Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO menerima kunjungan Direktur Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah III, Kol. Arm. Rudi Setiawan, S.IP., M.Han, bertempat di Rumah Jabatan Bupati Banggai Kepulauan, Sabtu (20/9/2025).

Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait. Hadir pula Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Sulawesi Tengah Yudhi Riandy Pk Lamarauna, S.STP., M.AP., Kepala Regional Provinsi Sulawesi Tengah Andre Paschal Lapod, Wakil Regional Sulawesi Tengah Fitri Utami, Dandim 1308/LB Letkol Kav Azhar Hamid, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan, S.I.K., serta Direktur RSUD Trikora Salakan dr. Feldy  Deki, Sp.B. FinaCS

Dalam penyampaiannya, Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN Wilayah III Kol. Arm. Rudi Setiawan menjelaskan mengenai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian penting dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

“SPPG merupakan unit layanan yang menyediakan makanan bergizi bagi murid sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta kelompok rentan lainnya. Selain itu, SPPG juga berfungsi mengelola dapur umum yang memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, dan gizi,” jelas Rudi Setiawan.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa fungsi utama SPPG adalah memastikan mutu menu, kandungan gizi, penyimpanan, hingga distribusi makanan, sehingga benar-benar bermanfaat bagi penerima. BGN menargetkan pembangunan 30.000 unit SPPG di seluruh Indonesia, dan hingga saat ini ribuan unit telah beroperasi.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja, Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN Wilayah III bersama rombongan dijadwalkan melakukan peninjauan ke RSUD Trikora Salakan dan Dapur MBG Kabupaten Banggai Kepulauan pada Minggu (20/9/2025).

Kegiatan penerimaan tamu ini berjalan aman, lancar, serta mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKeo.go.id – Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat bersama tim medis tiba di Kabupaten Banggai Kepulauan pada Sabtu, (20/9/2025) melalui Lapangan RTH Salakan, Jalan Bukit Trikora, Kelurahan Salakan, Kecamatan Tinangkung.

Kehadiran tim ini didampingi langsung oleh Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan sebagai langkah percepatan penanganan korban insiden keamanan pangan yang terjadi beberapa hari terakhir.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua BGN Pusat bersama tenaga medis spesialis dari RSUP Wahidin Makassar dan RS Dody Sardjoto, dengan dukungan penuh unsur TNI AU dan tim protokoler BGN. Turut serta tim medis yang membawa berbagai perlengkapan obat-obatan penting untuk menunjang penanganan pasien di RSUD Trikora Salakan.

Penyambutan kedatangan tim pusat ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, Dandim 1308/LB Letkol Kav Azhar Hamid, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan, Ketua DPRD Banggai Kepulauan Arkam Supu, unsur Kodim, serta Direktur RSUD Trikora Salakan dr. Fedly Deki.

Setelah penyambutan, rombongan langsung meninjau situasi pasien dan menggelar rapat bersama Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan di RSUD Trikora Salakan.

Direktur RSUD Trikora, dr. Fedly, melaporkan bahwa sejak 17 September hingga 20 September 2025, tercatat sebanyak 335 pasien masuk, 301 di antaranya sudah dinyatakan pulih dan dipulangkan, sementara 34 pasien masih dalam perawatan. Seluruh update data pasien selanjutnya akan disampaikan secara resmi melalui direktur rumah sakit agar tidak terjadi simpang siur informasi.

Sementara itu, tim dokter spesialis menyampaikan kondisi pasien, termasuk tiga pasien yang dirawat di ICU dalam keadaan stabil dan tidak mengalami gejala kerusakan syaraf. “Yang perlu diperhatikan adalah dukungan psikis pasien, karena banyak dari mereka mengalami kecemasan,” jelas salah satu dokter.

Kapolres Banggai Kepulauan, AKBP Ronaldus Karurukan, menambahkan bahwa kepolisian telah melakukan pengamanan di RSUD Trikora, mengevakuasi pasien dari puskesmas, serta mengamankan dapur sehat. Pihak kepolisian juga telah memeriksa 20 saksi dan mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium kesehatan masyarakat Donggala.

Pada pukul 16.00 WITA, konferensi pers dilaksanakan di ruang rapat RSUD Trikora bersama Tim Investigasi BGN dan jajaran medis. Dalam penyampaiannya, dr. Fedly menegaskan bahwa sebagian besar pasien menunjukkan gejala awal berupa pusing, sakit kepala, sesak napas, mual, nyeri dada, dan gatal-gatal. Sebagian besar pasien merupakan pelajar SD, SMP, dan SMA.

Hingga Sabtu (20/9) pukul 10.48 WITA, dari 335 pasien yang dirawat, 171 telah pulih dan dipulangkan, sementara 34 pasien masih menjalani perawatan. Pihak rumah sakit bersama tim BGN terus melakukan monitoring intensif dan penanganan sesuai rekomendasi dokter spesialis.

“Dengan dukungan tenaga medis dari pusat serta kolaborasi lintas sektor, kami akan terus memaksimalkan pelayanan medis dan memberikan informasi resmi kepada publik secara berkala,” ujar dr. Fedly.

Kehadiran Ketua BGN Pusat dan tim medis di Banggai Kepulauan mendapat apresiasi dari masyarakat dan pemerintah daerah. Selain memperkuat layanan kesehatan darurat, langkah ini juga menjadi bagian dari evaluasi bersama untuk memperbaiki pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Banggai Kepulauan.

“Program MBG adalah program nasional yang baik. Tugas kita bersama adalah memastikan pelaksanaannya berjalan aman, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutup dr. Fedly.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan ketat dari aparat TNI-Polri serta dukungan penuh Pemda Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap musibah yang menimpa para pelajar di wilayah Ibu Kota Salakan, Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Banggai Kepulauan menyalurkan bantuan dana kepada siswa-siswa yang terdampak kasus keracunan massal akibat program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trikora Salakan, pada Sabtu, 20/09/2025.

Kejadian luar biasa (KLB) ini terjadi pada Rabu, 17 September 2025, yang menyebabkan ratusan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA harus mendapatkan perawatan medis intensif di RSUD Trikora setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis yang diduga terkontaminasi.

Koordinator Presidium (Korpres) MD KAHMI Banggai Kepulauan yang di wakili Presedium MD KAHMI Banggai Kepulauan, Risno Salim serta serta para pengurus MD KAHMI dan  Kohati menyampaikan bahwa Kegiatan ini ada wujud Kepedulian Kami dan keprihatinan mendalam atas musibah keracunan massal akibat makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa pala Pelajar di Banggai Kepulauan, Penyerahan Donasi yang  dilakukan Jajaran Pengurus MD KAHMI BANGKEP Langsung memberikan kepada Orang Tua Siswa sebagai bentuk empati dan solidaritas dari keluarga besar KAHMI terhadap musibah yang di alami oleh pelajar Khususnya yang berada di Ibu Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan. Dalam keterangannya, Risno Salim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keprihatinan dan kepedulian mendalam dari keluarga besar KAHMI atas musibah yang menimpa para pelajar.

Sementara itu, Muslim Abd. Bakara, selaku salah satu pengurus MD KAHMI Banggai Kepulauan menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan aksi sosial  dari dukungan kolektif KAHMI di beberapa daerah Sulawesi Tengah Kami hadir di sini bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa doa, empati, dan solidaritas dari seluruh jajaran pengurus MD KAHMI Banggai Kepulauan. Ini adalah bentuk perhatian kami terhadap dunia pendidikan dan keselamatan anak-anak generasi penerus bangsa, Semoga ini bisa sedikit meringankan beban dan memberikan semangat bagi adik-adik pelajar serta keluarganya,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat sebagai strategi besar membangun Generasi Emas Indonesia generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Meskipun dalam pelaksanaannya masih menghadapi tantangan, termasuk peristiwa yang tidak diharapkan seperti di Banggai Kepulauan, namun semangat dan optimisme untuk terus menyempurnakan program ini tetap menjadi komitmen bersama. Kita berharap musibah ini menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak agar ke depan implementasi program MBG dapat berjalan lebih baik dan aman, demi masa depan anak-anak kita yang lebih cerah. (IKP- DeKy-KOMINFO)

 

Tinangkung Utara, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melalui Dinas Sosial melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penguatan Sinergi Lintas OPD Dalam Pelayanan Sosial Terpadu (PESONA) Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (19/9/2025).

Kegiatan ini berlangsung di kantor Kecamatan Tinangkung Utara dan dibuka secara resmi oleh Camat Tinangkung Utara Bapak Umara Pundeng Ali,S.Pd,SH.MH diikuti oleh 18 orang yang terdiri dari Kepala Desa, Kasi Kesra Desa dan Sahabat PESONA.

Dalam sambutannya Camat Tinangkung Utara menyampaikan apresiasi terhadap Aksi Perubahan Penguatan Sinergi Lintas OPD Dalam Pelayanan Sosial Terpadu (PESONA) Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan yang diinisiasi oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan dan mengharapkan para kepala desa di wilayahnya bisa bersinergi dan membantu Dinas Sosial dalam pemuktahiran dan validasi data karena Data yang tidak valid, usang, dan tidak terintegrasi antar-OPD telah menjadi penyebab utama bansos salah sasaran.

Fenomena ini memunculkan ketidakadilan sosial, inefisiensi anggaran, dan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap efektivitas program pemerintah.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan Sitti Kurdia Makkawaru, S.Hut.,MM menyampaikan bahwa pada milestone jangka menengah aksi perubahan PESONA akan dibuat web pelayanan sosial terpadu yang mudah diakses masyarakat melalui kanal digital sebagai wadah konsultasi/pengaduan sehingga tidak perlu ke kantor Dinas sosial untuk mendapatkan layanan sosial.

Pada hari yang sama kegiatan sosialisasi dilanjutkan di Kecamatan Totikum Selatan yang dibuka oleh Camat Totikum Selatan Bapak Kodratullah Labas,S.Pi,MM. Adapun yang hadir pada kesempatan ini sebanyak 19 orang yaitu , Kasi Kesra Kecamatan dan Desa, sekdes, staf kecamatan, dll. (Sumber: Dinsos Bangkep)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan gelar pelatihan Tim Teknis Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2025 bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Ikhsan Nursin, SP.d.,MM dan turut dihadiri para Proktor atau Tenaga Teknis (IT) Aplikasi khususnya yang menangani Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer SD se-kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Kadis Dikbud menyampaikan bahwa kegiatan ANBK merupakan salah satu bentuk transformasi kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan sistem evaluasi pendidikan yang lebih objektif, transparan, dan sesuai dengan perkembangan zaman. “ANBK bukan lagi sekadar ujian biasa, tetapi sebuah upaya untuk memotret kualitas pembelajaran di sekolah kita melalui pendekatan teknologi informasi,” ucapnya.
‎
‎Ia menekankan peran Proktor/Operator menjadi sangat penting, mereka adalah garda terdepan dalam memastikan kelancaran pelaksanaan ANBK di sekolah masing-masing.

“Tantangan yang kita hadapi tentu tidak ringan, karena bukan hanya soal menjalankan aplikasi atau perangkat, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah,” terang Kadis.
‎
‎Kadis Ikhsan Nursin memaparkan bahwa Kualitas SDM Operator harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab tantangan zaman. “Pemerintah pusat telah menyiapkan kebijakan, sistem, dan instrumen berbasis IT, namun keberhasilan di lapangan sangat bergantung pada kesiapan dan ketangguhan Bapak/Ibu sekalian dalam mengoperasikan, mengawal, dan menyelesaikan setiap kendala teknis yang muncul,” jelasnya.
‎
‎”Saya berharap Bapak/Ibu tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis semata, tetapi juga membangun mental siap, sikap profesional, serta semangat belajar yang berkelanjutan. Kita ingin membuktikan bahwa SDM pendidikan di Kabupaten Banggai Kepulauan mampu bersaing dan siap menjalankan kebijakan nasional dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
‎
‎Selain itu, sebagai penyelenggara kegiatan ANBK ini diharapkan agar pelatihan ANBK tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan informasi yang benar-benar bermanfaat untuk peningkatan baik kualitas mutu pendidikan dan SDM berbasis IT. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Sekretaris Daerah Suripto Nurdin buka secara resmi kegiatan penguatan kelompok kerja (POKJA) bunda paud Kabupaten Banggai Kepulauan di ruang rapat kantor bupati, Kamis (18/9/2025).

Dalam sambutannya Sekda mengatakan Peran Bunda Paud sangatlah strategis dalam mendorong terwujudnya layanan paud yang holistik dan integratif, tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada kesehatan, gizi, perlindungan, dan kesejahteraan anak secara menyeluruh.

Oleh karena itu, kelompok kerja atau pokja bunda paud memiliki peran penting sebagai mitra kerja bunda paud dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi program-program paud yang berkualitas di wilayah masing-masing.

Kegiatan ini di laksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas pokja bunda paud, agar memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai tugas dan fungsi mereka, pendampingan teknis yang akan di lakukan di semua jenjang, baik tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, merupakan langkah konkret untuk menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan.
Sekda juga berharap melalui kegiatan ini, Pokja Bunda Paud dapat menyusun rencana kerja yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan, Pelaksanaan program program paud dapat lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat lokal, Evaluasi terhadap program yang telah berjalan dapat di lakukan secara objektif dan menjadi dasar dalam perbaikan kedepan.

“Mari kita bersama-sama membangun komitmen yang kuat, karena kualitas paud hari ini adalah pondasi sdm unggul di masa depan. Banggai Kepulauan membutuhkan generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter. dan itu semua bermula dari anak usia dini,” ujar Suripto.

Sekda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan ini. “Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan anak-anak kita,” tutupnya.

Turut hadir Bunda Paud Banggai Kepulauan, Kadis Perpustakaan dan kearsipan, Sekertaris Dikbud, Narasumber Pokja Provinsi serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaKep.go.id – Update perkembangan situasi siswa- siswi yang terdampak indikasi alergi/ keracunan pada penyelenggaraan Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kamis, 18 September 2025 sekitar pukul 06 : 00 wita.

Jumlah sementara siswa-siswi yang terdampak keracunan berdasarkan data penanganan pertama di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Trikora Salakan pukul 06:00 wita sudah mencapai lebih kurang 251 (terdata resmi di petugas kesehatan).

Jumlah siswa-siswi yang telah diizinkan kembali ke rumah setelah mendapatkan perawatan di RS 173 orang.

– Pasien Masuk = 251 Org

– Pasien kembali = 173 Org

– Pasien rawat = 78 Org

Indikasi/Gejala pada Siswa- Siswi yang terdampak keracunan sebagai berikut :

– Gatal-gatal di seluruh badan

– Mual muntah

– Bengkak wajah

– Gatal tenggorokan

– Sesak Nafas

– Pusing, sakit kepala

Data sementara sekolah yang Siswa-siswinya terdampak keracunan :

– SMA 1 Tinangkung

– SMK 1 Tinangkung

– SDN Tompudau

– SDN Pembina

– SDN saiyong

– MTS Alkhairat salakan

Indikasi penyebab sementara karena olahan ikan jenis Cakalang pada menu lauk diduga terdapat beberapa ekor ikan yang sudah tidak layak konsumsi.

Saat ini siswa-siswi yang terdampak keracunan terus berdatangan untuk memperoleh penanganan medis di RSUD Salakan. Pemerintah Kab. Banggai Kepulauan dan stakeholder terkait telah membangun tenda Darurat di depan RSUD untuk tempat perawatan dan observasi siswa- siswi yang terdampak. Pihak Kesehatan memberikan penanganan pertama dan observasi selama 1 x 24 jam di RSUD Salakan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan,Banggai.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady bersama unsur Forkopimda menyampaikan klarifikasi resmi terkait maraknya laporan adanya ratusan anak sekolah yang diduga mengalami alergi setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rabu, (17/09/2025)

Dalam penyampaiannya, Bupati Bangkep menegaskan bahwa semua para Dokter dan Tenaga Kesehatan talah di kerahkan agar bisa menangani siswa-siswi dan Alhamdulillah sampai dengan saat in tidak ada yang di nyatakan kritis.

“Kami juga akan melakukan observasi atau pemulihan selama 1×24 jam, dan jika tidak terdapat gejala-gejala alergi maka akan di kembalikan atau dipulangkan,” tuturnya.

Selain itu, Rusli juga berharap anak-anak yang sedang dalam observasi dapat segera sehat dan menjalankan aktivitas kembali. “Harapan kami semoga anak-anak akan sehat kembali dan Insyaallah kedepan tidak akan terjadi kembali,” terangnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, Banggaikep.go.id – Kejadian Luar Biasa (KLB) terjadi di Kabupaten Banggai Kepulauan di wilayah Kota Salakan, Sebanyak 157 siswa dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK di wilayah Kota Salakan, mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu 17/09/2025

Para siswa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trikora Salakan dengan keluhan utama berupa mual, muntah, sesak napas, gatal-gatal, dan kram perut. Enam siswa dari SDN Inpres Tompudau menjadi yang pertama tiba di rumah sakit, disusul oleh gelombang siswa lainnya dari beberapa sekolah yang terdampak di antaranya SDN Inpres Tompudau, SMP Negeri 1 Tinangkung, SMA Negeri 1 Tinangkung, SMK Negeri 1 Tinangkung, Hingga tercatat ada 157 siswa, mengalami Keracunan  77 siswa masih dalam perawatan serius dan 80 lainnya telah dipulangkan untuk rawat jalan. Jumlah tersebut diperkirakan masih dapat bertambah karena beberapa siswa masih berdatangan dengan keluhan sama.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, Pemerintah Daerah Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO didampingi jajaran Forkopimda meninjau langsung kondisi para siswa di RSUD Trikora Salakan. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkam Supu, S.Th.I., MH, Pj. Sekretaris Daerah, Suripto Nurdin, S.Sos, Kapolres Banggai Kepulauan, AKBP. Ronaldus Karurukan, S.I.K, Pj. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Andi Gunawan, MPH, Pabung Kodim 1308 Luwuk Banggai, Pelda Kav. Rahmat Luande, Sejumlah anggota DPRD dan pejabat teknis lainnya Bupati Rusli menyampaikan keprihatinan mendalam dan memastikan bahwa seluruh korban mendapat penanganan medis terbaik. Ia juga menyatakan bahwa Pemerintah Daerah akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.

Berdasarkan laporan awal, dugaan penyebab keracunan berasal dari menu lauk ikan cakalang yang diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi. Pihak Kepolisian Resor Banggai Kepulauan telah melakukan penyidikan awal, termasuk pengambilan sampel makanan untuk menyelidiki kemungkinan adanya kontaminasi mikroba maupun bahan kimia berbahaya. Sampel tersebut kemudian dikirim ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu untuk dilakukan uji laboratorium.

Sementara Penanggung jawab program MBG yang dikelola oleh

PIC MBG, Zulkifli Lamiju, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden tersebut. saat kejadian masi berada di Kota Palu, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas “Kejadian ini kejadian ini baginya benar-benar di luar kemampuan kami sebagai pengelola dan penanggung jawab. Kami sangat menyesal dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, terutama kepada para siswa dan orang tua. Saat ini, saya bersama Ketua SPPG masih di Palu dan malam ini langsung kembali ke Salakan untuk menangani situasi,” ungkap Zulkifli.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam penyajian makanan dan menyatakan bahwa staf lapangan seperti ahli gizi dan asisten lapangan telah diarahkan untuk memprioritaskan penanganan siswa yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar siswa telah kembali ke rumah masing-masing untuk menjalani rawat jalan, sementara sisanya masih dalam pengawasan intensif tim medis di RSUD Trikora. Pihak rumah sakit bekerja sama dengan Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan bahwa keselamatan siswa adalah prioritas utama. Evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan program MBG, mulai dari rantai distribusi bahan makanan, keamanan pangan, hingga prosedur penyajian, akan segera dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (IKP.KOMINFO BANGKEP)

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah gelar Rapat Evaluasi distribusi BBM bersubsidi di Kabupaten Banggai Kepulauan yang dipimpin Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT., AIFO, Rabu (17/9/2025).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan “Dalam rangka membicarakan terkait dengan evaluasi distribusi BBM yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan dan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada kita semuanya atas kehadirannya,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa bahan bakar minyak ini merupakan sumber energi utama yang diselenggarakan transportasi dan industri baik industri besar maupun menengah, maupun industri kecil serta kebutuhan dasar masyarakat, selain itu juga sebagai penggerak ekonomi dengan transportasi maka tenaga kerja barang jasa dan sebagainya bisa bergerak dengan kata lain bahwa BBM ini sebagai urat nadi perekonomian daerah sehingga pemerintah sangat memperhatikan bagaimana BBM ini bisa terdistribusi secara merata dan tentu sesuai dengan kebutuhan.

Selanjutnya, sambutan Ketua DPRD Arkam Supu mengatakan bahwa “Hari ini saya kira kita tahu bersama bahwa isu BBM dan lain sebagainya tentu menjadi topik yang menarik maka segera mungkin kita berkolaborasi bersama-sama untuk melihat situasi dan kondisi sendiri oleh karena itu barangkali tinggal kita bagaimana metode ini kami sampaikan agar memberikan edukasi sama-sama baik kami sebagai pemerintah daerah,” terangnya.

Ia juga memaparkan, beberapa poin penting yakni Poin yang pertama terkait transparansi dalam penyaluran, kedua dibutuhkan informasi tentang stok dari sekian SPBU yang ada kemudian bagaimana teknis dan ketiga stok subsidi dan non subsidi juga harus jadi perhatian agar proses pemberian informasi edukasi terhadap masyarakat ini tidak salah.

Kabag Ekonomi Paisal mengatakan subsidi tiap-tiap SPBU BBM/Bulan (KL) di Kabupaten Banggai Kepulauan data terbaru kami sampaikan bahwa untuk SPBU Desa Bonepuso Bulagi Selatan pertalite 150 (JBKP) untuk Solar 38 (JBT), SPBU Desa Kautu Kecamatan Tinangkung pertalite 146 (JBKP) untuk Solar 24 (JBT), SPBU Seasa Desa Peling Seasa Kecamatan Bulagi pertalite 145 (JBKP) untuk Solar 23 (JBT), SPBU Buko Desa Labasiano Kecamatan Buko pertalite 100 (JBKP) untuk Solar 45 (JBT), SPBU Tinangkung Desa Timpudau Kecamatan Tinangkung pertalite 330 (JBKP) untuk Solar 55 (JBT), SPBU Tinangkung Selatan Desa Mansamat A Kecamatan Tinangkung Selatan pertalite 70 (JBKP) untuk Solar 23 (JBT), SPBU Liang Desa Liang Kecamatan Liang pertalite 130 (JBKP) untuk Solar 45 (JBT), SPBU Totikum Desa Sobonon Kecamatan Totikum pertalite 145 (JBKP) untuk Solar 38 (JBT) total kebutuhan perbulan di Banggai Kepulauan pertalite 1,216 Ton dan Solar 291 yang di salurkan ke Banggai Kepulauan.

Turut hadir Pj. Sekda, Ketua DPRD, Anggota Komisi III, Asisten Setda, Pj. Pabung1308 L/B, Wakili Kapolres Kabag Logistik, Unsur Forkopimda, Camat se-Banggai Kepulauan, Toko Agama, Toko Masyarakat  Pemilik SPBU se- Kabupaten Banggai Kepulauan serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)