Tataba, BanggaiKep.go.id – Polres Banggai Kepulauan mulai menyalurkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di wilayah hukum Polres Banggai Kepulauan (Bangkep).

Penyaluran diatur langsung oleh Kasat Bimas Polres Banggai kepulauan AKP. Andris M. Piodo bersama anggota yang juga didampingi oleh Kapolsek Buko, IPDA. Rahim Hasan dan Kanit Bimas Polsek Buko dan para Bhabinkamtibmas Polsek Buko.

Pada hari Kamis, 12 Mei 2022, Polres Banggai Kepulauan mulai menyalurkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di wilayah Hukum Polsek Buko yang membawahi dua Kecamatan yakni Buko dan Buko Selatan, penyaluran BTPKLW diperuntukkan untuk tahap pertama yakni bulan Januari-Maret 2022.

Kasat Binmas Polres Bangkep saat diwawancarai mengatakan bahwa Program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) merupakan program Pemerintah Pusat dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat dimasa Covid-19.

“Yang dipercayakan kepada TNI-POLRI untuk menyalurkan dengan menyisir pelaku usaha yang belum tersentuh dengan bantuan pemerintah semasa Pandemi Covid-19,” jelas AKP. Andris M. Piodo.

“Batuan tunai bagi pedagang kaki lima dan warung diberikan sebesar Rp. 100.000/bulan selama 1 tahun atau 12 bulan, dengan pendataan dilakukan oleh Kanit Bimas dan Babinkamtibmas dimasing-masing Polsek di wilayah hukum Polres Bangkep,” ucap AKP. Andris M. Piodo.

Penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Kecamatan Buko dan Buko Selatan dipantau langsung oleh Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Bambang Herkamto, SH didampingi jajarannya Kabag Log AKP. Beni Tiiyo, Kasat Reskrim Polres Bangkep IPTU I Ketut Yoga S.H, Kasat Intelkam Polres Bangkep AKP Dwi Harjaka, Kasat Narkoba Polres Bangkep IPTU Deky Wahyudi S.H M.H dan Kasi Propam Polres Bangkep Dicky Laempa, SH. (JAR-KOMINFO)

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Setelah selama 16 tahun melewati proses pembangunan gedung gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo Klasis Buko Tengah Kecamatan Buko akhirnya pada hari Kamis, 12 Mei 2022, gedung gereja Jemaat Sion Pelinglalomo diresmikan oleh Bupati Banggai Kepulauan setelah selesai ibadah Penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo yang dilaksanakan oleh MPH Sinode GPIBK.

Kehadiran Bupati Banggai Kepulauan Kombes (Purn) H. Rais D. Adam, SH dan rombongan disambut secara adat dengan berbagai tarian suku Sea-sea baik Batong, Balatindak dan Salendeng setelah selesai pengalungan bunga.

Sebelum memasuki gedung gereja Bupati Banggai Kepulauan dan Ketua Sinode GPIBK melakukan penandatanganan prasasti Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Sion Pelinglalomo. Sesudah itu dilanjutkan dengan pelepasan balon sebagai tanda pemberitaan Injil Yesus Kristus dimulai dari Jemaat Sion Pelinglalomo sampai ke tempat lain.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th dalam sambutan menyampaikan terima kasih atas kesedian pak Bupati yang selama ini sudah menjadi bagian dalam setiap kegiatan Sinode GPIBK dalam kehadiran disetiap kegiatan maupun menopang kegiatan Sinode.

Dalam sambutannya Pdt. Anasir Suayong mengatakan “Kami sangat berharap agar pelayanan pendidikan harus memadai sering dengan permintaan dunia kerja dengan menyediakan sarana pendidikan guna peningkatan sumber daya manusia, dengan tetap terus berupaya meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan,” ucapnya.

“Serta kami sangat mengharapkan bantuan Pemerintah Daerah dalam hal ini pak Bupati mengenai lahan Gedung Gereja GPIBK Imanuel Salakan yang ada di Kompleks perkantoran Bukit Trikora Salakan, sebagaimana waktu yang lalu dijanjikan untuk dihibakan dan sudah berapa kali kami bermohon tapi belum ada titik temu,” ucap Ketua Sinode GPIBK.

Selanjutnya, Bupati Rais D. Adam melalui sambutannya mengatakan atas nama pribadi dan keluarga serta pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan mengucapkan banyak selamat bagi warga jemaat atas Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Sion Pelinglalomo.

“Tentunya dalam melaksanakan pembangunan gedung gereja ini melalui suatu proses dan pergumulan yang panjang, serta dengan itikat yang baik agar jemaat Sion Pelinglalomo semakin bertumbuh dan berkembang, serta mampu membina dan mengajarkan jemaat yang dapat mengemban misi amanat agung Kepala Gereja dalam mengemban tugas penggilan gerejawi yakni bersekutu, bersaksi dan melayani,” ucap Bupati.

“Serta dalam momen ini kiranya dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan serta membangun nuansa baru dalam bagi jemaat dalam memanfaatkan gedung gereja dengan optimal guna menumbuhkan dan membangun iman jemaat,” tambah Bupati.

Bupati berharap gedung gereja yang dibangun dengan kokoh dan megah ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana peribadatan dan persekutuan jemaat, serta kemajuan dan keberhasilan dalam segala aspek pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan tidak lepas dari peran positif dari seluruh masyarakat yang didalamnya adalah warga gereja.

“Untuk itu bagi umat Kristen marilah kita terus tingkatkan kualitas iman kita serta tetap berkontribusi dalam pembangunan kabupaten Banggai Kepulauan dengan memanfaatkan segala potensi dan kemampuan kita,” ucap Bupati.

Kegiatan peresmian gedung gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo dihadiri oleh Anggota DPD-RI Lucky Semen, SE, M.Si yang didampingi istri, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Ronald Gulla, ST, Bupati Banggai Kepulauan, Kapolres Banggai Kepulauan, Ketua TP-PKK Bangkep dan rombongan Pemda serta para hamba Tuhan dan undangan lainnya. (JAR-KOMINFO)

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo membawa sukacita dan kegembiraan bagi warga Jemaat Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) khususnya Jemaat Sion Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis, (12/5/2022).

Mahrobin Moligay, S.Sos Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Jemaat Sion Pelinglalomo dalam laporannya menyampaikan bahwa gedung gereja Jemaat Sion Pelinglalomo dibangun selama 16 tahun sejak peletakan batu pertama oleh Ketua Jemaat Pdt. Yulis See, M.Th, dan mengalami berapa kali pergantian Ketua Jemaat yakni Pdt. Agus A. Sattu, S.Th, Pdt. Barnabas Sooai, S.Th, Pdt. Warniyati Kayowa, S.Th dan Pdt. Yesni Yabada, S.Th, akhirnya dapat terselesaikan dan diresmikan .

Kegiatan diawali dengan prosesi para Pendeta dan Majelis Jemaat berjalan menuju gedung gereja, dilanjutkan dengan ucapan selamat datang oleh Ketua Panitia Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK  Sion Pelinglalomo Brigpol Yengki Kumano dan laporan pertanggungjawaban Panitia Pembangunan dilanjutkan penandatangan berita acara penyerahan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo sebagai aset Sinode GPIBK sesudah itu pengguntingan pita dan pembukaan selubung papan nama oleh Ketua Sinode GPIBK, Pdt. Anasir Suayong, M.Th. dan pembukaan pintu gedung gedung gereja.

Ibadah Pengthabisan dilayani oleh Pdt. Masye Elizabeth Pangkey, M.Th selaku Wakil Ketua II Sinode GPIBK dengan Khotba diambil dari kitab 1 Raja-raja 8:22-40, yang menekankan bahwa gereja adalah rumah doa, tempat dimana umat datang untuk memuji dan memuliakan Tuhan, berdoa dan mendengarkan firman Tuhan, gedung gereja adalah tempat untuk menghadirkan damai sejahtera Allah bagi semua umat.

Pdt. Masye Elizabeth Pangkey juga menekankan bahwa “Gedung gereja ada dan dibangun dengan tujuan untuk beribadah kepada Tuhan bukan sebaliknya justru didalamnya saling menjatuhkan satu dengan yang lain antar sesama, tetapi gereja hadir agar umat (orang-orang) yang bersekutu didalamnya harus saling melengkapi, menopang dan membatu serta membangun persekutuan bersama untuk menghadirkan damai sejahtera Allah ditengah dunia ini,” ucapnya.

Sebelum ibadah ditutup dilakukan penandatanganan berita acara penggunaan aset gedung gereja sinode GPIBK untuk digunakan oleh jemaat Sion Pelinglalomo sebagai tempat peribadatan dan kegiatan gereja lainnya, yang ditanda tangani oleh Ketua Sinode GPIBK, Pdt. Anasir Suayong, M.Th, Ketua MPH Jemaat Sion Pelinglalomo, Ketua MPH Klasis Buko Tengah Pdt. A.R Lapaso, M.Th dan Kepala Desa Pelinglalomo Ahyudin Yunus, S. Fil.

Ibadah penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo dihadiri oleh Anggota DPD-RI Lucky Semen yang didampingi istri tercinta, Anggota DPRD Provinsi Sulteng Ronald Gulla, S.T, MPH, Sinode Gereja Kristen Luwuk Banggai (GKLB) dan undangan lainnya serta anggota jemaat Sion Pelinglalomo. (JAR-KOMINFO)

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Banggai Kepulauan, Edison E. Moligay, S.Sos, M.A.P melakukan pemantauan beberapa destinasi wisata di Kabupaten Banggai Kepulauan di libur panjang dalam rangka perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah.

Melalui akun Facebooknya Edison Moligay mengunggah berapa foto yang menunjukkan ramainya pengunjung di objek wisata Danau Cermin Paisupok yang terletak di Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, pada H+2 Idul Fitri 1443 Hijriah, Selasa, (3/5/2022).

Dalam unggahan videonya, Edison mempromosikan indahnya Danau Cermin Paisupok yang membuat hari kedua lebaran banyaknya pengunjung yang memilih Danau Cermin Paisupok untuk momen liburan bersama dengan keluarga.

Sehingga membuat pihak pengelola bersama pemerintah Desa Lukpanenteng harus mengatur pengunjung secara bergantian untuk masuk dikawasan wisata Danau Paisubatu.

Melalui testimoni Kadis Pariwisata Banggai Kepulauan juga berharap agar Objek wisata Danau Cermin Paisupok untuk dapat dikelola dan ditata lebih baik lagi agar para pengunjung merasa lebih aman dan nyama ketika berada di kawasan objek wisata Danau Cermin Paisupok. (JAR-KOMINFO)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Bangkai ikan Paus yang terdampar di perairan pesisir pantai Kecamatan Buko tepatnya di Desa Leme-Leme Bungin yang sudah tiga hari sejak dilihat warga pada hari Sabtu 30 April 2022 lalu, mulai mengeluarkan aroma tak sedap.

Babinsa Desa Leme-Leme Bungin, Serka. Salno Lalio saat dimintai keterangan mengatakan bangkai ikan paus ini sudah tiga hari terdampar di pinggir pantai Leme-Leme Bungin dan sampai saat ini belum juga dapat dievakuasi.

“Awalnya bersama beberapa warga dan bantuan KM. Puspita Sari kami hendak mengevakuasinya tapi sayang beberapa kali dilakukan evakuasi sampai hari ini Senin, 2 Mei 2022 belum juga dapat dievakuasi, karena ketersediaan alat,” ucap Salno.

Disamping itu, Kapolsek Buko bersama anggotanya terlihat juga di lokasi kejadian guna mengarahkan warga untuk mengevakuasi bangkai ikan paus, bahkan berupaya menghubungi pemilik alat berat di Kecamatan Buko, tapi sayang alat berat lagi dalam keadaan rusak.

“Sebenarnya jika ada alat berat kita langsung menggali lubang dan menguburkan bangkai ikan paus ini agar tidak menimbulkan polusi dan pencemaran pesisir pantai Kecamatan Buko,” ucap Kanit Intel Polsek Buko. (JAR-KOMINFO)

Oluno, BanggaiKep.go.id – Kepala Puskesmas Bulagi Heliawati Marlapan S. Gz. memberikan klarifikasi mengenai Jenazah yang di Ojek dari Puskesmas Bulagi ke Desa Oluno Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Senin, (25/4/2022).

Kapus Bulagi menjelaskan dalam wawancara bersama Jurnalis Pemda bertempat di rumah duka bahwa kejadian tersebut terjadi kemarin tanggal 24 April 2022, pukul 13:35 Wita.

Menurutnya, “Pasien di antar di Puskesmas Bulagi dalam kondisi yang tidak sadarkan diri (penurun kesadaran) sampai di puskesmas Bulagi Petugas puskesmas langsung menerima pasien dan melakukan tindakan sesuai dengan standar operasional dan prosedur yang sudah di tetapkan di Puskesmas Bulagi namun pada pukul 14:00 Wita pasien dinyatakan meninggal,” ucap Heliawati.

“Untuk kepulangan jenazah kami dari puskesmas bulagi membantu mengupayakan menelepon mobil jenazah yang ada di wilayah Kecamatan Bulagi, karena mobil jenazah bukan punya Puskesmas Bulagi jadi tidak standby di Bulagi,” lanjutnya.

“Namun waktu itu, mobil jenazah itu rusak kemudian mobil ambulance kami tidak bisa di gunakan karena mobil kami juga rusak masih dalam perbaikan, kemudian tim kami dari puskesmas juga sudah mengupayakan menelepon ambulance lain yang ada di wilayah kecamatan Bulagi yang dari Bulagi I,” jelas Kapus.

“Setelah kami konfirmasi mereka tidak bersedia karena pada saat itu mobil ambulance mereka lagi mengantar pasien yang lagi melahirkan,” terang Kapus.

“Setelah berunding dari keluarga sudah sepakat mereka langsung memulangkan dirumah duka dengan di ojek oleh Kepala Desa bersama sepupu almarhum, dan juga saya menyayangkan beritanya sudah viral tanpa konfirmasi ke petugas kami,” ucap Kapus Bulagi.

Karena sudah viral dan tersebar di media sosial tanpa konfirmasi dari pihak Puskesmas Bulagi, Kapus berharap tidak ada yang memanfaatkan momen tersebut dan menyebarkan berita sepihak.

Selain itu, Kapus juga berharap ke depan ada pengadaan mobil Jenazah dan mobil operasional puskesmas sehingga saat masyarakat membutuhkan mobil sudah standby di Puskesmas.

Selain Kapus dan Staf Puskesmas Bulagi, terlihat Camat Bulagi, Kapolsek Bulagi bersama anggota TNI, Unsur Forkopimcam dan masyarakat menyambangi rumah duka. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam buka kegiatan penyampaian pokok-pokok Rencana Pembangunan Daerah Tahun 2023-2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2023 Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Senin, (25/4/2022).

Kegiatan bertempat di ruang rapat kantor Bupati dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda Bangkep, Para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Bapedda dan Litbang, Kepala OPD serta undangan lainnya.

Dalam Sambutan Bupati menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2023-2026 telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2022.

Untuk itu, Bupati mengharapkan dukungan serta dapat menjalankan apa yang telah disepakati bersama dalam dokumen RPD termasuk penyelesaian penginputan dokumen Renstra Perangkat Daerah ke dalam aplikasi Sipdagar.

“Segala target yang telah kita tetapkan baik dalam dokumen RPD maupun dalam dokumen Renstra dapat kita capai sehingga terwujud Kabupaten Banggai Kepulauan yang lebih sejahtera untuk mengejar ketertinggalan kita sehingga dapat sejajar dengan daerah lain,” ucap Bupati.

RKPD Kab. Bangkep tahun 2023 merupakan tahun pertama pelaksanaan dari RPD Kab. Bangkep tahun 2023-2026 yang merupakan tahapan rangkaian dalam pencapaian indikator tujuan, sasaran dan program yang tertuang dalam dokumen RPD.

“Saya minta Kepala Perangkat Daerah agar fokus dan terarah dalam penyusunan program dan kegiatan sehingga rencana pembangunan tahun 2023 dapat tercapai sesuai dengan arah kebijakan pembangunan dalam RPD tahun 2023-2026,” kata Bupati.

Selanjutnya, diakhir sambutan, Bupati juga berharap agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga target yang telah ditetapkan akan dapat tercapai. (Elsi-KOMINFO)

Lumbia-Lumbia, BanggaiKep.go.id – SMA Negeri 1 Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan Provisi Sulawesi Tengah tidak pernah melewatkan momentum bersejarah di negeri ini dengan terus mendorong siswa dan siswi dalam mengembangkan minat dan bakat mereka sebagai generasi muda penerus bangsa dan negara.

SMA Negeri 1 Buko Selatan di bawah kepemimpinan Bapak Muhamad Hariri, S.Ag, M.Pd dengan segudang prestasi yang digapai baik dalam ajang lomba akademik maupun kegiatan ekstrakurikuler lainnya.

Pada Kamis, 21 April 2022 dalam rangka memperingati hari R.A Kartini, SMA Negeri 1 Buko Selatan kembali memeriahkan peringatan hari Nasional ini dengan menggelar beragam lomba yang diikuti siswa-siswinya.

Kegiatan yang dilaksanakan fashion show, baca puisi dan pemilihan duta Kartini milenial SMA Negeri 1 Buko Selatan kegiatan dimulai pada jam 15.00 wita sampai selesai, dengan dewan juri melibatkan Staf Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah Ibu Vera Cristine Lasewa, S.Par, dan Bapak Aldi Patimahu, S.Pd, serta owner Ani Salon.

Tampak dalam kegiatan ini siswi SMA Negeri 1 Buko Selatan tampil dengan busana kebaya dengan beragam corak dan model guna memberikan peringatan hari Kartini.

Kegiatan peringatan hari Kartini SMA Negeri 1 Buko Selatan diakhiri dengan berbuka puasa bersama yang disponsori oleh Dewan Guru serta siswa dan siswi SMA Negeri 1 Buko Selatan. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Menindak lanjuti Surat Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah tertanggal 4 April 2022, Perihal Pemberitahuan yang ditujukan kepada Kepala Kementerian Agama Banggai Laut up. Penyelenggara Bimas Kristen, terbitnya Surat Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah ini bukan tanpa alasan berawal dari penurunan papan nama Jemaat GPIBK Nain Adean Klasis Banggai Laut yang masih dibawah naungan lingkup pelayanan Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) yang wilayah pelayanannya meliputi Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut.

Dalam Surat tersebut mempertegas bawah Sinode GPIBK merupakan lembaga gereja yang sah dan terdaftar sebagai sebuah sinode di Kementerian Agama Republik Indonesia berdasarkan ketentuan yang diatur dalam perundang-undangan, sedangkan Persekutuan Gereja Protestan Banggai Laut (PGPBL) bukan sebuah sinode hanya merupakan organisasi keagamaan Kristen/Persekutuan.

Tim Sinode GPIBK dalam menindaklanjuti Surat Kemenag Provinsi Sulteng dan Silahturahmi dan pernyataan keberatan kepada Bupati Banggai laut oleh Jemaat-Jemaat dan Klasis se- Sinode GPIBK dan MPH Sinode GPIBK, yang direncanakan pada tanggal 10 Mei 2022 mendatang dengan agenda bertemu langsung dengan Bupati Banggai laut.

Pada hari Kamis, 21 April 2022, Tim Sinode GPIBK menemui Kapolres Banggai Kepulauan, Tim terdiri dari  Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode  GPIBK, Wakil Ketua I Pdt. Hanok S.K Maasi, S.Th, Sekretaris Sinode Pdt. Beni Mombilia, S.Th, Bendahara Sinode Pdt. Barnabas Sooai, S.Th, Bapak Haran Pea, SH Ketua Majelis Pertimbangan (MP) Sinode GPIBK, dan Ir. Kondrad D. Galala, MM selaku Ketua Majelis Pengawas Perbendaharaan (MPP) Sinode GPIBK.

Kondrad Galala, saat dihubungi via WhatsApp mengatakan bahwa “Kehadiran Tim Sinode GPIBK disambut hangat dan baik oleh Kapolres Banggai Kepulauan, AKBP. Bambang Herkamto, S.H diruang kerjanya.

“Dari pertemuan ini AKBP. Bambang Herkamto menyampaikan kepada Tim Sinode GPIBK akan menindaklanjuti hal tersebut serta akan mengkomunikasikan dengan Pemda Banggai Laut, sekaligus Tim Sinode GPIBK menyerahkan surat Silahturahmi dan Pernyataan Keberatan kepada Bupati Banggai Laut dan lampirannya yang menanyakan keabsahan Sinode GPIBK berdasarkan peraturan yang berlaku yang juga didalamnya terlampir salinan Surat Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Tengah kepada Kapolres Banggai Kepulauan,” ucap Kondrad. (JAR-KOMINFO)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Bulan Ramadan bukan hanya menjadi waktu terbaik bagi umat Islam dalam beribadah. Di bulan suci ini, banyak juga warga yang memanfaatkan untuk mengais rezeki.

Hal itu terlihat dengan menjamurnya para pedagang takjil dadakan di sepanjang jalan wilayah Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, khususnya sepanjang jalan Desa Leme-Leme Bungin sampai Desa Lalengan.

Selama memasuki bulan Ramadan, penjual takjil mulai menghiasi di pinggir-pinggir jalan. Kondisi ini sudah menjadi hal yang biasa ketika memasuki bulan suci Ramadan.

Para pedagang takjil tersebut biasanya muncul saat menjelang berbuka puasa sekitar pukul 16.00 Wita, dengan menyajikan berbagai menu dan berharap dagangannya laris diserbu para pembeli.

Waktu berbuka puasa adalah momen yang manis bagi pedagang takjil dadakan ini. Selain nikmatnya menunggu buka puasa, juga ada pundi-pundi rupiah yang mereka dapatkan.

Dari pemantuan Tim Jurnalis Pemda pada Kamis, (21/4/2022) sejumlah menu takjil yang dijajakan, di antaranya ada pisang ijo, es kelapa muda, es buah ditambah dengan berbagai macam gorengan, kue, sayuran bahkan ikan masak, dengan  harga bervariasi, namun sangat terjangkau dan tidak menguras dompet para pembeli.

Harga pisang ijo, es buah demikian juga dengan es kelapa muda perporsi Rp. 5.000, aneka gorengan dan kue dihargai 4 buah Rp. 5.000 kalau ikan masak tergantung jenis ikannya ada yang dihargai Rp. 5.000 sampai Rp. 25.000.

“Tentu omsetnya beda dengan hari-hari biasanya. Bulan Ramadan pemburu takjil cukup banyak. Pendapatan pun lebih besar. Kalau di momen Ramadan ini pendapatan sekitar Rp. 100 ribu – Rp 300 ribu ke atas, tergantung jenis dagangan dan modal yang dikeluarkan,” kata salah satu penjual Ta’jil di Desa Tataba. (JAR-KOMINFO)