Salakan, BanggaiKeo.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala BPKAD, Inspektorat, Dinas Kominfo, pimpinan perbankan daerah, para kepala perangkat daerah terkait, seluruh camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, serta peserta undangan lainnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan tiga narasumber/pemateri, yaitu: Perwakilan Kantor Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran, Bapak Moh. Arfan (secara daring), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI yang diwakili oleh Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Industri Manufaktur, Agro, Farmasi, dan Kesehatan, Bapak Moch. Edy (secara daring) dan Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Rizka Dwi Putri.

Dalam sambutan Wakil Bupati Banggai Kepulauan yang disampaikan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa pelaksanaan HLM TP2DD dan TPID merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel, khususnya melalui percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar instansi dalam mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas harga, terutama menjelang hari besar keagamaan. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk berbagi informasi, mengevaluasi kinerja, serta merumuskan strategi efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi daerah.

Dalam rangka pengendalian inflasi, terdapat tiga fokus utama, yakni menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok, mendorong produktivitas sektor ekonomi termasuk pertanian dan UMKM, serta meningkatkan nilai tambah sektor pertanian guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, dalam aspek digitalisasi, TP2DD terus didorong untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah melalui sistem elektronik. Dalam dua tahun terakhir, transaksi non-tunai pajak daerah mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 73 persen, menunjukkan kemajuan dalam implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah berharap dapat memperkuat komitmen bersama dalam mengakselerasi implementasi ETPD, meningkatkan sinergi lintas sektor, serta menyusun langkah strategis yang lebih konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi membuka kegiatan Ajang Talenta Lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Kota Salakan, Senin (18/05/2026).

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Ketua DPRD Arkam Supu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jamaluddin Ahmad, unsur Forkopimcam, para camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, serta kontingen peserta dari 12 kecamatan.

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 10.00 WITA dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Moh. Yusuf Ahmad, serta laporan dari Ketua Panitia.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Sekretaris Jamaluddin Ahmad menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.

Menurutnya, melalui kegiatan O2SN dan FLS3N, para siswa dapat belajar tentang disiplin, kerja keras, kreativitas, serta nilai sportivitas dan kerja sama.

“Ajang ini memiliki makna penting sebagai sarana pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta peningkatan prestasi peserta didik. Ini juga menjadi ruang positif bagi siswa untuk menyalurkan kemampuan dan membangun rasa percaya diri,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa O2SN dan FLS3N merupakan agenda penting dalam dunia pendidikan karena menjadi wadah pengembangan potensi siswa di bidang olahraga, seni, dan sastra.

“Pendidikan bukan hanya tentang kemampuan akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri. Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi muda yang sehat, cerdas, kreatif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan ajang ini sebagai sarana untuk belajar dan mengembangkan diri. Ia berharap dari kegiatan ini akan lahir atlet dan generasi kreatif yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Kegiatan pembukaan berakhir pada pukul 10.50 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Ajang O2SN dan FLS3N tahun 2026 ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mencetak generasi unggul serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan pemusnahan arsip perangkat daerah di halaman depan Kantor Bupati Banggai Kepulauan dalam suasana tertib dan lancar, Senin (18/5/2026).

Kegiatan dimulai pada pukul 08.38 WITA dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto, Staf Ahli Setda Muchsin HS. Yasano, Kepala Inspektorat Dra. Jeans Rorimpandey, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Acara diawali dengan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Dinas Perpustakaan, Ratnasari N. Turungku. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa arsip merupakan memori kolektif bangsa yang memiliki peran penting sebagai sumber informasi, alat bukti yang sah, serta dasar dalam pengambilan kebijakan.

Ia juga menyampaikan bahwa pemusnahan arsip yang dilakukan merupakan bagian dari upaya penataan kearsipan, khususnya terhadap arsip yang telah habis masa retensinya dan telah melalui proses penilaian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan dokumen serta mendorong pengelolaan arsip yang lebih sistematis dan akuntabel.

Sementara itu, sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Wakil Bupati Serfi Kambey menekankan bahwa pemusnahan arsip merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik.

Ia menegaskan bahwa arsip bukan sekadar tumpukan dokumen, melainkan sumber informasi, bahan pertanggungjawaban, serta bukti penyelenggaraan pemerintahan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa proses pemusnahan arsip tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan telah melalui tahapan penilaian, verifikasi, serta persetujuan sesuai dengan jadwal retensi arsip. Arsip yang dimusnahkan adalah arsip yang tidak lagi memiliki nilai guna administratif, hukum, keuangan, maupun sejarah.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan arsip, baik konvensional maupun elektronik, serta mengoptimalkan penggunaan aplikasi SRIKANDI sebagai bagian dari transformasi menuju pemerintahan digital yang transparan dan akuntabel.

Prosesi pemusnahan arsip dilakukan melalui pembakaran sebagai simbol penyelesaian siklus pengelolaan arsip. Kegiatan berakhir pada pukul 08.50 WITA dan berlangsung dengan aman serta lancar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya tertib arsip semakin tertanam di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi membuka kegiatan Pertemuan Peningkatan Tata Kelola dan Monitoring Pembudayaan Hidup Sehat yang bertempat di Aula Hotel Faawas Salakan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banggai Kepulauan, para kepala perangkat daerah, narasumber Dinas Kesehatan Provinsi, serta seluruh peserta kegiatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan pertemuan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat koordinasi, meningkatkan tata kelola program kesehatan, serta memastikan pembudayaan hidup sehat dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Kesehatan merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah. Masyarakat yang sehat akan lebih produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Wakil Bupati juga menekankan bahwa saat ini daerah menghadapi berbagai tantangan kesehatan, baik terkait pola hidup masyarakat, sanitasi lingkungan, gizi, penyakit menular, maupun penyakit tidak menular. Oleh karena itu, diperlukan tata kelola program kesehatan yang baik, terarah, terukur, serta mampu menjangkau hingga ke tingkat desa dan keluarga.

“Melalui kegiatan ini, ia berharap terjalin sinergi dan koordinasi yang semakin kuat dalam pelaksanaan program pembudayaan hidup sehat, termasuk penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), peningkatan aktivitas fisik, konsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin”.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan dan kader kesehatan yang selama ini telah bekerja di lapangan dalam memberikan pelayanan, edukasi, dan pendampingan kepada masyarakat. Menurutnya, tugas tersebut merupakan pengabdian yang mulia karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah Daerah, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai program kesehatan demi terwujudnya masyarakat Banggai Kepulauan yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghasilkan langkah-langkah konkret, solusi, dan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan kualitas tata kelola kesehatan masyarakat. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi perangkat daerah se-Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2026, Selasa (12/5/2026).

Peserta kegiatan ini merupakan para Admin dan pengelola aplikasi srikandi perangkat daerah se Kab. Banggai Kepulauan bertempat di ruang rapat kantor Bupati Banggai Kepulauan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pengelolaan arsip berbasis digital yang modern, terintegrasi, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Setda Muchsin H. S. Yasano, S.Ag menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut pemerintah untuk terus beradaptasi, khususnya dalam penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Salah satu langkah nyata adalah melalui implementasi aplikasi SRIKANDI sebagai sistem pengelolaan arsip dan tata naskah dinas secara elektronik.

“Aplikasi SRIKANDI merupakan bagian penting dari transformasi digital pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan arsip. Ini bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjamin keamanan dan keteraturan arsip daerah,” ujarnya.

Doc: Dispusip Bangkep

Melalui kegiatan Bimtek ini, peserta diharapkan dapat memahami secara menyeluruh tata cara penggunaan aplikasi SRIKANDI, mulai dari pengelolaan surat masuk dan keluar, disposisi elektronik, hingga pengarsipan dokumen secara digital dan terintegrasi.

Muchsin juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi SRIKANDI sangat bergantung pada komitmen dan kesiapan seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar setelah pelatihan, aplikasi tersebut dapat diimplementasikan secara optimal di masing-masing instansi.

Selain itu, sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah dinilai sangat penting dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah, guna mewujudkan birokrasi yang profesional, modern, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengelola arsip dan operator perangkat daerah dalam mengoperasikan aplikasi SRIKANDI secara baik dan benar.

Ia berharap, melalui Bimtek ini, aplikasi SRIKANDI tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai alat utama dalam mendukung tata kelola administrasi pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Di akhir sambutannya, Bupati secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Aplikasi SRIKANDI dengan harapan kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pengelolaan arsip elektronik yang tertib dan berkualitas di daerah. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Paskah Oikumene Kabupaten Banggai Kepulauan yang dirangkaikan dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Banggai Kepulauan Bermazmur Tahun 2026 yang di hadiri langsung oleh Pdt. Yandi Manobe, S, Th. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, serta tokoh lintas agama. Selain itu, hadir pula para camat, kapolsek, pimpinan perbankan, para pendeta, pelayan gereja, tokoh masyarakat, serta seluruh jemaat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menyampaikan bahwa perayaan Paskah merupakan momentum penting bagi umat Kristiani untuk mengenang kasih Tuhan melalui kebangkitan Yesus Kristus yang membawa harapan baru, kemenangan atas dosa, dan kehidupan yang kekal.

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi penguat iman serta mendorong kehidupan yang penuh kasih, pengharapan, dan persatuan di tengah masyarakat.

Kegiatan KKR Banggai Kepulauan Bermazmur juga dinilai sebagai sarana strategis dalam mempererat persekutuan antar umat, memperdalam iman, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui pujian dan penyembahan, umat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta menghadirkan damai sejahtera dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia serta pihak-pihak yang telah bekerja keras dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Diharapkan seluruh usaha dan pengorbanan yang telah diberikan mendapat berkat yang melimpah dari Tuhan.

Lebih lanjut, ditegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan keagamaan seperti ini karena tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang toleran, saling menghargai, dan hidup dalam kebersamaan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kerukunan dan persatuan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Mengakhiri sambutannya, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menjadikan momentum Paskah sebagai titik tolak untuk berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.

Dengan penuh sukacita dan rasa syukur, kegiatan Paskah Oikumene Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Banggai Kepulauan Bermazmur Tahun 2026 secara resmi dinyatakan dibuka.

“Diharapkan, seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta membawa berkat bagi seluruh masyarakat Banggai Kepulauan” terang Serfi. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar rapat pertemuan penyusunan dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Kamis (9/4/2026).

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto, SE., M.E., Kepala Dinas DP3AP2KB Ramlin M. Hamid, S.Pd.SD., M.AP., Kepala Bappeda Dr. Haryono Orab, S.Pd., S.Sos., M.M., serta Kepala Badan Pusat Statistik Hendra Setiawan, S.ST. Turut hadir sebagai narasumber Prof. Chairil Anwar dan Muh. Rosni dari BKKBN.

Sambutan Bupati Banggai Kepulauan disampaikan oleh Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pembangunan kependudukan merupakan salah satu pilar strategis dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Pembangunan kependudukan tidak hanya berbicara mengenai jumlah penduduk, tetapi juga mencakup kualitas, persebaran, mobilitas, serta administrasi kependudukan yang tertata dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penyusunan dokumen GDPK menjadi langkah penting sebagai arah kebijakan pembangunan kependudukan untuk lima tahun ke depan.

Dokumen ini diharapkan mampu menjadi pedoman dalam merumuskan program dan kegiatan lintas sektor yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dan memberikan kontribusi aktif dalam penyusunan dokumen GDPK, sehingga menghasilkan perencanaan yang komprehensif dan tepat sasaran demi peningkatan kualitas hidup masyarakat Banggai Kepulauan.

Rapat berlangsung dengan diskusi dan pemaparan materi dari narasumber, serta diakhiri dengan penyusunan rekomendasi sebagai bahan penyempurnaan dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melalui Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) menggelar rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (16/3/2026).

Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bappeda dan Litbang selaku Ketua Pokja PUG ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady.

Dalam rapat tersebut, sejumlah poin penting berhasil disepakati sebagai langkah strategis pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) tahun 2026 di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Salah satu hasil utama rapat adalah penyusunan Rencana Kerja Pokja PUG dan Rencana Aksi Daerah PUG. Selain itu, juga disepakati penguatan kelembagaan Pokja dan focal point, termasuk revitalisasi keanggotaan melalui pengusulan Surat Keputusan (SK) Pokja PUG Tahun 2026.

Untuk meningkatkan efektivitas implementasi PUG, rapat juga menekankan pentingnya memperkuat sistem dan kemitraan antar perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender dalam setiap program dan kegiatan pembangunan.

Sebagai upaya peningkatan kapasitas, akan dilaksanakan pelatihan teknis analisis gender bagi anggota Pokja dan focal point, yang direncanakan melalui platform daring (zoom). Seluruh perangkat daerah juga diminta segera menyusun Dokumen Anggaran Responsif Gender (ARG) Tahun 2026.

Tim Pokja PUG juga akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap pelaksanaan PUG di setiap OPD guna memastikan implementasi berjalan sesuai rencana.

Selain itu, rapat menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan capaian nilai evaluasi PUG melalui Anugerah Parahita Ekapraya (APE), dengan target mencapai kategori Pratama pada tahun 2027 dengan nilai antara 501 hingga 600.

Komitmen lainnya mencakup penyusunan dokumen Gender Budget Action (GAB) tahun 2026 serta penyediaan data terpilah gender di seluruh perangkat daerah sebagai dasar perencanaan yang lebih akurat dan responsif.

Sebagai penunjang evaluasi, Pokja PUG juga akan menyusun template dalam pemenuhan eviden evaluasi PUG.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah disepakati, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan optimistis pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dapat berjalan lebih optimal, serta mampu mendorong terwujudnya pembangunan yang adil, setara, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady. Rapat ini menjadi momentum penting dalam menyatukan komitmen seluruh perangkat daerah terhadap pelaksanaan pengarusutamaan gender di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi pembangunan yang bertujuan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui pengintegrasian pengalaman, aspirasi, kebutuhan, serta permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam seluruh proses pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi PUG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembangunan daerah.

Hal ini diperkuat dengan Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 24 Tahun 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan.

Sebagai tindak lanjut dari regulasi tersebut, pelaksanaan PUG harus didukung oleh tujuh prasyarat pembangunan, yaitu perencanaan responsif gender, penganggaran responsif gender, pelaksanaan program dan kegiatan, pemantauan, evaluasi, pengawasan, serta pelaporan secara berkala. Ketujuh aspek ini menjadi fondasi penting agar kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat yang setara bagi perempuan dan laki-laki.

Melalui rapat Pokja PUG Tahun 2026 ini, pemerintah daerah juga menyusun Rencana Kerja Pokja PUG serta Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender. Dokumen ini diharapkan menjadi pedoman bersama bagi seluruh perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan merata tanpa memandang jenis kelamin.

Menutup kegiatan, rapat Pokja Pengarusutamaan Gender (PUG) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026 secara resmi dibuka dengan harapan seluruh peserta dapat menjalankan tugas dan pengabdian dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menghadiri audiensi bersama sejumlah Bupati dari berbagai daerah di Indonesia dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rusli Moidady menyampaikan secara langsung kondisi lapangan di Kabupaten Banggai Kepulauan, termasuk capaian yang telah diraih serta berbagai kebutuhan konkret dalam pengembangan sektor pertanian di daerah.

Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk mendorong pengembangan pertanian terintegrasi yang menggabungkan berbagai sektor, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, peternakan hingga agrowisata.

“Harapan kami tumbuh bersama untuk pertanian, wisata, dan hilirisasi sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Bupati Rusli Moidady dalam audiensi tersebut.

Selain itu, Bupati Rusli juga menyampaikan sejumlah usulan prioritas untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di Banggai Kepulauan. Beberapa di antaranya yakni pengembangan budidaya padi, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pengembangan komoditas kelapa yang memiliki potensi besar di wilayah Banggai Kepulauan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa berbagai usulan dari daerah akan ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis bersama jajaran Kementerian Pertanian.

Ia juga mengimbau para kepala daerah untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan pemerintah pusat agar program-program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.

“Kami akan menindaklanjuti usulan daerah melalui koordinasi teknis. Pemerintah daerah juga diharapkan terus berkomunikasi aktif agar program yang dijalankan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani,” tegas Menteri Pertanian.

Audiensi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)