Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Rusli Moidady secara resmi melepas keberangkatan Kafilah Banggai Kepulauan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026, Kamis (4/6/2026).

Acara dihadiri unsur Forkopimda, Anggota DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI, Ketua LPTQ, para kepala perangkat daerah, pelatih, pembina, official, pendamping, serta seluruh peserta kafilah.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena seluruh peserta dan tamu undangan dapat menghadiri acara pelepasan dalam keadaan sehat dan penuh semangat untuk mengemban amanah mewakili daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pembina, pelatih, official, dan peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih prestasi, melainkan juga merupakan sarana syiar Islam yang bertujuan meningkatkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, para peserta yang tergabung dalam kafilah tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga mengemban tugas sebagai duta syiar Islam yang akan memperkenalkan karakter masyarakat Banggai Kepulauan yang religius dan berakhlak mulia.

Bupati berpesan kepada seluruh anggota kafilah agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, percaya diri, serta menjaga kekompakan dan sportivitas. Ia berharap para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik yang telah diasah selama masa pembinaan dan pelatihan.

“Jadikan setiap penampilan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Prestasi memang menjadi harapan kita bersama, namun yang lebih penting adalah menunjukkan akhlak yang baik, menjaga nama baik daerah, serta menjalin ukhuwah Islamiyah dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Tengah,” pesannya.

Kepada para pembina dan official, Bupati juga meminta agar terus memberikan pendampingan, motivasi, dan perhatian kepada seluruh peserta sehingga mereka dapat tampil maksimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan pada berbagai cabang MTQ, seperti tilawah, tahfiz, tafsir, dan cabang-cabang lainnya.

“Semoga upaya yang kita lakukan bersama dapat melahirkan generasi Qurani yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan secara resmi melepas keberangkatan kafilah dengan mengucapkan, “Dengan memohon ridha Allah SWT, Bismillahirrahmanirrahim, Kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi saya lepas.”

Pelepasan kafilah tersebut menjadi wujud dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap para peserta yang akan berjuang membawa nama harum Kabupaten Banggai Kepulauan di ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Diharapkan para peserta mampu meraih prestasi terbaik sekaligus menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai acara purna tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Sofyan Arsyad, S.Pd.I., M.Si., yang digelar di Kantor Kementerian Agama Banggai Kepulauan, Selasa, (2/6/2026).

Acara tersebut dihadiri Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, S.T., M.T., AIFO, jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, pimpinan instansi vertikal, Ketua MUI Bangkep, Ketua Baznas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidikan, serta keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian H. Sofyan Arsyad selama memimpin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan. Menurutnya, Sofyan telah memberikan kontribusi besar dalam membangun kehidupan keagamaan, memperkuat kerukunan umat beragama, dan mendukung berbagai program pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi yang tulus atas kontribusi dan pengabdian Bapak H. Sofyan Arsyad dalam membangun kehidupan keagamaan, memperkuat kerukunan umat beragama, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah,” kata Rusli.

Bupati menilai selama menjabat, Sofyan menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, memperkuat moderasi beragama, membina kerukunan antar umat beragama, serta membangun sinergi yang harmonis antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah.

Menurut Rusli, masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan fase baru yang menandai keberhasilan seseorang dalam menunaikan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap nilai-nilai integritas, profesionalisme, keteladanan, dan semangat pelayanan yang diwariskan Sofyan dapat terus dilanjutkan oleh seluruh jajaran Kementerian Agama.

Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga H. Sofyan Arsyad yang selama ini memberikan dukungan dalam setiap langkah pengabdiannya. “Keberhasilan seorang pemimpin tidak terlepas dari doa, pengorbanan, dan dukungan keluarga yang selalu menyertai,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, H. Sofyan Arsyad mengungkapkan rasa syukur sekaligus haru setelah menuntaskan masa pengabdian sebagai aparatur sipil negara. Ia menyebut purna tugas bukanlah perpisahan, melainkan perpindahan peran dalam perjalanan kehidupan.

“Hari ini adalah hari yang spesial bagi saya dan keluarga. Saya tidak merasa berpisah, tetapi hanya berpindah peran dalam panggung kehidupan. Jabatan hanyalah amanah dan titipan, tetapi kejujuran serta kebaikan adalah warisan yang akan terus dikenang,” ujar Sofyan.

Selama memimpin Kantor Kementerian Agama, Sofyan mengaku lebih mengedepankan keteladanan dibandingkan pendekatan yang bersifat instruktif. Ia percaya disiplin yang lahir dari kesadaran akan lebih kuat daripada disiplin yang muncul karena tekanan.

“Saya selalu percaya bahwa disiplin yang lahir dari kesadaran jauh lebih kuat daripada disiplin yang lahir dari tekanan. Karena itu saya berusaha memimpin dengan memberi contoh,” katanya.

Sofyan juga menegaskan bahwa keberhasilan yang diraihnya selama bertugas merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Kementerian Agama, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat Banggai Kepulauan.

“Saya bukan Superman. Saya hanya berusaha membangun super tim. Kalau hari ini ada apresiasi kepada saya, itu karena saya bekerja bersama orang-orang hebat,” ujarnya.

Menjelang akhir sambutannya, Sofyan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugas dan pengabdiannya. Ia juga memohon maaf atas segala kekhilafan selama menjalankan amanah sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan.

Acara purna tugas tersebut berlangsung penuh haru. Sejumlah tamu tampak meneteskan air mata saat memberikan ucapan selamat dan penghormatan kepada Sofyan Arsyad yang telah mengakhiri masa baktinya setelah bertahun-tahun mengabdi dalam pembinaan kehidupan keagamaan dan penguatan kerukunan umat beragama di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Perpisahan menjadi berat bukan karena lamanya kebersamaan, tetapi karena indahnya kebersamaan yang pernah kita bangun bersama. Semoga silaturahmi tetap terjaga dan kita semua senantiasa diberi kekuatan untuk terus berbuat baik,” tutupnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, S.T.M.T, AIFO membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar Senin, 1 Juni 2026.

 

Dalam sambutan tersebut, ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh bangsa untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tema yang diusung pada peringatan tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan Bupati Rusli Moidady.

Dalam sambutan itu juga disampaikan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pancasila disebut menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai sebagai instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia untuk menjembatani perbedaan serta menghentikan berbagai konflik yang terjadi.

Indonesia juga dinilai telah menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga perdamaian global melalui keterlibatan pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan.

Selain menyoroti peran Indonesia di tingkat internasional, sambutan tersebut juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan Kepala BPIP.

Kepada para menteri dan kepala daerah, termasuk seluruh penyelenggara pemerintahan di berbagai tingkatan, disampaikan pesan agar setiap kebijakan publik selalu berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta memberikan perlindungan kepada kelompok yang paling rentan.

Pemerintah juga diingatkan untuk terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menutup sambutannya, Kepala BPIP mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,”

Kegiatan bertempat di halaman kantor bupati di hadir Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Pabung 1308 L/B, serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi perangkat daerah se-Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2026, Selasa (12/5/2026).

Peserta kegiatan ini merupakan para Admin dan pengelola aplikasi srikandi perangkat daerah se Kab. Banggai Kepulauan bertempat di ruang rapat kantor Bupati Banggai Kepulauan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pengelolaan arsip berbasis digital yang modern, terintegrasi, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Setda Muchsin H. S. Yasano, S.Ag menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut pemerintah untuk terus beradaptasi, khususnya dalam penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Salah satu langkah nyata adalah melalui implementasi aplikasi SRIKANDI sebagai sistem pengelolaan arsip dan tata naskah dinas secara elektronik.

“Aplikasi SRIKANDI merupakan bagian penting dari transformasi digital pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan arsip. Ini bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjamin keamanan dan keteraturan arsip daerah,” ujarnya.

Doc: Dispusip Bangkep

Melalui kegiatan Bimtek ini, peserta diharapkan dapat memahami secara menyeluruh tata cara penggunaan aplikasi SRIKANDI, mulai dari pengelolaan surat masuk dan keluar, disposisi elektronik, hingga pengarsipan dokumen secara digital dan terintegrasi.

Muchsin juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi SRIKANDI sangat bergantung pada komitmen dan kesiapan seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar setelah pelatihan, aplikasi tersebut dapat diimplementasikan secara optimal di masing-masing instansi.

Selain itu, sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah dinilai sangat penting dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah, guna mewujudkan birokrasi yang profesional, modern, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengelola arsip dan operator perangkat daerah dalam mengoperasikan aplikasi SRIKANDI secara baik dan benar.

Ia berharap, melalui Bimtek ini, aplikasi SRIKANDI tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai alat utama dalam mendukung tata kelola administrasi pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Di akhir sambutannya, Bupati secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Aplikasi SRIKANDI dengan harapan kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pengelolaan arsip elektronik yang tertib dan berkualitas di daerah. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua DPRD Arkam Supu pimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan dengan agenda penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD atas hasil pembahasan dan penelitian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banggai Kepulauan Tahun 2025, Senin, (11/5/ 2026).

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Bupati Rusli Moidady, S.T.,M.T.,AIFO, Wakil Ketua DPRD , Kepala Perangkat Daerah  di lingkungan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan apresiasi kepada DPRD, khususnya Panitia Khusus DPRD, atas kerja keras dan komitmen dalam membahas LKPJ Tahun 2025 secara objektif dan konstruktif.

Menurutnya, rapat paripurna tersebut merupakan bagian penting dalam pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.

Sumber. DisKominfo

“LKPJ kepala daerah merupakan amanat konstitusional yang harus disampaikan setiap tahun sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran,” ujar Rusli.

Ia menegaskan, berbagai catatan, kritik, dan rekomendasi yang disampaikan DPRD akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, efektivitas pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.

Rusli juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dan kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan maupun pelayanan publik sepanjang tahun anggaran 2025. Namun demikian, pemerintah daerah disebut terus berupaya melakukan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kinerja pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, rekomendasi DPRD melalui Panitia Khusus akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan dijadikan pedoman dalam penyusunan kebijakan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga hubungan kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai modal utama mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Sinergi, koordinasi, dan komunikasi yang baik perlu terus kita jaga dan tingkatkan demi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai bersama,” katanya.

Rapat paripurna berlangsung dengan suasana khidmat dan menjadi momentum evaluasi bersama terhadap pelaksanaan program pembangunan daerah selama tahun 2025, sekaligus memperkuat komitmen antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, secara resmi melepas 39 Calon Jamaah Haji Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Sekretariat Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, para Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh calon jamaah haji dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada para calon jamaah haji untuk menunaikan rukun Islam kelima. Ia menegaskan bahwa ibadah haji diharapkan mampu membawa perubahan perilaku menjadi lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ibadah haji hendaknya bermuara pada perubahan ke arah yang lebih baik, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” ujar Bupati.

Bupati juga mengingatkan seluruh jamaah agar senantiasa mengikuti tuntunan manasik, menjaga ketertiban, serta mematuhi seluruh aturan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Selain itu, para jamaah diharapkan dapat menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengajak para jamaah untuk mendoakan Kabupaten Banggai Kepulauan agar senantiasa diberkahi, aman, dan sejahtera, khususnya saat menjalankan wukuf di Arafah.

“Titipkan doa untuk kemajuan daerah kita tercinta, agar pembangunan berjalan lancar dan masyarakat selalu dalam lindungan Allah SWT,” pesannya.

Adapun nama-nama Calon Jamaah Haji Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 1447 H/2026 M adalah sebagai berikut:
Alifran Aditya Wardhana Maserang
Sainun Musa Seekan
Siti Naimah Abdul Qahar Yusuf
Hamdan Latif
Harnija Bena Bunie
Nursin Lamponggon Mudadi
Ludin Malahat Hani Kaila
Mahapia Muhadeng Madji
Rahma Labidu Apusino
Asjon Abas
Aisah Arsad Bakalinga
Bandahari Nurdin Lamba
Jamuna Rahmad Pandipa
Abu Jamalang Malewa
Arsin Arpan Solodia
Risman Said Labalo
Halawiya Tahir Aras
Hanima Latuwo Batekon
Maratus Hi. Abdul Karim Sidayo
Maklun Manula Kataduk
Hamsa Hamid Buda
Mohammad Ikhsan Syamsuddin Diman
Dewi Sartika Anas Kumpe
Maimuna Kaape Bidilah
Abdul Azis Tine Usman
Achmad Manda Dg. Matike
Sleyen Ahmad Yarbo
Wati Laarafu Lapapa
Sadat Anwar Bihalia
Andi Fatriani Patsyar
Hafni Abdullah Awaludin
Nija Rahim Pandak
Hadir Kader Lamiada
Mansyur Manda Dg. Matike
Djamaris Sulaeman Apusing
Widodo Kartosentono
Karim Jauna Samasae
Haeman Yadikene Manio
Sahara Paras

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, serta secara resmi melepas keberangkatan para jamaah dengan harapan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar.

Acara pelepasan yang digelar di masjid Nur Hidayah Pemda Bangkep ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk dukungan dan harapan dari seluruh masyarakat Banggai Kepulauan, agar para jamaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menerima kunjungan Dewan Musyawarah Adat Provinsi dalam sebuah pertemuan resmi yang berlangsung di ruang rapat Bupati, Selasa (05/05/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, dan dihadiri oleh Kepala Bappeda dan Litbang beserta sejumlah perwakilan Dewan Musyawarah Adat Provinsi.

Pertemuan ini membahas berbagai hal strategis terkait pelestarian adat dan budaya lokal, serta penguatan peran lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dewan Musyawarah Adat Provinsi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat guna menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Banggai Kepulauan.

Bupati Rusli Moidady dalam penyampaian memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan lembaga adat dalam rangka menciptakan pembangunan yang berakar pada budaya dan nilai-nilai lokal.

“Peran lembaga adat sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi dan masukan dari Dewan Musyawarah Adat terkait berbagai isu sosial kemasyarakatan, termasuk penguatan hukum adat dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Diharapkan melalui pertemuan ini, hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga adat semakin erat, sehingga mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga budaya serta mendorong kemajuan Banggai Kepulauan ke depan. (Decky-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Dalam upaya memperkuat sektor kelautan dan perikanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady melaksanakan koordinasi dengan Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mina Bahari II, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Bupati Banggai Kepulauan diterima langsung oleh Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Bapak Mahrus, S.St.Pi., M.Si.

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam memperjuangkan berbagai program perlindungan serta pemberdayaan bagi para nelayan, khususnya dalam peningkatan kapasitas, bantuan sarana penangkapan ikan, perlindungan sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Dalam koordinasi tersebut, Bupati menyampaikan berbagai kondisi riil yang dihadapi para nelayan di Kabupaten Banggai Kepulauan, termasuk tantangan dalam peningkatan produktivitas hasil tangkapan, akses terhadap bantuan pemerintah, serta perlunya dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat.

Bupati juga menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan salah satu penopang utama perekonomian daerah, sehingga perhatian serius terhadap kesejahteraan nelayan menjadi prioritas penting dalam pembangunan daerah.

“Nelayan merupakan ujung tombak ekonomi pesisir. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar program perlindungan dan pemberdayaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Bapak Mahrus, S.St.Pi., M.Si., menyambut baik kunjungan dan koordinasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk terus mendukung daerah-daerah kepulauan seperti Banggai Kepulauan dalam memperkuat sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan.

Melalui koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mewujudkan nelayan yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (Decky-KOMDIGI)

Surabaya, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tentang penyusunan Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat transformasi digital pemerintahan menuju pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Acara tersebut dihadiri oleh Prof. Agus Muhamad Hatta, S.T., M.Si., Ph.D selaku Wakil Rektor IV ITS Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian, Tony Dwi Susanto, S.T., M.T., Ph.D selaku Kepala Peneliti LBE E-Government & IT Governance ITS, Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan, Kepala Bidang Aptika Diskominfo Banggai Kepulauan, tim ahli dari ITS, serta seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan dalam penyelenggaraan pemerintahan modern.

Menurutnya, masyarakat saat ini menuntut pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel sehingga pemerintah daerah harus mampu menjawab tantangan tersebut melalui implementasi SPBE secara menyeluruh.

Bupati menjelaskan bahwa untuk membangun pemerintahan digital yang kuat, diperlukan arah yang jelas melalui sebuah blueprint atau cetak biru pembangunan digital. Oleh karena itu, kerja sama dengan ITS dalam penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE dinilai sangat krusial bagi masa depan pembangunan digital di Banggai Kepulauan.

“Kerja sama ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah seluruh perangkat daerah agar memiliki panduan yang sama dalam pengembangan teknologi informasi, sehingga tidak ada lagi aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri maupun tumpang tindih,” ucap Bupati.

Selain itu, penyusunan peta rencana ini juga diharapkan mampu menciptakan efisiensi anggaran melalui investasi teknologi informasi yang lebih tepat sasaran dan terintegrasi.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa ujung dari seluruh proses ini adalah peningkatan kualitas pelayanan publik. Masyarakat Banggai Kepulauan diharapkan dapat merasakan kemudahan akses terhadap layanan pemerintah melalui sistem digital yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa ITS sebagai salah satu institusi teknologi terbaik di Indonesia memiliki kapasitas besar untuk membantu memetakan potensi serta tantangan spesifik Banggai Kepulauan, khususnya sebagai daerah kepulauan yang memiliki karakteristik infrastruktur digital yang unik.

Kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati menginstruksikan agar memberikan dukungan data yang akurat dan bekerja sama secara aktif dengan tim ahli ITS. Ia berharap dokumen yang disusun nantinya tidak hanya menjadi arsip semata, tetapi benar-benar menjadi pedoman utama dalam pembangunan digitalisasi daerah.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor ITS beserta seluruh tim atas kesediaannya berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan. Ia berharap sinergi ini menjadi awal yang baik menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital.

“Semoga sinergi ini menjadi awal yang baik bagi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital,” tutup Bupati. (Decky-KOMINFO)

Surabaya, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam upaya mempercepat transformasi digital pemerintahan. Penandatanganan berlangsung di ruang pertemuan ITS dan dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, Rabu (29/4/2026).

Rusli menegaskan, digitalisasi kini menjadi kebutuhan mendesak dalam tata kelola pemerintahan modern. “Transformasi digital adalah keharusan. Masyarakat menuntut layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Kerja sama ini difokuskan pada penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dokumen tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun sistem pemerintahan yang terintegrasi dan efisien, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurut Rusli, selama ini pengembangan teknologi informasi di lingkungan perangkat daerah masih berjalan parsial dan belum terintegrasi. Melalui kolaborasi dengan ITS, pemerintah daerah ingin memastikan adanya keselarasan kebijakan serta integrasi sistem agar tidak terjadi tumpang tindih aplikasi maupun pemborosan anggaran.

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam investasi teknologi informasi. Dengan peta rencana yang matang, belanja daerah di sektor digital diharapkan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat.

Pihak ITS diwakili antara lain oleh Agus Muhamad Hatta, Beny Cahyono, dan Tony Dwi Susanto. Kehadiran tim akademisi ini dinilai strategis dalam membantu pemerintah daerah memetakan kebutuhan serta tantangan pengembangan SPBE, khususnya di wilayah kepulauan dengan karakteristik infrastruktur digital yang berbeda.

Dari pihak Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmad Labou, serta Kepala Bidang Aplikasi Informasi, Persandian, dan Statistik, Dani Mania.

Rusli menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung penuh penyusunan dokumen tersebut dengan menyediakan data yang akurat dan berkolaborasi aktif bersama tim ITS.

Ia menegaskan, dokumen SPBE tidak boleh sekadar menjadi arsip, melainkan harus menjadi pedoman utama dalam pembangunan digital daerah.

“Dokumen ini harus menjadi acuan bersama, bukan hanya tersimpan di lemari, tetapi benar-benar diimplementasikan,” kata Rusli.Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan ITS menjadi langkah awal bagi Banggai Kepulauan menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital. (Roy-KOMINFO)