Lumbi-lumbia, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO menutup rangkaian Festival Sea-Sea 2026 di Desa Lumbi-Lumbia, Kecamatan Buko Selatan. Festival tahun ini mengusung tema “Jejak Luhur Sea-Sea: Dari Hulu Menuju Samudra, Warisan untuk Dunia.” Minggu (10/8/2026).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan Festival Sea-Sea tidak sekadar menjadi agenda budaya tahunan, tetapi harus menjadi ruang untuk mempertemukan sejarah, budaya, alam, ilmu pengetahuan, dan semangat kebersamaan masyarakat.

“Warisan budaya bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi merupakan sumber inspirasi untuk membangun masa depan yang lebih baik,” kata Bupati.

Menurut dia, tema “Dari Hulu Menuju Samudra” menggambarkan perjalanan masyarakat Banggai Kepulauan yang terus berkembang dan terbuka terhadap dunia, namun tetap mempertahankan identitas budaya daerah.

Bupati menilai warisan budaya yang dimiliki Banggai Kepulauan harus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, ia mengapresiasi masyarakat Desa Lumbi-Lumbia yang menjadi tuan rumah sekaligus berperan aktif menyukseskan festival.

“Semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dari keberhasilan Festival Sea-Sea,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada tim Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada periode II 2026 beserta para dosen pembimbing lapangan. Tim tersebut dinilai telah membantu menggali potensi lokal dan menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat di Desa Lumbi-Lumbia.

Ia mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan menjadi modal penting dalam membangun daerah berbasis potensi lokal.

Bupati meminta Festival Sea-Sea tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurut dia, festival tersebut perlu dikembangkan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat identitas budaya, menjaga lingkungan, mengembangkan ekonomi kreatif, serta memperluas promosi pariwisata Banggai Kepulauan.

Sejumlah potensi lokal, seperti seni dan budaya, kuliner tradisional, kerajinan masyarakat, sejarah lokal, serta keindahan alam Desa Lumbi-Lumbia dan Kecamatan Buko Selatan, kata dia, perlu dikembangkan secara berkelanjutan.

“Potensi yang diperkenalkan melalui festival ini harus terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat citra Banggai Kepulauan sebagai salah satu destinasi wisata budaya dan bahari di Indonesia,” katanya.

Kepada generasi muda, Bupati berpesan agar tidak meninggalkan akar budaya daerah di tengah perkembangan teknologi. Ia mendorong anak muda memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperkenalkan budaya Banggai Kepulauan kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kemajuan teknologi dan perkembangan zaman hendaknya menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya Banggai Kepulauan, bukan justru membuat kita melupakan akar budaya sendiri,” ujarnya.

Bupati juga mengajak perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, pelaku usaha, komunitas, akademisi, serta masyarakat memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap semangat yang lahir dari Festival Sea-Sea 2026 terus berlanjut setelah kegiatan ditutup dan menjadi energi bersama untuk melestarikan budaya, menjaga persatuan, serta mendorong pembangunan Banggai Kepulauan.

Setelah menyampaikan sambutannya, Bupati secara resmi menutup Festival Sea-Sea 2026 dengan tema “Jejak Luhur Sea-Sea: Dari Hulu Menuju Samudra, Warisan untuk Dunia.”

Penutupan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Banggai Kepulauan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan perangkat daerah, Camat Buko Selatan dan para camat, Kepala Desa Lumbi-Lumbia dan para kepala desa, tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, pelaku seni dan budaya, serta masyarakat Desa Lumbi-Lumbia dan Kecamatan Buko Selatan. (Roy-KOMINFO)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *