Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memulai pembangunan ruang Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Trikora Salakan melalui prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Serfi Kambey, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang digelar di halaman RSUD Trikora Salakan itu dihadiri Penjabat Direktur RSUD Trikora Salakan, serta jajaran tenaga kesehatan dan staf rumah sakit.
Peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan fasilitas Cathlab yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan menegaskan bahwa pembangunan ruang Cathlab merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada fasilitas kesehatan di luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.
Menurut Serfi, kehadiran fasilitas Cathlab nantinya akan mempercepat proses diagnosis dan tindakan medis bagi pasien dengan gangguan jantung maupun pembuluh darah, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan RSUD Trikora sebagai rumah sakit rujukan di Banggai Kepulauan.
Sementara itu, Penjabat Direktur RSUD Trikora Salakan Demiyanus Soolani, SKM., M.Kes menyampaikan bahwa pembangunan ruang Cathlab menjadi langkah strategis dalam pengembangan layanan rumah sakit. Selain menghadirkan sarana yang lebih modern, pembangunan tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung sederhana namun penuh makna. Wakil Bupati bersama Pj. Direktur RSUD Trikora melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pembangunan ruang Cathlab dapat selesai sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat di wilayah kepulauan. (Roy-KOMINFO)








