Salakan, BanggaiKep.go.id— Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, S.T.M.T., AIFO resmi melepas Kontingen Kabupaten Banggai Kepulauan yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2026. Pelepasan berlangsung di ruang rapat kantor Bupati dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Ketua  Kontingen, Staf Dispora dan para atlet, pada Rabu, (19/8/ 2026).

Ketua Kontingen, Samel Bagilis, S.Sos., M.M., dalam laporannya mengatakan kontingen telah mempersiapkan atlet melalui sejumlah tahapan seleksi sebelum diberangkatkan ke Kabupaten Buol sebagai lokasi pelaksanaan POPDA XXIV.

“Dengan segala keterbatasan yang kita miliki, semangat dan tekad untuk berprestasi tidak pernah padam,” kata Samel.

Menurut dia, POPDA XXIV mempertandingkan empat cabang olahraga. Namun, dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran, Banggai Kepulauan hanya mengirimkan kontingen pada cabang olahraga bola voli, masing-masing kategori putra dan putri.

Samel mengatakan proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi untuk memastikan status pelajar aktif dan memenuhi persyaratan, uji fisik untuk mengukur kebugaran, stamina dan kekuatan, hingga pengujian kemampuan dasar bola voli seperti passing, service, smash, serta pemahaman strategi dan kesiapan mental.

“Dari ratusan pelajar yang kami seleksi, akhirnya terpilih 21 orang terbaik yang akan kita kirimkan untuk bertanding. Mereka adalah benih-benih harapan baru bagi olahraga Kabupaten Banggai Kepulauan,” ujarnya.

Kontingen tersebut terdiri atas 12 atlet bola voli putra, sembilan atlet bola voli putri, satu tenaga medis, serta pendamping dan official. Total personel yang akan diberangkatkan sebanyak 34 orang.

Sebelum bertolak, para atlet menjalani pemusatan latihan atau training center selama empat hari, 16-19 Agustus 2026, di Lapangan Bola Voli Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banggai Kepulauan.

POPDA XXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada 19-29 Agustus 2026 di Kabupaten Buol. Kontingen Banggai Kepulauan akan menempuh perjalanan menuju lokasi melalui jalur laut dan darat. Pembiayaan kegiatan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Selanjutnya Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady meminta para atlet tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjaga nama baik daerah selama mengikuti pertandingan.

“Keberangkatan saudara-saudara bukan sekadar untuk mengikuti pertandingan. Kalian berangkat membawa nama baik Kabupaten Banggai Kepulauan dan harapan seluruh masyarakat,” kata Rusli.

Ia meminta para atlet bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Jangan takut menghadapi lawan. Jangan merasa rendah diri karena kita berasal dari daerah kepulauan. Tunjukkan bahwa anak-anak Banggai Kepulauan mampu bersaing dan memiliki semangat juang yang tinggi,” ujarnya.

Rusli bahkan menegaskan target tinggi kepada tim bola voli yang menjadi satu-satunya cabang olahraga yang diikuti Banggai Kepulauan.

“Cabang olahraga yang dilombakan ada empat, kita hanya mengirimkan satu cabang olahraga, yaitu voli. Artinya kita harus juara. Tidak ada pilihan lain. Kita harus juara karena kalau tidak juara di voli, kita juara di mana lagi?” kata Rusli.

Meski demikian, Rusli mengingatkan atlet agar tidak bermain secara individual. Kekompakan dan kerja sama tim, menurut dia, menjadi kunci menghadapi pertandingan.

“Harus tanamkan mental menang, mental juara. Yang penting disiplin, kerja kompak, jangan ada yang egois. Kalau ada kesempatan, berikan kepada teman,” katanya.

Rusli mengatakan medali memang menjadi target, tetapi karakter atlet sebagai pelajar juga harus dijaga. Para atlet diminta menghormati lawan dan wasit, menjaga kekompakan, serta tidak mudah menyerah.

“Yang lebih penting adalah bagaimana kalian menunjukkan karakter sebagai atlet dan pelajar yang baik. Hormati lawan, hargai wasit, jaga kekompakan, serta jangan mudah menyerah. Berikan kemampuan terbaik dan berjuang sampai akhir,” ujar dia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, official, pendamping, sekolah, orang tua dan seluruh pihak yang telah mendukung pembinaan para atlet.

Menurut Rusli, pemerintah daerah akan terus mendorong pembinaan olahraga, terutama bagi generasi muda. POPDA, kata dia, bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari proses mencetak atlet muda yang berprestasi dan berkarakter.

“Ketika kalian mengenakan seragam kontingen dan memasuki arena pertandingan, ingatlah bahwa di belakang kalian ada keluarga, pelatih, sekolah, pemerintah daerah dan masyarakat Banggai Kepulauan yang terus mendukung dan mendoakan perjuangan kalian,” katanya.

Rusli meminta para atlet tidak terbebani dengan hasil akhir pertandingan. Mereka diminta fokus memberikan penampilan terbaik di setiap laga.

“Jangan takut kalah. Takutlah jika kita tidak memberikan yang terbaik. Jangan berpikir nanti melawan siapa, tetapi berpikir bagaimana memaksimalkan permainan yang terbaik,” ujarnya.

Ia optimistis kerja keras, disiplin, doa dan semangat pantang menyerah akan membawa hasil terbaik bagi kontingen Banggai Kepulauan.

Rusli juga menjanjikan apresiasi bagi atlet apabila mampu meraih prestasi dalam ajang tersebut. “Kalau dapat juara, saya dan Pak Wakil Bupati akan memberikan hadiah sebagai bentuk dukungan supaya anak-anak semakin semangat,” katanya.

Selain prestasi, Rusli mengingatkan para atlet untuk menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti POPDA. Pola tidur dan asupan makanan harus diperhatikan agar kebugaran tetap terjaga selama pertandingan.

Ia meminta atlet menghindari makanan yang dapat mengganggu kondisi tubuh dan mengutamakan makanan bergizi. Tenaga medis yang ikut dalam kontingen juga diminta aktif memantau kondisi para atlet.

“Kalau ada yang merasa kurang nyaman, segera sampaikan kepada petugas kesehatan supaya bisa ditangani,” kata Rusli.

Dengan mengandalkan satu cabang olahraga, bola voli putra dan putri, Banggai Kepulauan berharap kontingen yang berjumlah 34 orang tersebut mampu membawa pulang prestasi sekaligus menunjukkan bahwa atlet dari daerah kepulauan mampu bersaing di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. (Roy-KOMINFO)