Boloy, BanggaiKep.go.id – Dampak dari adanya Corona Virus Disease (Covid-19), Pemerintah berupaya keras dalam penanganan memutuskan mata rantai Covid-19 serta membantu masyarakat.

Salah satunya dengan Musyawarah Rekonsiliasi Dana Desa dan penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa  (BLT-DD) tahap 6 (Enam) kepada masyarakat di Desa Boloy Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Senin, (26/10/2020).

Yeret Alvian N Bilalu selaku Kepala Desa Boloy dalam sambutannya mengatakan, jumlah penerima BLT-DD tahap 6 ada 53 Kepala Keluarga, masing-masing mendapatkan Rp. 300.000.

“Walaupun sudah mendapatkan BLT-DD masyarakat harus tetap menjalankan pekerjaan pokok baik di laut maupun di darat,” ucap Kades.

Pemerintah Desa Bulagi berharap agar bantuan tahap 6 yang merupakan tahap akhir bagi penerima BLT-DD Desa Boloy dapat membantu untuk meringankan beban masyarakat dalam kebutuhan terutama di bidang sembako.

Adapun sambutan dari Pendamping Desa yang juga perwakilan Camat Bulagi Roslina Samiden, S.Sos mengingatkan, “Tertular covid-19 tidak memilih siapa dan apa jabatan seseorang, Sayangi diri dan keluarga anda, mari patuhi protokol kesehatan dalam peraturan Bupati No, 23 Tahun 2020.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danramil Bulagi Pelda Suharto, Kapolsek Ipda Partono dan Anggota Perangkat Desa serta keluarga penerima manfaat BLT-DD. (MeriKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam pimpin Apel Gabungan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang bulan Oktober dan mengantisipasi terjadinya kerawanan terhadap pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin, (26/10/2020).

Apel tersebut diikuti oleh Sekertaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD dan ASN serta Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Mengawali sambutannya, Bupati Rais Adam mengatakan “Dalam apel gabungan ini, saya akan menyampaikan beberapa hal yaitu terkait masalah persiapan Hari Ulang Tahun Banggai Kepulauan pada awal November mendatang.”

“Saya menghimbau kepada panitia penyelenggara yang sudah dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Bupati yang di ketuai oleh Kepala Dinas Perumahan Rachman Hasan, ST.,M.Si agar bisa melakukan pertemuan dalam rangka menyusun kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan pada acara tersebut,” lanjut Bupati.

Selanjutnya, Bupati juga menyampaikan terkait Vidcon minggu lalu yang mana Menkopolhukam menyampaikan bahwa Surat Keputusan Bersama menetapkan bahwa mulai tanggal 28 sampai 30 Oktober ditetapkan sebagai Cuti Bersama dan dihimbau kepada seluruh masyarakat termasuk Pejabat dan ASN untuk tidak mudik dulu, mengantisipasi munculnnya klaster baru Covid-19 di Banggai Kepulauan ini.

Kemudian, Bupati Rais juga mengatakan, “Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-92 mendatang, bertepatan dengan cuti bersama pada tanggal 28 Oktober jika tidak bisa hadir di acara sumpah pemuda, minimal doa kita bisa mengiringi negara tercinta ini.”

Diakhir sambutannya, Bupati mengungkapkan apresiasi dan terimakasih kepada Satgas Penanganan Covid-19, “Saya juga sangat mengapresiasi satgas penanganan Covid-19 terutama dibidang kesehatan yang telah melakukan tracking kepada orang, baik yang ada gejala maupun tidak ada gejala di daerah Banggai Kepulauan ini.”

“Terima Kasih kepada tim Satgas yang setia setiap saat, setia hingga akhir tanpa mengenal lelah, tanpa mengenal panas hujan dan tanpa mengenal siang malam,” tutur Bupati. (TrisKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Bertambahnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kecamatan Buko Selatan (BukSel) berdasarkan liris laporan surveilans ketat Covid-19 Kab. Banggai Kepulauan pada Jumat, 23 Oktober 2020 menjadi tanda peringatan bagi Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko karena wilayah Kec. Buko bertetangga dengan Kec. Buko Selatan.

Dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Buko, Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko terus melaksanakan kegiatan pencegahan dipintu masuk kecamatan Buko khususnya di pelabuhan Leme-leme dan pelabuhan Lalengan bagi pelaku perjalanan yang memasuki Kecamatan Buko melalui penyeberangan laut, Jumat, (23/10/2020).

Demikian pula halnya dengan Satgas Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko terus melakukan sosialisasi dan penindakan terhadap masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos mengajak semua komponen masyarakat Kecamatan Buko untuk bersama-sama terlibat aktif dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, jika kita bersatu pasti kita bisa, mulai dari hal yang terkecil seperti mematuhi protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Apabila kita mendisiplinkan diri dengan sering cuci tangan pakai sabun pada air mengalir, memakai masker saat berada diluar rumah, menjaga jarak serta hindari keramaian, jika ini kita lakukan kita bukan saja menyelamatkan diri kita sendiri tetapi keluarga kita dan orang lain,” jelas Kori.

“Bantulah Satgas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kecamatan Buko dalam upaya memutuskan mata rantai penularan Covid-19, karena jumlah personil Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko terbatas tapi jika masyarakat berperan aktif dan bergotong-royong bersama untuk menghadapi persoalan ini pasti dapat teratasi,” ungkap Kori. (AmosKominfo)

Lalengan, BanggaiKep.go.id – Semakin bertambahnya angka terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Banggai, Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko semakin memperketat penjagaan dan pemantauan dipintu masuk melalui pelabuhan Lalengan khususnya pelaku perjalanan dari luar Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Pada hari Jumat, 23 Oktober 2020 terpantau oleh jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep, penjagaan di pelabuhan Lalengan kembali diaktifkan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kec. Buko khususnya dan Kab. Banggai Kepulauan pada umumnya.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos selaku Ketua Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko mengatakan bahwa penjagaan di pelabuhan Lalengan tidak bisa diabaikan karena arus kedatangan pelaku perjalanan di Pelabuhan Lalengan didominasi pelaku perjalanan dari Luwuk Kabupaten Banggai yang kasus terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah, apalagi sudah dikategorikan sebagai daerah transmisi lokal.

Demikian pula halnya, diungkapkan oleh Kepala Puskesmas Tataba Sianti, A.Md.Kep bahwa penjagaan dipelabuhan harus terus ditingkatkan.

“Kita tidak boleh lengah dan kecolongan pelaku perjalanan dari luar daerah harus terdata apalagi yang dari wilayah penyebaran Covid-19 terus meningkat dan bertambah, itu menjadi perhatian khusus dan pelaku perjalanan dari daerah tersebut wajib isolasi dibawah pengawasan Satgas Pencegahan Covid-19 Buko dan tenaga medis,” jelas Sianti. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar mediasi terkait Mutasi Sekertaris Desa (Sekdes) Mata Kecamatan Totikum Selatan (Tosel) menjadi Kepala dusun yang dilakukan oleh Kepala Desa. Selasa, (20/10/2020).

Proses mediasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas PMD Rahmat Labou, Kepala Bagian Hukum Setda Jalil Tangkudung, Camat Tosel Aprianto Pamolango, Kepala Desa Mata Nuriani H. Diasamo dan masyarakat desa Mata lainnya.

Menurut keterangan dari Kepala Desa Mata Nuriani H. Diasamo bahwa Sekdes tersebut dinilai tidak aktif dalam menjalankan tugasnya serta dituduh memalsukan tanda tangan Kades tanpa tujuan dan alasan yang jelas sehingga Sekdes dimutasi menjadi Kepala Dusun.

Sementara Sekdes merasa bahwa Kades melakukan keputusan tersebut tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepadanya.

“Masih ada lagi permasalahan, sekdes mengganti password komputer Desa menjadi ‘Kades setan’ dan juga menggelapkan Pajak Desa sebanyak enam puluhan juta tanpa pertanggung jawaban,” ungkap Nuriani.

Beberapa Anggota DPR memberikan beberapa pertanyaan kepada kedua pihak dengan tujuan mendapatkan solusi yang terbaik. Namun lagi-lagi kesimpulan mediasi terakhir dikembalikan pada pihak desa untuk kembali memikirkan jalan keluar terbaik.

“Kami kembalikan untuk desa untuk memikirkan kembali semua pihak untuk mencari solusi, kami menunggu hasilnya dan kami akan rapat pendapat hasilnya,” ucap Wakil Ketua Komisi I Samsul Saimbi. (TrisKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Banggai Kepulauan gelar Sosialisasi Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Selasa, (20/10/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda BanggaiKep Abderiana Loto, MM mewakili Ketua Tim Penggerak PKK, Staf Ahli Setda BanggaiKep Ekasilawati Sipatu, Kadis DKP Sumiati Manompo.,SP.,MM, dan peserta para pelaku usaha.

Dalam sambutan Kadis DKP Sumiati Manompo mengatakan bahwa, Pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia dan berdasarkan undang-undang pangan nomor 18 tahun 2012 dan nomor 28 tahun 2004 tentang keamanan pangan, mutu, dan gizi.

“Ini kita perlu cermati bersama, selain pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi kita manusia pangan ini merupakan penyedia yang harus benar-benar steril untuk kita konsumsi dan pelaku usaha yang hari ini hadir pada hari ini hanya berasal dari ibu kota saja, insyaallah kedepannya kegiatan ini akan lebih dikembangkan lagi,” ucap Sumiati.

Selanjutnya, Kadis DPK juga mengungkapkan harapannya, “Harapan kami, walaupun ini masih cukup sederhana tetapi alat yang kami gunakan di sini sudah melalui prosedur yang sudah di tetapkan oleh Dinas Kesehatan dalam hal ini balai POM, semoga kegiatan hari ini kita bisa cermati bersama, untuk bisa kita terapkan di lapangan atau di rumah produksi,” harap Sumiati.

Sementara itu, dalam sambutan Ketua TP-PKK yang dibacakan Asisten II Setda Abderiana Loto, MM juga menjelaskan Sesuai dengan undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, Pemerintah berkewajiban untuk menjamin keamanan pangan masyarakat dalam mewujudkan hal tersebut Pemerintah di amanatkan untuk menetapkan norma standar produk dan kriteria mutu ketahanan pangan dalam hal ini pengawasan pangan serta pangan lokal.

“Tugas kita yaitu menjamin pengawasan mutu dan keamanan pangan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan, tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah melindungi masyarakat terutama masyarakat yang membutuhkan pangan dan setiap yang diproduksi harus ada standar mutu,” jelas Abde.

Namun menurut Abderiana, banyak hal yang didapatkan di lapangan terutama di Kabupaten Banggai Kepulauan, kita lihat banyak produk atau makanan yang diberi pengawet.

“Oleh sebab itu kesehatan sangatlah penting, jadi yang perlu kita perhatikan setiap produk atau makanan adalah kualitasnya, maka marilah kita selalu menjaga mutu keamanan pangan demi kesehatan,” kata Abde.

“Terimakasih kepada ibu ketahanan pangan yang sudah banyak bergerak di bidang pertanian, terutama pengelolaan pekarangan dan juga seluruh kecamatan yang sudah ada percontohan dan ini adalah salah satu mutu, dan strategi pencegahan stunting” tutup Abde mengakhiri sambutan. (DeckyKominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Ditengah meningkatnya penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Tengah dan terus bertambahnya kasus terkonfirmasi di Kabupaten Banggai, Majelis Pekerja Harian Sinode GPIBK mengajak warga Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) berperan aktif lawan Covid-19.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th saat ditemui pada Selasa, (20/10/2020) mengatakan ditengah pergumulan bangsa dan daerah ini gereja terpangil untuk berperan aktif dalam memerangi Penyebaran Covid-19 sebab gereja adalah bagian dari bangsa ini.

“Dalam setiap acara gereja yang digelar oleh Sinode GPIBK kami selalu menghimbau kepada warga Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan untuk melibatkan diri serta berperan aktif dalam mengatasi penyebaran Covid-19”, kata Anasir.

Bentuk peran warga GPIBK melalui hal-hal yang sederhana seperti saling mengingatkan untuk terus mematuhi himbauan pemerintah serta terus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti sering mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, memakai masker ketika berada diluar rumah, menjaga jarak serta menghindari kerumunan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020.

“Sehingga kami memiliki Yel-yel dalam semangat bersama yakni Salam Sehat … Sehat Selalu..  Sehat Selalu…. Cuci Tangan, Pakai Masker Cuci Tangan dan Jaga Jarak,” ungakap Anasir. (AmosKominfo)

Okulo Potil, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Okulo Potil Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan menyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebagai upaya dan kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Desa Okulo Potil dilaksanakan di Balai rakyat Desa Okulo Potil, Senin, (19/10/2020).

Kepala Desa Okulo Potil Welon Kolian dalam sambutannya melaporkan jumlah penerima manfaat BLT-DD Okulo Potil sebanyak 87 keluarga dengan total anggaran Rp.78.300.000 yang diperuntukan triwulan kedua yakni bulan Juli, Agustus dan September. Welon pun berharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan bertanggungjawab.

Sementara itu, Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepedulian Pemerintah baik pusat, Provinsi, Kabupaten sampai ke Kecamatan dan Desa bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19 merupakan upaya Pemerintah untuk meringankan sebagian beban masyarakat.

“Untuk itu manfaatkanlah bantuan ini dengan baik dan benar sambil kita terus melaksanakan tugas dan pekerjaan pokok kita,” kata Kori.

Pada kesempatan ini, Kori Yalume juga terus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 guna memutuskan mata rantai penyebarannya, dengan membudayakan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, memakai masker, menjaga jarak serta hindari kerumunan.

“Mari budayakan 4M, bukan karena takut kena sanksi atas penerapan Perbub tetapi menjadi gaya hidup kita ditengah pandemi Covid-19 yang terus kasusnya semakin meningkat,” kata Kori.

Turut hadir dalam penyaluran BLT-DD Desa Okulo Potil unsur Muspika Kec. Buko, Tenaga Pendamping Desa Kec. Buko, Ketua BPD Desa Okulo Potil beserta anggota, Perangkat Desa serta penerima manfaat BLT-DD. (AmosKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Banggai Kepulauan bersama Majelis Umum Indonesia (MUI) Banggai Kepulauan melakukan pendatangan Program Dakwah Pilkada dan Pencegahan Pelanggaran Politik Uang dalam Penyelenggaraan Pemilihan Tahun 2020, Jumat, (16/10/2020).

Pendatanganan tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten dan disaksikan secara virtual oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah bersama Panitia Pengawas (Panwas) Kecamatan se-Kabupaten Banggaikep, serta Ketua Majelis Kecamatan se Banggaikep.

Pada kesempatan ini, Ketua MUI Banggaikep Suardi Esa mengatakan merupakan suatu hal yang baik Bawaslu Kabupaten mencoba untuk memerangi politik uang dengan pendekatan religius yang tujuannya untuk memperkaitkan keagamaan dengan sebuah metode Dakwah kepada ummat.

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa ummat sebagai pelaku yang akan menentukan hak suara untuk pemimpin kedepan. Dengan Dakwah ini, kita bisa memberikan pemahaman kepada ummat untuk bisa berpolitik dengan baik dan menjelaskan bahwa berpolitik uang sangat besar dosanya apa bila terjadi di tingkat masyarakat kita”, jelas Suardi.

Suardi juga mengajak semua majelis kecamatan se- BanggaiKep untuk membantu serta mendukung program Bawaslu dalam memerangi politik uang.

Selain itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Supriatmo Lumuan juga berpendapat “Selama ini kita selalu bicara soal aturan, namun kita sering melupakan peran-peran tokoh agama dan melupakan peran ulama sebagai bagian dari hal yang sangat penting.”

“Kami dari Bawaslu Banggai Kepulauan merasa perlu melibatkan MUI sebagai tanggungjawab moral dan tanggungjawab agama untuk mendidik publik dalam hal ini berkaitan dengan bahaya politik uang”, sambung Supriatmo.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan keputusan dan membuat himbauan bersama dalam bentuk poster dan merangkumkan dua judul khutbah mengenai bahaya politik uang”, lanjut Supriatmo.

Selanjutnya kata Supriatmo, “Kami akan menempelkan himbauan tersebut di 131 mesjid yang ada di Banggai Kepulauan yang sebelumnya sudah kami identifikasi terlebih dahulu.”

“Kami Bawaslu juga berencana akan melakukan takbir akbar namun kami akan menyesuaikan dengan situasi Pandemi yang sedang terjadi saat ini”, tutur Ketua Bawaslu. (TrisKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Harapan Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dalam peresmian tambatan perahu di Desa Liang yaitu dapat menambah semangat untuk lebih meningkatkan pelayanan transportasi laut.

Hal ini diungkapkan Bupati dalam sambutannya pada peresmian tambatan perahu dan penandatanganan prasasti yang dilaksanakan di Desa Liang Kecamatan Liang kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa, (13/10/2020).

“Dengan adanya tambatan perahu ini, diharapkan akan menambah semangat kita untuk lebih meningkatkan pelayanan kita dari apa yang telah kita kerjakan selama ini,” ucap Rais.

Selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Bupati juga menyampaikan rasa terimakasihnya, “Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu yang dengan ikhlas memberikan dukungan sehingga tambatan perahu ini bisa berdiri seperti sekarang ini.”

“Tambatan perahu ini tentu menjadi dambaan bagi kita semua, kami berharap tambatan perahu ini bisa digunakan secara maksimal untuk meningkatkan pelayanan secara keseluruhan,” tambah Bupati.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita bersama-sama menjaga dan memelihara tambatan perahu ini dengan sebaik-baiknya agar bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.

“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya bagi berbagai pihak yang telah memberi dukungan moral maupun material untuk pembangunan tambatan perahu ini,” tutur Bupati.

“Saya mengharapkan kepada para regulator dalam pengawasan perlu peningkatan pemahaman dan penyelarasan kinerja antar instansi/stecholder pengusaha angkutan dan pengguna jasa bidang angkutan laut mutlak harus dilakukan,” lanjut Bupati.

Ada 5 (Lima) tambatan perahu yang diresmikan secara bersamaan dan peresmian tersebut dipusatkan di desa Liang, empat tambatan perahu lainnya diantaranya berada di desa Bungin Kecamatan Tinangkung, di desa Lobuton Kecamatan Totikum Selatan, di desa Bakalinga dan Montop Kecamatan Bulagi Utara. (DeckyKominfo)