Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan di Pelabuhan 3B Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP-PKK, Anggota DPRD Banggai Kepulauan, TNI/Polri, Plt. Kadis Ketapang, Camat Tinangkung, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pangan lainnya.

Menurutnya, stabilitas harga pangan memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi daerah. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini pemerintah berupaya menghadirkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, BUMN/BUMD, distributor, serta pelaku usaha pangan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah,” ujar Wakil Bupati.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik serta tetap menjaga ketertiban saat berbelanja agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari program tersebut.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan Gerakan Pangan Murah. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri kunjungan tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama pihak vendor penyedia alat kesehatan dalam rangka melakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana penempatan alat kesehatan, khususnya menjelang pendistribusian alat CT Scan dan Mammografi di RSUD Trikora Salakan, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek teknis dan nonteknis mulai dari kesiapan ruang, instalasi listrik, sistem pendukung, hingga standar keselamatan telah sesuai dengan ketentuan sebelum alat kesehatan berteknologi tinggi tersebut didistribusikan dan dioperasionalkan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan dan pihak vendor atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Banggai Kepulauan. Ia menegaskan bahwa kehadiran CT Scan dan Mammography merupakan langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan di daerah kepulauan.

“Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1277/2024, RSUD Trikora Salakan telah ditetapkan sebagai rumah sakit jejaring pengampuan pelayanan Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA) dengan strata madya. Penetapan ini adalah amanah besar yang harus dijawab dengan peningkatan kompetensi layanan, SDM, sarana prasarana, dan peralatan medis sesuai standar,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, implementasi Program SIHREN dalam jejaring layanan KJSU-KIA diharapkan mampu mendekatkan akses layanan kesehatan rujukan prioritas kepada masyarakat Banggai Kepulauan. Dengan hadirnya CT Scan dan Mammography, rumah sakit akan semakin mampu melakukan deteksi dini penyakit terutama kanker dan stroke secara lebih cepat dan akurat, tanpa harus selalu merujuk pasien ke luar daerah.

Kehadiran peralatan tersebut diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu dan keselamatan pasien, percepatan penanganan kasus prioritas, efisiensi pembiayaan kesehatan masyarakat, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap layanan rumah sakit daerah.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjut Wakil Bupati, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung keberhasilan implementasi program ini melalui pemenuhan dan peningkatan kompetensi SDM kesehatan, penyediaan dan penyesuaian sarana prasarana sesuai standar teknis, dukungan pembiayaan daerah secara bertahap dan berkelanjutan, serta penguatan tata kelola manajemen rumah sakit.

Kegiatan kunjungan ditutup dengan peninjauan langsung lokasi penempatan alat kesehatan dan diskusi teknis antara tim Kementerian Kesehatan, vendor, serta manajemen RSUD Trikora Salakan guna memastikan seluruh persiapan berjalan optimal menjelang pendistribusian alat CT Scan dan Mammografi. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan Rusli Moidady secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan bertempat di auditorium Pubaba Bapeda dan Litbang dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, jajaran perangkat daerah, para camat, kepala desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menekankan musrenbang ini RKPD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Forum ini menjadi wadah partisipatif untuk menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan agar lebih transparan, aspiratif, dan akuntabel.

Pada kesempatan tersebut dipaparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan pada tahun 2024 tercatat sebesar 4,03 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat ketimpangan sosial (Indeks Gini) berada pada angka 0,276, menunjukkan kesenjangan pendapatan yang relatif sempit. Sementara itu, angka kemiskinan terus mengalami penurunan dari 12,90 persen (15.500 jiwa) pada tahun 2023 menjadi 12,32 persen (14.860 jiwa) pada tahun 2024.

Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banggai Kepulauan berada pada angka 67,43, yang masih memerlukan perhatian dan intervensi bersama, khususnya melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Tingkat Pengangguran Terbuka pada tahun 2024 tercatat 1,55 persen, terendah di Provinsi Sulawesi Tengah. Pada sektor pendidikan, rata-rata lama sekolah mencapai 8,7 tahun, dengan harapan lama sekolah 13,11 tahun. Sedangkan pada sektor kesehatan, usia harapan hidup meningkat menjadi 67,08 tahun, didukung oleh ketersediaan fasilitas kesehatan yang tersebar merata di seluruh kecamatan.

Selanjutnya, untuk sektor infrastruktur, panjang ruas jalan di Kabupaten Banggai Kepulauan mencapai 1.002,45 km, dengan kondisi jalan mantap 334,59 km dan tidak mantap 667,86 km. Kondisi ini menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah, bersama dengan penyediaan air bersih di sejumlah kecamatan.

Tema pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2027 yang diusung adalah “Mewujudkan Pembangunan Wilayah yang Merata, Penguatan Ekonomi serta Tata Kelola Pemerintahan melalui Peningkatan SDM dan Infrastruktur yang Inovatif, Inklusif, dan Berkelanjutan Menuju Bangkep Berkah.”

Prioritas pembangunan kata Bupati, diarahkan pada penguatan daya saing ekonomi, pemerataan infrastruktur dasar, optimalisasi layanan pendidikan dan kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta transparansi pelayanan publik.

Melalui Musrenbang ini, seluruh usulan prioritas program dan kegiatan yang telah dibahas pada forum perangkat daerah akan dilakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi oleh Bappeda Kabupaten Banggai Kepulauan untuk penyempurnaan RKPD Tahun 2027.

“Usulan yang belum dapat dibiayai melalui APBD Kabupaten akan diupayakan melalui sumber pendanaan lain seperti APBN, APBD Provinsi, DAK, serta sumber pendanaan sah lainnya,” kata Rusli.

Musrenbang RKPD Tahun 2027 diharapkan menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi dasar penyusunan KUA-PPAS dan RAPBD Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun Anggaran 2027.

“Untuk itu, Pemerintah daerah mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif demi terwujudnya pembangunan Banggai Kepulauan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan,” ujar Bupati. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Halima Umar Hamid, S.Sos, mewakili Bupati Banggai Kepulauan membuka Rapat Evaluasi Kinerja Tahun 2025 dan Penyusunan Rencana Aksi Tahun 2026 Komite Pengelolaan Perikanan Pesisir Lestari, Senin (10/2/2026).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Halima menegaskan bahwa pembentukan Komite Pengelolaan Perikanan Pesisir Lestari melalui Surat Keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 440 Tahun 2024 merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola sumber daya perikanan pesisir yang berkelanjutan, berkeadilan, serta berpihak pada kesejahteraan masyarakat pesisir.

Ia menyebut Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar. Potensi itu, kata dia, bukan sekadar anugerah, tetapi juga amanah yang harus dikelola secara bijaksana, terencana, dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi.

Menurut Halima, keberadaan komite menjadi instrumen strategis untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi lintas sektor maupun pemangku kepentingan dalam pengelolaan perikanan pesisir.

Rapat evaluasi kinerja tahun 2025, lanjutnya, memiliki arti penting untuk menakar capaian program dan kegiatan komite selama setahun terakhir. Ia meminta evaluasi dilakukan secara objektif, terbuka, dan konstruktif sebagai dasar penguatan kinerja ke depan.

Sementara itu, penyusunan rencana aksi tahun 2026 diharapkan dirancang secara realistis dan terukur, serta selaras dengan kebijakan pembangunan daerah dan prinsip pengelolaan perikanan berkelanjutan. Rencana tersebut ditargetkan mampu menjawab berbagai tantangan, mulai dari degradasi lingkungan pesisir, peningkatan kesejahteraan nelayan, penguatan kelembagaan, hingga peningkatan partisipasi masyarakat.

Halima juga mendorong seluruh anggota komite berperan aktif, menyumbangkan gagasan konstruktif, serta membangun komitmen bersama dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.

“Pengelolaan perikanan pesisir tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja kolektif agar sumber daya ini tetap lestari dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Banggai Kepulauan,” ujar Halima.

Kegiatan bertempat di ruang rapat kantor bupati di hadiri Kepala Dinas Perikanan, Perwakilan OPD dan Camat se- Kabupaten Banggai Kepulauan serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Menindaklanjuti arahan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah terkait Instruksi Presiden Prabowo dalam pelaksanaan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Dewan Pengurus Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPC IPeKB) Banggai Kepulauan melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan di Pelabuhan Rakyat Salakan, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 orang peserta yang terdiri dari pegawai lingkup DP3AP2KB, para penyuluh KB, serta Forum Generasi Berencana (Genre) Banggai Kepulauan.

Aksi tersebut difokuskan pada pembersihan area pelabuhan dan sekitarnya guna memastikan ruang publik Kota Salakan terbebas dari sampah.

Kepala DP3AP2KB Banggai Kepulauan Ramlin Hamid menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerakan ASRI merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung kebijakan nasional sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.

“Gerakan ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan ruang publik sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara DP3AP2KB, IPeKB, serta Forum Genre dapat terus terjalin dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat, demi mewujudkan Banggai Kepulauan yang bersih, sehat, dan nyaman. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menekankan pentingnya literasi dan manajemen keuangan sebagai fondasi penguatan usaha ekonomi kreatif dan sektor pariwisata.

Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan Pelatihan Literasi dan Manajemen Keuangan bagi pelaku ekonomi kreatif dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), yang digelar bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah, Rabu (4/2/2026).

Kepala Dinas Pariwisata Banggai Kepulauan, Mohamad Wahyudi, S.T., M.P mengatakan penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan mendesak di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Menurut dia, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk mendongkrak pendapatan daerah, namun kerap terkendala lemahnya pengelolaan usaha.
“Potensi kita besar, terutama pariwisata. Tapi tanpa pengelolaan keuangan yang tertib dan profesional, usaha sulit berkembang,” kata Wahyudi.

Ia menyebut pelatihan ini sebagai tindak lanjut konkret dari upaya dinasnya mencari skema kolaborasi pendanaan, termasuk dengan Bank Indonesia, BUMN, dan BUMD.

Wahyudi juga menyoroti peran pelaku UMKM sebagian besar perempuan sebagai penggerak ekonomi kreatif di daerah. Ia berharap pelatihan ini mampu mendorong pelaku usaha lebih disiplin mengelola keuangan, memiliki perencanaan usaha yang terukur, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Rahman Hasan ST. M.Si, yang mewakili Bupati, menegaskan ekonomi kreatif dan pariwisata merupakan dua pilar penting pembangunan daerah. Keduanya tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mengangkat potensi lokal dan identitas daerah.

“Banyak usaha kreatif memiliki produk unggulan, tetapi tidak berkembang optimal karena lemahnya literasi dan manajemen keuangan,” ujar Rahman.

Karena itu, ia menilai pelatihan ini strategis untuk membekali pelaku usaha dengan kemampuan menyusun perencanaan keuangan yang sederhana, transparan, dan berkelanjutan.

Rahman berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada tataran pengetahuan, melainkan diterapkan langsung dalam praktik sehari-hari. Ia juga mengajak peserta aktif berdiskusi dan memanfaatkan kesempatan belajar dari para narasumber.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rahman secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut. Pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif agar mampu bersaing secara mandiri dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Kegiatan bertempat di ruang pertemuan penginapan Bharata turut hadir Perwakilan Bank Indonesia Provinsi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) melaksanakan Kegiatan Pemusnahan KTP-el/KIA Rusak dan Invalid serta Pemusnahan Arsip Inaktif, bertempat di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (2/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Staf Ahli Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Banggai Kepulauan dr. Abdi Gunawan, dan dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kajari Banggai Laut, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil beserta jajaran, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, para Kepala Perangkat Daerah, pejabat struktural dan fungsional, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang di sampaikan Staf ahli  dr. Abdi Gunawan mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan data dan dokumen kependudukan, serta menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, pemusnahan arsip inaktif yang telah habis masa retensinya merupakan amanat peraturan perundang-undangan di bidang kearsipan. Arsip yang tidak lagi memiliki nilai guna wajib dikelola dan dimusnahkan sesuai prosedur guna menjamin keamanan informasi serta efisiensi pengelolaan arsip pemerintahan.

Pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Banggai Kepulauan juga memberikan apresiasi kepada Dinas Dukcapil dan perangkat daerah terkait yang telah melaksanakan proses verifikasi, pencatatan, serta pengelolaan dokumen dan arsip secara cermat dan bertanggung jawab hingga terlaksananya kegiatan pemusnahan ini.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang administrasi kependudukan dan kearsipan. Pelayanan yang tertib, aman, dan akurat diyakini akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Ke depan, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat terus memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta memanfaatkan teknologi informasi guna mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berintegritas.

Kegiatan pemusnahan ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMDIGI)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut menghadiri kegiatan Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Banggai Kepulauan diwakili oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey. Kehadiran ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung percepatan terwujudnya Universal Health Coverage, yaitu jaminan akses pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Acara nasional ini dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, jajaran menteri kabinet, pimpinan lembaga, kepala daerah, serta pemangku kepentingan sektor kesehatan dari seluruh Indonesia.

Selain deklarasi UHC, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian UHC Award kepada pemerintah daerah yang dinilai berprestasi dalam mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) termasuk Kabupaten Banggai Kepulauan.

Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berupaya memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan cakupan kepesertaan JKN serta mutu layanan kesehatan di daerah.

“Komitmen pemerintah daerah adalah memastikan seluruh masyarakat Banggai Kepulauan mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, terjangkau, dan berkualitas. Kehadiran kami pada kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan komitmen tersebut,” ujar Serfi Kambey.

Melalui momentum ini, diharapkan Kabupaten Banggai Kepulauan semakin termotivasi untuk mempercepat pencapaian target UHC serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah / 2026 Masehi dengan khidmat dan penuh makna, Senin (19/01/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekda, Ketua TP_PKK, PJ. Pabung 1308/LB, Kepala OPD Lingkup Pemda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, para camat, lurah dan kepala desa, tokoh agama, ulama, ustadz serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO menyampaikan bahwa Isra Miraj merupakan peristiwa agung yang sarat hikmah, khususnya dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Isra Miraj tidak hanya dipahami sebagai peristiwa sejarah, namun juga sebagai pengingat akan pentingnya ibadah, keteguhan hati, serta keikhlasan dalam menjalani kehidupan. Melalui peristiwa ini, umat Islam diingatkan untuk senantiasa melaksanakan ibadah dengan sepenuh hati dan meyakini bahwa setiap amal kebaikan akan mendapatkan balasan yang mulia di sisi Allah SWT.

Lebih lanjut disampaikan bahwa peringatan Isra Miraj bukan sekedar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi diri untuk memperbaiki akhlak dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta Rasulullah SAW.

Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kebijaksanaan, pengorbanan, dan kecintaan kepada umat menjadi contoh yang harus diimplementasikan dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan berbangsa.

Di tengah dinamika dan tantangan zaman yang semakin kompleks, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat kerukunan antar umat beragama, serta berkomitmen bersama dalam membangun Kabupaten Banggai Kepulauan yang lebih maju, harmonis, dan penuh keberkahan.

Peringatan Isra Miraj ini juga diharapkan menjadi sumber inspirasi dalam meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta mempererat tali persaudaraan di antara sesama. Tidak lupa juga ucapan terima kasih kepada seluruh panitia serta pihak-pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya acara dengan lancar.

Dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat semakin mendalami ajaran Islam serta meraih kebahagiaan dan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut berperan aktif dalam pelaksanaan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan ini terselenggara dalam rangka pencapaian program pembangunan pertanian nasional Tahun 2025.

Sambutan diawali oleh Menteri Pertanian Amran Sulaeman, dan dilanjutkan sambutan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto diikuti secara luring oleh jajaran pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta para kepala Desa.

Pemkab Bangkep mengikuti kegiatan tersebut melalui zoom meeting dan dilaksanakan di dua titik Kantor Dinas Pertanian yang di hadiri Asisten Setda, Wakapolres dan anggota, Kadis Pertanian, Kabid ketahanan pangan, Danramil Salakan dan anggota, para Kabid dn staf lingkungan dinas pertanian.

Pelaksanaan di Banggai Kepulauan mengacu pada surat resmi Kementerian Pertanian bernomor 001/KJF/Katimker-I/2026 tanggal 6 Januari 2026 yang ditujukan kepada Pemerintah Daerah, dalam hal ini: Kepala Dinas Pertanian Kab. Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung
Danramil 1308-10 Salakan, Kapolsek Tinangkung, Lurah Salakan dan 14 Kepala Desa se-Kecamatan Tinangkung.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan serta memastikan kesejahteraan petani di seluruh pelosok negeri.

Presiden menyerukan agar daerah mempercepat peningkatan produksi pertanian dan memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan swasembada pangan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut baik arahan tersebut dan menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi dengan penyuluh pertanian, perangkat kecamatan, dan para kepala desa.

Melalui pertemuan ini, Pemkab Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam:
meningkatkan produktivitas pertanian lokal,
memperluas pendampingan kepada petani,
mendorong penerapan teknologi pertanian,
serta memastikan program pembangunan pertanian nasional berjalan baik hingga tingkat desa.

Koordinator Penyuluh Kabupaten, Husin Sugala, SP, yang turut memimpin pelaksanaan di daerah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh unsur pemerintah kecamatan dan desa. Ia berharap semangat yang disampaikan Presiden dapat menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung petani Banggai Kepulauan.

Dengan mengikuti kegiatan nasional ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama sebagai pilar ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. (IKP-KOMINFO)