Salakan, BanggaiKep.go.id – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai Kepulauan Rantau, SE hadir dihari terakhir (Sabtu,15/2/2020) Sidang Sinode di Jemaat Imanuel Salakan Kab. Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Ada pun tujuan kehadiran Kepala BPS BanggaiKep Rantau, SE guna melakukan sosialisasi program pemerintah yakni Sensus Penduduk 2020, beliau memaparkan bahwa sensus penduduk kali ini berbeda dengan sensus penduduk sepuluh tahun lalu sensus yakni sensus penduduk 2020 kali ini berbasis online artinya masyarakat dapat melakukan perubahan data penduduknya secara mandiri bagi yang bisa dengan mengunjungi laman sensus.bps.go.id dengan memasukan nomor induk kepedudukan (NIK) dan nomor KK.

Selanjutnya,  “Silahkan memperbaiki data kependudukan anda sesuai dengan data yang benar dan bagi yang tidak dapat memperbaiki datanya secara online sampai dengan tanggal 31 Maret 2020, akan dikunjungi oleh petugas sensus kerumah bapak/ibu pada bulan Juni tahun 2020”, ujar Kepala BPS.

Rantau juga memaparkan harapannya, “Bagi peserta Sidang Sinode GPIBK agar menyampaikan, mensosialisasikan kepada jemaat dan masyarakat dimana kita bertugas dan tinggal guna suksesnya program pemerintah Sensus Penduduk 2020”, tandas Rantau. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id –  Sidang V Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) yang digelar di Jemaat Immanuel Salakan Klasis Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan memasuki hari terakhir.

Pada hari ini Sabtu (15/2/2020) adalah agenda pemilihan pimpinan Gereja Protestan Indonesia di BanggaiKep yakni pemilihan Majelis Pertimbangan (MP), Majelis Pengawas Perbendaharaan (MPP) dan Majelis Pekerja Harian Sinode (MPHS) GPIBK periode pelayanan 2020-2025.

Pada pemelihan Majelis Pengawas Perbendaharaan (MPP) Sinode GPIBK, dikuti oleh 14 orang calon MPP Sinode GPIBK yang terdiri dari para Pendeta, Penatua dan Undangan yang merupakan tokoh-tokoh Gereja, dengan Pemilih yang mempunyai hak suara berjumlah 223 orang.

Dari hasil pemilihan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. BanggaiKep Ir. Kondrad D. Galala, MM unggul dalam pemilihan MPP Sinode GPIBK dengan 84 suara, kemudian diikuti oleh Pdt. Yorim Yolisan yang merupakan Anggota MPP Sinode periode 2015-2020 dengan perolehan suarah 46 suara.
Selanjutnya disusul Rasmon Baideng yang merupakan Kepsek SMA Negeri 1 Bulagi dengan memperoleh 19 suara dan kemudian diikuti oleh calon lainnya yang memperoleh suara dibawah.

Berdasarkan hasil pemilihan tersebut Panitia Pemilihan menetapkan Komposisi Majelis Pengawas Perbendaharaan (MPP) Sinode GPIBK Periode 2020-2025 adalah Ketua Ir. Kondrad D. Galala, MM, Sekretaris Pdt. Yorim Yolisan dan Anggota Rasmon Baideng. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sabtu, 15 Februari 2020 Sidang Sinode V GPIBK memasuki hari terakhir yang dilaksanakan di Jemaat Imanuel Salakan Klasis Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Agenda persidangan dihari terakhir ini adalah pemilihan Majelis Pertimbangan (MP), Majelis Pengawas Perbendaharaan (MPP) dilanjutkan pemilihan Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPIBK, Periode Pelayanan 2020-2025.

Pemilihan MP, MPP, dan MPH Sinode GPIBK dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan yang diangkat dan ditetapkan dengan surat keputusan MPH Sinode GPIBK, dengan Komposisi Panitia Ketua Ipsan Mangais, Sekretaris Eddy Bapitanggene, Anggota Haran Pea, Varman Yanto Molunggui, Billy Tomboli, Marianti, Yanson Pidalia dan Esni Blunggon.

Mekanisme pemilihan berdasarkan peraturan Panitia Pemilihan Nomor 1 tahun 2020 tentang tata cara pelaksanaan pemilihan MPH Sinode, MP Sinode dan MPP Sinode GPIBK Periode 2020-2025

Ada pun komposisi MPH Sinode yang dipilih Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara dan Wakil Bendahara, untuk ketua harus seorang pendeta yang memiliki masa kerja 15 tahun keatas masa kerja di lingkup Sinode GPIBK, sedangkan untuk MP dan MPP dipilih Ketua, Sekretaris dan Anggota.

Yang berhak memilih adalah MP, MPP, MPH Sinode, Ketua Kompelsus PWPRA, Pendeta aktif se-sinode GPIBK, dan perutusan jemaat yang merupakan Penatua/Syamas, dengan jumlah pemilih yang mempunyai hak suara adalah 223 orang. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Selang istrahat makan siang di salah satu warung kompleks kantor Bupati Banggai Kepulauan dalam rangka kunjungan kerja di Kab. Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, tim dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, dihampiri oleh Kepala Desa Palam Kecamatan Tinangkung Utara.

Kades Palam menyampaikan keluhan-keluhan kepada tim dari Kementrian tersebut khususnya mengenai masalah jaringan telepon, Rabu (12/02/2020).

“Di era digital saat ini kita dituntut semuanya serba digital tetapi kami mau bagaimana? Kami belum ada signal, jadi memang masih menjadi kesulitan Desa Palam,” kata Kepala Desa.

“Kalau desa lain sudah ada, kalau memang ada bantuan seperti tower mini atau apa saja yang penting bisa menunjang ini kami terima saja. bahkan kemarin  tanah hibah-nya kami sudah siapkan, cuma sayang sampai hari ini belum ada pembangunannya” keluh Kepala Desa Palam.

Respon yang diberikan seperti memberikan lampu hijau, “penyampaian bapak Kepala Desa dan kegiatan kami disini akan kami laporkan lansung kepada Pak Dirjen” tanggap Rommiel Kusairi, salah satu anggota tim dari Kementrian Desa.

Setelah berbincang cukup lama Tim dari Kementrian Desa didampingi Kadis Kominfo Kondrad D Galala dan Asisten II Sekda Abderiana Loto langsung berangkat menuju Desa Lukpanenteng. (FerdiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Advokasi Kelembagaan Desa, Pengawasan Pangan Jajanan Ank Sekolah (PJAS), dan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya dilaksanakan di Gedung Hotel Faawas Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu(12/02/2020).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Bupati BanggaiKep serta dihadiri oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Provinsi SulTeng,  Kepala OPD se- Kabupaten BanggaiKep, Kepala Desa se-Kabupaten BanggaiKep, Camat se-KabupatenBanggaiKep dan peserta kegiatan.

“Sebelumnya kegiatan ini dilakukan terpisah, ada perbedaan. Jadi waktu Gerakan Keamanan Pangan Desa, PJAS dan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya itu kita lakukan sendiri-sendiri, di tahun 2020 ini menjadi spesial karena ketiga program ini dilaksanakan berbarengan diwaktu dan tempat yang sama dan ini bergerak dari hasil sinergi badan POM beserta yang lainnya”, ucap Ferdi Ferdiansyah S.Si selaku Kepala BPOM Provinsi dalam sambutannya mengawali kegiatan tersebut.

Pemerintah Kabupaten BanggaiKep menyambut baik kegiatan tersebut, hal ini disampaikan langsung oleh Plt. Bupati Kab. BanggaiKep H. Rais D. Adam dalam sambutannya, “Selaku pemerintah Kabupaten BanggaiKep, saya menyambut baik atas  diselenggarakannya kegiatan ini, untuk mendukung kemandirian masyarakat dalam mejamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman, serta mendukung gerakan pemerintah dalam mencegah stanting melalui pelaksanaan program nasional gerakan pangan desa (GKPD), Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah dan Program Pasar Aman di Kabupaten Banggai Kepulauan”, kata Rais Adam.

“Lewat Kesempatan ini juga, kami mengucapkan terima kasih kepada Badan POM Provinsi SulTeng yang telah menyentuh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan terkait pemberian informasi olahan pangan yang sehat dan tidak berbahaya”, lanjut Rais Adam.(12/2)

Diakhir kata, Rais Adam juga mengungkapkan harapannya dalam sambutannya, “Saya juga berharap Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk terus meningkatkan jaringan ditingkat desa tentang keamanan pangan dan kerja sama dengan  dinas terkait untuk bersinergi dalam pengawasan keamanan pangan di Kabupaten Banggai Kepulauan”, tutup Rais Adam. (TrisKominfo)

 


Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan sosialisasi Advokasi Kelembagaan Desa Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan pasar aman dari bahan berbahaya dilaksanakan di ruang pertemuan Hotel Faawas Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (12/02/2020).

Kegiatan ini di buka langsung oleh Plt. Bupati H. Rais D. Adam dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda BanggaiKep, Kepala Badan POM Prov. Sulawesi Tengah, para Kepala OPD BanggaiKep, Kepala Kemenag BanggaiKep, Kepala Sekolah, Kepala Desa dan sekertaris serta Camat Tinangkung dan Pesertan sosialisasi.

Melalui kesempatan ini, H. Rais D. Adam selaku Plt. Bupati BanggaiKep menyampaikan dukungan program- program kepada Kementerian Masyarakat dalam menjamin pemenuhan kebutuhan yang aman.

“Dengan dibuatnya program nasional Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) menjaga jajanan sekolah dan pasar aman maka agar bisa terwujud program tersebut tentunya diperlukan harus adanya advokasi Kepala Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Badan POM Provinsi sulawesi tengah”, kata Rais Adam.

Pangan merupakan kebutuhan hidup dasar yang paling utama oleh karena itu Pemerintah diwajibkan mewujudkan kesediaan, keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi yang cukup aman, bermutu dan bergizi seimbang dengan memanfaatkan sumber daya kelembagaan dan budaya lokal.

Selanjutnya, Rais D. Adam juga berharap kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk terus meningkatkan jaringan ditingkat desa terkait keamanan pangan dan kerja sama Dinas terkait untuk bersinergi dalam pengawasan keamanan pangan di Banggai Kepulauan sehingga tujuan program GKPD, pangan jajanan anak sekolah dan pasar aman bisa terwujud dengan baik di Banggai Kepulauan. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sosialisasi bantuan sosial program sembako tahun 2020 dilaksanakan di Gedung Bebengketan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (11/2/2020).
Kegiatan yang dihadiri oleh Sekertaris Daerah Kab. BanggaiKep, Wakapolres BanggaiKep, Kepala Bank Mandiri Unit Cabang Salakan, Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan serta para Narasumber dan Peserta sosialisasi.

Tujuan Sosialisasi Bantuan Sosial Program Sembako untuk menyatukan pemahaman tentang mekanisme pelaksanaan penyaluran bantuan sosial program sembako kepada tim koodinasi Kabupaten, Kecamatan, Desa/Lurah selaku tim penanggungjawab distribusi bantuan sosial program sembako dari agen E-Warung ke keluarga penerima manfaat dan dalam hal ini penginputan data keluarga miskin.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 4 (empat hari masing-masing di empat titik yaitu, di Kec. Tinangkung, Kec. Bulagi, Kec. Buko dan Kec.Totikum Selatan dengan peserta kegiatan diikuti Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan, 82 agen E-Warung, Tenaga kesehatan sosial Kecamatan dan Pendamping Keluarga Harapan (PKH) dengan jumlah peserta 284 orang.

Kepala Dinas Sosial Kab. BanggaiKep Paisal Pahil Muhammad, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan tentang sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai ke Program Sembako (Sembilan Bahan Pokok) tahun 2020, “Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)  yang sekarang sembako adalah merupakan implementasi dari peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 tahun 2017 tentang penyaluran bantuan sosial secara Non Tunai”, kata Kadis.

Program BPNT yang sekarang berubah menjadi program sembako sebagai upaya untuk menyalurkan bantuan pangan yang selama ini melalui RASKIN, RASTRA agar lebih tepat sasaran, tepatb jumlah dan tepat waktu. Melalui program sembako ini dapat memberikan keleluasaan penerima manfaat dalam memilih jenis kualitas harga dan tempat membeli bahan pangan yang sebelumnya hanya Beras dengan Telur, sekarang diperluas atau ditambah dengan daging, Ikan serta Kacang-kacangan.

“Jumlah bantuan atau indeksnya yang sebelumnya BPNT berjumlah Rp. 110.000 per KK/perbulan sekarang dengan program sembako menjadi Rp. 150.000 per KK/Perbulan”, kata Paisal selaku Kadis Sosial.

Disamping itu, Sekretaris Daerah Kab. BanggaiKep Rusli Moidady, ST., M.T menyampaikan “Saya atas nama baik Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan selaku pimpinan menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dengan tujuan agar peserta sosialisasi lebih memahami tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat, dan program sembako ini merupakan program pangan yang berupa bantuan sembilan bahan pokok dan jenis bahan-bahan lain yang diperluas seperti daging, ikan dan kacang-kacangan”. (RisfaldiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Pdt. Gomar Gultom, M.Th tiba di kota Salakan pada jam 01.00 Wita hari Selasa, 11 februari 2020 sehubungan dengan pelaksanaan Sidang Sinode V GPIBK yang akan dilaksanakan di Jemaat GPIBK Imanuel Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah tanggal 11 s.d 15 Februari 2020.

MPH Sinode GPIBK mengundang khusus Ketua Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, M.Th untuk melayani/memimpin Ibadah pembukaan Sidang Sinode dan menyampaikan ceramah sehubungan dengan tema sentral Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) “Aku Adalah Yang Awal dan Yang Akhir”, Selasa, (11/2/2020).

Ibadah pembukaan Sidang Sinode GPIBK dilayani oleh Pdt. Gomar Gultom, M.Th sedangkan yang bertindak sebagai pembawa Litorgos Pdt. Ardin Lateano, S.Th sebagai Liturgos 1 dan Pdt. Marni Ningsi, S.Th sebagai Liturgos 2.

Pdt. Gomar Gultom, M.Th dalam khotbahnya yang terdapat dalam kitab Wahyu 22:13 ” Aku Adalah Alfa dan Omega Yang Pertama dan Yang Terakhir”, dalam Khotbanya Pdt.Gomar Gultom mengawali dengan sapaan hangat bagi seluruh pelayan-pelayan dan segenap jemaat yang hadir dalam ibadah Pembukaan Sidang Sinode sebagai perkenalan awal kehadiran beliau sebagai pemimpin persekutuan Gereja-gereja Indonesia.

Dalam khotbahnya Pdt. Gomar Gultom menyampaikan “Seringkali kita sebagai orang benar atau sebagai umat mengapa berada dalam penderitaan seraya bertanya dimanakah TUHAN ALLAH yang kita sembah, oleh karena berbagai persoalan yang kita alami baik secara pribadi, persekutuan gereja, bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti masalah Kemiskinan, Kerusakan Lingkungan, Radikalisme, Ketidakadilan yang terjadi diseluruh lini kehidupan kita, tanpa kita sadari hal ini juga terjadi karena seringkali manusia dalam menjalani hidup mengambil jalan pintas “mau cepat kaya lakukan korupsi dan lain sebagainya”, kata Pdt. Gomar.

Lanjut Pdt. Gomar Gultom, “Roh zaman ini sudah menutup telinga kita sehingga tidak dapat lagi mendengar suara TUHAN, roh zaman ini sudah membutakan kita sehingga kita tidak dapat lagi melihat jalan TUHAN, bahkan realita yang terjadi banyak orang kristen tidak dapat berdoa dan beribadah oleh karena ketidakamanan, sehingga dalam penderitaan zaman ini sering kita bertanya dimanakah Allah, tanpa kita sadari ALLAH selalu hadir dalam setiap saat dan waktu bahkan dalam segala keadaan dan situasi yang kita alami sebagaimana Firman TUHAN dalam Wahyu 22 ayat 13 memberi penegasan “Aku Adalah Yang Awal dan Yang Akhir” jadi kerjaan ALLAH hadir didunia ini dari awal sampi akhir”.

Di akhir kotbahnya, Pdt. Gomar Gultom berkata “Mari lihat sejarah perjalan orang percaya semakin dihambat semakin merambat, ini bukti ALLAH selalu hadir dari awal sampai akhir”, ujar Pdt. Gomar.

Ibadah pembukaan Sidang  Sinode ini dihadiri oleh seluruh pendeta di lingkup pelayanan GPIBK dan para penatua/syamas yang menjadi utusan sidang dan juga para undangan lainnya nampak hadir juga pimpinan OPD BanggaiKep yang nasrani diantaranya Bpk. Haran Pea, SH, Kadis Kominfo Ir. Kondrad D. Galala, MM.(JARKominfo)

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Selasa, (11/2/2020) Kehadiran Ketua PGI Pdt. Gomar Gultom di kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka menghadiri Sidang Sinode V GPIBK membawa dapak positif.

Melalui penanaman pohon oleh Plt. Bupati BanggaiKep dan Ketua PGI beserta unsur Muspida BanggaiKep, kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya serimonial saja tapi ini sebagai ajakan bagi warga gereja yang ada di Banggai Kepulauan untuk berkomitmen bersama dengan Pemerintah Daerah untuk menjaga alam dan lingkungan ciptaan Tuhan ini agar tetap terpelihara fungsinya untuk keberlangsungan hidup bersama.

Dalam ceramah yang disampaikan oleh Pdt. Gomar Gultom,  M.Th beliau menegaskan bahwa warga GPIBK harus memiliki tangungjawab untuk mengatasi kerusakan lingkungan dengan cara menjaga alam ini dengan cara mengurangi sampah plastik.

“Dengan ketika kita berbelanja ke pasar, super market, toko dan tempat perbelanjaan lainnya dengan membawa tas belanjaan sendiri, dengan demikian kita sudah menekan pengunaan plastik yang ujung-ujungnya menjadi sampah”. Ujar Pdt. Gomar.

Lanjut Pdt. Gomar, “Dalam kegiatan sidang/rapat acara gerejawi kurangi penggunaan minuman kemasan yang juga menjadi sumber penghasil sampah plastik, himbaulah pada warga gereja dengan membawa tempat minum kemana pun kita pergi dengan demikian kita sudah menekan penambahan sampah plastik di daerah ini”.

Pdt. Gomar Gultom juga menyampaikan dengan menjaga kelestarian alam dan mengatasi kerusakan lingkungan berarti kita sudah menjalankan amanat agung ditengah dunia ini untuk menghadirkan damai sejahtera dengan menjaga alam ciptaan Tuhan. (JARKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan pembukaan Forum Perangkat Daerah (FPD) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) RKPD Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021 tingkat Kecamatan dilaksanakan di ruang Aula kantor Bappeda dan Litbang Kab. BanggaiKep, Selasa (11/2/2020).

Kegiatan ini resmi dibuka langsung oleh Plt. Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dan dihadiri Ketua dan Anggota DPRD Kab. BanggaiKep, Unsur Forkopimda BangggaiKep, Asisten dan Staf Ahli, Para Kepala OPD bersama staf, Camat Bulagi bersama staf, Camat Tinangkung, Perangkat Desa Kec. Bulagi, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda serta Tokoh Perempuan.

Dalam sambutan Bupati H. Rais D. Adam mengajak semua agar bisa menyatukan tekad dan langkah untuk meningkatkan pembangunan di Daerah  Kabupaten Banggai Kepulauan, sebab pada tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Banggai Kepulauan sudah cukup baik.

Selanjutnya, Bupati juga menyampaikan “Pentingnya untuk menyusun program-program yang lebih inovatif yang telah diinput ke aplikasi E-Planing, hal ini dilakukan agar setiap kegiatan kontribusi bisa maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi  Banggai Kepulauan”.

“Adapun prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu, penyediaan infrastruktur penunjang ekonomi, peningkatan pelayanan kualitas pendidikan dan kesehatan, meningkatkan produktivitas dan pengelolahan hasil tani serta meningkatkan pembangunan dan wisata”.

Disamping itu, Bupati juga berharap kepada seluruh OPD agar kesejahtraan masyarakat harus ditingkatkan, SDM lebih produktif, meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang masih tergolong belum mampu dengan cara meningkatkan pendidikan dan kesehatan agar ditahun 2021 jumlah penduduk yang masih kurang mampu bisa menurun di Banggai Kepulauan.

Bupati juga mengungkapkan “Akan diadakan program bantuan berupa ternak sapi, karamba dan tarikan rumput laut yang sudah disesuaikan dengan potensi masing-masing dan didukung juga dengan dana desa yang dikontrol agar bisa berjalan sesuai visi dan misi”.

Diakhir sambutan Bupati menghimbau kepada semua agar lebih fokus pada peningkatan produtifitas pertanian, perikanan serta peningkatan destinasi wisata yang ditunjang dengan peningkatan infrastruktur serta dukungan segenap stakeholder pembangunan Daerah. (ViktorKominfo)