Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengapresiasi pelaksanaan Pameran Expo Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Berkemajuan (KKN MB) Universitas Muhammadiyah Luwuk ke-XL Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kecamatan Tinangkung Utara, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, dan dihadiri Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk beserta jajaran, unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan, para kepala perangkat daerah, Camat Tinangkung Utara, para kepala desa se-Kecamatan Tinangkung Utara beserta perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, mahasiswa peserta KKN MB, pelaku UMKM, pengelola BUMDes, serta seluruh peserta dan panitia Expo.

Dalam sambutannya, Muh. Aris Susanto menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Universitas Muhammadiyah Luwuk, khususnya kepada seluruh mahasiswa peserta KKN MB yang telah memilih Kecamatan Tinangkung Utara sebagai salah satu lokasi pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, KKN tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik mahasiswa, tetapi juga merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan KKN, mahasiswa tidak hanya belajar dari buku dan ruang kuliah, tetapi juga belajar secara langsung dari kehidupan masyarakat. Mahasiswa dapat memahami potensi desa, mengenali berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, sekaligus memberikan gagasan dan inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Ia menilai, pelaksanaan Expo KKN MB menjadi momentum penting untuk menampilkan berbagai hasil kegiatan, kreativitas, inovasi, serta potensi lokal yang telah dikembangkan mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.

Expo tersebut, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk memamerkan hasil kegiatan KKN, tetapi juga dapat menjadi ruang promosi berbagai potensi desa, mulai dari produk UMKM, kerajinan, kuliner, pertanian, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga potensi lokal lainnya.

“Keberadaan mahasiswa KKN dapat menjadi jembatan yang mempertemukan potensi masyarakat dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan kreativitas generasi muda,” katanya.

Pemerintah daerah juga berharap berbagai program dan inovasi yang telah dirintis selama pelaksanaan KKN dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat dan pemerintah desa, sehingga manfaatnya tidak berhenti setelah para mahasiswa kembali ke kampus.

Kepada para mahasiswa peserta KKN MB, Muh. Aris Susanto berpesan agar selama berada di tengah masyarakat senantiasa menjaga nama baik almamater, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta mengedepankan etika, sopan santun, dan semangat gotong royong.

“Jadikan masyarakat bukan hanya sebagai objek kegiatan, tetapi sebagai mitra dalam membangun dan mengembangkan desa. Belajarlah dari masyarakat, dengarkan aspirasi mereka, kenali potensi yang mereka miliki, dan yang paling penting, tinggalkan sesuatu yang bermanfaat serta dapat terus dilanjutkan setelah program KKN selesai,” pesannya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong terbangunnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, dan generasi muda dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Pembangunan tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah sendiri. Kita membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, Universitas Muhammadiyah Luwuk dinilai memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus mendorong inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap kerja sama dan sinergi yang telah terbangun dengan Universitas Muhammadiyah Luwuk dapat terus diperkuat dan dikembangkan pada masa mendatang, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)