Salakan, BanggaiKep.go.id-  Orientasi Test Dan Treat Dalam Pelaksanaan Layanan Perawatan, Dukungan Dan Pengobatan (PDP), di buka langsung oleh dr. James H.D Pinontoan. Selasa, (30/03/2021).

“Kita akan meningkatkan kapasitas Rumah Sakit Umum Trikora, meningkatkan kapasitas dari Puskesmas minimal dengan Rumah Sakit lainnya ataupun daerah lainnya Luwuk dan Palu tentang pelaksanaan layanan perawatan dukungan dan pengobatan” ucap dr. James

Menurut dr. James “Selama ini pasien-pasien kita penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV/AIDS) yang di Kabupaten Banggai Kepulauan ketika kami melakukan perawatan dukungan dan pengobatan harus dilakukan minimal di Luwuk, dasar inilah saya melihat bahwa kapasitas Rumah Sakit kita, Puskesmas dan ketenagaan kita itu cukup untuk kita melakukan Perawatan, Dukungan, Pengobatan (PDP)” tambah dr. James.

” Mudah- mudahan setelah ini kita akan mendapatkan status Rumah Sakit kita bisa di tingkatkan, menjadi status Rumah Sakit yang bisa melakukan perawatan hubungan dan pengobatan untuk penderita HIV/AIDS di Kabupaten Banggai Kepulauan” harap James.

” Saya mempunyai sebuah prinsip bahwa pasien bisa memilih dokter, tapi dokter jangan sekali-sekali memilih pasien itu prinsip kita” tutupnya.

Kegiatan dilakukan di Ruang Rapat Kantor Bupati dan dihadiri oleh Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan dokter lainnya serta Staf Puskesmas Mansamat, Staf Puskesmas Tataba, Staf Puskesmas Salakan. (RoyKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id- Dalam upayah menanggulangi penyakit Kusta di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Dinas Kesehatan BanggaiKep melaksanakan kegiatan orientasi program penanggulangan penyakit kusta bagi dokter dan tenaga kesehatan (Nakes) yang membidangi program penanggulangan penyakit Kusta di setiap puskesmas yang ada di Banggaikep.

Plt. Kadis Kesehatan, dr. James H.D Pinontoan saat dihubungi via Handphone pada hari Sabtu pagi (27/3/2021) memaparkan bahwa “Kegiatan orientasi program penanggulangan penyakit Kusta, merupakan kaloborasi kegiatan antara Dinas Kesehatan Kabupaten dan Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah atas usulan dari Dinas Kesehatan BanggaiKep sebab Dinkes Provinsi Sulawesi yang memiliki Pelatih” ucap dr.James.

Kegiatan orientasi penanggulangan penyakit kusta dilaksanakan selama 3 hari yakni 24-26 Maret 2021 bertempat di Aula Bapeda dan dihadiri oleh Project Leader Nenderland Leporsy Relief yaitu dr. Lucky Rondonuwu, dan Pengelolaan Program Kusta Dinkes Sulteng, Indrajaya, S.KM,.

Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang yang berasal dari Puskesma se- Banggai Kepulauan.

Tujuan dilaksanakannya orientasi program penanggulangan penyakit Kusta agar petugas dokter dan tenaga kesehatan (nakes) mampu mengidentifikasi tanda-tanda pada tubuh masyarakat di desa, yang mengarah pada penyakit kusta kemudian ditindak lanjuti dengan beberapa tes untuk menunjang dianogsa.

“Dengan harapan kedepan atas peran kita bersama semoga kita dapat mengeliminasi Kusta dari bumi Banggai Kepulauan tano monondok dan Indonesia” tutup dr. James Pinontoan. (Amos Kominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) canangkan vaksinasi Covid-19 tahap II yang dilaksanakan di Gedung BPU Kota Salakan dan di ikuti para unsur Forkopimda BanggaiKep, Kamis, (25/03/2021).

Menurut salah satu peserta vaksinasi, Ipda Rudi Perwira Polres Bangkep mengatakan, “Vaksinasi Covid-19 yang pertama dan vaksinasi yang ke dua tidak ada bedanya saya pribadi merasakan sehat dan tidak ada efek apapun yang saya rasakan,” ucap Rudi.

Selanjutnya, Menurut Plt. Kepala Dinas Komunikasi Dan Informasi Samel Bagilis, S.Sos.,MM menjelaskan, ” Perbedaan yang saya rasakan dengan vaksinasi dosis ke II ini biasa saja malah makin sehat, vaksinasi ini membentuk kekebalan tubuh biar virus masuk dalam tubuh tidak berpengaruh dalam tubuh kita.”

“Pesan saya ke pada masyarakat agar masyarakat tetap mau di vaksin karena vaksinasi memberikan kekebalan tubuh untuk diri kita sendiri sehingga bakteri atau virus corona tidak mudah masuk kedalam tubuh jadi vaksinasi ini,” tambah Samel.

Lanjutnya, “Sudah di tetapkan oleh Pemerintah itu Halal di mohon kepada semua masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan agar waktunya di vaksinasi untuk hadir dan tidak perlu takut.”

Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di ikuti oleh Polri, ASN Pelayanan Publik dan tetap mengikuti Protokol Kesehatan. (Roy Kominfo/Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Salim J Tanasa buka secara resmi Bimtek Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan tema “Peningkatan Kemampuan Menejerial Kepala Sekolah Dalam Penyusunan DUPAK dan SKP Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan”.

Kegiatan tersebut bertempat di Aula SMP Negeri 1 Tinangkung. Rabu, (24/03/2021).

Dihadiri oleh Ketua PGRI Banggaikep, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, dan peserta pelatihan lainnya.

Dalam sambutan Wakil Bupati BanggaiKep mengatakan “Saya menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan ini, sehingga peserta bisa mengetahui tata cara penyusunan Daftar Uraian Penetapan Angka Kredit (DUPAK) serta dapat menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dengan baik.”

Daftar Uraian Penetapan Angka Kredit (DUPAK) dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) merupakan salah satu tolak ukur dan sasaran yang di gunakan untuk menentuakan tingkat keberhasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari di kantor ataupun di tempat kerja masing-masing.

“Saya berharap agar para peserta benar-benar mengikuti pelatihan ini dengan baik dan serius, sehingga dalam penyusunan daftar usulan penetapan angka kredit tidak mengalami kendala dan prestasi pegawai bisa terukur dengan baik” harap Wabup.

“Saya juga mengajak kita semua terutama para peserta pelatihan agar dapat memanfaatkan pelatihan ini sebagai wadah untuk pembelajaran sekaligus transfer ilmu pengetahuan tentang penyusunan Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sehingga apa yang di peroleh lewat kegiatan ini bisa di pahami dan diaplikasikan di tempat tugas masing-masing sehingga seluruh peserta bisa bekerja sesuai dengan tugas pokok masing-masing” tutup Wabup. (DeckyKominfo).

Palabatu II, BanggaiKep.go.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Banggai Kepulauan (BanggaiKep) melaksanakan Reses Masa Sidang I guna penjaringan aspirasi masyarakat dimasing-masing daerah pemilihan.

Feliks Go Anggota DPRD BanggaiKep dari Fraksi Partai Demokrat melaksanakan Reses Masa Sidang I di Kecamatan Buko, Buko Selatan dan Bulagi Selatan sebagaimana sesuai mekanisme yang diatur dalam pelaksanaan Reses Anggota DPRD di tahun 2021.

Khusus Bulagi Selatan, Feliks Go memilih Desa Palabatu II menjadi sasaran pelaksanaan Reses Masa Sidang I yang dilaksanakan pada hari Sabtu (20/3/2021).

Dalam pelaksanaan reses masyarakat Desa Palabatu II atau lebih dikenal dengan sebutan Desa Asam menyampaikan sejumlah aspirasi yang merupakan skala prioritas yang sangat mendesak yang perlu segera ditindak lanjuti.

Disamping menyampaikan aspirasi berupa pembangunan yang sifatnya mendesak, masyarakat Asam pun mengeluhkan keberadaan tenaga medis yang ada di Desa Palabatu II yang sudah dua tahun tidak berada ditempat sampai sekarang ini sehinga masyarakat mengalami kesulitan dalam pelayanan kesehatan.

Menanggapi hal tersebut Feliks Go menyampaikan bahwa “apa  yangm keluhan masyarakat Asam akan diteruskan ke Dinas Kesehatan BanggaiKep agar apa yang menjadi harapan masyarakat Asam dalam hal pelayanan kesehatan dapat terpenuhi”.

Kepala Desa Palabatu II, Agus Piosan saat diwawancarai membenarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat tentang keberadaan tenaga kesehatan yang sudah tidak melaksanakan tugas lagi di Desa Palabatu II.

“Pustu sudah kami bangun tetapi tidak ada nakes yang tempati nanti akan rusak percuma, kasihan masyarakat saya kalau ada yang sakit harus ke Puskesmas Lumbi-Lumbia untuk berobat” jelas Kades Palabatu II.

Plt. Kadis Kesehatan BanggaiKep dr. James H.D Pinontoan, Sp.PD, saat dihubungi jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep via Handphone pada hari Senin (22/3/2021) mengatakan “Untuk memastikan hal tersebut mengenai Nakes yang ditempatkan di Desa Palabatu II akan kami cek ketersediaan tenaga kesehatan dalam Sistem Sumber Daya Manusia Kesehatan (Sis-SDMK)  di desa terkait, jika memang dalam sistem tidak ada tenaga di desa tersebut akan kami usulkan ” ucap dr. James. (Amos Kominfo).

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Nugraheni Pakabu, SH, M.Si membuka secara resmi Sosialisasi Program Dalam Rangka Konsolidasi dan Penguatan Kelembagaan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) di Kabupaten Banggai Kepulauan yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Selasa, (23/03/2021).

Kegiatan tersebut di hadiri oleh, Wakil Ketua PWRI Provinsi Sulteng, Ketua PWRI Bangkep, serta undangan.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepualaun yang di bacakan oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Ibu Nugraheni Pakabu, SH, M.Si mengatakan “Selaku Pemerintah Daerah dan Ketua Pembina PWRI Kabupaten, kami ucapkan selamat datang kepada tim PWRI Provinsi Sulteng semoga dengan kedatangnnya di daerah kami dapat memberikan masukan serta terobosan baru untuk kelangsungan dan kesejahteraan PWRI di Kabupaten Banggai Kepulauan.”

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi atas di selenggarakannya kegiatan ini, walaupun sudah purna tugas namum bapak ibu tetap semangat dalam memajukan oragnisasi ini” lanjut beliau”

“Semoga kegiatan ini dapat menghasilkan suatu inovasi untuk mendukung pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan serta dapat memajukan dan mengembangkan PWRI Kabupaten Banggai Kepulauan”.

“Saya harapkan keteladanan dan motifasi para pengurus dan anggota PWRI yang telah Purna Tugas bisa menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah serta ikut mendorong dan mendukung berbagai program pemerintah daerah dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Banggai Kepulauan yang maju”.

“Saya juga berharap para anggota PWRI untuk dapat memotivasi para pensiunan yang bergabung dalam wadah PWRI ini untuk bersama-sama, mengaktualisasikan potensi, bakat dan semangat baru setelah menjalani Purna Tugas sebagai ASN sehingga organisasi di Kabupaten Banggai Kepulauan semakin nyata dan maju” tutupnya.(DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – (23/3/2021) Dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah di tiga Kecamatan yakni Buko, Buko Selatan dan Bulagi Selatan, guna menggali apsirasi masyarakat, Feliks Go yang merupakan Anggota Komisi 3 DPRD BanggaiKep masyarakat untuk bersedia divaksinasi Covid-19.

Dalam reses di tiga Kecamatan, selain menggali aspirasi dari masyarakat Feliks mengajak dan mendorong masyarakat untuk siap jika program Vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat akan dilaksanakan sesuai jadwal yang akan ditentukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep dan Pemda BanggaiKep, sebab vaksinasi Covid-19 adalah langka yang diambil oleh pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan melindungi masyarakat dari Covid-19 dimasa adaptasi kebiasaan baru ditengah pandemi Covid-19 serta guna meningkatkan produktivitas masyaraka menuju pemulihkan perekonomian bangsa dan negara.

“Sebab sudah satu tahun pandemi Covid-19 melanda negara kita pada umumnya serta Kab.Banggai Kepulauan khususnya, berbagai dampak kita alami termasuk pertumbuhan ekonomi melambat, kegitan sosial, pendidikan dan keagamaan dibatasi” ucap Feliks Go Aleg asal Desa Malanggong Kec.Buko.

“Melalui APBD BanggaiKep 2021 pemerintah daerah sudah menganggarkan Rp. 18 Milyar untuk pengadaan Vaksin Covid-19, untuk itu persiapkan diri kita agar bisa divaksinasi Covid-19 serta jangan mudah terpengaruh dengan berita hoax mengenai vaksinsi. Jika ada yang belum kita pahami tentang vaksinasi, bertanyalah kepada pihak terkait jangan kita salah mendapat informasi mengenai vaksinsi Covid” jelas Feliks. (Amos Kominfo/Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 21 Maret 2021 jam 12.00 wita, sbb:

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

2. Kasus aktif yang saat ini dalam pemantauan terdistribusi di Kec. Tinangkung Selatan, Kec. Peling Tengah, Kec. Bulagi Selatan, dan Kec. Tinangkung.

3. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional,bProvinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

4. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

5. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪
Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Bulagi Utara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Sosialisasi bagi Kepala Sekolah TK, SD dan SMP diwilayah se -Bulagi Utara.

Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan sehubungan dengan penentuan kenaikan kelas dan kelulusan bagi siswa TK, SD, dan SMP dimasa pandemi Covid-19.

Korwil Bidang Pendidikan Bulagi Utara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan BanggaiKep Weli Mosoli, S.Pd saat dihubungi mengatakan bahwa “Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di SMPN Satap Bakalinga Bulagi Utara pada hari Rabu (17/3/2021) dihadiri oleh Koordinator Pengawas Dikbud Banggaikep Ridwan S.Pd, M.Pd yang juga sebagai pemateri dalam sosialisasi dengan materi “Sosialisasi tentang penentuan kenaikan kelas dan kelulusan dimasa pandemi Covid-19.”

“Sebagaimana berdasarkan Surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah Dimasa Darurat Penyebaran Covid-19” jelas Weli Mosoli.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh 14 orang Kepsek TK, 14 Orang Kepsek SD dan 8 orang Kepsek SMP yang ada diwilayah kerja Korwil Bulagi. (Amos Kominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Sidang Sinode Am Gereja Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (SAG SULUTENG) tahun 2021 akan digelar di ibu Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Panitia pelaksana Sidang SAG SULUTENG sudah dilantik oleh Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) tahun 2020 kemarin.

Ketua Umum Panitia Pelaksanaan Sidang SAG SULUTENG dipercayakan kepada Ir. Kondrat D. Galala, MM yang menjabat Staf Ahli Bupati Banggai Kepulauan yang juga dilingkup Sinode GPIBK sebagai Ketua Majelis Pengawasan Perbendaharaan (MPP) Sinode GPIBK.

Komposisi kepanitiaan yang lain dipercayakan kepada Ketua I Ferdy Slamat, ST, M.Si, Ketua II Hengki Dilengan, S.STP, Ketua III dr. James H.D Pinontoan, Sp.PD, Sekretaris Demiyanus Solani, S.KM, Waksek Pnt. Willyanto Feky Talemo, A.Md.Kom dan Bendahara Pnt. Yunita Sendewana, S.Th, S.Pd.K, dan dilengkapi dengan seksi-seksi guna kelancaran pelaksanaan Sidang SAG SULUTENG.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th saat dijumpai di Kantor Sinode GPIBK di Desa Bulagi II Kecamatan Bulagi pada hari Jumat (19/3/2021) mengatakan “Tahun ini GPIBK dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Sidang Sinode Am Sulteng dan Konsultasi BIPRA SAG SULUTENG yang bakal digelar di Jemaat GPIBK Toksion Tompudau Klasis Salakan.”

“Kegiatan ini akan dihadiri oleh 13 Sinode Gereja yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo yang tersebar dibeberapa Kabupaten dan Kota ditiga provinsi ini” jelas Pdt. Anasir.

“Sebenarnya kegiatan persidangan SAG SULUTENG akan dilaksanakan pada bulan Mei 2021. Namun karena melihat keadaan dan situasi Covid-19 maka melalui rapat  Badan Pekerja Harian (BPH) SAG SULUTENG dan para pimpinan sinode anggota SAG SULUTENG secara virtual pada beberapa waktu yang lalu maka di tunda sampai bulan Agustus 2021 dengan harapan para peserta Sidang SAG SULUTENG sudah selesai divaksin Covid-19.” tutup Pdt. Anasir. (Amos Kominfo)