan.

Serfi juga mengingatkan bahwa keberhasilan percepatan penurunan stunting memerlukan keterlibatan seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, TP PKK, pemerintah desa, hingga BKKBN bersama Tim Pendamping Keluarga memiliki peran strategis dalam memberikan intervensi yang tepat kepada keluarga berisiko stunting.

Menurutnya, strategi ke depan harus diarahkan pada penguatan layanan Posyandu, peningkatan pendampingan keluarga berisiko, penguatan surveilans gizi, pemberdayaan masyarakat, optimalisasi konvergensi lintas sektor, serta pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pencegahan stunting sejak sebelum kehamilan, dengan memberikan perhatian kepada remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan sebagai masa yang sangat menentukan kualitas generasi masa depan.

Sebagai Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan, Serfi mengajak seluruh unsur pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi.

“Jangan biarkan satu pun anak kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal hanya karena kurangnya perhatian dan kepedulian kita,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Serfi berharap kegiatan sosialisasi GENTING dan evaluasi TP3S mampu menghasilkan rekomendasi serta langkah-langkah konkret yang semakin memperkuat pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Wakil Bupati Serfi Kambey kemudian secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING) dan Evaluasi TP3S Semester I Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan diwakili Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto secara resmi menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Kamis (25/6/2026).

Dalam sambutannya, Sekda mengawali dengan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menyampaikan penghormatan kepada pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, pimpinan BUMD, serta seluruh undangan yang hadir.

Sekda menjelaskan bahwa penyampaian Raperda ini merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan keuangan daerah yang wajib dilakukan pemerintah daerah sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Pertanggungjawaban APBD sendiri merupakan laporan keuangan tahunan pemerintah daerah yang telah diaudit dan disampaikan kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Dalam pemaparannya, Aris Susanto merinci realisasi APBD Tahun Anggaran 2025, di antaranya:
Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp820,89 miliar atau 94,78% dari target.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp58,53 miliar atau 81,76%.
Pendapatan transfer terealisasi Rp762,26 miliar atau 95,95%.
Belanja daerah mencapai Rp857,72 miliar atau 93,93% dari anggaran.

Sementara itu, komponen belanja terdiri dari belanja operasi, belanja modal, serta belanja tidak terduga. Selain itu, terdapat transfer daerah serta pembiayaan yang mencakup penerimaan dan pengeluaran pembiayaan.

Pada akhir tahun anggaran 2025, tercatat defisit anggaran sebesar Rp36,82 miliar, serta Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp10,12 miliar.

Sekda juga menyampaikan bahwa laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal ini menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah dilaksanakan secara baik dan sesuai standar akuntansi pemerintahan.

Dalam Raperda tersebut turut dilampirkan laporan keuangan yang terdiri dari: Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca, Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan. Komponen ini merupakan bagian penting dalam pertanggungjawaban APBD sebagai bentuk transparansi kepada publik dan DPRD.

Sekda berharap Raperda ini dapat segera dibahas bersama DPRD untuk memperoleh persetujuan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Ia menegaskan bahwa penetapan tersebut akan memberikan manfaat besar dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan.

Menutup sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak serta berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD terus terjalin demi kemajuan daerah.

“Semoga apa yang telah dilaksanakan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutup Sekda. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi menyelenggarakan kegiatan penjemputan jamaah haji tahun 2026 dalam suasana penuh haru, syukur, dan kebahagiaan di Masjid Nur Hidayah Pemda, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh masyarakat dalam menyambut kepulangan para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci dengan selamat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan diwakili Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji yang dijalani para jamaah. Ia juga mengungkapkan kebahagiaan atas kepulangan jamaah dalam keadaan sehat dan selamat, sekaligus mengucapkan selamat datang kembali di tanah air dan kampung halaman tercinta.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan para jamaah memperoleh predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh,” ujar Sekda.

Lebih lanjut disampaikan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, persaudaraan, serta pengorbanan. Nilai-nilai luhur tersebut diharapkan dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Pemerintah daerah juga berharap para jamaah haji dapat menjadi teladan dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius, persatuan, dan gotong royong.

Pada kesempatan tersebut, Aris Susanto turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari tahap persiapan, pemberangkatan, pendampingan selama di Tanah Suci, hingga proses pemulangan ke daerah.

Kegiatan penjemputan jamaah haji sendiri merupakan bagian penting dalam rangkaian pelayanan haji di Indonesia, yang umumnya dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait sebagai bentuk penghormatan dan pelayanan kepada jamaah yang kembali dari Tanah Suci.

Acara ditutup dengan doa dan harapan agar kebahagiaan serta keberkahan senantiasa menyertai seluruh jamaah haji beserta keluarga, serta membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka melakukan koordinasi strategis terkait pengembangan sektor transportasi di daerah, khususnya Pelabuhan Salakan yang saat ini tengah dalam proses pembangunan, Rabu (24/6/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan terkait kesiapan operasional pelabuhan, termasuk penentuan rute pelayaran serta jenis kapal yang akan melayani Pelabuhan Salakan ke depan.

Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Kementerian Perhubungan yakni Kasubdit Angkutan Tidak Dalam Trayek, Utomo Harmawan, A.TD, MT dan Kasubdit Angkutan Dalam Trayek, Irly Saritini Permata, ST, M.Sc, diperoleh kabar menggembirakan bahwa usulan trayek untuk tahun 2027 telah terakomodir. Pelabuhan Salakan direncanakan akan masuk dalam trayek R-6 sebagai salah satu pelabuhan singgah.

Adapun rute pelayaran yang direncanakan meliputi: Gorontalo – Salakan – Banggai – Samuya – Palabisahaya – Dofa – Sanana – Namlea (PP). Kapal yang direncanakan melayani trayek tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 83, yang merupakan bagian dari armada kapal perintis dalam program tol laut untuk mendukung konektivitas wilayah kepulauan.

Keberadaan kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 83 selama ini memang berperan penting dalam melayani daerah-daerah terpencil dan meningkatkan akses distribusi logistik serta mobilitas masyarakat antarwilayah.

Selain koordinasi terkait pelabuhan, dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Perhubungan Banggai Kepulauan Din L. Lamasada dan Kepala Bidang Perizinan Dinas PMPTSP Baharudin I. Saudia S.Pd.,M.Pd juga menyerahkan proposal bantuan bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan transportasi bagi pelajar di Banggai Kepulauan, khususnya dalam menunjang akses pendidikan yang aman dan layak.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur transportasi darat dan laut sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terakomodirnya Pelabuhan Salakan dalam trayek nasional, diharapkan ke depan konektivitas wilayah semakin meningkat, distribusi barang menjadi lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat olahraga generasi muda melalui ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) Tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai Kepulauan, Rachman Hasan, ST., M.Si, saat mewakili Bupati Banggai Kepulauan pada acara penutupan Gala Siswa Indonesia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutannya, Rachman Hasan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan kegiatan, mulai dari panitia penyelenggara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemuda dan Olahraga, para guru, pelatih, wasit, hingga seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat dan sportivitas selama kompetisi berlangsung.

“Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, aman, tertib, dan sukses,” ujarnya.

Menurutnya, Gala Siswa Indonesia bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola antar pelajar, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Ia menilai pelaksanaan GSI tahun ini telah memperlihatkan potensi besar yang dimiliki para siswa dari berbagai sekolah di Banggai Kepulauan. Talenta dan semangat juang yang ditunjukkan peserta menjadi bukti bahwa daerah tersebut memiliki peluang besar melahirkan atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

“Melalui kegiatan ini kita menyaksikan kemampuan dan talenta luar biasa dari para siswa. Ini menunjukkan bahwa Banggai Kepulauan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rachman Hasan juga memberikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi. Ia mengingatkan agar keberhasilan tersebut dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, ia berpesan agar tetap semangat dan menjadikan pengalaman selama kompetisi sebagai bekal untuk berkembang di masa mendatang.

“Kemenangan sejati bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi bagaimana kita mampu belajar, berkembang, dan terus berusaha menjadi lebih baik,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap GSI dapat menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda Banggai Kepulauan sehingga mampu melahirkan atlet yang sehat, tangguh, berprestasi, dan berkarakter.

Kepada tim yang akan mewakili Kabupaten Banggai Kepulauan pada ajang Gala Siswa Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Rachman Hasan berpesan agar mempersiapkan diri secara maksimal, menjaga kesehatan, meningkatkan intensitas latihan, serta menjaga nama baik daerah.

Ia berharap semangat kebersamaan, persatuan, dan kecintaan terhadap olahraga terus tumbuh di kalangan generasi muda. Menurutnya, Gala Siswa Indonesia harus terus menjadi sarana pencarian bibit-bibit atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Banggai Kepulauan di berbagai ajang olahraga.

“Semoga melalui GSI ini lahir atlet-atlet berbakat yang dapat membawa prestasi bagi Kabupaten Banggai Kepulauan di masa mendatang,” pungkasnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tommy Boy Luasusun, SH.,MAP, menyampaikan sejumlah arahan penting kepada aparatur sipil negara (ASN) saat memimpin apel pagi yang berlangsung di halaman kantor bupati, Senin, (22/6/2026).

Dalam arahannya, Tommy Boy Luasusun yang mewakili pimpinan daerah menegaskan bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab sebagai abdi negara yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh, terutama dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Ia meminta seluruh perangkat daerah yang masih memiliki kewajiban atau tindak lanjut atas hasil pemeriksaan tersebut agar segera menyelesaikannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tanggung jawab kita sebagai abdi negara harus dilaksanakan dengan baik. Bagi objek pemeriksaan yang belum menyelesaikan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPKP, agar segera melaksanakan kewajibannya,” ujar Tommy.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya disiplin kehadiran ASN. Menurutnya, kedisiplinan merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kinerja aparatur pemerintah. Karena itu, seluruh pegawai diminta untuk memperhatikan kehadiran pada apel pagi maupun apel sore.

Tommy Boy mengingatkan agar tidak ada lagi ASN yang datang terlambat atau baru hadir setelah absensi dilakukan. Ia menegaskan bahwa pimpinan terus melakukan pemantauan terhadap tingkat kedisiplinan pegawai dan berharap kondisi yang pernah terjadi sebelumnya tidak terulang kembali.

“Kami berharap seluruh rekan-rekan ASN tetap peduli terhadap tanggung jawab dan disiplin kerja. Jangan sampai ada laporan bahwa kehadiran pegawai baru dilakukan setelah absensi selesai. Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Menurutnya, upaya peningkatan disiplin ASN merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Apel pagi tersebut diikuti oleh ASN dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan berlangsung dengan tertib. Melalui arahan yang disampaikan, diharapkan seluruh aparatur semakin meningkatkan tanggung jawab, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan publik. (Roy-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id –  Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT, AIFO melakukan audiensi dengan Direktorat Sungai dan Pantai Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Jumat (19/6/ 2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Direktur Sungai dan Pantai tersebut diterima langsung oleh Plt. Direktur Sungai dan Pantai, Mochammad Dian Alma’ruf.

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air yang dinilai penting bagi keselamatan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan sejumlah usulan bantuan peningkatan infrastruktur sumber daya air yang menjadi kebutuhan mendesak di beberapa wilayah pesisir dan daerah aliran sungai di Banggai Kepulauan.

Usulan yang diajukan meliputi pembangunan dan penguatan tanggul pantai di sejumlah desa yang rentan terhadap abrasi dan gelombang pasang, yakni Desa Sabang, Desa Balalon, Desa Bakalinga, Desa Luksagu, Desa Paisubatu, dan Desa Lalong.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan program normalisasi sungai di Desa Okumel dan Desa Manggalai guna mengurangi risiko banjir, memperlancar aliran air, serta mendukung aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sumber daya air memiliki peran strategis dalam menjaga kawasan pesisir, melindungi permukiman warga, serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap dampak perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi.

Menanggapi usulan tersebut, Plt. Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PU, Mochammad Dian Alma’ruf, menyambut baik aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan. Ia menyatakan bahwa usulan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berlaku di lingkungan Kementerian PU.

Audiensi berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kolaborasi. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat serta penguatan ketahanan wilayah pesisir di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Tommy Boy Luasusun, S.H.,M.A.P mewakili Bupati Banggai Kepulauan pada acara Penamatan Anak Kelompok B TK Negeri Pertiwi Salakan, Kamis, (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebahagiaan itu dihadiri Bunda Paud, Ketua Bawaslu, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru, orang tua murid, serta puluhan siswa yang menyelesaikan pendidikan taman kanak-kanak serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Tommy Boy Luasusun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mendidik dan membimbing anak-anak selama menempuh pendidikan usia dini. Ia menegaskan bahwa penamatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi tonggak awal perjalanan pendidikan anak menuju jenjang yang lebih tinggi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, kami menyampaikan selamat kepada seluruh anak-anak yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di tingkat taman kanak-kanak. Ini merupakan langkah awal yang penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar Tommy.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para siswa agar terus rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan semangat dalam meraih cita-cita. Menurutnya, anak-anak saat ini merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan Banggai Kepulauan.

Pada kesempatan itu, Tommy turut menyampaikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik TK Negeri Pertiwi Salakan yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membentuk karakter dan memberikan dasar pengetahuan bagi peserta didik sejak usia dini.

“Peran guru pada pendidikan anak usia dini sangat penting dalam membentuk karakter, kebiasaan baik, dan kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” katanya.

Tak hanya kepada tenaga pendidik, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada para orang tua dan wali murid atas dukungan serta keterlibatan mereka dalam proses tumbuh kembang anak. Menurut Tommy, keberhasilan pendidikan tidak dapat dilepaskan dari sinergi yang kuat antara keluarga, sekolah, dan lingkungan.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini. Pendidikan pada fase awal, kata dia, merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Di akhir sambutannya, Tommy berharap seluruh lulusan Kelompok B TK Negeri Pertiwi Salakan dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar dengan penuh semangat dan rasa percaya diri.

“Semoga anak-anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu meraih cita-cita yang diimpikan di masa depan,” ujarnya.

Acara penamatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa yang mendapat apresiasi dari para orang tua dan tamu undangan. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa belajar di taman kanak-kanak sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa menuju pendidikan dasar. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu dalam Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan yang dilaksanakan di Hotel Sidapore, Salakan, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan beserta jajaran, kepala perangkat daerah terkait, para narasumber dan fasilitator, serta peserta Bimtek Tim Pembina Posyandu dari berbagai wilayah di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Bimbingan teknis ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu agar mampu melaksanakan pembinaan, pendampingan, dan pengelolaan Posyandu secara lebih efektif dan berkualitas, ujar Serfi Kambey.

Ia menjelaskan bahwa Posyandu merupakan salah satu ujung tombak pelayanan dasar yang paling dekat dengan masyarakat. Keberadaan Posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lanjut usia.

“Melalui Posyandu, berbagai layanan kesehatan dapat diberikan secara mudah, cepat, dan terjangkau. Karena itu, pengelolaan Posyandu yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, koordinasi lintas sektor yang kuat, serta komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, Tim Pembina Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan seluruh kegiatan Posyandu berjalan sesuai standar pelayanan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Wakil Bupati berharap melalui kegiatan Bimtek ini para peserta dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan dalam pengelolaan Posyandu sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing

Ia juga meminta agar materi yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dan disebarluaskan kepada para kader Posyandu sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Serfi Kambey menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendukung penguatan Posyandu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Posyandu memiliki peran strategis dalam percepatan penurunan angka stunting, peningkatan status gizi masyarakat, serta penguatan pelayanan kesehatan promotif dan preventif. Karena itu, keberadaan Posyandu harus terus diperkuat melalui pembinaan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana berbagi pengalaman dan praktik baik yang dapat diterapkan di lapangan.

Ia berharap Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Posyandu serta memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)