Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto dalam Apel Gabungan OPD menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam mengikuti apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat memberikan arahan dalam apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (10/8/2026).

Dalam arahannya, Sekda menyampaikan bahwa pada apel sebelumnya telah disampaikan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala bagian agar melakukan evaluasi terhadap tingkat kehadiran ASN di lingkungan kerja masing-masing.

Evaluasi tersebut dilakukan menyusul masih minimnya kehadiran sejumlah ASN dalam pelaksanaan apel pagi, bahkan terdapat ASN yang dalam dua bulan terakhir tercatat tidak pernah mengikuti apel.

“Mohon ini menjadi perhatian secara berjenjang dari masing-masing pimpinan perangkat daerah, agar kondisi seperti ini tidak terjadi lagi dan menjadi bahan evaluasi untuk bulan Agustus,” tegas Muh. Aris Susanto.

Ia menekankan, persoalan kedisiplinan ASN harus menjadi perhatian bersama dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan informasi terkait rencana pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN.

Ia menjelaskan bahwa pembayaran TPP bulan Mei masih dalam proses dan diharapkan dapat segera diselesaikan. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga merencanakan pembayaran TPP bulan Juni pada minggu berjalan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah Pemerintah Daerah untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya ASN, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Memang seharusnya pembayaran sudah berjalan sampai bulan Juli, tetapi karena kondisi keuangan daerah, Bapak Bupati mengambil kebijakan agar TPP bulan Juni dapat dibayarkan. Ini diharapkan dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya ASN, dalam rangka menyambut perayaan 17 Agustus,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sekda menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini akan dilaksanakan secara sederhana dengan tetap mengedepankan suasana khidmat dan semangat kebangsaan.

Sehubungan dengan keterbatasan kondisi keuangan daerah, Bupati Banggai Kepulauan mengimbau kepada jajaran ASN, khususnya PNS, untuk berpartisipasi secara sukarela dalam mendukung pembiayaan kegiatan peringatan kemerdekaan.

Sekda menegaskan, partisipasi tersebut bersifat imbauan dan bukan pemaksaan, sementara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) tidak diwajibkan memberikan sumbangan.

“Sekali lagi, ini sifatnya imbauan. P3K tidak diwajibkan. Tetapi kalau ada yang ingin berpartisipasi secara sukarela, tentu dipersilakan,” ujarnya.

Ia meminta kepada masing-masing kepala perangkat daerah untuk menyampaikan imbauan tersebut kepada seluruh ASN, khususnya PNS, serta memastikan partisipasi yang telah disepakati dapat disampaikan kepada bendahara panitia dalam minggu berjalan.

Sekda juga meminta kepada masing-masing seksi kepanitiaan agar segera menyusun perencanaan dan jadwal kegiatan sehingga seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat terlaksana dengan baik. (Decky-KOMINFO)

Lumbi-lumbia, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan mewakili Bupati secara resmi membuka Festival Sea-Sea 2026 yang dilaksanakan di Desa Lumbi-Lumbia, Kecamatan Buko Selatan, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Jejak Luhur Sea-Sea: Dari Hulu Menuju Samudra, Warisan Untuk Dunia”.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Moh. Aris Susanto, disampaikan bahwa festival ini merupakan momentum penting untuk mengangkat nilai-nilai budaya lokal yang diwariskan oleh leluhur agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Festival Sea-Sea bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam memperkenalkan potensi daerah, baik dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, maupun kearifan lokal masyarakat Banggai Kepulauan.

Pemerintah daerah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat Desa Lumbi-Lumbia bersama tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah berinisiatif dan berkolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menggali potensi desa, mengembangkan inovasi, serta memperkuat pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Festival ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata, kuliner, kerajinan, dan promosi potensi lokal. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat identitas daerah serta menanamkan rasa bangga terhadap budaya sendiri, khususnya bagi generasi muda.

Kabupaten Banggai Kepulauan sendiri memiliki kekayaan alam dan budaya yang melimpah, mulai dari keindahan bentang laut hingga tradisi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Potensi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Melalui Festival Sea-Sea 2026, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya, bahasa daerah, adat istiadat, serta kearifan lokal agar tidak tergerus oleh arus globalisasi.

Mengakhiri sambutan Bupati, Sekretaris Daerah secara resmi membuka kegiatan dengan harapan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, sukses, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Festival Sea-Sea 2026 secara resmi dinyatakan dibuka,” tutu Aris.

Turut hadir Fadhilatul Ulfa (Staf Strategi Investasi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia), Ariesta Noer. P (Staf Promosi Investasi kementerian Pariwisata Republik Indonesia), Kepala Dinas Pariwisata Banggai Kepulauan, Kepala BPS Banggai Kepulauan, Camat Buko Selatan, Kepala Desa se Kecamatan Buko Selatan, Mahasiswa KKN UGM yogyakarta, Pelaku Budaya Banggai Kepulauan, dan masyarakat setempat. (IKP-KOMINFO)

Laporan harga harian sembako di pasar Salakan pada 3 Agustus 2026.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Laporan Harga Harian (undefined – 03_08_2026)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa melalui kegiatan Pelatihan Layanan Digides Transformasi Digital Desa Menuju Bangkep Smart Village yang digelar di Aula Penginapan Barata, Salakan, Selasa (28/7/2026).

Pelatihan tersebut menghadirkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Banggai Kepulauan Rahmad Labou, S.STP., M.AP. sebagai pemateri utama. Turut hadir dalam kegiatan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para peserta dari pemerintah desa, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Kominfo menekankan bahwa digitalisasi desa merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, serta memperluas akses informasi dan layanan berbasis teknologi bagi masyarakat.

Menurutnya, penerapan layanan digital tidak hanya menjadi tuntutan perkembangan zaman, tetapi juga menjadi fondasi dalam mewujudkan desa yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Melalui platform Digides, pemerintah desa diharapkan mampu mengelola administrasi, pelayanan, hingga penyebaran informasi secara lebih cepat dan efisien.

“Transformasi digital desa merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Bangkep Smart Village, di mana teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan desa,” ujar Rahmad

Pelatihan tersebut juga menjadi ruang bagi para peserta untuk memahami pemanfaatan aplikasi dan sistem layanan digital yang dapat diterapkan di desa masing-masing. Selain penyampaian materi, kegiatan diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai tantangan serta peluang implementasi digitalisasi di tingkat desa.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap melalui pelatihan ini, aparatur desa semakin siap mengadopsi teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan sehingga cita-cita membangun Bangkep Smart Village dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 dengan menggelar rapat pembentukan panitia pelaksana di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu (22/7/2026).

Rapat dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banggai Kepulauan, Harli A. Masenge, S.Pd., M.Si. Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Muchsin H.S. Yasano, S.Ag., serta para kepala perangkat daerah dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Harli A. Masenge menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta rapat yang telah meluangkan waktu menghadiri undangan meskipun penyampaian undangan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat melalui media daring.

Ia menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan langkah awal untuk menyusun kepanitiaan sekaligus membangun kesepahaman seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Agenda utama rapat ini adalah membentuk panitia pelaksana, menyusun struktur kepanitiaan hingga ke bidang-bidang kerja, sekaligus menghimpun berbagai usulan kegiatan yang akan dilaksanakan selama peringatan HUT RI. Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun, namun keberhasilannya sangat ditentukan oleh kebersamaan dan partisipasi seluruh pihak,” ujar Harli.

Ia juga berharap seluruh OPD dapat berkontribusi aktif, baik melalui dukungan tenaga, pemikiran, maupun partisipasi dalam setiap kegiatan sehingga pelaksanaan HUT RI tahun ini berlangsung lebih semarak dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muchsin H.S. Yasano, menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan pengabdian kepada daerah.

Menurutnya, panitia yang akan dibentuk harus mampu bekerja secara solid dan menjalin koordinasi yang baik antar bidang agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai rencana.

“Yang paling penting adalah menjaga kekompakan, terutama di internal Kesbangpol sebagai koordinator kegiatan. Jangan sampai ada perbedaan yang justru menghambat pelaksanaan. Semua yang ditunjuk dalam kepanitiaan memiliki tanggung jawab bersama untuk menyukseskan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Muchsin.

Ia juga meminta agar susunan kepanitiaan dapat disusun dengan memperhatikan kebutuhan organisasi, termasuk melakukan penyesuaian apabila terdapat perubahan pejabat maupun personel pada perangkat daerah.

Selain itu, Muchsin menekankan pentingnya rapat koordinasi lanjutan selama proses persiapan agar setiap perkembangan, keputusan, maupun kendala dapat segera dikomunikasikan kepada seluruh anggota panitia.

“Informasi dan koordinasi menjadi kunci utama. Dengan komunikasi yang baik, seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan secara matang sehingga pelaksanaan HUT RI ke-81 di Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung lancar, tertib, dan sukses,” ujarnya.

Melalui rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mulai menyusun struktur kepanitiaan serta merancang berbagai agenda yang akan memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus 2026, dengan harapan mampu meningkatkan semangat nasionalisme, mempererat kebersamaan, serta melibatkan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dalam memaknai perjuangan para pahlawan bangsa. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan sukses digelar bertempat di Aula SMK Negeri 1 Tinangkung. Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi dan berbagi praktik baik antar pendidik dari berbagai jenjang pendidikan, Sabtu (18/07/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua IGI, Koordinator Pengawas, Ketua PGRI, Ketua AGPAII, Ketua MGMP Mata Pelajaran, para kepala sekolah, guru TK/SD/SMP/MTs/SMA/SMK se-Kabupaten Banggai Kepulauan, serta peserta Temu Pendidik Nusantara XIII lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, mitra, dan pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Pendidikan hari ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan berkolaborasi. Tema Cita-cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia mengandung makna yang sangat mendalam, yaitu bagaimana kita membentuk generasi yang tetap berakar pada nilai-nilai lokal, namun mampu bersaing di tingkat global,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan bangsa, tempat lahirnya nilai gotong royong, toleransi, serta kearifan lokal yang harus terus dijaga dan dikembangkan melalui pendidikan.

“Peran pendidik sangat strategis. Guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga penggerak perubahan, pembimbing karakter, dan inspirator bagi lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” tambahnya.

Melalui forum Temu Pendidik Nusantara XIII ini, Bupati berharap akan lahir berbagai inovasi, gagasan, dan praktik baik yang dapat diterapkan di satuan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

“Pemerintah Kabupaten berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta pemerataan akses pendidikan sebagai investasi terbaik bagi masa depan daerah,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum ini sebagai ruang kolaborasi dalam memperkuat jejaring antar pendidik.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai langkah bersama dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi masa depan. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Temu Pendidik Nusantara XIII secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutup Bupati.

Kegiatan Temu Pendidik Nusantara XIII diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran guru sebagai agen perubahan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Laporan harian harga sembako di pasar Salakan pada 10 Juli 2026.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Laporan Harga Harian (undefined – 10_07_2026)

Laporan harian harga sembako di pasar Salakan pada 9 Juli 2026.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Laporan Harga Harian (undefined – 09_07_2026)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) pada aset yang dikelola oleh Dinas Perhubungan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan pada pukul 09.30 WITA, Jumat (3/7/2026).

Penandatanganan ini mewakili komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan efektivitas pengelolaan aset secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Bupati Banggai Kepulauan dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah, Muh. Aris Susanto, yang secara langsung memimpin jalannya kegiatan. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan beserta jajaran, serta staf terkait yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa aset daerah yang dibangun melalui anggaran pemerintah harus dikelola secara optimal sehingga mampu memberikan nilai tambah, baik dari sisi pelayanan publik maupun peningkatan pendapatan daerah.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme dalam pelaksanaan kerja sama.

“Kerja sama ini bukan sekadar hubungan administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan aset daerah yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati, sehingga tujuan dari perjanjian kerja sama dapat tercapai secara maksimal.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan dokumen kerja sama serta harapan agar sinergi yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Saiyong, BanggaiKep.go.id – Program Pelatihan Vokasi Nasional Tailor Made Training (TMT) Tahun 2026 resmi ditutup dalam sebuah kegiatan yang berlangsung pada Jumat (03/07/2026) pukul 09.30 WITA hingga selesai, bertempat di LLK Mondopulian, Desa Saiyong.

Kegiatan penutupan tersebut dilaksanakan atas nama Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah, Tommy Luasusun. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai Kepulauan, para instruktur dan narasumber, serta seluruh peserta pelatihan Tailor Made Training Tahun 2026.

Dalam sambutan tertulis Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakan oleh Asisten III, disampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan pelatihan. Program Tailor Made Training dinilai sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta memiliki keterampilan yang relevan, kompetitif, dan siap memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri,” ujar Tommy Luasusun saat membacakan sambutan.

Pelatihan ini mencakup berbagai kejuruan, antara lain Junior Make Up Artist, pengolahan roti dan kue, serta penjahitan pakaian dengan mesin. Ketiga bidang tersebut dinilai memiliki peluang besar dalam mendukung perkembangan industri kreatif serta menjawab kebutuhan masyarakat terhadap produk dan jasa berkualitas.

Selain itu, para peserta juga diingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pelatihan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas diri, serta membangun kemandirian ekonomi.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai program pelatihan dan pemberdayaan, guna menciptakan tenaga kerja yang produktif, profesional, dan berdaya saing.

Mengakhiri kegiatan, secara resmi Program Pelatihan Tailor Made Training Tahun 2026 dinyatakan ditutup, dengan harapan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat memberikan manfaat nyata bagi masa depan peserta serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. (IKP-KOMINFO)