Salakan, BanggaiKep.go.id – Upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke – 22 Kabupaten Banggai Kepulauan dilaksanakan pagi ini di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan pukul 09.00 WITA dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, Rabu, (03/11/2021).

Upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat Banggai Kepulauan oleh Ketua DPRD Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling dilanjutkan dengan laporan komandan upacara oleh Firmansah L. Sahal dari Dinas Perumahan dan pemukiman, lambang daerah Banggai Kepulauan memasuki lapangan upacara yang dibawah oleh anggota Pol PP, Pengibaran bendera merah putih oleh petugas upacara dan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Inspektur Upacara.

Selanjutnya, pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara yang diikuti oleh seluruh peserta upacara dan pembacaan teks UUD 1945 oleh petugas upacara.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah yang dibacakan Bupati Bangkep H. Rais D. Adam mengatakan bahwa, “Atas nama pemeritah provinsi Sulawesi Tengah, saya mengucapkan Dirgahayu, Selamat Ulang Tahun Kabupaten Banggai Kepulauan yang ke 22 tahun 2021.”

“Semoga pembangunan di Banggai Kepulauan semakin maju dan merata, masyarakatnya makmur dan sejahtera serta memiliki kemandirian dan kreativitas untuk mengolahkembangkan berbagai potensi lokal yang dimiliki secara berkelanjutan,” tambah Bupati Banggai Kepulauan.

“Kita patut bersyukur bahwa dalam kurun waktu lebih dari dua dekade melakukan pembangunan, kini dapat dilihat kemajuan-kemajuan yang nampak di Banggai Kepulauan meskipun terlihat pula sejumlah celah kekurangan yang menjadi PR pembangunan, yang perlu segera diatasi dengan upaya-upaya percepatan dan kerjasama dari segnap unsur yang ada.l,” lanjutnya.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pemangku amanah pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan atas kinerjanya dalam memajukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di bumi Trikora,” kata Bupati.

“Semoga momentum Hari Ulang Tahun ke 22 ini dapat menjadi inspirasi dalam membangun Banggai Kepulauan dengan dilandasi persatuan dan kebersamaan, serta akhlak dan nilai-nilai tradisi, budaya lokal, warisan para leluhur yang diangkat dalam tema HUT “POMENGGON NOA, PO KANGGI LIMA BANGUNE KOLIPU BANGGAI KEPULAUAN” YANG yang berarti “BERSATU HATI BERGANDENG TANGAN MEMBANGUN KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN,” tutupnya.

Upacara berakhir dengan tepuk tangan meriah dari para peserta upacara dikarenakan Inspektur Upacara yaitu Bupati Banggai Kepulauan sendiri turun dari mimbar untuk menyapa komandan upacara dilapangan.

Setelah upacara usai, dilanjutkan dengan acara pemotongan tumpeng oleh Bupati yang didampingi oleh Wakil Bupati, Sekertaris Daerah dan Ketua DPRD bersama istrinya masing-masing di Gedung Kantor Bupati Banggai Kepulauan.

Hadir dalam upacara peringatan HUT Banggai Kepualauan ke 22 Unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan, Wakil Bupati Banggai Laut Ablit Hi Ilyas, Asisten Bupati Banggai, Seluruh pejabat daerah Banggai Kepulauan yang terlihat memakai pakaian adat nusantara serta peserta upacara yang terdiri dari ASN OPD Banggai Kepulauan. (TrisKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kecamatan Bulagi Utara Kab. Banggai Kepulauan mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Tahun 2021 bertempat di BPU  Kecamatan Bulagi Utara, Rabu, (27/10/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti surat dari Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka pemutahiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tahun 2021.

Kegiatan tersebut diikuti oleh lurah dan kepala desa di wilayah Kecamatan Bulagi Utara. Sedangkan yang bertindak sebagai narasumber yaitu Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan beserta tim.

Kegiatan pemutakhiran DTKS sangat penting sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial bagi warga miskin dan orang tidak mampu serta untuk mendukung program-program penanggulangan kemiskinan.

Data yang diusulkan dalam DTKS merupakan hasil dari Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muskel) tentang penentuan dan penetapan warga yang dinilai layak diusulkan ke DTKS. Hasil Musdes atau Muskel tersebut dituangkan dalam Berita Acara Hasil Forum Musyawarah.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan, Paisal Pahil Muhammad menyampaikan bahwa kegiatan pemutakhiran DTKS perlu dilakukan dikarenakan data bersifat dinamis (berubah-ubah) dan data tersebut menjadi acuan program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan melalui bantuan sosial sehingga diharapkan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Disamping itu, Camat Bulagi Utara, Nonce Yaalis, SH mengatakan bahwa untuk pemutahiran  DTKS Kecamatan Bulagi Utara sudah berjalan dengan baik, tapi masih ada beberapa desa yang perlu diperbaiki karena masih terdapat Aparat Desa yang masuk serta masyarakat yang sudah layak hidupnya dan yang pindah domisili masih terkafer.

“Sehingga masih dilakukan perbaikan sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan oleh Dinsos Kabupaten Banggai Kepulauan pada tanggal 29 November 2021,” jelas Camat Bulagi Utara. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) menjalani gladi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

ANBK bertujuan untuk penjaringan mutu sekolah dalam mendidik anak selama mengikuti proses pembelajaran.

Selain itu juga, untuk melatih pola pikir anak menjadi lebih kritis ketika menyelesaikan suatu permasalahan.

Dengan mata pelajaran yang dikerjakan matematika dan bahasa Indonesia untuk mengetahui kemampuan anak secara numerik dan literasi.

Gladi ANBK diikuti siswa Sekolah Dasar (SD) Se-Kabupaten Banggai Kepulauan, sedangkan rencananya, ANBK sendiri akan digelar pada bulan November mendatang.

Salah satu guru SD Negeri Ebenheizer, Muh. Ardi, S.Pd mengatakan pola sebelumnya, anak hanya diajarkan untuk menghafal dan menyebutkan materi pada suatu mata pelajaran.

“Sekarang anak dilatih untuk bisa menjabarkan suatu tema dan menyampaikan argumennya,” tuturnya saat mendampingi anak didiknya mengikuti gladi ANBK, di SD Negeri 1 Paisubatu Kecamatan Buko pada hari Selasa, (26/10/2021) karena keterbatasan fasilitas pendukung di SD Negeri Ebenheizer.

“ANBK tentu berdampak positif bagi anak didik di masa depan, anak akan menjadi pribadi yang lebih matang dalam menghadapi kehidupan, tutup Muh. Ardi yang juga merupakan guru pengerak,” ucap Muh. Ardi.(AmosKominfo)

Lumbi-Lumbia, BanggaiKep.go.id – Dalam memantapkan persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat sekolah dasar (SD) yang bakal digelar pada bulan November mendatang diawali dengan pelaksanaan gladi ANBK dengan tujuan agar siswa semakin siap menghadapi ANBK nanti.

Dalam mengikuti kegiatan gladi ANBK, Siswa SDN Labotakandi Kecamatan Bulagi Selatan karena keterbatasan fasilitas pendukung pelaksanaan ANBK siswa SD Negeri Labotakandi harus menempuh jarak kurang lebih 36 KM ke SMK Negeri 1 Buko Selatan untuk mengikuti gladi ANBK dan ujian ANBK yang akan digelar bulan November 2021.

Kepsek SDN Labotakandi, Aprince Popatoon, S.Pd, saat diwawancarai pada (26/10/2021) mengatakan untuk mengikuti gladi ANBK dan ujian ANBK nantinya kami harus bolak balik ke SMK 1 Buko Selatan dikarenakan ketidak tersedia fasilitas pendukung pelaksanaan ANBK.

“Tapi bagi kami bukan menjadi penghalang untuk tidak menyukseskan pelaksanaan ANBK,  meski dalam segala keterbatasan kami sekolah yang ada di dataran Osan apa yang menjadi agenda nasional dalam bidang pendidikan tetap kami usahakan untuk mengikutinya,” jelas Aprince.

“Meskipun harus menempuh jarak kurang lebih 36 KM dari Desa Labotakandi ke Desa Lumbi-Lumbia Kec. Buko Selatan, harus melewati jalan yang rusak total,” tambahnya.

Lanjutnya, “Bahkan ada anak didik kami yang baru kali ini naik mobil jadi mabuk kendaraan, kami sebagai tenaga pendidik harus mampu berusaha agar Siswa-siswi kami mengikuti ujian ANBK,” ucap Kepsek SDN Labotakandi.

“Tentunya harapan kami kedepan kiranya dapat disiapkan fasilitas pendukung pelaksanaan seperti komputer dan jaringan internet, supaya ketika ada program nasional di bidang pendidikan yang menggunakan fasilitas itu kami sudah dapat melaksanakan secara mandiri, tanpa menempuh perjalanan yang cukup jauh,” tutup Aprice Popatoon penuh harap. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Workshop Penguatan Kapasitas Kepada Insan Media untuk Mendukung Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banggai Kepulauan (Bangkep) merupakan salah satu program BNNK untuk bekerjasama dengan para insan media di Kabupaten Bangkep dalam memerangi ancaman narkoba.

Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BNNK Bangkep Oslan Daud, SKM.,MPH bertempat di Hotel Faawas Salakan Kecamatan Tinangkung Kab. Bangkep dan di hadiri oleh Para narasumber diantaranya Kasat Reskrim Narkoba Polres Bangkep, Sekban Kesbangpol Bangkep, Kabid Aplikasi Informatika, Persandiaan dan Statistik Kominfo Bangkep serta para peserta insan media di wilayah Kab. Bangkep, Selasa, (26/10/2021).

Dalam kegiatan ini, BNNK menggandeng para insan media untuk dapat membantu dalam hal penyebarluasan informasi mengenai bahaya dan dampak narkoba di kehidupan masyarakat.

“Besar harapan kami peran insan media bisa membantu bersama-sama kami, bergandengan tangan agar Daerah yang kita cintai ini betul-betul bersinar (bersih dari Narkoba),” harap Oslan Daud, SKM.,MPH selaku Kepala BNNK Bangkep dalam sambutannya.

Mewakili Kadis Kominfo Bangkep, Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Persandian dan Statistik Hamdani Mania, S.Kom sebagai narasumber menjelaskan bahwa pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan mendukung segala aspek kegiatan pemerintah daerah.

Menurutnya, Kominfo merupakan ruang atau tempat untuk keterbukaan dan penyebarluasan informasi publik dalam mendukung program-program pemerintah, termasuk program BNNK dalam tanggap ancaman narkoba agar generasi muda tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan.

Kita ketahui bersama bahwa bahaya dan dampak narkoba atau narkotika serta obat-obatan terlarang pada kehidupan dan kesehatan pecandu dan keluarganya semakin meresahkan.

Untuk itu, sangat diperlukan keterbukaan informasi publik untuk dapat memberikan pembelajaran dan informasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba untuk generasi muda penerus Bangsa. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banggai Kepulauan gelar Workshop Penguatan Kapasitas Kepada Insan Media untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba yang dibuka secara resmi oleh Kepala BNNK Bangkep Oslan Daud, SKM.,MPH.

Kegiatan bertempat di Hotel Faawas jalur dua Bhayangkara Salakan dan di hadiri oleh para narasumber diantaranya Kasat Narkoba Polres BanggaiKep, Sekban Kesbangpol, Kabid Aplikasi Informatika, Persandian dan Statistik serta peserta para insan media di wilayah Bangkep, Selasa, (26/10/2021).

Dalam sambutan Kepala BNNK Bangkep Oslan Daud, SKM.,MPH mengatakan bahwa Narkoba ini merupakan suatu ancaman yang sangat serius di Negara kita, dalam hal ini sudah di sampaikan oleh Presiden RI Jokowi mengatakan bahwa status Negara kita sudah masuk pada status darurat Narkoba.

Menurut Oslan, Ini merupakan suatu peringatan keras seluruh masyarakat dan seluruh elemen bangsa agar kita semua mewaspadai dan berhati-hati karena ini ancaman sangat serius dan narkoba ini sangat merusak masa depan generasi kita.

“Oleh sebab itu, kami berharap bisa bersama-sama kita menjaga atau memfasilitasi supaya wilayah kita betul-betul bersih dari Narkoba,” ucap Kepala BNNK.

“Dan perlu kita ketahui bahwa di Kabupaten Banggai Kepulauan ini kita sudah bekerjasama dengan tiga Desa untuk menciptakan Desa Bersinar (Desa Besih dari Narkoba) yaitu Desa Tompudau, Desa Baka dan Desa Bongganan,” tambahnya.

Lanjutnya, “Harapan kami semua semoga nanti bisa berkembang menjadi luas ke desa-desa lain, bahwa kita ciptakan semua Desa kita Desa yang benar-benar bersih dari Narkoba.”

“Oleh karena itu besar harapan kami peran insan media bisa membantu bersama-sama kami bergandengan tangan agar Daerah kita cintai ini betul-betul bersih dari Narkoba,” harap Oslan Daud.

Setelah dibuka secara resmi oleh Kepala BNNK Bangkep, dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber dan  diadakan sesi tanya jawab dengan para insan media sebagai peserta kegiatan. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) H. Rais D. Adam buka secara resmi kegiatan Konsolidasi Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba pada Sektor Kelembagaan.

Kegiatan bertempat di Hotel Faawas Salakan dan di hadiri oleh Kepala BNNK yang di wakili Sub Koordinator P2M Bangkep, Narasumber serta para undangan yang hadir, Kamis, (21/10/2021).

Dalam sambutan Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Badan Narkotika Nasional Banggai Kepulauan serta kepada penegak hukum dan para aktivis pencegah penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Banggai Kepulauan yang terus berupaya untuk menjaga dan mengawal Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dari peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika.

Menurut Bupati Bangkep, untuk mewujudkan Kabupaten tanggap ancaman Narkoba maka perlu penguatan kelembagaan baik dari internal maupun eksternal serta perlu keseriusan dan kekompakan bersama dari seluruh stakeholder bahkan masyarakat.

“Terkait informasi yang aktual dan akurat yang di sampaikan kepada pihak BNN serta tentu perlu niat dan disiplin dari pihak yang berwajib jika hal tersebut dilakukan secara serius In sya Allah pengguna dan pengedar Narkoba di Kabupaten Banggai Kepulauan semakin hari semakin berkurang,” ucap Bupati Rais Adam. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dukung pembangunan sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Pangan berbasis Kelapa Dalam dan Aren di Desa Lalong Kecamatan Tinangkung Utara Kab. Bangkep.

Pengembangan sentra IKM ini diyakini dapat memacu produktivitas masyarakat setempat sekaligus mendorong perekonomian daerah dan nasional, Pembangunan Sentra IKM Pangan ini merupakan sentra IKM yang dibangun melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang IKM.

“Kami berharap pembangunan sentra ini dapat meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan oleh pelaku IKM di sana,” kata Asisten Bupati Abderiana Loto mewakili Bupati dalam membuka rapat singkronisasi dan koordinasi Pembangunan Sentra IKM Pangan Desa Lalong yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Bangkep, Kamis, (21/10/2021).

Abderiana menjelaskan, sentra IKM merupakan kelompok IKM dalam satu lokasi atau tempat menggunakan bahan baku, menghasilkan produk sejenis, dan melakukan proses produksi yang sama.

“Mengelompokkan IKM dalam satu sentra tentunya akan mempermudah pembinaan agar semakin meningkatkan kemampuan IKM kita,” tuturnya.

Lanjutnya, “Maka dalam upaya penguatan peran sentra IKM, diperlukan pusat pengembangan desain dan teknologi yang disertai pusat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Hal ini dikarenakan teknologi dan SDM merupakan dua komponen penting yang harus disinergikan sehingga menghasilkan produk berkualitas,” tambahnya.

Disamping itu, Abde juga mewakili Pemda Bangkep memberi dukungan kepada pelaku IKM, “Kami terus memberikan dukungan kepada pelaku IKM, sebab dengan jumlahnya yang besar, mereka menjadi ujung tombak bagi industri manufaktur. Apalagi sektor IKM tidak akan terpisahkan dari bagian proses produksi atau rantai pasok industri skala besar.”

Manfaat dengan adanya DAK bidang IKM, misalnya, memudahkan daerah guna melakukan pembinaan lebih lanjut pada sentra yang terpusat dalam satu lokasi. Meningkatkan kapasitas produksi melalui penambahan atau peningkatan sarana dan prasarana yang diperlukan oleh sentra IKM yang tidak dapat direalisasikan oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Manfaat lainnya yakni terjadi peningkatan lapangan kerja terkait peningkatan kapasitas dan penguatan kelembagaan sentra IKM sekaligus peningkatan daya saing produk melalui perbaikan kemasan dan alih teknologi produksi,” ucap Abde.

Menurutnya, Kabupaten Banggai Kepulauan punya area pertanian yang cukup luas, yang pengerjaannya membutuhkan peralatan dari mulai menanam hingga saat panen.

“Maka keberadaan sentra IKM Pangan ini akan menjawab kendala yang dihadapi oleh para kelapa dan gula aren. Akhir kata, semoga apa yang kita harapkan bersama bisa terwujud dan pembangunan sentra IKM Pangan ini bisa berjalan sesuai rencana yang sudah ditentukan,” tutup Abde.

Rapat dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, Kadis Perindakop, Inspektur Inspektorat, Kepala Bappeda, Kadis PU, Kadis Pertanian, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Penanaman Modal, Kadis Perumahan, Kepala Kantor KPH Pulau Peling, Kepala Bagian Perekonomian Setda, Kepala Bagian Pembangunan Setda, Camat Tinangkung serta Kades Lalong. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) terima bantuan alat kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa, (19/10/2021).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan dihadiri oleh Bupati Bangkep H. Rais D. Adam, Kabid Dinas Kesehatan, Staf BPBD.

Dalam wawancara singkat Jurnalis Pemda dengan Kepala BPBD Saprin K. Pitter, SSTP., M.Si menyampaikan bahwa Pemerintah Banggai Kepulauan berterima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah yang telah memberikan bantuan yang diminta oleh BPBD Banggai Kepulauan seperti baju APD sekitar 5000 baju Asmat.

“Ada juga obat vitamin dan obat anti virus kemudian ada oksigen sentral yang diberikan,” kata Saprin Pitter.

Bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi langsung diserahkan ke Bupati Banggai Kepulauan dan diberikan ke Dinas Kesehatan untuk disalurkan ke puskesmas-puskesmas dan Rumah Sakit yang berada di Banggai Kepulauan.

“Bagaimana kita bersinergi dengan Dinas Kesehatan dengan memanfaatkan bantuan dari pusat untuk Daerah Banggai Kepulauan sehingga kalau ada masyarakat membutuhkan obat-obatan kita sudah siapkan,” ucap Saprin.

Kegiatan penyerahan bantuan dilakukan di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan, Kabid Dinas Kesehatan, Staf BPBD. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Satuan Tugas (Satgas) Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (ProKes) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar operasi yustisi penindakan hukum prokes sesuai Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Selasa, (19/10/2021).

Saat diwawancara, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Elisabeth A. Langitan, SH mengatakan “Untuk hari ini banyak pelanggaran sekitar seratus lebih pelanggaran yang tidak memakai masker, dan kita berfokus ke tempat strategis seperti perempatan jalanan depan SD Pembina, perempatan lapangan trikora dan di bundaran.”

“Hari ini kita berikan teguran, membagikan masker dan mencatat nama bagi yang melanggar tetapi ke depan kita akan memberikan sanksi moral sanksi fisik  yang wanita untuk menyapu, dan pria bisa push up dan kalau ada yang membangkang mungkin ada sanksi dari TNI ataupun Polri,” tambah Sekdis SatPol-PP.

Menurut Elisabeth, saat ini Banggai Kepulauan sudah masuk di level dua karena gugus tugas di manapun berada baik di kecamatan di Banggai Kepulauan memperketat keluar masuk, sehingga diharapkan masyarakat Banggai Kepulauan khususnya yang ada di Kota Salakan agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (ProKes). (RoyKominfo)