Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam kegiatan pembukaan rapat penilaian kinerja pelaksanaan aksi konvergensi penurunan di Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021/2022 yang dilaksanakan di Auditorium Bappeda dan Litbang pada Kamis, 16 Juni 2022 melibatkan Tim Panelis Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sebanyak 7 (tujuh) orang Tim Panelis hadir dalam rangka menilai apa saja kinerja yang dilakukan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam upaya penanganan penurunan stunting. Tim Penilai terdiri dari Ketua Tim dan anggotanya dari Dinas Kesehatan dan Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah.

Wawancara Tim Jurnalis Pemda Diskominfo dengan Ketua Tim Panelis Provinsi Hasjman Syamsul pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa “Pelaksanaan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan, kami dari panelis provinsi saya rasa sudah cukup maksimal sesuai kemampuan yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Ia melihat keterlibatan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah nampak kegiatannya semua dan juga beberapa kegiatan yang disusun untuk perencanaan ke depan.

“Dan aksi konvergensi penurunan stunting di Banggai Kepulauan menurut saya dalam proses analisis situasinya sudah menggunakan data-data yang dibutuhkan, saran saya perlu ditambah lagi untuk memperkaya dalam analisis situasi sebagai dasar untuk melakukan perencanaan aksi-aksi seterusnya sampai aksi delapan,” ucap Hasjman.

Lanjutnya, “Yang pernah dibuat mungkin perlu dievaluasi lagi sebagai bahan perencanaan untuk tahun yang akan datang.”

Ketua Tim Panelis juga menambahkan bahwa pihak swasta juga perlu dilibatkan dalam pelaksanaan upaya penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan serta masalah pernikahan anak yang cukup tinggi.

“Masalah pernikahan anak di Kabupaten Banggai kepulauan cukup tinggi artinya itu belum disentuh, mungkin teman-teman di Banggai Kepulauan perlu menggali lagi program ini, bagaimana memasyarakatkan untuk mencegah pernikahan dini dengan edukasi tentang kesehatan reproduksi anak agar mereka jangan melakukan pernikahan lebih awal/pernikahan dini karena sangat beresiko melahirkan anak stunting dan kepada diri sendiri kemungkinan akan putus sekolah,” jelasnya.

“Saya rasa di Banggai Kepulauan perlu ditingkatkan lagi masalah manajemennya dalam pengelolaan dan peran sektor swasta itu perlu. Kami belum melihat peran sektor swasta di Banggai Kepulauan dalam ikut aktif berperan dalam mencegah stunting,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk mencegah stunting bukan persoalan instan perlu waktu dan kerja keras dan betul-betul ada keterlibatan beberapa OPD.

“Cegah stunting ada konvergensi dalam artian semua orang ada peran sesuai dengan perannya dia, jadi bukan pekerjaannya orang kesehatan saja, karena persoalan terjadinya stunting dipengaruhi oleh faktor langsung dan tidak langsung itu dikenal dengan spesifik dan sensitif di kaji lagi itu penyebab stunting di Banggai Kepulauan,” terang Hasjman.

“Kita harus tahu apa sih penyebab stunting, intervensinya juga lebih jelas, lebih gampang dan mungkin lebih efisien ke depan dalam melakukan itu, jadi intervensi stunting di setiap wilayah itu akan berbeda-beda berdasarkan dengan masalah penyebab stunting di wilayah itu,” tutur Ketua Tim Panelis. (Elsi-KOMINFO)

Tunggaling, BanggaiKep.go.id – Plh. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady buka secara resmi Pembinaan Persiapan Penilaian Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tingkat Provinsi di Desa Tunggaling Kecamatan Peling Tengah, Sabtu, (4/6/2022).

Sehubungan dengan Surat Gubernur Nomor 440/481/ Bappeda tentang Penyampaian penilaian kinerja dan penurunan stunting Kab/Kota se-Sulawesi Tengah tahun 2022 terhitung mulai tanggal 16-17 Juni 2022.

Untuk itu, diharapkan melalui pelaksanaan penilaian kinerja ini dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting dan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupeten khususnya Kabupeten Banggai Kepulauan dalam mencapai target penurunan prevalensi sebesar 14% pada tahun 2024.

“Capaian yang sudah baik selama 1 tahun terakhir yang telah berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 23% pada tahun 2020 menjadi 21,80 % pada tahun 2021, harus terus dipertahankan untuk mencapai target 14% pada akhir tahun 2024,” ucap Rusli Moidady dalam sambutannya.

Lanjutnya, ” Memang diakui bahwa lokus kita dalam penanganan stunting terganggu dalam beberapa tahun terakhir karena pandemi covid-19 yang merebak yang mana membutuhkan perhatian dan kerja ekstra seluruh unsur Pemerintah Daerah, Lembaga Swasta dan masyarakat Banggai Kepulauan.”

Kunjungan Plh. Bupati Banggai Kepulauan ke Posyandu Desa Tunggaling

Olehnya ditengah kerja keras melawan penyebaran pandemi covid-19, Rusli berharap kita masih memberikan perhatian pada upaya penurunan stunting di Banggai Kepulauan.

Desa Tunggaling ditunjuk sebagai desa sampel lokus mewakili Kabupaten Banggai Kepulauan dalam pelaksanaan penilaian aksi konvergensi penurunan stunting tingkat provinsi tahun 2022.

“Dengan komitmen awal bersama menggalang kekuatan dan sinergitas sehingga dapat menurunkan angka stunting secara signifikan,” ujar Rusli Moidady.

Turut hadir, Unsur Forkopimda Bangkep, Ketua TP-PKK Bangkep, Asisten dan Staf Ahli, Kepala Badan/Dinas/Bagian lingkup Pemda Bangkep, Camat, Kepala Desa Tunggaling serta undangan lainnya. (Elsi-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar Launching dan Bimbingan Teknis Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3), Sabtu, (28/5/2022).

Program DP3 ini merupakan program unggulan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia yang bertujuan agar bagaimana bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dan juga menangkal hal-hal yang tidak baik di tengah-tengah masyarakat khususnya bagi para pemilih yaitu hoax (berita bohong) tentang tahapan-tahapan pemilu itu sendiri.

Dalam sambutan Ketua KPU Kab. Bangkep Tamin, S.Pd.,M.Si menyampaikan bahwa KPU Banggai Kepulauan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupeten Banggai Kepulauan pada Bupati.

“Dimana kegiatan ini tidak bisa terlaksana tanpa bantuan dan partisipasi dari Pemerintah Kabupeten Banggai Kepulauan,” ucap Ketua KPU Bangkep.

“Dari 13 Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan satu-satunya Kabupaten yang terbanyak menerima bantuan tahapan pemilu yaitu 800 juta,” terang Tamin.

Lanjutnya, “Bukan tahun ini saja, dua tahun berturut-turut kami mendapat bantuan hibah dari Pemerintah Kabupeten Banggai Kepulauan sebesar 1M dan ini merupakan sebuah prestasi yang baik bagi KPU dan Pemerintah Kabupeten Banggai Kepulauan.”

“Kami dari KPU Bangkep sudah bertekad dari awal sejak tahun 2013 bahwa akan mengawal demokrasi di Bangkep dengan benar-benar dan bahkan siap mempertaruhkan apa yang ada pada kami,” tutur Tamin.

Diakhir sambutannya Ketua KPU sangat berharap kepada teman-teman kader yang dikukuhkan untuk bisa mengemban amanat, karena dipundak teman-teman relawan ada sebuah amanah Negara.

Kader relawan peduli pemilu yang di kukuhkan berjumlah 50 orang, diantaranya 25 orang dari Desa Baka Kecamatan Tinangkung dan 25 orang dari Desa Kalumbatan Kecamatan Totikum Selatan.

Turut hadir Plh Bupati Bangkep, Ketua KPU Prov. Sulteng beserta Stafnya, Ketua Forum Pemilu Sulteng, Kapolres diwakili Kabag OPS, Pabung 1308/LB, Kadis Dukcapil, Kepala Kesbang Pol, anggota KPU Bangkep, Ketua Bawaslu beserta jajarannya, Ketua dan anggota KPU Banggai Laut, Camat Tinangkung dan Totikum Selatan, Kades Baka dan Kalumbatan, Ketua Partai Politik serta Relawan Peduli Pemilu. (Elsi-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Rusli Moidady, ST.,MT resmi menjabat Pelaksana Harian (Plh) Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep). Penunjukkan tersebut sesuai dengan surat Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 131/468/Ro.PemOtda tanggal 20 Mei 2022.

Penyerahan SK dilakukan oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Ir. H. M. Faizal Mang, MM bertempat di ruang kerja Sekda Prov. Sulteng di Palu, Senin, (23/5/2022).

Faizal Mang menyampaikan bahwa penunjukan Plh Bupati sesuai amanat peraturan perundang-undangan agar tidak terjadi kekosongan sambil menunggu pelantikan Pj. Bupati Banggai Kepulauan. Selain itu, Ia juga berharap Plh Bupati dapat melaksanakan tugas sesuai mandat yang diberikan.

“Saya terima surat penunjukkan gubernur selaku Plh Bupati Banggai Kepulauan dan saya siap melaksanakan tugas sebagaimana tertuang dalam undang-undang,” pungkas Plh Bupati Rusli Moidady yang juga menjabat sebagai Sekda Bangkep.

Turut hadir dalam penyerahan SK, Bupati Banggai Kepulauan Masa Jabatan 2017-2022 H. Rais D. Adam, Ketua DPRD Kab. Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling, Karo Pemerintahan Prov. Sulteng, Beberapa Kepala OPD Kab. Banggai Kepulauan. (Elsi-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Senator Sulawesi Tengah Lukky Semen, SE mengunjungi Kabupaten Banggai Kepulauan selama dua hari dalam rangka beberapa agenda kegiatan yakni menghadiri undangan peresmian dan Penthabisan Gedung Gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo dan bersilahturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat.

Anggota DPD-MPR RI, Lukky Semen dalam kunjungannya di Banggai Kepulauan beliau didampingi oleh istri tercinta Desiana Trisnawati Tobigo yang juga merupakan tenaga dosen di Universitas Tadulako Palu (Untad) bersama Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Ronald Gulla, ST yang merupakan sahabat karibnya ketika sama-sama menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Lukky Semen mengunjungi Bangkep menyebrang dari Luwuk ke Salakan dan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Buko untuk menghadiri Acara Peresmian Penthabisan Gedung Gereja sekaligus bersilahturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat dibeberapa kecamatan yang dilewati beliau dari Salakan menuju Buko.

Dalam kunjungannya pada Kamis, (12/5/2022), Senator Sulteng ini berbagi rezeki dengan masyarakat Bangkep dibeberapa desa dan kecamatan khususnya bagi mereka yang sudah lanjut usia (Lansia) diantaranya di Desa Patukuki Kec. Peling Tengah, Desa Komba-komba Kec. Bulagi, Desa Bangunemo dan Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara serta lansia dibeberapa desa yang ada di kecamatan Buko.

Lukky Semen saat berbincang mengatakan “Saya bersama istri akan mengunjungi Bangkep lagi untuk berbagi dengan masyarakat Bangkep khususnya bagi mereka yang sudah lanjut usia dibeberapa kecamatan yang belum sempat saya kunjungi,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini pun Lukky Semen mengucapkan banyak terima kasih bagi masyarakat Bangkep yang sudah mempercayakan dirinya untuk menjalankan amanah dan tanggungjawab menyalurkan aspirasi rakyat Sulteng sebagai anggota DPD-MPR RI dengan harapan masyarakat dapat terus mendoakan kami agar amanah dalam menjalankan tugas mulia ini.

Beberapa lansia di Kecamatan Buko setelah selesai menerima sentuhan kasih dari Lukky Semen dan istri menyatakan ucapan terima kasih bahkan mereka mengatakan bahwa beliau luar biasa, sungguh merakyat padahal beliau adalah pejabat negara tapi kami orang kampung bisa sedekat ini tanpa ada yang menghalangi, pejabat seperti ini yang patut dicontohi.  (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bagi masyarakat Banggai Kepulauan yang yang begitu tertarik ketika membicarakan soal pariwisata, budaya dan lingkungan hidup bahkan para aktivis yang terlibat dalam berbagai aktivitas guna melestarikan dan memelihara budaya dan lingkungan hidup di Banggai Kepulauan tidak asing dengan nama “Ayub Maleso” yang merupakan putra kelahiran Tatendeng, 15 Juni 1956.

Ayub Maleso merupakan sosok pribadi yang banyak disegani oleh banyak orang oleh karena pemberian diri beliau yang tanpa pamrih dalam berbagai hal, berbagai bidang baik sosial budaya, agama dan lingkungan hidup di Banggai Kepulauan bahkan sampai menguras koceknya sendiri untuk membiayai kegiatan yang beliau lakukan.

Pada Jumat, 13 Mei 2022, sang tokoh masyarakat dan gereja serta pemerhati budaya, pariwisata dan lingkungan hidup Banggai Kepulauan Ayub Maleso pukul 06.00 WITA menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Tataba Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan.

Beliau mengalami sakit sejak Agustus 2021 sehingga beberapa kali menjalani perawatan di RSUD Luwuk dan RSUD prof. Kandow Manado dan menjalani operasi prostat di Awaloe Hospital Manado pada bulan Februari 2022.

Banyak hal yang perlu dicontoh dari beliau dalam menjalankan tanggungjawab yang dipercayakan kepadanya, Alm. Ayub Maleso tidak pernah bertanya ada uang jalannya insentif dan lain-lainnya tetapi yang terutama apa yang diberikan tanggungjawab padanya harus selesai meskipun itu harus merobek kantong sendiri.

Persemaian Mangrove di Desa Leme-Leme Darat (Dok.JAR-Kominfo)

“Bahkan dalam keadaan sakit pun beliau tidak memperdulikan kesehatannya pada Desember 2021 lalu masih ke Bololi Luwuk untuk mengambil bibit Mangrove untuk disemaikan persediaan bibit penghijauan oleh Sinode GPIBK, saat ini masih ada di lokasi persemayaman di Ginggiok Desa Leme-Leme Darat,” ucap anaknya Alfrince Maleso yang kala itu menemani beliau.

Alm. Ayub Maleso dimana pun dia pergi selalu mengajak masyarakat untuk memelihara lingkungan dengan tidak sembarang membuang sampah plastik serta menghimbau untuk melakukan penghijauan dengan menanam tanaman produktif seperti pala, kapok, bahkan bambu.

Ada satu ungkapan beliau yakni “Mari kita lakukan penghijauan dengan menanam pohon kapok, tanaman ini kita pakai hasilnya dari hidup mati” ungkap Almarhum semasa hidupnya.

Bahkan banyak para turis mancanegara datang untuk melakukan penelitian lingkungan hidup baik tumbuhan dan hewan di Kokolomboi selalu didampingi oleh beliau.

Mendampingi Turis asing melakukan penelitian lingkungan hidup dan hewan endemik serta burung di BangKep. (dok. JAR-Kominfo)

Ucapan turut berdukacita datang dari berbagai tempat melalui telpon, pesan singkat, WhatsApp bagi keluarga mulai dari kalangan tokoh gereja skala nasional dan internasional, pejabat pemerintah, aktivis lingkungan hidup diberbagai daerah dan pusat yang kenal dekat dengan beliau bahkan dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Pulau Jawa dan Manado yang pernah mengutus mahasiswanya melakukan penelitian dan kuliah lapangan di Banggai Kepulauan khususnya dalam hal lingkungan hidup yang didampingi oleh beliau.

Kadis Pariwisata Bangkep, Edison Moligay melalui akun Facebooknya menyatakan turut berdukacita dan merasa kehilangan sosok tokoh pemerhati budaya dan pariwisata di Bangkep.

Demikian juga dengan Ir. Kondrad D. Galala, MM Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Keuangan Bangkep, menyatakan duka atas kehilangan tokoh masyarakat, gereja, pemerhati lingkungan hidup dan sejarah di Bangkep.

Ayub Maleso banyak menerima penghargaan baik dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan organisasi pemerhati lingkungan tingkat Nasional yang tidak pernah diketahui oleh banyak.

Penghijauan dengan menanam tanaman produktif (Dok. JAR-Kominfo)

“Mungkin bagi kita hanya hal kecil yang dilakukan oleh sosok Putra Sea-sea satu ini yang hasilnya bukan kita nikmati sekarang tetapi akan dinikmati oleh orang banyak, dan anak cucu kita ke depan,” ucap Ketua Sinode GPIBK Pdt.Anasir Suayong. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Ronald Gulla, ST menghadiri acara Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo yang dilaksanakan pada Kamis, (12/5/2022).

Kehadiran Aleg DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dua periode ini disambut hangat oleh jemaat Sion Pelinglalomo dan para hamba-hamba Tuhan dan undangan lainnya.

Seusai ibadah Penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo menantikan kehadiran Bupati Banggai Kepulauan di lokasi kegiatan, Ronald bersama pak Lukky Semen yang merupakan Anggota DPD-RI membaur dengan warga jemaat dengan begitu akrab dan dekat.

Para pendeta dan warga GPIBK sangat berterima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dua periode dan juga manta Anggota DPRD Bangkep Periode 2009-2014, pasalnya sejak terpilih sebagai Aleg DPRD Sulteng diperiode pertama sampai sekarang ini  banyak membantu gereja dalam hal pembangunan dan bantuan lainnya dalam upaya melengkapi sarana prasarana peribadatan.

MPH Sinode GPIBK dalam percakapan bersama dengan pak Ronald Gulla dan pak Lukky Semen menyampaikan terima kasih atas segala topangan dan bantuannya bagi gereja.

“Melalui kontribusi dalam berbagai Sidang gereja baik internal GPIBK maupun sidang gereja skala nasional dan regional yang dilaksanakan di GPIBK dapat berjalan lancar dan sukses, bahkan sudah boleh memfasilitasi dalam pengurusan bantuan hibah untuk rumah-rumah ibadah,” ucap Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th.

Beberapa undangan dari luar kecamatan Buko mengatakan pak Ronald Gulla orangnya baik dan sangat merakyat, banyak kontribusi beliau yang diberikan bagi organisasi keagamaan bukan saja hanya gereja.

Beliau juga memfasilitasi bantuan rumah ibadah untuk saudara-saudara kita yang muslim dalam pembangunan Mesjid, bahkan bantuan lain yang dapat membantu peningkatan ekonomi masyarakat Bangkep melalui peralatan kerja bangunan dan pertanian, bibit tanaman tahunan serta ternak.

“Saya berharap masyarakat dan warga gereja dapat terus mendoakan kami, saya dan pak Lukky Semen agar dapat amanah dalam menjalankan tanggung jawab sebagai wakil rakyat dan senator, sehingga dapat mengakomodir apa yang menjadi aspirasi dan harapan masyarakat Banggai bersaudara serta masyarakat Sulawesi Tengah pada umumnya,” ucap Ronald Gulla. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam buka kegiatan penyampaian pokok-pokok Rencana Pembangunan Daerah Tahun 2023-2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2023 Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Senin, (25/4/2022).

Kegiatan bertempat di ruang rapat kantor Bupati dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda Bangkep, Para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Bapedda dan Litbang, Kepala OPD serta undangan lainnya.

Dalam Sambutan Bupati menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2023-2026 telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2022.

Untuk itu, Bupati mengharapkan dukungan serta dapat menjalankan apa yang telah disepakati bersama dalam dokumen RPD termasuk penyelesaian penginputan dokumen Renstra Perangkat Daerah ke dalam aplikasi Sipdagar.

“Segala target yang telah kita tetapkan baik dalam dokumen RPD maupun dalam dokumen Renstra dapat kita capai sehingga terwujud Kabupaten Banggai Kepulauan yang lebih sejahtera untuk mengejar ketertinggalan kita sehingga dapat sejajar dengan daerah lain,” ucap Bupati.

RKPD Kab. Bangkep tahun 2023 merupakan tahun pertama pelaksanaan dari RPD Kab. Bangkep tahun 2023-2026 yang merupakan tahapan rangkaian dalam pencapaian indikator tujuan, sasaran dan program yang tertuang dalam dokumen RPD.

“Saya minta Kepala Perangkat Daerah agar fokus dan terarah dalam penyusunan program dan kegiatan sehingga rencana pembangunan tahun 2023 dapat tercapai sesuai dengan arah kebijakan pembangunan dalam RPD tahun 2023-2026,” kata Bupati.

Selanjutnya, diakhir sambutan, Bupati juga berharap agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga target yang telah ditetapkan akan dapat tercapai. (Elsi-KOMINFO)

Tunggaling, BanggaiKep.go.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan Sosialisasi dan Peningkatan Kader Posyandu serta Penyuluhan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) yang dilaksanakan di Desa Tunggaling Kecamatan Peling Tengah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Selasa, (19/4/2022).

Dalam mengatasi stunting, masyarakat perlu memahami pentingnya gizi bagi ibu hamil dan anak balita, terutama 1000 Hari Pertama Kehidupan yaitu terhitung sejak konsepsi sehingga anak berusia 2 tahun.

Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh kemiskinan dan pola asuh tidak tepat, yang mengakibatkan kemampuan kognitif tidak berkembang maksimal, mudah sakit dan berdaya saing rendah, sehingga bisa terjebak dalam kemiskinan.

Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: 450/2004 tentang Pemberian ASI secara eksklusif pada Bayi di Indonesia terdiri atas lima ketetapan termasuk penetapan mengenai pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan sampai dengan usia anak 2 tahun dengan pemberian makanan tambahan yang sesuai.

Menurut Kadis Kesehatan dr. Abdi Gunawan, MPH dalam memberikan materinya bahwa pemberian makanan yang baik sejak lahir hingga usia 2 tahun merupakan salah satu upaya mendasar untuk menjamin pencapaian kualitas tumbuh kembang sekaligus memenuhi hak.

Kegiatan yang dilakukan untuk mengintervensi anak dalam 1000 Hari Pertama Kehidupannya adalah dengan Pelatihan Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) bagi petugas kesehatan sebagai promotor kesehatan kepada masyarakat.

“Tujuannya adalah untuk membekali tenaga kesehatan dengan pengetahuan, keterampilan dan alat bantu untuk mendukung ibu, ayah dan pengasuh dalam meningkatkan praktik pemberian makan kepada bayi dan anak serta ibu hamil serta optimal yang difokuskan pada pemantauan pertumbuhan, pemberian ASI, Pemberian Makanan Pendamping ASI, pemberian makan pada ibu, bayi dan anak berbasis masyarakat,” tutur Kadis Kesehatan.

Informasi yang utuh ini dianggap penting untuk disampaikan kepada kader posyandu sebagai sumber daya potensial yang langsung berhubungan dengan sasaran PMBA. Tenaga kesehatan sebagai fasilitator PMBA perlu dibekali informasi menyeluruh dan utuh tentang 1000 hari pertama kehidupan sehingga mampu menyampaikan kembali kepada konselor PMBA di tingkat posyandu.

Selain itu, Kadis Kesehatan juga mengungkapkan perlunya peran serta pemerintah desa terkait rendahnya cakupan kunjungan posyandu, baik kunjungan ibu hamil maupun kunjungan balita. (Elsi-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam membuka secara resmi Audit Kasus Stunting dan Kukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Wakil Bupati, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng, Sekda, Ketua Tim Penggerak TP-PKK, Staf Ahli Bupati, dan undangan lainnya, Rabu, (20/04/2022).

Dalam sambutan Bupati sangat mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan ini guna mengevaluasi hasil tindaklanjut program kerja penurunan stunting yang bertujuan memberikan rekomendasi bagi tindakan hingga penanganan yang tepat kasus stunting sehingga mencegah adanya diagnostik berlebihan.

Audit stunting ini dilakukan dalam rangka implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

“Saya berharap para tim audit dapat menyelesaikan masalah-masalah yang di temukan dalam proses penurunan stunting serta dapat merumuskan program kerja yang tepat sehingga percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan benar-benar berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” ucap Bupati.

Lanjutnya, untuk mencapai hasil yang optimal dibutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk menyukseskan percepatan penurunan stunting di Indonesia lebih khusus di Banggai Kepulauan.

“Saya berharap kepada tim percepatan penurunan stunting yang baru saja di kukuhkan agar serius menjalankan tugas dan tanggungjawab yang telah di amanatkan oleh Daerah dengan selalu berkoordinasi dan membantu Pemerintah Daerah untuk bersama-sama melaksanakan proses demi proses,” harap Bupati.

Selain itu, Bupati memberikan ucapan selamat kepada tim yang telah dikukuhkan “Saya ucapkan sekali lagi selamat kepada tim percepatan penurunan stunting yang baru saja di kukuhkan semoga saudara-saudara dapat membantu kerja Pemerintah dalam penurunan angka stunting dengan cepat dan tepat,” tutur Bupati. (Decky-KOMINFO)

Susunan Tim Percepatan Penurunan Stunting 2022