Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Arsitektur Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2025 dan BERKAH SELARAS yang dilaksanakan oleh Bappeda dan Litbang bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang Bangkep, Selasa (7/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, serta para pejabat perencana dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini memiliki makna strategis dalam memperkuat pelaksanaan sistem manajemen kinerja pemerintah daerah yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sebagaimana diamanatkan dalam agenda reformasi birokrasi nasional.

“Arsitektur kinerja merupakan fondasi penting dalam menyusun keterkaitan antara tujuan pembangunan daerah, sasaran kinerja perangkat daerah, hingga capaian indikator yang terukur. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD memiliki pemahaman yang sama dalam membangun keterpaduan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan kinerja,” tutur Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa Arsitektur Kinerja bukan hanya sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan peta jalan (roadmap) dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang terarah dan selaras dengan visi-misi daerah.

Dalam konteks Kabupaten Banggai Kepulauan, hal ini sejalan dengan semangat “BERKAH SELARAS” sebuah gagasan inovatif yang lahir dari Aksi Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) III PPSDM Regional Makassar Tahun 2025.

Inovasi BERKAH SELARAS, yang digagas oleh Ibu Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda & Litbang Banggai Kepulauan, menjadi langkah nyata dalam memperkuat integrasi antara perencanaan, penganggaran, dan evaluasi kinerja berbasis digital.

Inovasi ini juga bertujuan menciptakan keselarasan antar perangkat daerah agar seluruh program pembangunan daerah berjalan dalam satu arah dan berorientasi pada hasil.

“Saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas inisiatif Ibu Fitriah Bidalo yang telah menggagas Aksi Perubahan BERKAH SELARAS. Inovasi ini sangat baik dan perlu dijaga keberlanjutannya, karena menjadi contoh konkret bagaimana ide dan aksi ASN dapat berkontribusi langsung pada perbaikan tata kelola pemerintahan,” ujar Serfi.

Dalam kesempatan yang sama, Wabup juga menyampaikan beberapa poin penting sebagai arah tindak lanjut kegiatan Bimtek, di antaranya:

1. Membangun pemahaman bersama antar perangkat daerah dalam penyusunan dan penerapan arsitektur kinerja;

2. Meningkatkan kapasitas SDM, khususnya pejabat perencana dan operator data kinerja di setiap OPD;

3. Mengintegrasikan sistem perencanaan, agar sejalan dengan aplikasi digital nasional dan daerah;

4. Menjamin keberlanjutan inovasi, dengan menjadikan hasil Bimtek sebagai dasar penguatan Renstra, Renja, dan evaluasi kinerja daerah.

Wakil Bupati Serfi Kambey menambahkan bahwa keberhasilan implementasi arsitektur kinerja bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan komitmen semua pihak.

“Kita semua harus bergerak dalam satu visi. Inovasi seperti BERKAH SELARAS adalah bukti nyata semangat ASN dalam mendukung reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang profesional dan berintegritas,” ujar Wabup.

Kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Kementerian PANRB dan Bappenas, yang memberikan panduan teknis terkait penyusunan dan implementasi Arsitektur Kinerja Pemerintah Daerah sesuai kebijakan nasional.

Dengan adanya inovasi BERKAH SELARAS, diharapkan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan semakin siap dalam membangun sistem manajemen kinerja yang terintegrasi, transparan, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey hadiri kegiatan  Bimbingan Teknis (Bimtek) Arsitektur Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 yang bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang, Selasa (07/10/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Bappeda dan Litbang, Narasumber, Para Kasubag Perencanaan dan Operator OPD Peserta Bimbingan Teknis, Serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan arsitektur kinerja Pemerintah Daerah merupakan fondasi penting dalam menyusun keterkaitan antara tujuan pembangunan daerah, sasaran kinerja perangkat daerah, hingga capaian indikator yang terukur.

Arsitektur kinerja bukan hanya sekadar dokumen teknis, tetapi juga menjadi peta jalan (roadmap) bagi penyusunan perencanaan yang lebih terarah dan selaras dengan visi-misi Daerah.

Wabup juga menegaskan beberapa hal penting diantaranya:

1. Bangun pemahaman bersama : pastikan setiap perangkat daerah memiliki persepsi yang sama dalam menyusun dan menerapkan arsitektur kinerja.
2. Tingkatkan kapasitas SDM: kasubag perencanaan dan operator merupakan garda terdepan dalam pengelolaan data dan dokumen kinerja ; kompetensi dan ketelitian sangat menentukan kualitas hasil.
3. Integrasikan sistem : selaraskan penyusunan arsitektur kinerja dengan aplikasi perencanaan berbasis digital yang telah dikembangkan oleh pemerintah pusat dan daerah.
4. Pastikan keberlanjutan : jadikan hasil bimtek ini sebagai dasar untuk memperbaiki proses penyusunan renstra, renja, dan evaluasi kinerja secara berkelanjutan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh pada kegiatan ini yang merupakan implementasi dari aksi perubahan berkah selaras yang di gagas oleh ibu Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda & Litbang, Inovasi ini sangat baik dan di harapkan berkelanjutan,” ujar Serfi.

Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai forum teknis, tetapi menjadi awal dari perubahan budaya kerja yang lebih sistematis, berbasis kinerja, dan berorientasi pada hasil nyata yang di rasakan masyarakat.

“Momentum ini untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun birokrasi yang lebih profesional, efektif, dan berintegritas,” tuturnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III Tahun 2025 tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan sukses digelar di aula kantor KPU Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (2/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian penting untuk menjamin keakuratan data pemilih menjelang pemilu mendatang. Rapat dimulai pukul 10.30 WITA dan dihadiri oleh perwakilan berbagai unsur penting, antara lain mewakili Bupati Banggai Kepulauan Muchsin H.S. Yasano, Ketua KPU Supriatmo Lumuan, Kapolres diwakili Kabag Ops Kompol Maikun, Ketua DPRD Arkam Supu, Ketua Bawaslu Muslim Abd. Muin, juga perwakilan partai politik dan instansi terkait lainnya.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa bersama.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Muslim Abd. Muin menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mengingat adanya tantangan dari kebijakan baru seperti kewajiban ASN merubah data kependudukan yang berdampak pada data pemilih.

Ketua KPU Supriatmo Lumuan juga menyampaikan bahwa pembaruan data pemilih ini adalah upaya meminimalisir kesalahan data pada pemilu selanjutnya serta pentingnya sinergi antara KPU dan Dinas Dukcapil agar data kependudukan dan pemilih selalu sinkron.

Dari hasil rekapitulasi data pemilih di 12 kecamatan di Banggai Kepulauan, total jumlah pemilih mencapai 92.049 orang yang terdiri dari 46.394 pemilih laki-laki dan 45.655 pemilih perempuan.

Berikut data rinci beberapa kecamatan: Kecamatan Tinangkung: 12.667 pemilih, kecamatan Tinangkung Selatan: 6.119 pemilih, kecamatan Totikum: 8.269 pemilih, kecamatan Bulagi Selatan: 7.553 pemilih, kecamatan Buko Selatan: 6.711 pemilih.

Kegiatan berakhir pukul 16.00 WITA dengan kondisi aman dan tertib, menunjukkan komitmen seluruh pihak terkait dalam menjaga kualitas data pemilih demi kelancaran proses demokrasi di daerah. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) tengah memperkuat sistem perencanaan pembangunan daerah dengan mengadopsi konsep Logical Framework Kinerja Terintegrasi Perangkat Daerah melalui program inovasi “Berkah Selaras”. Program ini hadir untuk memastikan setiap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah selaras dengan visi-misi kepala daerah periode 2025–2029.

Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda dan Litbang Kab. Bangkep Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si dalam live podcast di Studio RPD Mymoe menjelaskan, Logical Framework atau pohon kinerja adalah pendekatan sistematis yang menekankan hubungan sebab-akibat antara input, proses, output, dan outcome. Dengan metode ini, perencanaan tidak hanya berorientasi pada serapan anggaran, tetapi lebih menekankan pada hasil nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kita ingin mengubah cara berpikir dari sekadar menghasilkan output menjadi memastikan outcome. Misalnya, membangun jalan bukan hanya sebatas jalan selesai dibangun, tetapi juga memastikan adanya kelancaran mobilitas masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan Program Berkah Selaras merupakan turunan dari visi pembangunan daerah dengan jargon “Banggai Kepulauan Berkah 2025–2029” yang mencakup delapan program prioritas, di antaranya Berkah Sejahtera, Berkah Cerdas, Berkah Sehat, Berkah Desa Membangun, hingga Berkah Berintegritas.

Dalam praktiknya, Berkah Selaras mendorong perangkat daerah menyusun rencana kerja berbasis isu strategis, mengintegrasikan perencanaan dengan anggaran, serta melibatkan pemangku kepentingan lintas sektor. Misalnya, dalam penanganan stunting, diperlukan sinergi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, DP3AP2KB, serta pemerintah kecamatan.

Selain itu, Fitriah juga memaparkan bahwa sistem ini juga akan ditopang oleh teknologi informasi. Melalui aplikasi khusus, capaian kinerja dapat dipantau secara real-time oleh kepala daerah dan perangkat terkait.

“Berkah Selaras bukan sekadar instrumen teknis, tetapi instrumen manajemen kinerja. Setiap kegiatan OPD harus terukur, transparan, dan berorientasi hasil. Bahkan nantinya evaluasi bisa dilakukan langsung melalui dashboard kinerja,” tambahnya.

Meski demikian, kata Kabid Sosbud masih terdapat sejumlah tantangan, seperti keterbatasan pemahaman ASN terkait logframe, ketersediaan data yang belum lengkap, serta koordinasi lintas OPD yang kerap terhambat ego sektoral. Untuk itu, penguatan kapasitas ASN, audit kinerja, hingga dukungan regulasi terus didorong.

Dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan lintas kabupaten, Pemkab Bangkep optimistis model perencanaan Berkah Selaras dapat berlanjut secara berkesinambungan.

“Kami ingin membangun budaya kerja yang bertanggung jawab, konsisten, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Harapannya, Berkah Selaras menjadi tonggak menuju Banggai Kepulauan Emas,” pungkasnya. (IKP-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid resmi memberikan persetujuan pengangkatan dan pelantikan Muhamad Aris Susanto, SE.,M.E sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (26/9/2025).

Persetujuan ini tertuang dalam surat bernomor 800/1204/BKD yang bersifat rahasia, ditujukan kepada Bupati Banggai Kepulauan di Salakan. Surat tersebut menindaklanjuti usulan Bupati Banggai Kepulauan melalui hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Tahun 2025.

Dalam surat tersebut, Muhamad Aris Susanto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banggai Kepulauan, diangkat sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Gubernur Anwar Hafid dalam arahannya menyampaikan bahwa usulan pengangkatan tersebut pada prinsipnya disetujui, dan meminta agar segera dilakukan penetapan serta pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Persetujuan ini diberikan untuk segera ditindaklanjuti dalam rangka efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Banggai Kepulauan,” tegas Gubernur dalam surat yang ditandatanganinya.

Surat persetujuan tersebut juga ditembuskan kepada: Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dengan adanya persetujuan ini, diharapkan roda pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berjalan lebih optimal di bawah koordinasi Sekretaris Daerah yang baru. (IKP-KOMINFO)

Sapelang, BanggaiKep.go.id – UPTD Pelabuhan Perikanan dan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Wilayah VI Bidang Konservasi bersama Komite Pengelolaan Perikanan dan Pesisir Lestari (KP3L) Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan Kegiatan Pelatihan Restorasi dan Peluncuran Modul Terumbu Karang di Pantai Wisata Kayubas, Desa Sapelang, Kecamatan Buko Selatan, Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan mendukung upaya pemulihan dan pelestarian ekosistem laut, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. Restorasi terumbu karang dilakukan menggunakan metode Reef Star yang dinilai efektif untuk mempercepat pemulihan ekosistem bawah laut.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan Dr. Ir. Ferdy Salamat, ST.,M.Si menekankan bahwa terumbu karang tidak hanya menyajikan keindahan bawah laut, tetapi juga merupakan penopang utama ekosistem laut.

Terumbu karang menyediakan habitat bagi ribuan spesies, menjaga garis pantai dari abrasi, serta mendukung kehidupan nelayan dan perekonomian masyarakat pesisir.

“Upaya restorasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan moral dan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ferdy juga menilai pelatihan ini sangat penting sebagai langkah strategis dalam menanamkan kesadaran, keterampilan, dan komitmen menjaga ekosistem laut kepada para pemuda, masyarakat pesisir, serta pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, Ferdy menyampaikan tiga pesan utama yang menjadi harapan Bupati yakni:
1. Peserta pelatihan diharapkan mengikuti kegiatan dengan serius agar kelak menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing.
2. Pemangku kepentingan diminta terus bersinergi mendukung program pelestarian lingkungan, tidak hanya di atas kertas tetapi juga di lapangan.
3. Masyarakat luas diingatkan agar menjaga laut demi keberlanjutan hidup generasi mendatang.

Ferdy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta berharap peluncuran modul restorasi terumbu karang dapat menjadi panduan teknis dan edukatif bagi masyarakat maupun pemerintah daerah dalam upaya konservasi laut yang berkelanjutan.

Turut hadir Kasat Pol Airud Polres Banggai Kepulauan, UPTD PPKK3K Wilayah IV, Unsur Forkopimcam, Camat Buko dan Buko Selatan, Kepala sekolah (SMP Negeri I, SMA Negeri I, SMK Negeri I Buko Selatan), Kepala Desa se-Kecamatan Buko Selatan, Kelompok Konservasi Desa Labangun dan Desa Sapelang, Pokmaswas se-Kecamatan Buko Selatan, Para Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Banggai Kepulauan, Yayasan Living Seas, Yayasan Blue Aliance Indonesia, Masyarakat dan nelayan Desa se-Kecamatan Buko Selatan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral tahun 2025 bersama sejumlah perangkat daerah bertempat di Aula Kantor Dinas Kominfo, Kamis (25/9/2025).

Peserta kegiatan ini meliputi Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Badan Pusat Statistik, Kepala Bidang PTSP, serta staf dari beberapa OPD terkait, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pertanian Bidang Peternakan, dan Dinas Perindagkop UKM.

Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan sambutan Kepala Dinas Kominfo. Selanjutnya dilanjutkan dengan sesi panel materi oleh Kepala BPS Banggai Kepulauan dan Kepala Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menekankan pentingnya pengelolaan data sektoral yang sesuai standar. Menurutnya, data merupakan instrumen vital dalam perencanaan pembangunan, evaluasi program, serta perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

“Data yang valid, akurat, mutakhir, dan terpadu menjadi kunci dalam mewujudkan Satu Data Indonesia. Melalui pembinaan ini, kita ingin mendorong sinergi antar-perangkat daerah agar tata kelola data semakin baik, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala BPS Banggai Kepulauan dalam pemaparannya menjelaskan ruang lingkup sistem statistik nasional, dasar hukum, hingga penguatan sistem statistik untuk mendukung implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Ia juga menekankan pentingnya membangun Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di setiap OPD guna mencegah ketimpangan, duplikasi, serta ketidakakuratan data.

Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan menegaskan bahwa kesadaran akan pentingnya data harus dimulai dari proses pengumpulan hingga penyampaian ke wali data. Data yang sudah tervalidasi nantinya akan dipublikasikan melalui portal Satu Data Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan. Hal ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat sistem perencanaan daerah dan meningkatkan capaian indeks pembangunan di masing-masing urusan pemerintahan.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin memahami dan konsisten dalam penyelenggaraan statistik sektoral. Sinergi antar-OPD bersama Dinas Kominfo sebagai wali data akan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan data yang berkualitas, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan demi kemajuan Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Laporan Harian Harga Sembako di Pasar Salakan pada Jumat, 26 September 2025.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Laporan Harga Harian (Pasar Salakan – 26_09_2025)

Buko, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Kecamatan Buko berlangsung penuh sukacita dan damai, Jumat (26/9/2025).

Acara yang diikuti jemaat se-Kecamatan Buko ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Banggai Kepulauan, Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah, Camat Buko, unsur Forkopimcam, serta para pimpinan gereja, tokoh masyarakat, dan peserta dari berbagai jemaat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di bacakan Asisten Setda Tommy B. Luasusun menyampaikan apresiasi tinggi diberikan kepada panitia, pelatih, peserta, dan jemaat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Pesparawi ditegaskan bukan hanya sekadar perlombaan vokal, melainkan wujud pengabdian kepada Tuhan melalui puji-pujian, serta menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan memperkuat kerukunan umat beragama.

Kegiatan ini juga mencerminkan nilai spiritual dan sosial yang positif, di mana setiap penampilan mengajarkan kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab. Pesparawi diharapkan mampu menjadi momentum mendorong generasi muda Kristen untuk terus berkarya dalam pelayanan, menjunjung tinggi nilai kebhinekaan, dan menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat majemuk.

“Kepada seluruh peserta, pesan sportivitas dan persaudaraan ditekankan sebagai nilai utama dalam berkompetisi. Menang atau kalah bukanlah tujuan akhir, tetapi semangat pelayanan dan kebersamaan lah yang menjadi makna sesungguhnya,” ucapnya.

“Dengan terlaksananya Pesparawi tingkat kecamatan ini, doa dan harapan disampaikan agar masyarakat Kecamatan Buko serta seluruh Kabupaten Banggai Kepulauan senantiasa hidup dalam damai, sejahtera, dan penuh kasih,” tuturnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong percepatan transformasi digital melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang salah satu pilar utamanya adalah tata kelola data. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bertempat di ruang rapat Bidang Aptika, Kamis (25/9/2025).

Dalam sambutan Bupati diwakili Kepala Dinas Kominfo Banggai Kepulauan, Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menyampaikan bahwa tata kelola data menjadi kunci penting dalam mewujudkan sinkronisasi data sektoral dengan data statistik resmi. Oleh karena itu, sinergi antar instansi seperti Dinas Kominfo sebagai wali data, Bappeda dan Litbang sebagai koordinator, serta Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pembina data, perlu terus diperkuat untuk mewujudkan Pemerintah Digital (Pemdi).

“Data dan statistik memiliki peran vital dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan. Tanpa data yang valid, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan ini juga sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat Sistem Statistik Nasional (SSN) dan mendukung implementasi Satu Data Indonesia (SDI).

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah memprakarsai kegiatan ini bersama seluruh pemangku kepentingan.

Adapun pesan dan harapan yang disampaikan meliputi:

1. Perangkat daerah diingatkan agar serius dalam mengelola data sektoral, mulai pencatatan, pengolahan hingga penyajian dalam bentuk statistik.

2. Dinas Kominfo dan BPS diminta terus memperkuat koordinasi, pendampingan, serta membangun sistem data yang terintegrasi.

3. Seluruh peserta diminta menjadikan pembinaan ini bukan sekadar forum seremonial, melainkan momentum untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman, dan komitmen bersama dalam menghasilkan data berkualitas.

Dengan langkah konkret ini, Pemkab Banggai Kepulauan optimistis mampu mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berbasis data. (IKP-KOMINFO BANGKEP)