Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi melepas kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan yang akan mengikuti Jambore Nasional Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, para kepala perangkat daerah, pembina, pendamping, orang tua peserta, serta seluruh anggota kontingen.

Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banggai Kepulauan Serfi Kambey menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah terpilih menjadi bagian dari kontingen daerah. Menurutnya, kesempatan mengikuti Jambore Nasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi merupakan wahana pembinaan karakter, kepemimpinan, persaudaraan, serta penguatan semangat kebangsaan bagi generasi muda Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta akan bertemu dengan Pramuka dari seluruh provinsi di Indonesia untuk saling belajar, berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta mempererat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jadilah Pramuka yang disiplin, mandiri, santun, bertanggung jawab, serta mampu menunjukkan bahwa Pramuka Banggai Kepulauan memiliki karakter yang kuat, berprestasi, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” pesan Serfi.

Serfi Kambey juga mengingatkan bahwa seluruh peserta membawa nama baik Kabupaten Banggai Kepulauan. Oleh karena itu, mereka diminta untuk selalu menjaga sikap, etika, dan perilaku selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan serta membangun persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bekal dalam memperkuat persatuan dan kebhinekaan.

Pada kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan, para pembina, pelatih, pendamping, dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen hingga siap diberangkatkan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, doa, dan kepercayaan kepada putra-putrinya untuk mengikuti Jambore Nasional.

Lebih lanjut, Serfi Kambey menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung pembinaan Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, cinta tanah air, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Mengakhiri sambutannya, Ketua Kwartir Cabang mendoakan agar seluruh peserta diberikan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan maupun selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Jakarta.

“Berangkatlah dengan semangat, pulanglah dengan membawa ilmu, pengalaman, persahabatan, serta prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutupnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, memimpin rapat persiapan pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Bergelombang Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (04/08/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Kepala Kejaksaan Negeri, anggota DPRD, perwakilan Kapolres Banggai Kepulauan, Pabung Kodim 1308/LB, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, Danramil, Kapolsek, serta kepala desa dari wilayah yang akan melaksanakan Pilkades.

Dalam arahannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan baik, aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pilkades Serentak dan Bergelombang Tahun 2026 akan dilaksanakan di 29 desa yang tersebar pada 10 kecamatan di Kabupaten Banggai Kepulauan. Oleh karena itu, Bupati menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh pihak yang terlibat agar setiap tahapan dapat dilaksanakan secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Bupati menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilkades berpedoman pada Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 10 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Secara Serentak dan Bergelombang, yang telah disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

“Regulasi telah disiapkan sebagai pedoman pelaksanaan. Namun dalam implementasinya tentu akan ada berbagai dinamika di lapangan. Melalui rapat ini kita dapat berdiskusi, mengidentifikasi potensi kendala, serta mencari solusi agar seluruh tahapan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh panitia dan unsur yang terlibat dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan menjunjung tinggi netralitas demi terciptanya proses demokrasi yang berkualitas di tingkat desa.

Ia juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk terus aktif melakukan sosialisasi, memberikan pendampingan, serta menyiapkan seluruh kebutuhan administrasi dan teknis pada setiap tahapan pelaksanaan Pilkades.

“Dinas PMD harus terus memberikan informasi kepada masyarakat, mengantisipasi berbagai potensi kendala sejak dini, serta melakukan mitigasi agar seluruh tahapan Pilkades di Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pelaksanaan Pilkades Serentak dan Bergelombang Tahun 2026 dapat berlangsung secara demokratis, transparan, kondusif, serta menghasilkan pemimpin-pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat dan daerah. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memulai pembangunan ruang Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Trikora Salakan melalui prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Serfi Kambey, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang digelar di halaman RSUD Trikora Salakan itu dihadiri Penjabat Direktur RSUD Trikora Salakan, serta jajaran tenaga kesehatan dan staf rumah sakit.

Peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan fasilitas Cathlab yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan menegaskan bahwa pembangunan ruang Cathlab merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada fasilitas kesehatan di luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.

Menurut Serfi, kehadiran fasilitas Cathlab nantinya akan mempercepat proses diagnosis dan tindakan medis bagi pasien dengan gangguan jantung maupun pembuluh darah, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan RSUD Trikora sebagai rumah sakit rujukan di Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Penjabat Direktur RSUD Trikora Salakan Demiyanus Soolani, SKM., M.Kes menyampaikan bahwa pembangunan ruang Cathlab menjadi langkah strategis dalam pengembangan layanan rumah sakit. Selain menghadirkan sarana yang lebih modern, pembangunan tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung sederhana namun penuh makna. Wakil Bupati bersama Pj. Direktur RSUD Trikora melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pembangunan ruang Cathlab dapat selesai sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat di wilayah kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Yudisium Dokter Internship RSUD Trikora Salakan, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Pj. Direktur RSUD Trikora Salakan beserta jajaran, kepala perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta para peserta Program Internship Dokter Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Program Internship Dokter Indonesia yang telah menyelesaikan masa pengabdian dan pembelajaran di RSUD Trikora Salakan. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan program tersebut merupakan capaian penting sekaligus awal dari pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menuntaskan masa internship dengan baik. Semoga pengalaman selama bertugas di Banggai Kepulauan menjadi bekal berharga dalam menjalankan profesi sebagai dokter,” ujar Serfi Kambey.

Ia menegaskan, program internship merupakan tahapan strategis dalam membentuk dokter yang tidak hanya memiliki kemampuan klinis, tetapi juga kepekaan sosial, etika profesi, kemampuan berkomunikasi, serta semangat melayani masyarakat. Pengalaman bertugas di daerah kepulauan, kata dia, akan memperkaya pemahaman para dokter terhadap tantangan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Wakil Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen RSUD Trikora Salakan beserta seluruh dokter pembimbing yang telah memberikan pendampingan selama pelaksanaan program. Menurutnya, sinergi antara rumah sakit dan institusi pendidikan harus terus diperkuat guna melahirkan tenaga medis yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.

Lebih lanjut, Serfi Kambey menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan, serta perluasan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ia menilai pembangunan sektor kesehatan hanya dapat berhasil melalui kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, rumah sakit, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, hingga masyarakat.

Kepada para dokter yang mengikuti yudisium, Wakil Bupati berpesan agar senantiasa memegang teguh sumpah profesi, menjunjung tinggi etika kedokteran, terus meningkatkan kompetensi, serta memberikan pelayanan terbaik dengan empati, integritas, dan profesionalisme.

“Jadikan momentum yudisium ini sebagai awal pengabdian yang lebih luas. Berikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat di mana pun saudara bertugas,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap para dokter yang telah menyelesaikan program internship mampu menjadi tenaga medis yang profesional serta berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mendukung pembangunan sektor kesehatan di Indonesia. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto, S.E., M.E menegaskan pentingnya peningkatan disiplin aparatur sipil negara (ASN), percepatan penataan aset daerah, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (3/8/2026).

Apel tersebut diikuti oleh para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam arahannya, Muh. Aris Susanto menyampaikan bahwa Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan melakukan pencatatan terhadap tingkat kehadiran ASN pada apel pagi. Menurutnya, ASN yang tidak mengikuti apel sebanyak dua kali akan mendapat teguran dari pimpinan perangkat daerah, sedangkan yang tidak hadir lebih dari dua kali akan diberikan teguran langsung oleh pimpinan daerah.

“Kami berharap tidak ada ASN yang sampai mendapatkan teguran. Jika berhalangan hadir, segera sampaikan kepada atasan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Aris.

Selain menekankan disiplin, Sekda juga menyampaikan hasil pertemuan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dihadiri Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektorat, serta Kantor Pertanahan.

Dalam pertemuan tersebut, KPK memberikan perhatian serius terhadap penataan aset milik pemerintah daerah. Seluruh aset, kata Aris, harus berada pada OPD yang berwenang. Aset tidak boleh dibawa ketika pejabat berpindah tugas, melainkan wajib diserahkan kepada pejabat pengganti.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan aset masih menjadi salah satu catatan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk aset yang dikuasai pihak lain atau masih dibawa oleh pejabat yang telah mutasi.

“Apabila masih ada aset pemerintah yang dikuasai dan bukan menjadi kewenangan perangkat daerah saat ini, segera dikembalikan kepada OPD yang bersangkutan,” tegasnya.

Perhatian lainnya adalah masih adanya sekitar 600 bidang tanah milik Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang belum memiliki sertifikat. Berdasarkan arahan KPK bersama Kementerian ATR/BPN, seluruh aset tanah pemerintah daerah ditargetkan telah tersertifikasi paling lambat 31 Desember 2026.

Untuk itu, Sekda meminta seluruh OPD segera melaporkan aset tanah yang belum bersertifikat kepada BPKAD agar dapat diusulkan kepada Kantor ATR/BPN untuk proses sertifikasi.

Ia menjelaskan, apabila aset belum memiliki dokumen administrasi seperti surat hibah karena sulit ditelusuri, pemerintah daerah tetap dapat mengusulkan sertifikasi melalui surat keterangan yang ditandatangani Sekretaris Daerah. Kondisi tersebut banyak ditemukan pada aset berupa lahan sekolah yang telah lama dihibahkan masyarakat tanpa dokumen tertulis.

Selain persoalan aset, Aris juga menyampaikan atensi KPK terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Ia meminta seluruh pimpinan OPD menggali potensi pendapatan di masing-masing sektor sekaligus memastikan tidak terjadi kebocoran penerimaan daerah.

“PAD harus terus ditingkatkan, terlebih di tengah kebijakan pengurangan transfer ke daerah. Jangan sampai ada penerimaan daerah yang tertahan di tangan oknum atau dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok,” katanya.

Pada kesempatan itu, Sekda juga mengimbau seluruh ASN untuk mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, partisipasi ASN sangat penting untuk meningkatkan capaian program pemeriksaan kesehatan gratis di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Apel pagi tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk memperkuat disiplin aparatur, mempercepat penataan aset daerah, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta mengoptimalkan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi membuka Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting. Jumat, (31/7/2026).

Kegiatan diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Puskesmas, pemerintah kecamatan, serta sejumlah satuan pendidikan di lingkungan Kabupaten Banggai Kepulauan. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman seluruh penyelenggara pelayanan publik mengenai mekanisme pemantauan dan evaluasi kinerja pelayanan sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pelayanan publik merupakan wajah pemerintah di hadapan masyarakat. Oleh karena itu, kualitas pelayanan yang diberikan menjadi tolok ukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Seluruh aparatur pemerintah daerah harus terus meningkatkan profesionalisme, integritas, akuntabilitas, serta kemampuan dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tegas Wakil Bupati.

Menurutnya, pelaksanaan sosialisasi ini memiliki nilai strategis dalam memberikan pemahaman kepada seluruh perangkat daerah mengenai indikator dan mekanisme penilaian penyelenggaraan pelayanan publik. Melalui kegiatan ini diharapkan setiap perangkat daerah mampu mempersiapkan seluruh aspek yang menjadi indikator penilaian sekaligus melakukan perbaikan secara berkelanjutan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemantauan dan evaluasi tidak hanya bertujuan untuk memperoleh nilai yang baik, tetapi menjadi instrumen penting dalam mengukur komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan prinsip good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik.

Ia mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah beserta jajarannya untuk membangun budaya pelayanan prima dengan memperhatikan standar pelayanan, pengelolaan pengaduan masyarakat, peningkatan kompetensi aparatur, pemanfaatan teknologi informasi, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

Selain itu, Wakil Bupati berharap kegiatan sosialisasi ini dapat dimanfaatkan sebagai forum untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan menyamakan persepsi sehingga seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama dalam memenuhi indikator penyelenggaraan pelayanan publik secara optimal.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati berpesan agar hasil sosialisasi tidak hanya berhenti pada pemahaman teori, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, inovatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya. (Decky-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi pada Pelayanan Publik Bidang Pertanahan Pemerintah Daerah se-Provinsi Sulawesi Tengah yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama KPK sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Bupati Banggai Kepulauan hadir didampingi Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Kepala BPKAD. Turut hadir Gubernur Sulawesi Tengah, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah beserta jajaran pemerintah daerah.

Rapat koordinasi membahas berbagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pertanahan melalui penguatan sistem pencegahan korupsi.

Sedikitnya terdapat sembilan program prioritas yang menjadi fokus pembahasan, di antaranya integrasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), percepatan pendaftaran tanah, integrasi layanan pertanahan dengan Mal Pelayanan Publik, percepatan penyusunan RDTR yang terintegrasi dengan OSS, pemanfaatan data geospasial, hingga pengembangan Zona Nilai Tanah (ZNT) serta penguatan reforma agraria.

Dalam kesempatan tersebut, KPK menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota guna menciptakan pelayanan pertanahan yang cepat, transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Bupati Banggai Kepulauan menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung seluruh program pencegahan korupsi yang diinisiasi KPK. Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan publik harus dibarengi dengan penguatan integritas aparatur serta pemanfaatan sistem digital yang transparan dan akuntabel.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun kesamaan langkah seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Tengah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa melalui kegiatan Pelatihan Layanan Digides Transformasi Digital Desa Menuju Bangkep Smart Village yang digelar di Aula Penginapan Barata, Salakan, Selasa (28/7/2026).

Pelatihan tersebut menghadirkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Banggai Kepulauan Rahmad Labou, S.STP., M.AP. sebagai pemateri utama. Turut hadir dalam kegiatan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para peserta dari pemerintah desa, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Kominfo menekankan bahwa digitalisasi desa merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, serta memperluas akses informasi dan layanan berbasis teknologi bagi masyarakat.

Menurutnya, penerapan layanan digital tidak hanya menjadi tuntutan perkembangan zaman, tetapi juga menjadi fondasi dalam mewujudkan desa yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Melalui platform Digides, pemerintah desa diharapkan mampu mengelola administrasi, pelayanan, hingga penyebaran informasi secara lebih cepat dan efisien.

“Transformasi digital desa merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Bangkep Smart Village, di mana teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan desa,” ujar Rahmad

Pelatihan tersebut juga menjadi ruang bagi para peserta untuk memahami pemanfaatan aplikasi dan sistem layanan digital yang dapat diterapkan di desa masing-masing. Selain penyampaian materi, kegiatan diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai tantangan serta peluang implementasi digitalisasi di tingkat desa.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap melalui pelatihan ini, aparatur desa semakin siap mengadopsi teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan sehingga cita-cita membangun Bangkep Smart Village dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan. (Roy-KOMINFO)

Lumbi-lumbia, Banggaikep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto, SE., ME melaksanakan pertemuan dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang menjalankan pengabdian kepada masyarakat di Desa Lumbi-Lumbia, Kecamatan Buko Selatan, Jumat (24/7/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai berbagai program kerja yang sedang dilaksanakan mahasiswa KKN di desa tersebut. Sekda menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para mahasiswa yang telah hadir untuk mengabdi serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi yang baik akan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program-program KKN sehingga mampu memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga mampu menjadi mitra pemerintah desa dalam menghadirkan inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di desa,” ujar Sekda.

Ia juga berharap seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik serta meninggalkan dampak positif bagi masyarakat Desa Lumbi-Lumbia. Kehadiran mahasiswa KKN UGM diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. (Decky-KOMINFO)

Sabang, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto, SE.,ME lmelaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Sabang sebagai bentuk pengawasan terhadap kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan secara optimal, Jumat (24/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sekda meninjau secara langsung tingkat kehadiran pegawai, pelaksanaan tugas, serta kesiapan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sidak ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sekda menegaskan bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang cepat, ramah, responsif, dan berkualitas. Menurutnya, disiplin kerja merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Kedisiplinan bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga bagaimana setiap ASN menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh integritas, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan terbaik,” tegas Sekda.

Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap seluruh ASN, khususnya di lingkungan Puskesmas Sabang, semakin meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh perangkat daerah. Dengan disiplin sebagai fondasi utama, diharapkan terwujud ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)