Pos

Pemkab Banggai Kepulauan Menerima Sekaligus Penyerahan Mahasiswa KKN-MB Angkatan XL Universitas Muhammadiyah Luwuk Tahun 2026

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi menerima sekaligus menyerahkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Berkemajuan (KKN-MB) Angkatan 40 (XL) Universitas Muhammadiyah Luwuk Tahun 2026 untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di sejumlah desa yang tersebar di Kecamatan Tinangkung Utara, Peling Tengah, dan Liang, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan bertempat di Halaman kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri oleh Rektor beserta jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Luwuk, Ketua LP3M, Tim KKN-MB Universitas Muhammadiyah Luwuk, kepala perangkat daerah terkait, Camat Tinangkung Utara, Camat Peling Tengah, Camat Liang, para kepala desa lokasi KKN, serta para mahasiswa peserta KKN-MB Angkatan XL.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN-MB Universitas Muhammadiyah Luwuk yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Banggai Kepulauan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN-MB Universitas Muhammadiyah Luwuk. Kehadiran adik-adik mahasiswa menjadi kebanggaan sekaligus harapan bagi daerah, karena Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat,” ujar pemerintah daerah dalam sambutannya.

Bupati juga berharap pelaksanaan KKN-MB mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, maupun pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa juga diharapkan mampu menggali potensi lokal, mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki desa, serta membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik bersama masyarakat.

Selain menjadi ajang pengabdian, kegiatan KKN juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Banggai Kepulauan yang kaya akan budaya, kearifan lokal, dan potensi sumber daya alam. Ilmu pengetahuan yang dimiliki mahasiswa diharapkan dapat diterapkan melalui berbagai program yang inovatif, solutif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kepada para camat, kepala desa, dan seluruh masyarakat di lokasi penempatan, pemerintah daerah menitipkan para mahasiswa agar diberikan dukungan, bimbingan, serta pendampingan selama menjalankan program KKN, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.

Mengakhiri sambutannya, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan masa KKN sebagai momentum belajar, mengabdi, dan mengaktualisasikan diri, sekaligus membangun kepedulian terhadap masyarakat.

“Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat, kami berharap pelaksanaan KKN-MB Angkatan XL Universitas Muhammadiyah Luwuk Tahun 2026 dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan desa-desa di Kabupaten Banggai Kepulauan, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah kehidupan masyarakat.” (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai Kepulauan terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan mengerahkan sebanyak 158 petugas lapangan yang terdiri atas Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Seluruh petugas diterjunkan untuk melakukan pendataan usaha secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (29/6/2026).

Pendataan yang telah dimulai sejak 15 Juni 2026 ini akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, petugas akan mendatangi langsung rumah tangga, bangunan usaha, kawasan perdagangan, sentra industri, hingga berbagai lokasi usaha lainnya guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala BPS Kabupaten Banggai Kepulauan Hendra Setiawan, mengatakan bahwa seluruh petugas yang bertugas telah mengikuti pelatihan teknis secara intensif sebelum diterjunkan ke lapangan. Pelatihan tersebut bertujuan menyamakan persepsi mengenai konsep, definisi, klasifikasi usaha, teknik wawancara, serta penggunaan aplikasi pendataan berbasis digital.

“Saya menegaskan agar seluruh petugas menjaga etika, fokus pada tugas utama, dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan pelaksanaan sensus ini. Kerahasiaan data dijamin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. ” ujarnya.

Menurutnya, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan statistik berskala nasional yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali. Kegiatan ini menjadi salah satu sumber data utama untuk mengetahui struktur perekonomian Indonesia hingga tingkat wilayah terkecil.

Melalui SE2026, BPS mendata seluruh kegiatan usaha nonpertanian, baik yang dijalankan secara perorangan maupun berbadan hukum. Pendataan mencakup berbagai sektor usaha seperti perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, transportasi, akomodasi, jasa pendidikan, jasa kesehatan, teknologi informasi, hingga usaha berbasis digital yang terus berkembang seiring transformasi ekonomi.

Selain mendata karakteristik usaha, petugas juga mengumpulkan berbagai informasi penting, antara lain lokasi usaha, jenis kegiatan ekonomi, jumlah tenaga kerja, bentuk badan usaha, penggunaan teknologi digital, serta karakteristik lainnya yang dibutuhkan dalam penyusunan statistik ekonomi nasional.

Data hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi landasan penting bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi. Informasi tersebut juga dimanfaatkan untuk perencanaan investasi, pemberdayaan UMKM, pengembangan sektor unggulan daerah, penyediaan lapangan kerja, hingga evaluasi berbagai program pembangunan yang telah berjalan.

Rusli Moidady (Bupati), menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan SE2026 di wilayah Banggai Kepulauan. Menurutnya, data statistik yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam menghasilkan kebijakan publik yang tepat sasaran.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026. Data yang diberikan akan menjadi dasar dalam merancang kebijakan pembangunan ekonomi daerah yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam pelaksanaan di lapangan, setiap petugas telah dibekali identitas resmi berupa rompi, kartu pengenal, dan surat tugas dari BPS. Masyarakat diimbau untuk memastikan identitas petugas sebelum memberikan informasi.

BPS Kabupaten Banggai Kepulauan berharap seluruh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. Partisipasi aktif para pelaku usaha dalam memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur akan menjadi kontribusi nyata dalam menghasilkan data statistik yang berkualitas untuk Indonesia. (Decky-KOMINFO)

Lalong, BanggaiKep.go.id – Turnamen Berani Cup 2026 resmi ditutup dalam sebuah acara yang berlangsung meriah di Lapangan Muda Sakti, Desa Lalong, Kecamatan Tinangkung Utara, Selasa (23/06/2026).

Penutupan turnamen yang telah berlangsung selama beberapa waktu tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai Kepulauan oleh Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Fathur Razaq.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, tokoh masyarakat, pengurus cabang olahraga, para atlet, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan dua momentum penting bagi perkembangan olahraga di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Turnamen Berani Cup yang dinilai mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet potensial di Banggai Kepulauan.

Ia berharap semangat kompetisi yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk meraih prestasi di bidang olahraga.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Fathur Razaq secara resmi melantik jajaran Pengurus KONI Kabupaten Banggai Kepulauan periode 2025-2029. Pelantikan tersebut ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan serta penyerahan bendera pataka KONI sebagai simbol amanah dalam mengembangkan dan memajukan olahraga di daerah.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut baik pelantikan pengurus KONI yang baru dan berharap kepengurusan yang terbentuk dapat bekerja secara profesional, solid, dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Sementara itu, penutupan Turnamen Berani Cup ditandai dengan penyerahan trofi, medali, dan penghargaan kepada para juara. Suasana penuh semangat dan sportivitas mewarnai prosesi penyerahan hadiah yang disambut antusias oleh para peserta dan pendukung.

Melalui penyelenggaraan Turnamen Berani Cup dan pelantikan pengurus KONI yang baru, diharapkan pembinaan olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan semakin berkembang, mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah, Drs, H Anwar Hafid, beserta rombongan di Pelabuhan Rakyat Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, dalam rangka menghadiri kegiatan pembukaan dan penutupan Turnamen Berani Cup Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Lalong, Selasa (23/6/2026).

Kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah disambut langsung oleh Bupati Rusli Moidady beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah dijadwalkan membuka secara resmi Turnamen Berani Cup 2026 serta menghadiri partai final dan penutupan kegiatan. Kehadiran Gubernur diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para atlet muda serta mendorong kemajuan olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Turnamen Berani Cup 2026 menjadi salah satu agenda olahraga yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Selain menjadi wadah pengembangan bakat dan prestasi olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan, sportivitas, dan persatuan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah beserta rombongan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri dan mendukung pelaksanaan Turnamen Berani Cup 2026 di Desa Lalong (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, menghadiri rapat evaluasi KKDMP yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (02/06/2026).

Rapat evaluasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kismanto, SH., MH, unsur TNI yang diwakili para Danramil, para camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, lurah, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam arahannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menegaskan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program prioritas nasional yang wajib didukung dan disukseskan oleh seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah desa.

“Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu prioritas nasional yang harus kita sukseskan bersama. Tidak ada lagi kata mundur atau berbagai alasan untuk tidak melaksanakan program ini, karena ini merupakan Program Strategis Nasional yang telah tertuang dalam RPJMN dan menjadi kewajiban kita semua untuk mendukung keberhasilannya,” tegas Bupati.

Menurutnya, berbagai kendala yang muncul di lapangan, terutama terkait penyediaan lahan, bukanlah alasan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan. Ia menilai sebagian besar permasalahan tersebut telah diketahui sejak awal dan saat ini sedang dicarikan solusi terbaik melalui kolaborasi semua pihak.

“Saya minta kepada seluruh camat untuk terus memberikan motivasi dan semangat kepada pemerintah desa. Jangan sampai camat justru menyerah lebih dahulu. Kalau kita bersungguh-sungguh, saya yakin semua persoalan dapat diselesaikan. Tidak ada yang sulit apabila ada kemauan dan kerja sama,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi sejumlah desa yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program tersebut, termasuk masyarakat yang secara swadaya mengumpulkan dana untuk pengadaan lahan. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kesungguhan dan partisipasi masyarakat.

Terkait persoalan lahan, Rusli Moidady menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mencari lokasi yang memenuhi persyaratan, baik dari sisi luas, kualitas maupun aksesibilitas. Apabila lahan yang ideal tidak tersedia, maka akan dicari alternatif terbaik yang tetap memungkinkan pembangunan dilakukan dengan dukungan sarana pendukung lainnya.

Ia juga meminta agar setiap permasalahan yang ditemukan di tingkat desa segera dilaporkan secara berjenjang agar dapat ditangani bersama.

“Kalau ada masalah di desa, sampaikan ke kecamatan. Jika belum terselesaikan di kecamatan, laporkan ke kabupaten. Kalau masih membutuhkan dukungan, kita koordinasikan dengan pemerintah provinsi. Jangan menyimpan masalah sendiri. Semua persoalan pasti ada jalan keluarnya jika kita komunikasikan dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia meminta agar tidak ada pihak yang justru membangun opini negatif yang dapat menghambat pelaksanaan program.

“Program ini adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai ada ASN yang memberikan pernyataan-pernyataan yang justru melemahkan semangat masyarakat. Yang harus kita lakukan adalah memberikan solusi, dukungan, dan keyakinan bahwa program ini akan membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mewujudkan keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian desa. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (1/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan Bupati Rusli Moidady.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pancasila menjadi fondasi utama kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dinilai sangat relevan sebagai instrumen diplomasi dalam menjembatani perbedaan serta menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi di dunia.

Indonesia, lanjutnya, terus menunjukkan kepemimpinan nyata melalui kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan. Hal tersebut merupakan implementasi dari sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Selain itu, sambutan Kepala BPIP juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus senantiasa dibarengi dengan arah moral yang kuat. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam setiap tindakan dan keputusan.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah. Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” tegasnya.

Kepada para menteri, kepala daerah, serta seluruh penyelenggara pemerintahan, disampaikan pesan agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan selalu berlandaskan prinsip keadilan sosial, memberikan perlindungan kepada masyarakat kecil, dan memastikan tidak ada warga negara yang merasa ditinggalkan dalam proses pembangunan.

Di akhir sambutan, seluruh komponen bangsa diajak untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga persatuan, serta melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

“Marilah kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, kuat dalam persatuan, dan kokoh dalam nilai-nilai kemanusiaan. Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa,” tutup sambutan tersebut.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Banggai Kepulauan diikuti oleh unsur Ketua DPRD, Kepala OPD Lingkup Pemda, TNI-Polri, serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Konferensi Cabang (Konfercab) ke-III Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Banggai Kepulauan yang digelar di Aula BPU Kecamatan Tinangkung berlangsung khidmat dan penuh semangat ukhuwah, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar NU untuk melakukan evaluasi organisasi, memperkuat konsolidasi, serta memilih kepengurusan baru yang akan mengemban amanah pada masa khidmat berikutnya.

Konferensi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Pengurus Wilayah NU Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, Pimpinan Pengurus Cabang NU Banggai Kepulauan, Ketua NU Banggai Laut, Ketua MUI Banggai Kepulauan, Ketua PHBI Banggai Kepulauan, Ketua Baznas Banggai Kepulauan, Ketua FKUB Banggai Kepulauan, pengurus NU tingkat kecamatan, pengurus Muhammadiyah, pengurus Alkhairaat, Wanita Islam Alkhairaat, Fatayat NU, Muslimat NU, Ansor dan Banser Banggai Kepulauan, Ketua KNPI, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta Konfercab III NU.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama atas kontribusinya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat persatuan umat, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan penuh toleransi.

“Selama ini Nahdlatul Ulama telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan berkeadaban. Kehadiran NU tidak hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai kekuatan moral dan sosial yang memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa maupun pembangunan daerah,” ujar perwakilan pemerintah daerah Rusli Moidady.

Disampaikan pula bahwa NU telah hadir di tengah masyarakat melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan, dakwah, kegiatan sosial, hingga pembinaan generasi muda. Peran tersebut menjadikan NU sebagai perekat persaudaraan dan penyejuk dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut, Konferensi Cabang ke-III ini dinilai bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi program kerja, menyusun langkah-langkah organisasi ke depan, memperkuat konsolidasi internal, serta menentukan kepemimpinan yang amanah dan mampu membawa kemajuan bagi organisasi dan kemaslahatan umat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga berharap sinergi antara NU dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks, baik di bidang pendidikan, ekonomi masyarakat, pembinaan moral generasi muda, maupun upaya menjaga kerukunan sosial.

“Tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kerja sama yang baik antara pemerintah dan organisasi keagamaan seperti NU sangat penting untuk memastikan pembangunan daerah berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, warga Nahdlatul Ulama juga diajak untuk terus menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, memperkuat moderasi beragama, serta menangkal berbagai paham yang berpotensi memecah belah masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, masyarakat dinilai membutuhkan keteladanan, kesejukan, dan dakwah yang menumbuhkan semangat persaudaraan dan kebersamaan.

Menutup sambutannya, pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian Konfercab III NU Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat ukhuwah Islamiyah. Para peserta konferensi juga diharapkan menjadikan perbedaan pandangan sebagai kekuatan dalam bermusyawarah guna menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi.

“Pilihlah pemimpin yang memiliki integritas, kapasitas, dan komitmen kuat dalam mengabdi kepada umat, daerah, dan bangsa. Semoga Konferensi Cabang III Nahdlatul Ulama Kabupaten Banggai Kepulauan melahirkan keputusan-keputusan terbaik yang membawa manfaat bagi organisasi, masyarakat, dan pembangunan daerah,” tutup Rusli. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan kafilah terbaik untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Peserta MTQ XXXI yang berlangsung di Masjid Nur Hidayah, Sabtu (30/05/2026)

Kegiatan di hadiri, Kakan kemenag kabupaten Banggai kepulauan, Ketua MUI Banggai Kepulauan, Para pelatih, pembina official dan pendamping kafilah MTQ, Peserta MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi Qurani yang mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih juara, tetapi juga merupakan sarana syiar Islam serta media pembentukan karakter dan spiritual generasi muda. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi yang berakhlak mulia, disiplin, berkarakter, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap seluruh proses pembinaan dan pelatihan yang dilaksanakan. Harapannya, para peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun tingkat yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta diingatkan bahwa keberhasilan tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan yang sungguh-sungguh, disiplin, kerja keras, serta doa yang terus dipanjatkan. Oleh karena itu, seluruh peserta diminta memanfaatkan pelatihan ini secara optimal dengan mengikuti arahan para pelatih dan pembina secara serius dan penuh semangat.

Selain itu, para pelatih dan pembina juga mendapat apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membimbing para peserta. Peran mereka dinilai sangat penting dalam membentuk generasi Qurani yang berkualitas dan berdaya saing.

Pemerintah daerah juga mengingatkan seluruh anggota kafilah untuk senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Banggai Kepulauan dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MTQ.

Lebih lanjut disampaikan bahwa momentum pelatihan ini hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang damai, harmonis, serta penuh toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menutup sambutannya, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa kepada kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan agar diberikan kesehatan, kemudahan, dan kemampuan terbaik dalam mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026, sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah. (Decky-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2025.

Pencapaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Penyerahan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang dilaksanakan pada Selasa, (26/05/2026).

Keberhasilan meraih opini WTP ini menjadi capaian istimewa karena diraih pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata atas komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan rasa syukur atas hasil yang diperoleh. Opini WTP yang diberikan merupakan buah dari kerja keras, perjuangan, dan sinergi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Capaian ini juga menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja, khususnya dalam pengelolaan administrasi serta pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap prestasi ini dapat menjadi langkah awal yang positif dalam mendukung pembangunan daerah yang maju, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Decky-KOMINFO)

Bungku Morowali, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026, bertempat di Gedung serbaguna Matano, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan program prioritas nasional berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Program Asta Cita sendiri menjadi pedoman strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai capaian pelaksanaan program di masing-masing daerah, termasuk evaluasi terhadap hambatan dan tantangan di lapangan.

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi serta merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas implementasi program di tahun berjalan.

Bupati Rusli Moidady menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung dan menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional.

Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan pembangunan di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan program Asta Cita di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah dapat semakin optimal, terarah, dan memberikan manfaat luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan daerah. (Decky-KOMINFO)