Pos

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, khususnya pada sektor pemberdayaan masyarakat, pelayanan kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi dan koordinasi Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady bersama Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Maliki, ST, MSIE, Ph.D., yang berlangsung di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait berbagai program prioritas yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat di daerah.

Dalam audiensi tersebut, pembahasan difokuskan pada program prioritas dalam pemberdayaan masyarakat, pemenuhan pelayanan kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Bupati Rusli Moidady menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan infrastruktur, tetapi juga harus memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan dasar yang memadai serta memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi.

“Pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan. Karena itu, diperlukan sinergi dan dukungan lintas sektor agar program yang dirancang dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat,” ujar Bupati.

Menurutnya, karakteristik geografis Banggai Kepulauan sebagai wilayah kepulauan membutuhkan pendekatan pembangunan yang adaptif, terutama dalam memastikan pemerataan akses pelayanan dasar bagi masyarakat yang berada di wilayah-wilayah kepulauan.

Melalui koordinasi bersama Bappenas, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap berbagai kebutuhan prioritas daerah dapat memperoleh perhatian dalam perencanaan pembangunan nasional, sekaligus membuka ruang penguatan dukungan terhadap program-program strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Audiensi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dengan kementerian/lembaga terkait, sehingga berbagai program prioritas dapat direncanakan secara lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pembangunan yang inklusif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Jakarta , BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady melaksanakan audiensi dan koordinasi bersama Direktur Air Minum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Direktur Air Minum tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat, khususnya terkait penyediaan dan peningkatan infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bagi masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Rusli Moidady menyampaikan sejumlah usulan sekaligus tindak lanjut terkait program dan kegiatan SPAM di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pembahasan secara khusus mencakup kebutuhan serta pengembangan SPAM di Kecamatan Bulagi, Bulagi Utara, Bulagi Selatan, serta Desa Lumbi-Lumbia.

Bupati menekankan bahwa ketersediaan air minum yang layak dan memadai merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus menjadi perhatian bersama. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong adanya dukungan dan sinergi dengan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur air minum dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Koordinasi ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memastikan usulan pembangunan dan peningkatan SPAM di Banggai Kepulauan dapat ditindaklanjuti secara optimal, sehingga kebutuhan dasar masyarakat terhadap akses air minum yang layak dapat semakin terpenuhi,” ujar Bupati Rusli Moidady.

Audiensi tersebut juga menjadi momentum untuk mengevaluasi perkembangan usulan yang telah disampaikan sebelumnya sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah tindak lanjut yang diperlukan. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus diperkuat dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur dasar di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rusli Moidady diterima oleh Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya, Sugeng Paryanto, bersama jajaran tim.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan pelayanan dasar, termasuk akses terhadap air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT dalam audiensi bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P (K), yang berlangsung di Ruang Pertemuan Wakil Menteri Kesehatan, Selasa (1/9/2026).

Audiensi tersebut menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan dan prioritas pembangunan sektor kesehatan, sekaligus membangun sinergi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mempercepat peningkatan pelayanan kesehatan di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan.
Pertama, pemenuhan fasilitas dan alat kesehatan. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan kebutuhan akselerasi peningkatan sarana, prasarana, fasilitas serta alat kesehatan, baik di Rumah Sakit Daerah maupun Puskesmas, terutama fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di wilayah terpencil dan kepulauan.

Kondisi geografis Banggai Kepulauan yang terdiri atas wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah dijangkau masyarakat. Karena itu, penguatan fasilitas kesehatan dinilai penting untuk memastikan masyarakat di seluruh wilayah memperoleh pelayanan yang memadai.

Kedua, pemerataan tenaga kesehatan. Pemenuhan dan pemerataan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis serta tenaga medis strategis, turut menjadi perhatian utama.

Pemerintah daerah mendorong adanya strategi dan dukungan pemerintah pusat agar kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah kepulauan dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan.

Ketersediaan tenaga kesehatan yang memadai diharapkan mampu memperkuat pelayanan sekaligus mengurangi kesenjangan akses kesehatan antara wilayah perkotaan dan daerah kepulauan maupun terpencil.

Ketiga, dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga mendorong penguatan dukungan DAK melalui sinkronisasi program daerah dengan program prioritas nasional di bidang kesehatan.

Sinkronisasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang dukungan yang lebih optimal bagi percepatan pembangunan dan peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Banggai Kepulauan, sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik wilayah.

Bupati Rusli Moidady menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat dengan Kementerian Kesehatan, sehingga berbagai kebutuhan strategis di bidang kesehatan dapat memperoleh perhatian dan dukungan pemerintah pusat.

Audiensi turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan dr. James Hendrik D. Pinontoan dan Plt. Direktur RSD Trikora Demiyanus Soolani, SKM, M.Kes, bersama tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen untuk terus membangun sinergi lintas sektor dan lintas pemerintahan guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin merata, berkualitas, dan mampu menjangkau seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berada di pulau-pulau terluar dan wilayah terpencil. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Sebanyak 195 pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (21/8/2026).

Pelantikan yang dimulai pukul 14.00 WITA tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, jajaran Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh pejabat yang dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan sambutan secara langsung sekaligus memberikan arahan kepada 195 pejabat yang baru dilantik.

Bupati menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar acara seremonial maupun pergantian atau pengisian jabatan dalam struktur pemerintahan. Lebih dari itu, pelantikan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah untuk memastikan roda organisasi pemerintahan berjalan semakin efektif, profesional, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Jabatan yang saudara-saudara emban hari ini adalah amanah dan kepercayaan. Di dalamnya terdapat tanggung jawab yang besar, baik kepada organisasi, kepada pemerintah daerah, kepada masyarakat, maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Bupati dalam sambutannya.

Bupati meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, loyalitas, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Ia juga mengingatkan agar jabatan tidak dipandang sebagai fasilitas atau kebanggaan pribadi, melainkan sebagai ruang untuk mengabdi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan.

Khusus kepada Pejabat Administrator, Bupati berharap mereka mampu menggerakkan organisasi, mengoordinasikan pelaksanaan program, membangun kerja sama, serta memastikan target-target pembangunan dapat dicapai secara efektif dan terukur.

Sementara itu, Pejabat Pengawas diharapkan mampu menjalankan peran strategis dalam memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan, meningkatkan disiplin aparatur, melakukan pengawasan secara objektif, serta memberikan pembinaan kepada jajaran di bawahnya.

“Jangan hanya menjadi pejabat yang mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi pemimpin yang mampu memberikan keteladanan,” pesan Rusli.

Bupati juga mendorong para pejabat untuk membangun komunikasi yang baik dengan pimpinan, rekan kerja, bawahan, dan terutama masyarakat. Lingkungan kerja yang sehat, terbuka, disiplin, dan berorientasi pada penyelesaian masalah dinilai menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Para pejabat diminta menghindari penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, serta berbagai tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Laksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan dan selalu kedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” ujarnya.

Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, Bupati juga meminta agar segera memahami tugas pokok dan fungsi, mempelajari berbagai persoalan yang ada pada unit kerja masing-masing, serta menyusun langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi.

“Jangan menunggu masalah menjadi besar baru kemudian bertindak. Jadilah pejabat yang mampu membaca persoalan, mencari solusi, dan mengambil langkah secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam arahannya, Bupati Rusli Moidady turut mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan membutuhkan aparatur yang mampu bekerja secara kolaboratif, inovatif, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

Perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi, menurutnya, menuntut pemerintah untuk memberikan pelayanan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
Karena itu, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, memanfaatkan teknologi, membangun inovasi, serta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

“Tidak ada perangkat daerah yang dapat bekerja sendiri. Keberhasilan pembangunan daerah adalah keberhasilan kita bersama,” kata Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh 195 pejabat Administrator dan Pengawas yang telah menerima amanah baru. Ia berharap momentum pelantikan tersebut menjadi awal lahirnya energi baru dalam organisasi pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati juga berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak di unit kerja masing-masing, membangun semangat kebersamaan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi terwujudnya pemerintahan yang efektif dan masyarakat Banggai Kepulauan yang semakin sejahtera.

“Buktikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada saudara-saudara dapat dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata, dedikasi, dan prestasi,” pungkasnya.

Pelantikan ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh pejabat yang menerima amanah senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, petunjuk, dan kemudahan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

SK Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas lingkungan Pemerintah Kab. Banggai Kepulauan tanggal 21 Agustus 2026 bisa diakses melalui link :

1. Jabatan Administrator Eselon III.a melalui link: 2016 3700 ess III.a

2. Jabatan Administrator Eselon III.b melalui link: 2026 3701 ess III.b

3. Jabatan Pengawas Eselon IV.a melalui link : 2026 3702 ess IV.a

4. Jabatan Pengawas Eselon IV.b melalui link : 2026 3703 ess IV.b

Lumbi-lumbia, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan mewakili Bupati secara resmi membuka Festival Sea-Sea 2026 yang dilaksanakan di Desa Lumbi-Lumbia, Kecamatan Buko Selatan, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Jejak Luhur Sea-Sea: Dari Hulu Menuju Samudra, Warisan Untuk Dunia”.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Moh. Aris Susanto, disampaikan bahwa festival ini merupakan momentum penting untuk mengangkat nilai-nilai budaya lokal yang diwariskan oleh leluhur agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Festival Sea-Sea bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam memperkenalkan potensi daerah, baik dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, maupun kearifan lokal masyarakat Banggai Kepulauan.

Pemerintah daerah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat Desa Lumbi-Lumbia bersama tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah berinisiatif dan berkolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menggali potensi desa, mengembangkan inovasi, serta memperkuat pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Festival ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata, kuliner, kerajinan, dan promosi potensi lokal. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat identitas daerah serta menanamkan rasa bangga terhadap budaya sendiri, khususnya bagi generasi muda.

Kabupaten Banggai Kepulauan sendiri memiliki kekayaan alam dan budaya yang melimpah, mulai dari keindahan bentang laut hingga tradisi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Potensi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Melalui Festival Sea-Sea 2026, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya, bahasa daerah, adat istiadat, serta kearifan lokal agar tidak tergerus oleh arus globalisasi.

Mengakhiri sambutan Bupati, Sekretaris Daerah secara resmi membuka kegiatan dengan harapan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, sukses, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Festival Sea-Sea 2026 secara resmi dinyatakan dibuka,” tutu Aris.

Turut hadir Fadhilatul Ulfa (Staf Strategi Investasi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia), Ariesta Noer. P (Staf Promosi Investasi kementerian Pariwisata Republik Indonesia), Kepala Dinas Pariwisata Banggai Kepulauan, Kepala BPS Banggai Kepulauan, Camat Buko Selatan, Kepala Desa se Kecamatan Buko Selatan, Mahasiswa KKN UGM yogyakarta, Pelaku Budaya Banggai Kepulauan, dan masyarakat setempat. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan sukses digelar bertempat di Aula SMK Negeri 1 Tinangkung. Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi dan berbagi praktik baik antar pendidik dari berbagai jenjang pendidikan, Sabtu (18/07/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua IGI, Koordinator Pengawas, Ketua PGRI, Ketua AGPAII, Ketua MGMP Mata Pelajaran, para kepala sekolah, guru TK/SD/SMP/MTs/SMA/SMK se-Kabupaten Banggai Kepulauan, serta peserta Temu Pendidik Nusantara XIII lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, mitra, dan pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Pendidikan hari ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan berkolaborasi. Tema Cita-cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia mengandung makna yang sangat mendalam, yaitu bagaimana kita membentuk generasi yang tetap berakar pada nilai-nilai lokal, namun mampu bersaing di tingkat global,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan bangsa, tempat lahirnya nilai gotong royong, toleransi, serta kearifan lokal yang harus terus dijaga dan dikembangkan melalui pendidikan.

“Peran pendidik sangat strategis. Guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga penggerak perubahan, pembimbing karakter, dan inspirator bagi lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” tambahnya.

Melalui forum Temu Pendidik Nusantara XIII ini, Bupati berharap akan lahir berbagai inovasi, gagasan, dan praktik baik yang dapat diterapkan di satuan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

“Pemerintah Kabupaten berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta pemerataan akses pendidikan sebagai investasi terbaik bagi masa depan daerah,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum ini sebagai ruang kolaborasi dalam memperkuat jejaring antar pendidik.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai langkah bersama dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi masa depan. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Temu Pendidik Nusantara XIII secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutup Bupati.

Kegiatan Temu Pendidik Nusantara XIII diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran guru sebagai agen perubahan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id –  Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT, AIFO melakukan audiensi dengan Direktorat Sungai dan Pantai Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Jumat (19/6/ 2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Direktur Sungai dan Pantai tersebut diterima langsung oleh Plt. Direktur Sungai dan Pantai, Mochammad Dian Alma’ruf.

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air yang dinilai penting bagi keselamatan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan sejumlah usulan bantuan peningkatan infrastruktur sumber daya air yang menjadi kebutuhan mendesak di beberapa wilayah pesisir dan daerah aliran sungai di Banggai Kepulauan.

Usulan yang diajukan meliputi pembangunan dan penguatan tanggul pantai di sejumlah desa yang rentan terhadap abrasi dan gelombang pasang, yakni Desa Sabang, Desa Balalon, Desa Bakalinga, Desa Luksagu, Desa Paisubatu, dan Desa Lalong.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan program normalisasi sungai di Desa Okumel dan Desa Manggalai guna mengurangi risiko banjir, memperlancar aliran air, serta mendukung aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sumber daya air memiliki peran strategis dalam menjaga kawasan pesisir, melindungi permukiman warga, serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap dampak perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi.

Menanggapi usulan tersebut, Plt. Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PU, Mochammad Dian Alma’ruf, menyambut baik aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan. Ia menyatakan bahwa usulan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berlaku di lingkungan Kementerian PU.

Audiensi berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kolaborasi. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat serta penguatan ketahanan wilayah pesisir di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

SALAKAN, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar acara resmi untuk menyambut kembali kepulangan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang telah selesai berjuang pada ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Sigi. Acara penjemputan ini berlangsung khidmat bertempat di Rumah Jabatan Bupati, Senin (15/6/2026).

​Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kembali dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kafilah, panitia, pelatih, pembina, serta official. Beliau menegaskan bahwa prestasi yang diraih merupakan buah dari proses panjang, ikhtiar sungguh-sungguh, doa yang tidak putus, serta kerja konsisten.

​Perjuangan kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan pada MTQ ke-XXXI kali ini membuahkan hasil yang sangat menggembirakan. Banggai Kepulauan sukses menembus Peringkat Juara Umum Ke-6 dari 13 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah dengan total membawa pulang 22 gelar juara.

​Rincian perolehan gelar juara yang berhasil diraih adalah sebagai berikut:

  • 3 Gelar Juara I
  • 3 Gelar Juara II
  • 4 Gelar Juara III
  • 12 Gelar Juara Harapan I sampai dengan Juara Harapan III

​”Capaian ini merupakan prestasi yang patut kita banggakan bersama dan menjadi bukti bahwa putra-putri terbaik Banggai Kepulauan memiliki kemampuan dan kualitas yang mampu bersaing di tingkat provinsi,” ujar Rusli Moidady.

​Meski sempat menghadapi kendala terkait akomodasi pada awal kedatangan di Kabupaten Sigi, Bupati memuji keteguhan seluruh tim yang tetap solid, kompak, dan saling mendukung. Semangat juang yang tidak surut tersebut dinilai tidak lepas dari kepemimpinan para pimpinan kafilah yang mampu mengayomi dan memotivasi seluruh anggota.

​Selain itu, Bupati secara khusus memberikan penghargaan kepada para pelatih lokal Kabupaten Banggai Kepulauan. Dedikasi dan kompetensi mereka membuktikan bahwa daerah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas yang mampu menghasilkan prestasi tanpa harus selalu bergantung pada pelatih luar daerah.

​Menutup sambutannya, Bupati berpesan agar prestasi ini tidak membuat kafilah cepat puas diri, melainkan menjadi pijakan dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten Banggai Kepulauan demi menghadapi ajang MTQ yang akan datang. Beliau berharap keberhasilan ini membawa keberkahan bagi daerah serta semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar rapat pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, yang telah disampaikan pada 26 Mei di Palu.

Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan, Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, Kepala BPKAD, Bappeda, Inspektorat, camat, kepala puskesmas, serta unsur perangkat daerah lainnya, Kamis (4/6/2026).

Inspektur Inspektorat Banggai Kepulauan, Dra. Jeane Rorimpandey, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan BPK RI menghasilkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang dinilai sebagai capaian penting pemerintah daerah. Namun demikian, masih terdapat sejumlah catatan yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh perangkat daerah.

“Opini WTP ini merupakan komitmen bersama seluruh OPD. Namun masih terdapat 13 rekomendasi yang harus menjadi perhatian serius kita semua,” ujar Jeane.

Beberapa temuan utama yang disoroti antara lain kelebihan pembayaran tunjangan pegawai akibat tidak mutakhirnya data kepegawaian, belanja barang dan jasa yang tidak sesuai ketentuan seperti perjalanan dinas, honorarium, serta belanja listrik yang berulang menjadi temuan. Selain itu, terdapat pula temuan pada belanja hibah, pengadaan barang, hingga pekerjaan infrastruktur yang mengalami kelebihan pembayaran.

Jeane menegaskan perlunya pembaruan data kepegawaian secara berkala, termasuk rekonsiliasi data setiap enam bulan antara BKPSDM, OPD, dan pengelola gaji di BPKAD. Ia juga menyoroti pentingnya ketertiban administrasi perjalanan dinas dan penguatan dasar hukum dalam pembayaran honorarium agar tidak kembali menjadi temuan berulang.

“Beberapa temuan ini bersifat berulang setiap tahun. Ini harus menjadi perhatian serius agar tidak terus terjadi,” tegasnya.

Selain itu, Inspektorat juga menyoroti pengelolaan aset daerah yang masih lemah, termasuk barang milik daerah yang tidak jelas keberadaannya, belum tertibnya pencatatan, serta aset yang masih dikuasai namun tidak tercatat secara administrasi.

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, S.T.,M.T.,AIFO dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas capaian opini WTP tersebut, namun menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diikuti dengan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK secara optimal.

“Meraih WTP itu sulit, tetapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Kita hanya memiliki waktu 60 hari untuk menyelesaikan tindak lanjut ini dengan target minimal 80 persen,” tegas Bupati.

Ia juga meminta seluruh OPD membentuk tim percepatan tindak lanjut dan melakukan evaluasi berkala. Menurutnya, beberapa temuan bersifat berulang sehingga diperlukan perubahan pola kerja dan penguatan disiplin administrasi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah menambahkan bahwa tindak lanjut akan dilakukan melalui jadwal terstruktur mulai 15 Juni, dengan mekanisme evaluasi bertahap hingga pemanggilan OPD yang progresnya rendah.

“Target kita adalah minimal 80 persen tindak lanjut dalam 60 hari. Bahkan kita dorong bisa lebih dari itu,” ujarnya.

Rapat tersebut juga menyoroti penguatan pengelolaan aset daerah, penertiban piutang PBB-P2, serta peningkatan koordinasi antara pemerintah desa dan perangkat daerah terkait pendapatan daerah.

Kegiatan diakhiri dengan penegasan bahwa seluruh rekomendasi BPK harus segera ditindaklanjuti secara terukur, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Rusli Moidady secara resmi melepas keberangkatan Kafilah Banggai Kepulauan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026, Kamis (4/6/2026).

Acara dihadiri unsur Forkopimda, Anggota DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI, Ketua LPTQ, para kepala perangkat daerah, pelatih, pembina, official, pendamping, serta seluruh peserta kafilah.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena seluruh peserta dan tamu undangan dapat menghadiri acara pelepasan dalam keadaan sehat dan penuh semangat untuk mengemban amanah mewakili daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pembina, pelatih, official, dan peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih prestasi, melainkan juga merupakan sarana syiar Islam yang bertujuan meningkatkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, para peserta yang tergabung dalam kafilah tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga mengemban tugas sebagai duta syiar Islam yang akan memperkenalkan karakter masyarakat Banggai Kepulauan yang religius dan berakhlak mulia.

Bupati berpesan kepada seluruh anggota kafilah agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, percaya diri, serta menjaga kekompakan dan sportivitas. Ia berharap para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik yang telah diasah selama masa pembinaan dan pelatihan.

“Jadikan setiap penampilan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Prestasi memang menjadi harapan kita bersama, namun yang lebih penting adalah menunjukkan akhlak yang baik, menjaga nama baik daerah, serta menjalin ukhuwah Islamiyah dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Tengah,” pesannya.

Kepada para pembina dan official, Bupati juga meminta agar terus memberikan pendampingan, motivasi, dan perhatian kepada seluruh peserta sehingga mereka dapat tampil maksimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan pada berbagai cabang MTQ, seperti tilawah, tahfiz, tafsir, dan cabang-cabang lainnya.

“Semoga upaya yang kita lakukan bersama dapat melahirkan generasi Qurani yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan secara resmi melepas keberangkatan kafilah dengan mengucapkan, “Dengan memohon ridha Allah SWT, Bismillahirrahmanirrahim, Kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi saya lepas.”

Pelepasan kafilah tersebut menjadi wujud dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap para peserta yang akan berjuang membawa nama harum Kabupaten Banggai Kepulauan di ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Diharapkan para peserta mampu meraih prestasi terbaik sekaligus menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. (Decky-KOMINFO)