Lumbi-lumbia, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan mewakili Bupati secara resmi membuka Festival Sea-Sea 2026 yang dilaksanakan di Desa Lumbi-Lumbia, Kecamatan Buko Selatan, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Jejak Luhur Sea-Sea: Dari Hulu Menuju Samudra, Warisan Untuk Dunia”.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Moh. Aris Susanto, disampaikan bahwa festival ini merupakan momentum penting untuk mengangkat nilai-nilai budaya lokal yang diwariskan oleh leluhur agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Festival Sea-Sea bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam memperkenalkan potensi daerah, baik dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, maupun kearifan lokal masyarakat Banggai Kepulauan.

Pemerintah daerah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat Desa Lumbi-Lumbia bersama tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah berinisiatif dan berkolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menggali potensi desa, mengembangkan inovasi, serta memperkuat pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Festival ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata, kuliner, kerajinan, dan promosi potensi lokal. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat identitas daerah serta menanamkan rasa bangga terhadap budaya sendiri, khususnya bagi generasi muda.

Kabupaten Banggai Kepulauan sendiri memiliki kekayaan alam dan budaya yang melimpah, mulai dari keindahan bentang laut hingga tradisi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Potensi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Melalui Festival Sea-Sea 2026, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya, bahasa daerah, adat istiadat, serta kearifan lokal agar tidak tergerus oleh arus globalisasi.

Mengakhiri sambutan Bupati, Sekretaris Daerah secara resmi membuka kegiatan dengan harapan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, sukses, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Festival Sea-Sea 2026 secara resmi dinyatakan dibuka,” tutu Aris.

Turut hadir Fadhilatul Ulfa (Staf Strategi Investasi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia), Ariesta Noer. P (Staf Promosi Investasi kementerian Pariwisata Republik Indonesia), Kepala Dinas Pariwisata Banggai Kepulauan, Kepala BPS Banggai Kepulauan, Camat Buko Selatan, Kepala Desa se Kecamatan Buko Selatan, Mahasiswa KKN UGM yogyakarta, Pelaku Budaya Banggai Kepulauan, dan masyarakat setempat. (IKP-KOMINFO)

Luk Panenteng, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey mengajak gereja, para guru Sekolah Minggu, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat pembinaan karakter dan iman anak sebagai fondasi lahirnya generasi yang berintegritas dan berakhlak mulia.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Kegiatan Temu Raya Anak Sinode AM Tahun 2026 yang dipusatkan di Gereja GPIBK Via Dolorosa, Desa Luk Panenteng, Kecamatan Bulagi Utara, Jumat, (7/8/2026).

Kegiatan itu dihadiri pimpinan Sinode AM gereja-gereja di wilayah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, Ketua Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan beserta jajaran, para pendeta, pembina dan guru Sekolah Minggu, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, anak-anak, peserta Temu Raya, serta Kepala OPD yang sempat hadir.

Dalam sambutannya, Serfi Kambey menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, pertemuan tersebut bukan hanya menjadi ajang mempererat persekutuan antar jemaat, tetapi juga memperkuat pelayanan gereja dalam membina generasi muda.

“Merupakan suatu kehormatan bagi daerah kami menjadi tuan rumah kegiatan yang mempererat persekutuan, memperkuat pelayanan, dan membangun kebersamaan di antara gereja-gereja di Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah,” ujar Serfi.

Ia menegaskan bahwa guru Sekolah Minggu memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai iman, moral, dan kepedulian sosial kepada anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, pelayanan yang dilakukan dengan kasih, keteladanan, dan pengabdian merupakan investasi penting dalam mencetak generasi penerus gereja, masyarakat, dan bangsa.

Karena itu, Wakil Bupati berharap Temu Raya Anak Sinode AM 2026 tidak hanya menjadi momentum mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan meningkatkan kapasitas pelayanan para pembina Sekolah Minggu.

“Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memberikan apresiasi atas kontribusi gereja dan para guru Sekolah Minggu dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis. Sinergi antara pemerintah, gereja, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan gotong royong,” katanya.

Serfi juga mengajak seluruh peserta dari berbagai daerah untuk menikmati keindahan alam, keramahan masyarakat, serta kekayaan budaya Banggai Kepulauan selama mengikuti rangkaian kegiatan. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antar gereja.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan selamat mengikuti seluruh rangkaian Temu Raya Anak Sinode AM Tahun 2026. Ia berharap kegiatan tersebut melahirkan semangat baru dalam pelayanan anak dan menjadi berkat bagi gereja, masyarakat, serta pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2025–2045 dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Pertemuan Koordinasi Eksternal Tim Penyusun GDPK dan PJPK yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Zoom Meeting, Kamis, (6/8 2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kepala DP3APPKB Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Badan Pusat Statistik, pimpinan perangkat daerah terkait, instansi vertikal, serta berbagai unsur pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyusunan dokumen pembangunan kependudukan.

Dalam sambutannya, Serfi Kambey menegaskan bahwa pembangunan kependudukan merupakan fondasi penting bagi keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, penduduk tidak hanya menjadi sasaran pembangunan, tetapi juga berperan sebagai subjek dan pelaku utama yang menentukan arah kemajuan daerah.

“Setiap kebijakan pembangunan harus disusun berdasarkan data, kondisi, dan dinamika kependudukan yang akurat sehingga mampu menjawab tantangan pembangunan, baik saat ini maupun di masa mendatang,” ujar Serfi.

Ia menjelaskan, penyusunan GDPK 2025–2045 merupakan langkah strategis untuk memberikan arah pembangunan kependudukan selama dua dekade ke depan. Dokumen tersebut akan menjadi pedoman pemerintah daerah dalam mengelola berbagai aspek kependudukan, mulai dari pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan keluarga, pemerataan persebaran penduduk, hingga penguatan data kependudukan sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Sementara itu, PJPK 2025–2029 disusun sebagai tahapan implementasi yang menerjemahkan arah kebijakan dalam GDPK ke dalam program dan kegiatan yang terukur. Peta jalan tersebut diharapkan selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah sehingga pelaksanaannya dapat berlangsung secara efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Wakil Bupati menekankan bahwa penyusunan kedua dokumen strategis tersebut tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah semata. Dibutuhkan kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat.

Ia mengajak seluruh peserta memberikan masukan, data, dan rekomendasi yang konstruktif agar dokumen GDPK dan PJPK benar-benar menjadi acuan yang implementatif dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Banggai Kepulauan.

Serfi juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing melalui perencanaan kependudukan yang matang. Menurutnya, bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia harus dikelola secara optimal agar menjadi modal strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Menutup sambutannya, Serfi mengajak seluruh pihak terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas data kependudukan, serta membangun komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan.

Wakil Bupati Banggai Kepulauan secara resmi membuka Pertemuan Koordinasi Eksternal Tim Penyusun Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2025–2045 dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029 sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyusun arah pembangunan kependudukan yang komprehensif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Roy-KOMINFO)

Ponding-Ponding, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, S.T.M.T.,AIFO membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Penerapan Budidaya Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) dan Gerakan Tanam Padi Sistem PM-AAS untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tengah beserta jajaran, kepala perangkat daerah terkait, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Administrasi dan Kinerja Penyuluhan Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung Utara, unsur Forkopimcam Tinangkung Utara, para penyuluh pertanian, kepala desa se-Kecamatan Tinangkung Utara, pengurus kelompok tani padi sawah, serta para peserta.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama pembangunan daerah. Menurutnya, pertanian tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati mengatakan, perkembangan teknologi dan tantangan perubahan iklim menuntut adanya transformasi dalam sistem budidaya pertanian. Karena itu, penerapan Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) dinilai menjadi langkah penting untuk mewujudkan pertanian yang lebih modern, efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa penerapan PM-AAS pada budidaya padi irigasi diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan sumber daya air, meningkatkan efisiensi penggunaan benih, pupuk, serta pestisida, sekaligus memperkuat penerapan teknologi budidaya yang tepat. Upaya tersebut diyakini akan berdampak pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen, sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani.

“Pada akhirnya, seluruh upaya ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani sekaligus mendukung tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa gerakan tanam padi dengan sistem PM-AAS bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju. Keberhasilan program tersebut, kata dia, membutuhkan sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, akademisi, dunia usaha, dan para petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian.

Ia mengajak seluruh petani untuk terbuka terhadap inovasi dan terus meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam menerapkan teknologi budidaya modern. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan penyuluhan, pembangunan infrastruktur pertanian, serta berbagai program yang berpihak kepada petani.

Bupati berharap kegiatan sosialisasi tersebut menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan langkah-langkah nyata dalam mempercepat penerapan teknologi pertanian modern di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal memperkuat semangat bekerja, berinovasi, dan bergotong royong dalam membangun sektor pertanian yang tangguh, maju, dan berdaya saing.

Ia optimistis kerja sama yang kuat akan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui rapat finalisasi kepanitiaan yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Harli A. Masenge, S.Pd., M.Si., di Aula Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kamis, (6/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Asisten III Setda Banggai Kepulauan Tommy Boy Luasusun, S.H., M.A.P.H., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur panitia pelaksana.

Dalam sambutannya, Harli A. Masenge menegaskan bahwa rapat difokuskan pada finalisasi struktur kepanitiaan sekaligus penyempurnaan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam peringatan HUT RI tahun ini.

Ia menjelaskan bahwa struktur kepanitiaan mengalami penyederhanaan dari sebelumnya 12 seksi menjadi sembilan seksi agar pelaksanaan kegiatan lebih efektif dan efisien. Adapun seksi yang ditetapkan meliputi upacara, acara, publikasi dan dokumentasi, konsumsi, perlengkapan, kesehatan, keamanan, kebersihan, serta seksi lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan.

“Masih dimungkinkan adanya penambahan atau penyempurnaan kegiatan sesuai hasil kesepakatan bersama. Yang terpenting, seluruh panitia yang telah ditetapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga disepakati sejumlah kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, di antaranya Festival Anak serta lomba gerak jalan yang akan melibatkan peserta dari jenjang SD, SMP, SMA hingga kategori umum.

Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey yang turut memberikan arahan mengajak seluruh panitia bekerja maksimal mengingat waktu persiapan yang tersisa sekitar 11 hari menjelang peringatan 17 Agustus.

Menurutnya, seluruh susunan panitia yang telah ditetapkan harus segera bergerak sesuai tugas masing-masing agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Perayaan Hari Kemerdekaan hanya berlangsung setahun sekali dan merupakan momentum yang sangat sakral. Saya mengajak seluruh panitia tetap optimistis, saling bekerja sama, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi suksesnya pelaksanaan HUT ke-81 Republik Indonesia,” kata Serfi Kambey.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa kegiatan gerak jalan wajib dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memeriahkan peringatan kemerdekaan serta melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.

Pada kesempatan yang sama, Asisten III Setda Banggai Kepulauan Tommy Boy Luasusun menekankan pentingnya kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan agenda tahunan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa seluruh OPD harus memberikan dukungan penuh terhadap setiap kegiatan yang telah disepakati, terutama pelaksanaan lomba-lomba dan gerak jalan yang selama ini menjadi agenda yang dinantikan masyarakat.

“Gerak jalan harus tetap dilaksanakan karena menjadi salah satu kegiatan yang mampu membangkitkan semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat. Semua OPD diharapkan terlibat aktif sehingga pelaksanaan HUT RI tahun ini berlangsung lebih meriah,” ujarnya.

Mengakhiri rapat, Wakil Bupati bersama seluruh peserta menyepakati pentingnya memperkuat koordinasi, kerja sama, dan tanggung jawab masing-masing seksi kepanitiaan.

Seluruh pihak diharapkan dapat bekerja secara maksimal demi menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id– Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong penguatan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang implementasi kas non tunai dan penyaluran anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ke seluruh puskesmas di Kabupaten Banggai Kepulauan, yang dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Bank Mandiri dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan mengenai layanan Mandiri Payroll, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Banggai Kepulauan, turut hadir Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Cabang Bank Mandiri Cabang Salakan, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di sektor pelayanan kesehatan, khususnya dalam pengelolaan keuangan BLUD di lingkungan puskesmas.

Melalui implementasi sistem kas non tunai, proses penyaluran anggaran BLUD diharapkan menjadi lebih cepat, aman, efisien, dan mudah dipantau. Sementara itu, layanan Mandiri Payroll akan mempermudah pengelolaan pembayaran gaji maupun hak-hak pegawai secara elektronik melalui sistem perbankan yang terintegrasi.

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa digitalisasi tata kelola keuangan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi perbankan akan memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, sekaligus mendukung percepatan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Cabang Bank Mandiri Cabang Salakan Adrianto Padeatu menyatakan komitmennya untuk mendukung program digitalisasi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui penyediaan layanan perbankan yang aman, modern, dan mudah diakses.

“Bank Mandiri juga siap memberikan pendampingan dalam implementasi sistem agar dapat berjalan secara optimal,” ujar Adrianto Padeatu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan dr. James H.D. Pinontoan berharap kerja sama tersebut mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan BLUD di seluruh puskesmas, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin berkualitas dan berkesinambungan.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang modern, efisien, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Rapat Kerja (Raker) Pengurus KONI Kabupaten Banggai Kepulauan Periode 2025–2029 di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu (5/8/2026).

Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua KONI Kabupaten Banggai Kepulauan Moh. Aris Susanto serta dihadiri jajaran pengurus KONI. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah.

Dalam arahannya, Ketua KONI Banggai Kepulauan menegaskan bahwa seluruh pengurus harus tetap menjaga semangat, kekompakan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam membangun organisasi olahraga.

Menurutnya, berbagai dinamika yang terjadi dalam proses pembentukan kepengurusan hingga pelantikan tidak boleh menjadi penghalang untuk memajukan olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan. Sebaliknya, hal tersebut harus menjadi pembelajaran agar organisasi semakin solid dan mampu bekerja secara profesional.

“Kita mengurus olahraga, sehingga jiwa sportivitas harus selalu menjadi landasan dalam setiap langkah organisasi. Mari kita tinggalkan berbagai perbedaan dan fokus membangun prestasi olahraga daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KONI juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah yang saat ini mengalami keterbatasan menuntut seluruh cabang olahraga untuk menyusun program secara efektif, efisien, dan terukur.

Oleh karena itu, setiap cabang olahraga diminta melakukan pemetaan potensi atlet berdasarkan hasil evaluasi prestasi sehingga pemberangkatan kontingen menuju Porprov benar-benar diprioritaskan kepada atlet yang memiliki peluang besar meraih medali.

Selain membahas persiapan Porprov, rapat kerja juga membahas penyusunan program kerja KONI periode 2025–2029, penguatan koordinasi antar bidang, peningkatan pembinaan atlet, serta strategi peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Ketua KONI berharap seluruh pengurus dan cabang olahraga terus menjaga sinergi serta memperkuat komunikasi agar setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik.

Melalui rapat kerja ini, KONI Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen membangun organisasi yang semakin solid, profesional, dan berorientasi pada prestasi, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berdaya saing yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Banggai Kepulauan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi maupun kompetisi olahraga di tingkat yang lebih tinggi. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi melepas kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan yang akan mengikuti Jambore Nasional Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, para kepala perangkat daerah, pembina, pendamping, orang tua peserta, serta seluruh anggota kontingen.

Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banggai Kepulauan Serfi Kambey menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah terpilih menjadi bagian dari kontingen daerah. Menurutnya, kesempatan mengikuti Jambore Nasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi merupakan wahana pembinaan karakter, kepemimpinan, persaudaraan, serta penguatan semangat kebangsaan bagi generasi muda Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta akan bertemu dengan Pramuka dari seluruh provinsi di Indonesia untuk saling belajar, berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta mempererat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jadilah Pramuka yang disiplin, mandiri, santun, bertanggung jawab, serta mampu menunjukkan bahwa Pramuka Banggai Kepulauan memiliki karakter yang kuat, berprestasi, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” pesan Serfi.

Serfi Kambey juga mengingatkan bahwa seluruh peserta membawa nama baik Kabupaten Banggai Kepulauan. Oleh karena itu, mereka diminta untuk selalu menjaga sikap, etika, dan perilaku selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan serta membangun persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bekal dalam memperkuat persatuan dan kebhinekaan.

Pada kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan, para pembina, pelatih, pendamping, dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen hingga siap diberangkatkan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, doa, dan kepercayaan kepada putra-putrinya untuk mengikuti Jambore Nasional.

Lebih lanjut, Serfi Kambey menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung pembinaan Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, cinta tanah air, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Mengakhiri sambutannya, Ketua Kwartir Cabang mendoakan agar seluruh peserta diberikan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan maupun selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Jakarta.

“Berangkatlah dengan semangat, pulanglah dengan membawa ilmu, pengalaman, persahabatan, serta prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutupnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, memimpin rapat persiapan pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Bergelombang Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (04/08/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Kepala Kejaksaan Negeri, anggota DPRD, perwakilan Kapolres Banggai Kepulauan, Pabung Kodim 1308/LB, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, Danramil, Kapolsek, serta kepala desa dari wilayah yang akan melaksanakan Pilkades.

Dalam arahannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan baik, aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pilkades Serentak dan Bergelombang Tahun 2026 akan dilaksanakan di 29 desa yang tersebar pada 10 kecamatan di Kabupaten Banggai Kepulauan. Oleh karena itu, Bupati menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh pihak yang terlibat agar setiap tahapan dapat dilaksanakan secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Bupati menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilkades berpedoman pada Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 10 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Secara Serentak dan Bergelombang, yang telah disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

“Regulasi telah disiapkan sebagai pedoman pelaksanaan. Namun dalam implementasinya tentu akan ada berbagai dinamika di lapangan. Melalui rapat ini kita dapat berdiskusi, mengidentifikasi potensi kendala, serta mencari solusi agar seluruh tahapan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh panitia dan unsur yang terlibat dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan menjunjung tinggi netralitas demi terciptanya proses demokrasi yang berkualitas di tingkat desa.

Ia juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk terus aktif melakukan sosialisasi, memberikan pendampingan, serta menyiapkan seluruh kebutuhan administrasi dan teknis pada setiap tahapan pelaksanaan Pilkades.

“Dinas PMD harus terus memberikan informasi kepada masyarakat, mengantisipasi berbagai potensi kendala sejak dini, serta melakukan mitigasi agar seluruh tahapan Pilkades di Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pelaksanaan Pilkades Serentak dan Bergelombang Tahun 2026 dapat berlangsung secara demokratis, transparan, kondusif, serta menghasilkan pemimpin-pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat dan daerah. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memulai pembangunan ruang Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Trikora Salakan melalui prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Serfi Kambey, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang digelar di halaman RSUD Trikora Salakan itu dihadiri Penjabat Direktur RSUD Trikora Salakan, serta jajaran tenaga kesehatan dan staf rumah sakit.

Peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan fasilitas Cathlab yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan menegaskan bahwa pembangunan ruang Cathlab merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada fasilitas kesehatan di luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.

Menurut Serfi, kehadiran fasilitas Cathlab nantinya akan mempercepat proses diagnosis dan tindakan medis bagi pasien dengan gangguan jantung maupun pembuluh darah, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan RSUD Trikora sebagai rumah sakit rujukan di Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Penjabat Direktur RSUD Trikora Salakan Demiyanus Soolani, SKM., M.Kes menyampaikan bahwa pembangunan ruang Cathlab menjadi langkah strategis dalam pengembangan layanan rumah sakit. Selain menghadirkan sarana yang lebih modern, pembangunan tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung sederhana namun penuh makna. Wakil Bupati bersama Pj. Direktur RSUD Trikora melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pembangunan ruang Cathlab dapat selesai sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat di wilayah kepulauan. (Roy-KOMINFO)