Salakan, BanggaiKep.go.id– Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong penguatan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang implementasi kas non tunai dan penyaluran anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ke seluruh puskesmas di Kabupaten Banggai Kepulauan, yang dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Bank Mandiri dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan mengenai layanan Mandiri Payroll, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Banggai Kepulauan, turut hadir Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Cabang Bank Mandiri Cabang Salakan, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di sektor pelayanan kesehatan, khususnya dalam pengelolaan keuangan BLUD di lingkungan puskesmas.

Melalui implementasi sistem kas non tunai, proses penyaluran anggaran BLUD diharapkan menjadi lebih cepat, aman, efisien, dan mudah dipantau. Sementara itu, layanan Mandiri Payroll akan mempermudah pengelolaan pembayaran gaji maupun hak-hak pegawai secara elektronik melalui sistem perbankan yang terintegrasi.

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa digitalisasi tata kelola keuangan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi perbankan akan memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, sekaligus mendukung percepatan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Cabang Bank Mandiri Cabang Salakan Adrianto Padeatu menyatakan komitmennya untuk mendukung program digitalisasi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui penyediaan layanan perbankan yang aman, modern, dan mudah diakses.

“Bank Mandiri juga siap memberikan pendampingan dalam implementasi sistem agar dapat berjalan secara optimal,” ujar Adrianto Padeatu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan dr. James H.D. Pinontoan berharap kerja sama tersebut mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan BLUD di seluruh puskesmas, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin berkualitas dan berkesinambungan.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang modern, efisien, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Rapat Kerja (Raker) Pengurus KONI Kabupaten Banggai Kepulauan Periode 2025–2029 di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu (5/8/2026).

Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua KONI Kabupaten Banggai Kepulauan Moh. Aris Susanto serta dihadiri jajaran pengurus KONI. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah.

Dalam arahannya, Ketua KONI Banggai Kepulauan menegaskan bahwa seluruh pengurus harus tetap menjaga semangat, kekompakan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam membangun organisasi olahraga.

Menurutnya, berbagai dinamika yang terjadi dalam proses pembentukan kepengurusan hingga pelantikan tidak boleh menjadi penghalang untuk memajukan olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan. Sebaliknya, hal tersebut harus menjadi pembelajaran agar organisasi semakin solid dan mampu bekerja secara profesional.

“Kita mengurus olahraga, sehingga jiwa sportivitas harus selalu menjadi landasan dalam setiap langkah organisasi. Mari kita tinggalkan berbagai perbedaan dan fokus membangun prestasi olahraga daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KONI juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah yang saat ini mengalami keterbatasan menuntut seluruh cabang olahraga untuk menyusun program secara efektif, efisien, dan terukur.

Oleh karena itu, setiap cabang olahraga diminta melakukan pemetaan potensi atlet berdasarkan hasil evaluasi prestasi sehingga pemberangkatan kontingen menuju Porprov benar-benar diprioritaskan kepada atlet yang memiliki peluang besar meraih medali.

Selain membahas persiapan Porprov, rapat kerja juga membahas penyusunan program kerja KONI periode 2025–2029, penguatan koordinasi antar bidang, peningkatan pembinaan atlet, serta strategi peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Ketua KONI berharap seluruh pengurus dan cabang olahraga terus menjaga sinergi serta memperkuat komunikasi agar setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik.

Melalui rapat kerja ini, KONI Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen membangun organisasi yang semakin solid, profesional, dan berorientasi pada prestasi, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berdaya saing yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Banggai Kepulauan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi maupun kompetisi olahraga di tingkat yang lebih tinggi. (Decky-KOMINFO)