Tataba, BanggaiKep.go.id – Upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) diwilayah Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan terus dilaksanakan oleh Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko yang anggotanya terdiri dari Kantor Camat Buko, PKM Tataba, Polsek Buko, Koramil 1308-13 Buko, Dinas Perhubungan dan Jurnalis Dinas Kominfo Kab. BanggaiKep.

Pada hari Kamis, (2/4/2020) Tim Relawan Covid-19 melaksanakan upaya pencegahan dengan melakukan penyemprotan disinfektan di sarana umum mesjid dan gereja yang ada diwilayah kecamatan Buko.

Yang menjadi lokasi penyemprotan Disenfetan oleh Tim Relawan kali ini Mesjid Leme-leme Desa Bungin, Mesjid Desa Tataba dan Gedung Gereja GPIBK Jemaat Eklesia Tataba Labasiano.

“Masyarakat dan pengurus rumah ibadah menyambut dengan positif dan baik serta berterima kasih atas kepedulian dalam membantu mereka dalam penyemprotan Disinfektan ditempat ibadah”, ujar salah satu petugas rumah ibadah Julan Mangadin. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Menindak lanjuti arahan dan instruksi Bupati Banggai Kepulauan, H. Rais D. Adam dalam upaya bersama menanggulangi penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) serta menyikapi keadaan dan situasi penanganan penyebaran Covid-19.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos mengelar rapat koordinasi bersama dengan Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kec. Buko yang dilaksanakan di BPU Kec. Buko Kab. BanggaiKep pada Kamis, (2/4/2020).

Dalam rapat tersebut Kori Yalume menegaskan kembali kepada Kepala Desa Se Kec. Buko untuk bersinergi bersama dalam segala upaya dan usaha bersama melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 agar mata rantai penyebaran Virus Corona segera terputus khususnya diwilayah kecamatan Buko.

“Apa yang telah menjadi Instruksi pak Bupati melalui surat yang dikirim dalam upaya pencegahan Covid-19 kiranya itu segera ditindak lanjuti oleh pemerintah desa masing-masing baik dalam hal pengalokasian anggaran untuk menanggulangi bencana Covid-19 serta pembentukan Tim Relawan Covid-19 di tingkat desa dengan melibatkan semua komponen yang ada didesa”, tutur Kori

Camat Buko pun berharap para Ketua BPD dapat bekerja sama dengan Kepala Desa agar semuanya dapat segera terlaksana, “Kepala Desa kiranya dapat terus memantau keadaan desa masing-masing dan mendata warganya yang datang dari luar daerah serta melaksanakan Pos Kamling guna memastikan mereka yang datang dari luar daerah menjalani masa karantina mandiri selama 14 hari, dengan harapan Kades selalu melaporkan keadaan desanya secara berkala kepada pemerintah kecamatan”, kata Kori.

Kori Yalume juga mengharapkan Pemdes dapat menyipkan tempat cuci tangan dan perlengkapannya disarana-sarana umum serta terus menghimbau masyarakat untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Mari kita bersama memantau harga sembako yang melonjak drastis awasi dan perhatikan jangan ada toko-toko atau penjual yang melakukan penimbunan untuk memanfaatkan situasi dan keadaan guna meraup keuntungan, jika ditemukan segera lapor kepada pihak yang berwajib” tegas Kori. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam bersinergi bersama Perangkat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan guna pencegahan dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Wilayah Banggai Kepulauan, Anggota DPRD Kab. BanggaiKep melaksanakan monitoring ditiap Kecamatan.

Wakil Ketua I DPRD Banggai Kepulauan Muh. Risal Arwie, S.Pd.I beserta 3 orang Anggota DPRD Komisi 2 yakni Moh. Hatta Mayuna, S.T, Sri Yeni, SE dan Burhan Alelaga melaksanakan monitoring pencegahan penyebaran Covid-19 di Pelabuhan Leme-leme Kecamatan Buko yang didampingi Dinas Perhubungan Kab. BanggaiKep pada hari Kamis (2/4/2020).

dalam kesempatan ini, Risal Arwie menjelaskan bahwa tujuan dari monitoring ini adalah upaya dari pemerintah daerah untuk mengetahui apa yang mungkin menjadi kendala dan kekurangan dari setiap Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 di setiap kecamatan, agar DPRD segera mengangarkan sehingga kegiatan ini berjalan dengan maksimal.

Dokter Nurul selaku koordinator penanggungjawab lapangan memaparkan kepada Anggota DPRD Kab. BanggaiKep apa yang menjadi kekurangan dalam upaya mencegah Covid-19 di Kec. Buko, “Bahwa yang dibutuhkan sekarang adalah APD, Hand Saniteser, Cairan Disenfektan, Tengki Penyemprot, Vitamin, jaringan instalasi air bersih di lokasi pelabuhan, dan sarana pendukung lainnya”, kata dr. Nurul.

“Maaf pak, coba dilihat saja APD yang kami pakai jauh dibawah standar dan ini adalah upaya mandiri dari PKM Tataba dan anggota Tim Relawan”, ujar salah satu Tim Relawan yang tidak mau disebutkan namanya kepada Risal.

Moh. Hatta Mayuna menyatakan “Untuk pemasangan jaringan PDAM di Pelabuhan Leme-leme akan segera kami usahakan dengan memerintahkan petugas PDAM yang ada di Kec.Buko untuk segera mengerjakannya, sebab dalam upaya penanganan pencegahan Covid-19 semua elemen yang ada di Banggai Kepulauan harus bersinergi bersama-sama”, ungkap Hatta.

Mengakhiri percakan dengan Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko, Risal Arwie menanyakan apakah ada konsumsi setiap tim menjalankan tugas, kemudian salah satu anggota tim mengatakan “Maaf pak selama sudah memasuki hari ke 12 (Duabelas), ada komsumsi tapi itu atas inisiatif ibu Sianti selaku kepala PKM Tataba, sudah dua kali beliau menyiapkannya berupa susu beruang, telur rebus, dan Vitamin C, Kami pun memahaminya karena tidak ada anggaran sekarang tersedia untuk kegiatan ini”.

Kemudian, Risal mengatakan “Ini akan kami perhatikan karena Tim harus Fit dalam melaksanakan tugas, tentunya ini berhubungan dengan apa yang dikomsumsi oleh tim selama menjalankan tugas”, tutur Risal. (AmosKominfo)

Ponding-ponding, Banggaikep.go.id – Guna antisipasi virus corona (covid-19) di Wilayah Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd gelar Rapat Koordinasi (Rakor) perdana dengan Tokoh-tokoh Masyarakat yang ada di Wilayah Kec. Tinangkung Utara (Tinut).

Rakor tersebut dipimpin oleh Camat Tinangkung Utara, bertempat di Kantor Kecamatan Tinangkung Utara, Rabu (1/4/2020).

Hadir dalam Rakor tersebut, anggota DPRD Banggai Kepulauan Badrin Liato SH, Kapolpos Tinangkung Utara, Kepala Puskesmas Tinangkung Utara, Sekcam Tinut dan para Kepala Desa serta Tokoh Masyarakat.

Fokus bahasan dalam Rakor perdana tersebut yaitu membahas tentang mekanisme pencegahan penyebaran covid-19 di Wilayah Kecamatan Tinangkung Utara dan untuk efektifitasnya dibentuk Tim Relawan.

Dari hasil Rakor tersebut menghasilkan beberapa keputusan diantaranya yaitu pembentukan Tim Relawan Pencegahan Penyebaran covid-19 mulai dari tingkat Kecamatan sampai dengan tingkat Desa yang diharapkan bisa bekerja dengan profesional sesuai tupoksi masing-masing.

Jurnalis Dinas Kominfo BanggaiKep Feri mendapat keterangan dari Camat Sahrun,”Diharapkan setelah dibentuknya Tim Relawan ini agar secepatnya mendata kembali masyarakat yang masuk ke wilayah Kecamatan Tinangkung Utara yang berasal dari Daerah dicurigai tertular virus corona (daerah zona merah) yang mungkin tidak sempat terdata di Kabupaten”.

“Karna diketahui di Wilayah Kecamatan Tinangkung Utara ini banyak Anak-anak kita yang kuliah di Daerah yang terdampak virus corona jadi semua harus didata dengan serius termasuk para pekerja luar yang datang ke Desanya masing-masing,” Tegas Camat.

Dalam kesempatan ini pula Kapolpos Tinangkung Utara Brigpol Roby Pasongli membacakan maklumat KAPOLRI dan menghibau kepada Masyarakat agar mematuhi instruksi Pemerintah.

“Masyarakat agar mematuhi instruksi Pemerintah, sesuai maklumat KAPOLRI demi keselamatan kita bersama, agar segera memeriksakan dan mengisolasi diri bila merasa berasal dari Daerah terinfeksi covid-19”, kata Kapolpos.

Ditempat yang sama Kepala Puskesmas Tinut Adrianus S.Kep juga sempat menjelaskan tentang prosedur pencegahan penyebaran covid-19, Ia mengatakan, “Rajin-rajinlah membersihkan diri karna virus corona ini bisa tinggal dalam tubuh kita melalui kulit yang mengandung lemak tubuh dan berkembang biak selama beberapa hari sebelum masuk kedalam tubuh manusia”.

“Olehnya itu disarankan agar selalu membersihkan diri dengan sabun terutama di area tangan, karna sabun mengandung alkali yang dapat membersihkan lemak yang menempel dalam kulit kita”, kata Kapus.

Lanjut Adrianus, “Untuk lebih detail tentang prosedur pencegahan penyebaran covid-19 silahkan mempelajari di media sosial (medsos) melalui google atau youtube karna semua itu sudah tersedia disana”.

Anggota DPRD Banggai Kepulauan Badrin Liato SH, saat diwawancarai di Kantor Kecamatan mengatakan sangat mendukung upaya yang telah dilakukan oleh Camat, “Saya sangat mengapresiasi Rakor yang dilaksanakan oleh Camat Tinangkung Utara yaitu membentuk Satgas Relawan Pencegahan Penyebaran covid-19 mulai dari Kecamatan sampai ke tingkat Desa”.

“Agar Tim yang diberi tugas bisa bekerja secara profesional sesuai Tupoksi masing-masing demi keselamatan Masyarakat Indonesia pada umumnya dan Masyarakat Kecamatan Tinangkung Utara pada khususnya”, pungkas Badrin penuh harapan. (FeriKominfo)

Luksagu BanggaiKep.go.id – Guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Puskesmas Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan terus bersiap menjadi sarana penyangga dalam menangani kasus virus corona.

Dalam wawancara Jurnalis Kominfo BanggaiKep kepada Kepala Puskesmas Tinangkung Utara Adrianus S.Kep Selasa, ( 31/3/2020 ) mengatakan, “Puskesmas Tinangkung Utara akan bekerja sama dengan Pemerintah Desa se Kecamatan Tinangkung Utara bersama-sama melakukan pendataan kembali kepada orang-orang yang datang yang tidak sempat terdata pada pendataan awal di Pelabuhan Umum”, kata Kapus.

Lanjutnya, “Disini ada berapa Pelabuhan seperti Pelabuhan Salakan, Tataba, Lokasi, Tobing jadi memungkinkan orang bisa lewat jalur Transportasi disitu jadi mereka mereka itu sudah pasti tidak terdata”, tutur Adrianus.

Adrianus berharap agar kiranya para Kepala Desa se-Kecamatan Tinangkung Utara dapat melaporkan ke Puskesmas bila ada masyarakatnya yang baru datang dari daerah lain apalagi dari Daerah yang diduga terinfeksi virus corona agar petugas Kesehatan dapat memeriksa kesehatannya dan mendata.

Selanjutnya menurut Kapus, “Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yaitu harus mengisolasi diri bila berasal dari Daerah terinfeksi, serta mengurangi interaksi sosial ke Masyarakat”.

Salah satu upaya yang di lakukan oleh Puskemas Kecamatan Tinangkung Utara yaitu menghimbau kepada Camat, para Kepala Desa dan para Kepala Sekolah se-Kecamatan Tinangkung Utara untuk segera menyiapkan saluran air di depan perkantoran masing-masing untuk dipakai mencuci tangan sebelum beraktifitas dan sesudah.

“Menurut pantauan Puskesmas Kecamatan Tinangkung Utara sampai sekarang ini belum ada orang yang masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP)”, jelas Adrianus.

Kemudian Kapus juga menjelaskan kesiapan APD, “Mengenai kesiapan Alat Pelindung Diri (ADP), Puskesmas Tinut sampai sekarang ini masih cukup karna Kita bukan menangani pasien secara langsung sehingga memerlukan kesiapan alat pelindung diri yang lengkap, Kita cuma membatasi kontak saat pengawasan”, kata Adrianus. (FeriKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Menindak lanjuti instruksi Bupati Banggai Kepulauan, H. Rais D. Adam sehubungan dengan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mencegah penyebaran Covid-19 serta memutuskan mata rantai penyebarannya.

Sebagai tindak lanjut Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos., MAP gelar rapat dalam rangka pencegahan covid-19 di wilayah kerjanya serta Kab. Banggai Kepulauan pada umumnya.

Camat saat dihubungi Jurnalis Dinas Kominfo Kab. Banggai Kepulauan menjelaskan rapat ini sebagai tindak lanjut untuk menyampaikan apa yang menjadi arahan dan instruksi Bupati untuk dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan memutus mata rantai virus corona.

Dalam rapat ini, Camat Bulagi Utara mempertegas lagi larangan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang dalam bentuk apa pun, kepala desa dapat mendata dan melaporkan secara rutin keadaan perkembangan desanya serta warga yang baru datang dari luar daerah dan mengawasi masa karantina mereka, mengharuskan pembuatan tempat cuci tangan baik di kantor-kantor pemerintahan, sarana umum serta dirumah-rumah masyarakat.

Edison juga mengharapkan setelah kembali ke desa masing-masing kades segera bentuk tim relawan Covid-19 sesuai instruksi Bupati.

Dalam rapat ini juga dibahas mengenai lonjakan harga sembako diwilayah kecamatan Bulagi Utara, “Untuk itu diminta para kades dapat memantau jangan ada penimbunan sembako oleh penjual serta menghimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan makan pokok kita sebagai alternatif melonjaknya harga sembako”, kata Camat.

Dan diakhir rapat Edison Moligay juga mengharapkan kepala desa untuk berkordinasi dengan tokoh lintas agama di desa masing-masing untuk mengelar doa bersama umat secara serentak.

“Yang nasrani pada hari minggu dan yang muslim pada hari jumat serta setiap saat dirumah masing-masing agar kita terhindar dari malapetaka Covid-19 dan musibah kemanusian ini cepat berlalu”, ungkap Camat Bulagi Utara.

Rapat dilaksanakan pada hari Rabu (1/4/2020) bertempat di BPU Kec. Bulagi Utara Kab. BanggaiKep dan rapat dipimpin Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, MAP, serta dihadiri Sekcam, Kepala PKM Sabang, Kepala Desa dan Lurah di wilayah Kec. Bulagi Utara pendamping desa. (Amos-DisKominfo BanggaiKep)

Ponding ponding, Banggaikep.go.id –  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banggai Kepulauan secara bertahap terus melakukan sosialisasi terhadap wajib pajak di Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banggai Kepulauan Drs. Muis ABD Latif, M.pd di Kantor Kecamatan Tinangkung Utara pada Selasa, (31/3/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Tinangkung Utara Sahrun S.pd beserta para Kades dan perangkatnya se Kecamatan Tinangkung Utara.

Menurut Muis, dalam situasi ini dibuat pembatasan peserta undangan yang bertujuan untuk mengantisipasi adanya penyebaran covid 19 dan mengikuti anjuran Pemerintah.  Untuk Kecamatan Tinangkung Utara dihadiri oleh enam Desa, setiap Desa diwakili oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kasi Pemerintahan dan operator PBB.

Sosialisasi ini ada dua agenda yang akan disampaikan.

Agenda pertama penyampaian dan penyerahan SPT Tahunan.  “Dalam prosesnya setiap Tahun pajak ada enam bulan masa pembayaran pajak yaitu dimulai pada tanggal 1 april 2020 sampai dengan tanggal 30 september 2020”, kata Muis.

Kemudian lanjut Muis, “Mekanismenya yaitu setelah SPT diserahkan selanjutnya melalui Kolektor yang di SK kan oleh Kepala Desa melaksanakan tugas penagihan pajak kepada setiap wajib pajak.”

Selanjutnya agenda yang kedua yaitu dengan adanya MOU antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Banggai Kepulauan membangun kerja sama dalam hal menerbitkan Sertifikat tanah bagi Masyarakat yang mempunyai lahan pertanahan tetapi belum di Sertifikatkan.

Program tersebut adalah program Nasional di mana sertifikat yang di berikan kepada Masyarakat adalah gratis tidak di punggut biaya, yang di siapkan Masyarakat hanya materai 6000 sebanyak empat lembar.

“Mekanisme pembuatan sertifikat yaitu Bapenda mendata kepada Masyarakat yang memiliki lahan pertanahan yang belum di sertifikatkan selanjutnya data yang diperoleh diserahkan kepada Badan Pertanahan Nasional yang selanjutnya diproses meliputi pengukuran lahan dan menerbitkan sertifikat,” ungkap Muis. (FeriKOMINFO)

 

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dampak pandemi Virus Corona (Covid-19) benar-benar sangat terasa bahkan menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial, suku, agama dan lain sebagainya, baik para pekerja kantoran, buruh harian, sopir, tukang ojek bahkan sampai pada para pelajar/Mahasiswa.

Hal ini bisa dilihat dengan instruksi Presiden, Gubernur bahkan Bupati dan walikota se-Indonesia dengan meliburkan sekolah baik dari jenjang TK/Paud, SD, SMP, SMA sampai Perguruan tinggi, instruksi untuk meliburkan sekolah sebenarnya adalah upaya pembatasan kegiatan sosial atau lebih tren didengar Sosial Distencing dimana dianjurkan untuk kerja dari rumah dan belajar dari rumah.

Tapi lain dengan mayoritas mahasiswa asal Kab. Banggai Kepulauan yang menuntut ilmu diluar daerah justru berbondong-bondong pulang kampung halaman, kedatangan mahasiswa dari luar daerah terpantau meningkat sejak berapa hari terakhir ini, sejak hari minggu (29/3/2020) mahasiswa dari luar daerah kian bertambah setiap hari, ada yang dari Manado, Palu, Makasar, Jogja, Bandung, Gorontalo, Kendari, dan Surabaya serta daerah lain sebagainya.

Salah satu mahasiswa asal Jogja yang tidak mau menyebutkan namanya, menjelaskan mengenai kenapa memilih untuk pulang?.  Menurutnya, karena ada kekhatiran bagi mereka yang hanya kos-kosan disebabkan kios dan warung-warung sekitaran kos sudah banyak tidak beroperasi lagi (tidak berjualan).

“Saya memilih pulang sebelum situasi tambah parah atau kami tidak dianjurkan untuk keluar rumah, apalagi kami hanya mengharapkan kiriman dari orang tua”.

Warga yang datang dari luar daerah yang didominasi oleh mahasiswa sebelum meninggalkan Pelabuhan Leme-leme Kec. Buko diberikan himbauan baik oleh Tenaga Mendis PKM Tataba maupun pihak Polsek Buko.

Dokter Nurul mengatakan “Ketika anda pulang adalah konsekuensi dari anda sendiri yang pertama jalani karantina pribadi selama 14 hari, jangan ada kontak fisik dengan anggota keluarga serta alat mandi, makan dipisahkan dengan anggota keluarga yang lain selama 14 hari, selama anda menjalankan karantina pribadi petugas medis dan pihak kepolisian serta pemerintah desa akan mengawasi anda”.

Lanjut Dokter, “Saya tahu anda yang mahasiswa bukan diliburkan untuk pulang tapi kuliah online jadi jangan menjadi alasan untuk keluar rumah mencari jaringan, untuk itu bagi mahasiswa yang punya keluarga yang tinggal didesa yang memiliki jaringan permisilah untuk menjalani masa karantina sambil anda kuliah online dan bagi yang mengalami gangguan kesehatan hubungi tenaga medis yang ada didesa atau segera ke Puskesmas”, ujar dr. Nurul. (AmosKOMINFO)

Tolo, BanggaiKep.go.id – Menindak lanjuti surat Bupati Banggai Kepulauan Nomor : 410/219/BPMD, yang ditujukan kepada Kepala Desa/Lurah Se Kabupaten Banggai Kepulauan perihal instruksi Pencegahan penyebaran Covid-19.

Sebagai respon atas surat intruksi Bupati Banggai Kepulauan, H. Rais D. Adam, Kepala Desa Tolo Kecamatan Bulagi Kab. BanggaiKep Sanherip Toima mengelar rapat di desa yang dipimpinnya sebagai upaya pencegahan Covid-19 di Desa Tolo pada khususnya dan Kab. Banggai Kepulauan pada umumnya.

Rapat dipimpin oleh Kepala Desa dengan agenda pembentukan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Tingkat Desa Tolo yang beranggotakan dengan melibatkan semua Stekholder yang ada di desa, rapat dilaksanakan di Balai Desa Tolo pada Rabu, (1/04/2020) dan dihadiri oleh Anggota BPD, Aparat Desa, Petugas Kesehatan Desa, Tokoh Masyarakat, Agama, Adat, Karang Taruna Desa Tolo, TP-PPK Desa Tolo  yang merupakan bagian dari Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Tolo.

Salah satu tokoh Agama Pdt. Yervenus Gorianto mengatakan “Ini adalah upaya bersama sedini mungkin guna mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19”. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Untuk mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Tengah khususnya Banggai Kepulauan, Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam lakukan Vidio Teleconference (Vidcon) Metting bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Bupati serta Wali Kota se-Sulawesi Tengah hari ini Selasa, 31 Maret 2020 di Ruang rapat Bupati BanggaiKep.

Dalam Vidcon Metting ini, terlihat Gubernur Sulteng, Bupati serta Wali Kota se-Sulteng, Forkopimda, Kadis Kominfo se-Sulawesi Tengah, membahas tentang langkah-langkah penanganan serta pemutusan mata rantai Virus Corona yang sudah mulai tersebar di beberapa wilayah Sulawesi Tengah khususnya di BanggaiKep dan dipastikan yang akan mengikuti Vidcon tersebut di ruang rapat Bupati ini yaitu Bupati, Kapolres, Pabung, Staf Humas serta Kadis Kominfo BanggaiKep.

Langkah dan upaya ini merupakan bagian penting dalam mengatasi penyebaran Virus Corona dikarenakan angka kasus ini semakin bertambah di Sulawesi Tengah sehingga diperlukan penanganan yang lebih serius di semua sektor.

Bupati BanggaiKep begitu antusias dalam menangani kasus Virus Corona ini, terlihat dari rapat yang digelar kemarin Senin, (30/03/2020) di kantor Bupati yang dihadiri oleh unsur Forkopimda dan Kepala OPD se Kab. BanggaiKep.

Dan dalam rapat kemarin, Bupati beberapa kali menanyakan tentang kesiapan Vidcon bersama Gubernur untuk hari ini, Vidio Teleconference menggunakan Aplikasi Zoom Cloud Metting dan tautan yang telah disediakan. (TrisKominfo)