Salakan, banggaikep.go.id – Pelaksanaan Festival Trikora 2025, Kabupaten Banggai Kepulauan, berlangsung penuh semangat dan nuansa kebangsaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai sejarah, pelestarian budaya, serta semangat nasionalisme masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya di Banggai Kepulauan. gelar peelaksanaan dilaksanakan di Taman Kota Salakan, selasa (28/10/2025)

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, yang diwakili oleh Bapak Ansyari, M.Pd., menyampaikan sambutan resmi.

Dalam sambutannya, Ansyari juga memberikan usulan agar pelaksanaan Festival Trikora di tahun-tahun mendatang dapat disinergikan dengan tanggal peresmian Tugu Trikora, yakni 12 Agustus 1995, agar momentum sejarah tersebut semakin bermakna.

“Mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan agar pelaksanaan Festival Trikora di masa mendatang disesuaikan dengan tanggal berdirinya Tugu Trikora, supaya kita bisa sekaligus mengenang peristiwa bersejarah yang menjadi simbol perjuangan bangsa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ansyari menyampaikan arah kebijakan pembangunan kebudayaan yang menjadi fokus strategis pemerintah saat ini, meliputi Penguatan karakter dan jati diri bangsa, Peningkatan apresiasi seni dan kreativitas karya budaya. Pelestarian nilai-nilai sejarah dan warisan budaya, Promosi dan diplomasi kebudayaan, serta, Pengembangan sumber daya kebudayaan.

“Semua ini hanya dapat terwujud melalui kerja sama antara pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kebudayaan, dengan pemerintah daerah, khususnya Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Banggai Kepulauan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya mengembangkan kegiatan kebudayaan sebagai daya tarik wisata dan penggerak ekonomi kreatif daerah.

“Banyak daerah seperti Bali dan Yogyakarta telah membuktikan bahwa budaya bisa menjadi produk unggulan pariwisata. Kita pun bisa melakukan hal serupa di Sulawesi Tengah, dengan membangun ekosistem kebudayaan yang kuat dan berkelanjutan,” tutup Ansyari.

kesempatan yang sama, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia turut memberikan sambutan ia menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memajukan kebudayaan daerah.

Menurutnya, kehadiran Festival Trikora merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam melestarikan, mengembangkan, dan mewariskan nilai-nilai luhur bangsa, khususnya kekayaan budaya lokal Banggai Kepulauan.

“Festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi momentum penting untuk menggali makna sejarah, memperkuat identitas daerah, serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya kita sendiri,” lanjutnya.

Sejak berdiri tahun 2023 di Kota Palu, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII yang menaungi wilayah kerja Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, terus berkomitmen mendorong pemajuan kebudayaan yang partisipatif dan berbasis masyarakat.

“Pelestarian budaya akan berhasil apabila seluruh elemen masyarakat berperan aktif, mulai dari pemerintah daerah, pelaku budaya, hingga generasi muda sebagai pewaris budaya bangsa,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa Festival Trikora menjadi ruang penting untuk memperkenalkan warisan budaya lokal, seperti kesenian tradisional dan ekspresi budaya daerah, yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Banggai Kepulauan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga membuka peluang bagi berkembangnya ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan,” katanya.

Menutup sambutannya, ia berharap agar kegiatan seperti Festival Trikora terus dilestarikan dan dikembangkan di masa mendatang.

“Festival ini mempererat solidaritas, memperkuat jati diri bangsa, dan menumbuhkan kesadaran bahwa budaya adalah sumber kekuatan bagi pembangunan nasional yang berkepribadian,” pungkasnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pelaksanaan Festival Trikora 2025 yang digelar di Taman Kota Salakan berlangsung meriah dan penuh makna pada malam bersejarah 28 Oktober 2025, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda. Bertempat di Taman Kota Salakan, Selasa (28/10/2025).

kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan, Ikhsan Nursin, S.Pd.,MM, menyampaikan sambutan penting yang menekankan arti besar kegiatan ini dalam membangkitkan semangat perjuangan dan nasionalisme di kalangan generasi muda.

Dalam sambutannya, Ikhsan Nursin mengajak seluruh masyarakat untuk merenungkan kembali semangat perjuangan para pemuda Indonesia di masa lampau yang menjadi landasan berdirinya bangsa.

“Malam ini, 28 Oktober 2025, tentu tidak lepas dari ingatan kita semua sebagai langkah awal perjuangan para pemuda dalam menegakkan kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat untuk bersatu dan berjuang dalam satu organisasi telah melahirkan gerakan-gerakan kebangsaan yang menjadi tonggak kemenangan bangsa,” ujar Ikhsan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelaksanaan Festival Trikora bukan sekadar kegiatan seni dan budaya, tetapi juga memiliki makna yang sangat penting dalam menanamkan semangat nasionalisme dan nilai perjuangan kepada generasi muda.

“Monumen Trikora yang berdiri di Salakan merupakan tonggak sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut Irian Barat.

Melalui festival ini, kita mengenang kembali Tri Komando Rakyat sebagai simbol tekad dan keberanian bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan,” lanjutnya.

Ikhsan juga menambahkan bahwa Festival Trikora menjadi wadah untuk merefleksikan sejarah sekaligus membuka ruang ekspresi dan kreativitas bagi masyarakat, terutama generasi muda, dalam menampilkan karya budaya yang sarat nilai edukatif.

“Kegiatan ini menjadi ruang nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan kebudayaan bangsa. Melalui karya seni dan budaya, kita belajar memahami makna perjuangan dan kebersamaan dalam konteks kekinian,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam terus mendukung kegiatan yang memperkuat karakter dan identitas budaya masyarakat Banggai Kepulauan.

“Kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senantiasa berkomitmen untuk mendorong kegiatan yang memperkuat karakter dan identitas budaya, serta memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai luhur bangsa.

Melalui festival seperti ini, kita membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk kepribadian yang berakar pada budaya dan semangat kebangsaan,” tutup Ikhsan Nursin.

Festival Trikora 2025 di Taman Kota Salakan menjadi bukti nyata sinergi antara pendidikan, kebudayaan, dan semangat perjuangan bangsa, sekaligus momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme di tengah masyarakat Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan,banggaikep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, secara resmi membuka Festival Trikora Banggai Kepulauan Tahun 2025 yang berlangsung meriah di Taman Kota Salakan, Selasa (28/10/ 2025)

Acara pembukaan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, serta ratusan masyarakat yang antusias menyambut pelaksanaan festival tahunan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkam Supu, S.Th.I., MH., Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, Waka Polres Banggai Kepulauan, Kompol Abidin, Pj. Pabung 1398/LB, Letda Kav. Rahmad Luande, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Sofyan Arsyad, S.Pd.I., M.Si., para Kepala OPD se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, unsur penyelenggara Pemilihan Umum, pendamping peserta Festival Trikora, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Mengawali segala hal yang baik, tentunya kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Atas segala nikmat dan keberkahan-Nya, kita dapat bersama-sama hadir pada hari yang berbahagia ini dalam rangka pembukaan Festival Trikora Banggai Kepulauan Tahun 2025 dengan keadaan sehat walafiat dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Festival Trikora bukan sekadar perayaan, melainkan wujud nyata kecintaan terhadap warisan budaya, sejarah, dan jati diri bangsa. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk terus merawat tradisi yang diwariskan oleh para leluhur serta memperkuat rasa kebersamaan sebagai fondasi utama dalam membangun daerah yang maju, damai, dan sejahtera.

Festival tahun ini mengusung tema “Merawat Tradisi, Menjaga Kebersamaan”, yang menurut Bupati memiliki makna mendalam.
“Tradisi adalah akar yang meneguhkan identitas kita, sementara kebersamaan adalah pohon rindang yang menaungi setiap perbedaan. Dalam keberagaman suku, agama, dan budaya, kita menemukan kekuatan untuk saling menghargai, bekerja sama, dan melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik,” tutur Rusli Moidady.

Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Bupati menegaskan bahwa Festival Trikora tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang pembelajaran, pelestarian nilai-nilai budaya, dan penguatan karakter masyarakat, terutama bagi generasi muda agar tetap mencintai dan bangga terhadap kearifan lokal.

“Melalui festival ini, marilah kita jadikan semangat Trikora sebagai pengingat akan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah membela keutuhan bangsa. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu melalui karya, persatuan, dan semangat gotong royong,” pungkas Bupati.

Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni budaya daerah, parade peserta, dan kegiatan hiburan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Festival Trikora 2025 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas daerah, mempererat kebersamaan, dan memajukan sektor kebudayaan serta pariwisata Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Suasana semarak menyelimuti Taman Kota Salakan. Ratusan warga tumpah ruah di sepanjang jalan utama menyaksikan kegiatan Karnaval Festival Trikora Banggai Kepulauan 2025 yang secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Selasa (28/10/2025).

Dalam sambutannya, Serfi menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas antusiasme masyarakat dalam menyemarakkan salah satu agenda tahunan terbesar di daerah. Ia menegaskan bahwa kegiatan karnaval bukan sekadar hiburan, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta menampilkan kekayaan budaya dan potensi daerah.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas dan keindahan budaya lokal. Semangat gotong royong, kekompakan, dan kecintaan terhadap daerah tampak jelas dalam setiap langkah para peserta,” ujar Serfi dalam sambutannya sebelum melepas peserta karnaval.

Kegiatan karnaval tahun ini diikuti oleh sembilan peserta dari berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Banggai Kepulauan, antara lain:

1. TK Pembina Salakan Kecamatan Tinangkung

2. SDN Pembina Salakan Kecamatan Tinangkung

3. TK Negeri Pertiwi Salakan Kecamatan Tinangkung

4. TK Negeri Ambelang Kecamatan Tinangkung

5. TK Negeri Percontohan Kecamatan Tinangkung

6. PAUD Nyiur Melambai Bongganan Kecamatan Tinangkung

7. SDN 2 Salakan Kecamatan Tinangkung

8. SDN 1 Inpres Salakan Kecamatan Salakan

9. Korwil Liang Kecamatan Liang

Wabup juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia berharap semangat kebersamaan yang lahir dari kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pembangunan daerah ke depan.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, meriah, dan membawa manfaat bagi masyarakat Banggai Kepulauan,” tuturnya.

Di akhir acara, Wabup secara resmi melepas peserta karnaval dengan seruan semangat dan doa agar kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Sorak sorai warga pun mengiringi dimulainya parade yang menampilkan ragam busana dan kreasi budaya dari berbagai peserta.

Festival Trikora tahun ini menjadi bukti nyata semangat masyarakat Banggai Kepulauan dalam menjaga warisan budaya dan memperkuat jati diri daerah melalui kegiatan yang edukatif dan menghibur.

Turut hadir Kepala Dinas dan Pendidikan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Wakapolres, Kabag OPS, Sekretaris Dinas Perhubungan, Sekretaris Pol PP serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelayanan Panggilan Darurat 112, yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh Kadis Kominfo, Sekdis Kominfo, Narasumber Perwakilan PT. Jasnita Telekomindo Jakarta, Kepala OPD Lingkup Pemda atau yang mewakili, serta seluruh peserta Bimtek yang hadir.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO dan dalam sambutannya mengatakan layanan panggilan darurat 112 merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang sangat penting dalam mewujudkan sistem tanggap darurat terpadu.

Layanan ini memungkinkan masyarakat mendapatkan pertolongan cepat pada saat terjadi keadaan darurat seperti kebakaran, kecelakaan, bencana alam, gangguan keamanan, serta kondisi darurat lainnya. cukup dengan menghubungi satu nomor yaitu 112, tanpa biaya dan dapat di akses selama 24 jam.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, keselamatan warga, dan ke tanggapan pemerintah daerah terhadap situasi darurat.

“Melalui kegiatan bimtek ini, saya berharap seluruh peserta baik dari unsur Pemerintah Daerah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, maupun lembaga terkait lainnya dapat memahami secara menyeluruh mekanisme operasional layanan 112, alur koordinasi antar instansi, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem tanggap darurat,” ujarnya.

Karena itu, kegiatan bimtek ini bukan hanya sekadar pelatihan teknis, tetapi juga momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan membangun budaya kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap setiap materi yang disampaikan narasumber, serta menerapkannya dengan baik di lapangan. semoga melalui kegiatan ini, Banggai Kepulauan dapat semakin siap dan tanggap menghadapi berbagai situasi darurat, serta memberikan rasa aman dan perlindungan yang maksimal bagi seluruh masyarakat,” ucap Bupati. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus menunjukkan keseriusannya dalam memperbaiki kualitas gizi masyarakat. Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Baka, Kecamatan Tinangkung, Senin (27/10/2025).

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung upaya nasional menekan angka stunting, gizi buruk, dan anemia di wilayah kepulauan tersebut.

Acara peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten I Setda, Kabag SDM, Pabung 1308 Luwuk Banggai Pelda, Kepala SPPG Tinangkung-Baka, Kepala Kemenag Banggai Kepulauan, tenaga pendidik, kader kesehatan, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Serfi Kambey menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor yang telah bekerja keras mewujudkan layanan gizi terpadu hingga ke tingkat desa. Ia menegaskan, pemenuhan gizi bukan sekadar urusan kesehatan, tetapi investasi masa depan bangsa.

“Isu pemenuhan gizi merupakan salah satu tantangan utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Masih adanya kasus stunting, gizi kurang, dan anemia, khususnya pada ibu hamil dan balita, menjadi perhatian serius kita bersama,” ujar Wabup.

Serfi menambahkan bahwa program SPPG merupakan bagian dari program unggulan nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Desa Baka menjadi salah satu pilot project di Kabupaten Banggai Kepulauan yang akan menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Melalui SPPG ini, masyarakat dapat lebih mudah memperoleh edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, dan intervensi gizi yang tepat sasaran,” tuturnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan, pemerintah desa, tenaga medis, serta para kader gizi yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam persiapan dan pelaksanaan program.

Wabup menegaskan, peningkatan kualitas gizi adalah fondasi bagi lahirnya generasi unggul Banggai Kepulauan. Ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keberlanjutan program.

“Anak-anak yang tumbuh sehat akan menjadi generasi yang kuat dan cerdas. Pemerintah daerah berkomitmen penuh memastikan program ini berjalan berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Operasi (Kabag OPS) Polres Banggai Kepulauan, Kompol Maikun, S.H., M.H., menekankan pentingnya tanggung jawab dalam pelaksanaan program gizi di daerah. Ia mengingatkan seluruh pihak agar bekerja secara amanah dan berhati-hati.

“Kalau kita bicara tanggung jawab, maka harus betul-betul amanah. Jangan sampai ada pelanggaran atau kejadian yang membuat program ini tidak berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kompol Maikun menyinggung insiden keracunan makanan yang sempat terjadi di beberapa daerah dan mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang di Banggai Kepulauan.

“Kita berdoa bersama, semoga tidak terjadi lagi hal seperti itu. Semua pihak aparat, panitia, maupun stakeholder harus menjaga agar program berjalan baik dan aman,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri dan TNI siap mengawal pelaksanaan program agar tidak terjadi penyimpangan dan seluruh kegiatan sesuai aturan.

“Kami dari Polri bersama TNI akan mengawal agar tidak ada pelanggaran yang menghambat jalannya program ini. Harapannya, semua pihak bekerja dengan tanggung jawab dan kehati-hatian,” tegasnya.

Kompol Maikun menutup sambutannya dengan menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan gizi nasional.

“Kami siap mendukung dan mengawal kebijakan Bapak Presiden serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar program ini berjalan lancar dan berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Pabung 1308 Luwuk Banggai, Pelda Ahmad, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak dalam peluncuran dapur MBG di Kecamatan Tinangkung. Ia menyebutkan tambahan satu dapur MBG di wilayah tersebut merupakan anugerah yang tidak semua daerah miliki.

“Kita patut bersyukur karena tidak semua daerah memiliki fasilitas seperti ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkorban tenaga dan pikiran demi terlaksananya program ini,” ucapnya.

Pelda Ahmad menekankan bahwa program Makanan Bergizi bukan sekadar memberi makan anak sekolah, tetapi bagian dari membangun masa depan bangsa.

“Program ini bukan sekadar memasak dan memberi makan. Ini investasi jangka panjang untuk mencetak generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pengolahan bahan makanan agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan.

“Kalau bahan tidak layak, jangan dimasak. Kalau belum matang, jangan dipaksakan. Lebih baik terlambat daripada terjadi keracunan,” pesannya.

Ikhlas Apriadi Mk. Abudi, Kepala SPPG Tinangkung Baka, menjelaskan bahwa dapur MBG di wilayahnya melibatkan 47 tenaga kerja termasuk ahli gizi dan akuntan. Seluruh proses pengolahan dilakukan sesuai standar keamanan pangan.

“Kami memiliki alat sterilisasi dan sistem pemasakan modern. Semua karyawan telah mendapat pelatihan pengolahan makanan sehat dan aman,” jelas Ikhlas.

Ia menegaskan komitmennya menjaga kualitas bahan pangan.

“Saya lahir dan besar di Salakan. Tidak mungkin saya ingin mencelakai anak-anak di sini. Saya pastikan bahan yang digunakan adalah yang terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, proses memasak dimulai sejak dini hari agar makanan tiba di sekolah tepat waktu dan dalam kondisi layak konsumsi.

“Masak nasi dimulai sekitar pukul 11 malam agar siap pagi hari. Kami juga menggunakan alat khusus agar nasi tetap steril dan tahan lama,” terangnya.

Sebagai penutup, Ikhlas mengajak seluruh pihak menjaga semangat kolaborasi dan keterbukaan dalam pelaksanaan program.

“Kalau ada keluhan, sampaikan langsung. Kita terbuka dan siap memperbaiki kekurangan. Program ini mulia, dan manfaatnya besar bila dijalankan bersama dengan hati,” tutupnya.

Peluncuran SPPG di Desa Baka ini menjadi tonggak penting bagi Banggai Kepulauan dalam memperkuat layanan gizi masyarakat sekaligus mendukung visi nasional “Indonesia Bebas Stunting 2030”. Pemerintah daerah berharap program ini menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di kecamatan lain di wilayah Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan dan gizi anak-anak sekolah. Hal ini ditunjukkan melalui peluncuran Program Makanan Bergizi (MBG) yang digelar di SD Pembina Salakan.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Senin (27/10/2025).

Program MBG merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung upaya pencegahan stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Dalam kegiatan ini, para siswa SD Pembina Salakan mendapatkan paket makanan bergizi yang disusun berdasarkan standar pemenuhan gizi anak sekolah.

Wakil Bupati Serfi Kambey menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi seimbang setiap hari.

“Anak-anak adalah masa depan daerah ini. Dengan gizi yang cukup dan sehat, mereka bisa tumbuh cerdas, kuat, dan siap bersaing. Pemerintah akan terus hadir memastikan program seperti MBG ini berjalan berkelanjutan,” ujar Serfi.

Peluncuran program ini turut dihadiri oleh Asisten I Setda Bangkep, Kabag OPS Polres Bangkep, Pabung 1308 Luwuk-Banggai, Kepala Kemenag Banggai Kepulauan,Kepala Sekolah SD Pembina, Kepala SPPG Desa Baka, serta sejumlah guru. Kehadiran Forkompimda menunjukkan dukungan penuh terhadap implementasi program lintas sektor ini.

Kegiatan juga diisi dengan penyerahan simbolis paket makanan bergizi kepada siswa-siswi SD Pembina. Momen tersebut disambut antusias oleh para siswa yang tampak gembira menerima makanan sehat dari pemerintah daerah.

Program MBG menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Banggai Kepulauan dalam mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah diluncurkan sebelumnya di Desa Baka. Dengan sinergi antar lembaga dan masyarakat, pemerintah berharap angka stunting di Banggai Kepulauan terus menurun secara signifikan.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak kita yang kekurangan gizi. Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk masa depan Banggai Kepulauan yang lebih sehat,” tutup Serfi Kambey. (Roy-KOMDIGI)

Totikum Selatan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Pelantikan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kecamatan serta Pendampingan Teknis Penguatan Tugas dan Fungsi Pokja Bunda PAUD digelar di Kantor Camat Desa Kombutokan, Kecamatan Totikum Selatan, Kamis (23/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan dari berbagai instansi, di antaranya Bunda PAUD Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabid PAUD dan PNF Moh. Hasbi, S.Pd, Camat Totikum Selatan Kodratullah Basir Labas, S.Pi., MM, Ketua I Pokja Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Tengah Dasman Lamasiara, Sekretaris Dinas Kesehatan Riang Lala Manila, S.KM., MPH, Kabid Pelayanan Kesehatan Sarah H. Nursin, S.Kep., M.Kes, serta Kabid Dinas P3AP2KB Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga Marthina Sjuman, S.Ag.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Ny. Halimah Umar Hamid menyampaikan rasa terima kasih atas terlaksananya kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi.

Ia berharap para pengurus Pokja Bunda PAUD Kecamatan yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan penuh tanggung jawab.

“Saya berharap para pengurus Pokja Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan desa dapat berperan aktif dalam memperhatikan tumbuh kembang anak serta menerapkan pola asuh yang baik agar tercipta generasi emas di masa depan,” ujar Bunda PAUD dalam arahannya.

Sementara itu, Camat Totikum Selatan Kodratullah Basir Labas, S.Pi., MM, turut memberikan ucapan selamat kepada para pengurus yang telah dilantik. Ia menegaskan pentingnya menjalankan amanah sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) agar program kerja Pokja Bunda PAUD berjalan optimal di wilayah kecamatan maupun desa.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pokja Bunda PAUD, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kecamatan Totikum Selatan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan kembali melakukan rotasi dan pengisian jabatan strategis di lingkup pemerintahan daerah. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, termasuk di dalamnya Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan itu dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, dan dihadiri oleh jajaran pejabat Forkopimda serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Turut hadir Wakil Bupati Serfi Kambey, Ketua I DPRD Rusdin Sinaling, Pj. Sekda Suripto Nurdin, serta sejumlah pejabat perwakilan Unsur Forkopimda seperti Kejari Balut, Polres Bangkep, dan Pabung 1308 Luwuk/ Banggai, para Asisten, Staf Ahli, Rohaniawan Islam dan Kristen, serta seluruh kepala OPD.

Pelantikan tersebut berdasarkan dua keputusan Bupati Banggai Kepulauan, yakni:

1. Keputusan Nomor 800.1.3.3/4652/BKPSDM/2025 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, dengan pejabat yang dilantik: Moh. Aris Susanto, SE., ME., sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Berikut lampiran SKnya 2025 4562 JPT Sekda

2. Keputusan Nomor 800.1.3.3/4653/BKPSDM/2025 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, dengan pejabat yang dilantik:

-Dra. Jeane Rorimpandey, sebagai Inspektur Kabupaten Banggai Kepulauan.

-Kismanto, SH, sebagai Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag).

-Tommy Luasusun, SH, sebagai Asisten Pemerintahan Setda Banggai Kepulauan.

Berikut lampiran SKnya 2025 4563 JPT hasil jobfit

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang bertujuan memperkuat birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.

“Pelantikan ini merupakan bagian dari proses yang dilakukan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Rusli.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti peran strategis Sekretaris Daerah sebagai motor penggerak administrasi pemerintahan dan koordinator lintas perangkat daerah.

“Tugas Sekda tidak ringan. Namun dengan integritas, kompetensi, dan pengalaman yang dimiliki, saya percaya Sekda yang baru dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” katanya.

Kepada para kepala perangkat daerah yang baru dilantik, Bupati berpesan agar segera menyesuaikan diri di lingkungan kerja, membangun kolaborasi yang harmonis, dan fokus pada pencapaian program-program prioritas daerah.

“Jabatan bukan tujuan, melainkan amanah dan alat untuk memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat Banggai Kepulauan,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang melayani, solutif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Rusli menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat.

“Mari kita kuatkan sinergi, perkuat kolaborasi, dan satukan langkah untuk mewujudkan pemerintahan yang profesional dan berintegritas,” tutupnya.

Pelantikan diakhiri dengan penandatanganan berita acara serta ucapan selamat dari para tamu undangan kepada pejabat yang baru dilantik. Suasana haru dan optimisme tampak mewarnai prosesi, menandai babak baru dalam tata kelola pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah menggelar kegiatan Evaluasi Produk Hukum Daerah yang berlangsung di Ruang Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh Biro hukum Provinsi Sulawesi Tengah, Kabag Hukum, Kabag Ortal, Kepala Dinas PUPR atau yang mewakili, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Sekdis Pariwisata, Kepala Dinas DP3aP2KB,
Sekdis Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Puskesmas Salakan serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey mengatakan kegiatan evaluasi produk hukum daerah merupakan bagian yang sangat penting dalam proses pembangunan hukum di daerah. Produk hukum daerah seperti peraturan daerah (PERDA), peraturan kepala daerah (PERKADA), maupun keputusan-keputusan strategis lainnya adalah instrumen utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Seiring dinamika masyarakat dan regulasi ditingkat Nasional yang terus berkembang, maka evaluasi dan harmonisasi produk hukum menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap regulasi yang kita hasilkan;
– Tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.
– Tidak menimbulkan tumpang tindih atau multitafsir.
– Serta tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Wabup berharap Setiap perangkat daerah dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya perencanaan, penyusunan, dan evaluasi produk hukum secara partisipatif dan berbasis data, Terjalin sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun sistem hukum daerah yang responsif, akuntabel, dan berkeadilan, Dapat teridentifikasi regulasi-regulasi yang perlu direvisi, dicabut, atau disesuaikan guna mendukung efektivitas kebijakan daerah.

“Saya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas regulasi demi mendukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), memperkuat kapasitas hukum, serta mendorong iklim investasi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Tidak lupa pula Wakil Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi kemajuan hukum dan pemerintahan di kabupaten banggai kepulauan.

Selanjutnya, Kepala Biro Hukum Prov. Sulteng Arif menegaskan bahwa pengawasan terhadap peraturan daerah bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan implementasi kebijakan yang berdaya guna serta sejalan dengan misi pembangunan daerah dan RPJMD.

Biro Hukum Provinsi berharap melalui kegiatan ini, perangkat daerah dapat lebih memahami peran dan tanggung jawabnya dalam penyusunan dan implementasi kebijakan daerah yang sesuai dengan ketentuan hukum serta mendorong terciptanya produk hukum yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap agar hasil diskusi dan pembinaan tersebut membawa keberkahan serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. (Decky-KOMDIGI)