Pos

Salangano, BanggaiKep.go.id – Upaya pencegahan penyebaran covid-19 diwilayah Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan, Pemerintah Desa, Polsek Totikum bersama Tim Relawan covid-19 Desa Salangano melakukan penyemprotan Disinfektan. Kamis, (14/05/2020).

Dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19, Pemerintah bersama Tim Relawan covid-19 Desa Salangano terus melaksanakan upaya pencegahan dengan cara melakukan penyemprotan Disinfektan di tempat umum dan rumah-rumah masyarakat.

Penyemprotan disinfektan dilakukan di tempat-tempat umum seperti Mesjid, Perkantoran Desa dan Sekolah.

Musriadi Achmad selaku Kepala desa Salangano sekaligus menjadi Ketua Tim relawan covid-19 menyampaikan bahwa “Pelaksanaan penyemprotan Disinfektan ini sudah yang kedua kalinya guna bertujuan agar dengan salah satu cara tersebut kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona di daerah Kabupaten Banggai Kepulauan terutama Desa Salangano Kecamatan Totikum”.

“Penyemprotan Disinfektan adalah salah satu pencegahan penyebaran virus, namun sebagai masyarakat kita juga bisa melakukan pencegahan dengan banyak cara seperti, tetap menjaga Kesehatan selalu menjaga Kebersihan, sering-sering cuci tangan dan masi banyak cara-cara yang sudah dihimbaukan Pemerintah”, jelas Musriadi.

“Kami selaku Pemerintah dan seluruh masyarakat Desa Salangano berharap agar kiranya penyebaran virus tesebut akan segra berlalau dan Negarah ini bisa pulih”, harap Musriadi. (ViktorKominfo)

Abason, BanggaiKep.go.id – Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Banggai Kepulauan Kepulauan (BanggaiKep) membantu Pemerintah dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Desa Abason Kecamatan Totikum Kab. Banggai Kepulauan.

Pembagian paket sembako bagi masyarakat Desa Abason oleh Guru Garis Depan Kab.BanggaiKep merupakan ungkapan kepedulian dan perhatian bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan dalam mememuhi kebutuhan pokok dalam situasi pandemi Covid-19.

Akbar, S.Pd, Gr saat dihubungi Jurnalis DisKominfo Banggaikep pada Rabu, (13/5/2020) memberikan penjelasan bahwa pembagian sembako oleh Guru Garis Depan Kab. Banggai Kepulauan kepada masyarakat Desa Abason Kec.Totikum adalah donasi peduli kemanusian yang bersumber dari donasi seluruh Guru Garis Depan yang merupakan ASN yang ditempatkan di beberapa SD dan SMP di wilayah Kab.Banggai Kepulauan.

“Kami sebanyak 97 orang tetapi 1 orang sudah meninggal beberapa hari lalu”, ungkap Akbar.

Pembagian sembako bagi masyarakat Desa Abason oleh Andi Nurhasanah yang merupakan Guru Garis Depan (GGD) bertugas di Desa Abason, pembagian sembako bagi masyarakat didampingi oleh Pemerintah Desa Abason.

Akbar pun menjelaskan “Sebab kehadiran kami sebagai GGD di Kabupaten Banggai Kepulauan bukan saja hanya untuk mengabdi dalam bidang pendidikan guna mencerdaskan anak bangsa tetapi kami pun dalam pembekalan dan pelatihan serta pendidikan khusus sebagai GGD diminta untuk dapat peduli dengan berbagai situasi yang membutuhkan bantuan dan perhatian khusus dalam upaya meringankan beban masyarakat dan kesulitan masyarakat”.(AmosKominfo)

 

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam melakukan rapat kerja bersama Sekertaris Daerah dan Kepala OPD se-Kabupaten Banggai Kepulauan di Kantor Bupati Banggai Kepulauan terikat penyampaian hasil VidCon bersama KPK dan pelaporan anggaran penanganan Covid-19 di Banggai Kepulauan, Jumat, (08/05/2020).

Bupati Rais Adam menyampaikan, “Ada beberapa hal yang sifatnya sangat penting dan perlu disampaikan kepada kita semua. Makanya alamat surat ditujukan kepada seluruh kepala OPD.”

“Yang pertama saya ingin menyampaikan hasil VidCon kemarin pada hari Rabu, 06 Mei 2020 dengan KPK antara lain adalah mengenai pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan pandemi. Oleh KPK, pengadaan barang dan jasa untuk satuan tugas berkaitan dengan satgas cukup melalui panitia. Kedua, laporan harta kekayaan penyelenggara negara dan situasi darurat Indonesia,” sambung Rais.

“Kita harus sepakati bersama bahwa pemerintah yang berhak menetapkan situasi darurat, yakni situasi darurat militer maupun situasi darurat sipil. Seperti yang kita alami saat ini adalah situasi darurat sipil, dan ini dirasakan satu Negara Indonesia bukan hanya diwilayah kita saja. Oleh karena itu, kita sebagai pemerintah harus berani dan tidak perlu takut dan malu menyampaikan kondisi saat ini karena itu sudah menjadi tugas pokok kita sebagai pemerintah,” jelas Rais.

“Sekali lagi, saya ingatkan kepada kita semua bahwa Corona Virus ini tidak main-main dan dalam penanganannya pun kita tidak boleh main-main. Kita ini yang terbagi dalam beberapa dinas memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing, maka silahkan mainkan peran itu dalam hal ini memainkan peran yang positif agar masyarakat juga tidak panik dan takut dalam situasi ini,” lanjut Bupati.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati berharap “Saya sebagai pemerintah daerah Banggai Kepulauan berharap semoga kita semua ini selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa dan terhindar dari dampak terburuk dari pandemi ini. Mari sama-sama kita bersatu melawan Covid-19 ini, demi terwujudnya Bangkep yang sehat dan sejahtera,” tutup Bupati.

Selanjutnya, dalam kesempatan ini juga Sektetari Daerah Rusli Moidady, ST., MT juga menyampaikan, “Sesering mungkin Pak Camat di tiap-tiap kecamatan memberikan himbauan kepada para kepala-kepala desa untuk terus memantau masyarakatnya, dalam hal ini menjauhi kerumunan dimana saja mengingat kita sedang berada di situasi darurat sipil ini.”

“Jika masih ada masyarakat yang beraktifitas diluar rumah diatas jam 10 malam, maka perlu kiranya pemerintah desa maupun kecamatan melakukan pendekatan-pendekatan agar masyarakat bisa lebih paham dan patuh dalam menyikapi situasi darurat ini,” sambung Sekda. (TrisKominfo).

Salakan, Banggaike.go.id – Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banggai Kepulauan peduli kepada masyarakat terdampak Covid-19 melaksanakan bakti sosial di dua kecamatan, Kamis(07/05/2020).

Sebagai organisasi yang beranggotakan Istri ASN dan ASN Perempuan lingkup Pemerintah Kab. Banggaikep, merasa ini sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat awam yang terdampak Covid-19 serta bertujuan untuk meringkatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan bakti sosial ini berupa pembagian sembako gratis dan edukasi pencegahan Covid-19 yang dilaksanakan di dua kecamatan yaitu Kecamatan Bulagi Utara Desa Sabang dan Kecamatan Tinangkung Desa Kautu Kawalu.

Selain memberi bantuan sembako, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banggai Kepulauan oleh Wakil Ketua Ny. Yoritha Kondrad menghimbau masyarakat Kawalu untuk bersama-sama mencegah Covid-19.

“Untuk melawan pandemi Covid-19, kita perlu melakukan 5 langkah anjuran pemerintah yaitu cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas, tetap tinggal dirumah, jaga jarak, hindari kerumunan, dan selalu gunakan masker ketika keluar rumah,” ujarnya.

“Kalaupun ke kebun pulang langsung dirumah dan cuci tangan, selalu memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, jangan panik atau takut tapi tetap semangat dengan satu tekat lawan Covid. Insya Allah kita semua akan selamat. Aamiin,” tutup Yoritha. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bertempat di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Ruang Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Juru Bicara perkembangan kasus Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten BanggaiKep yang disampaikan oleh Arabia Tamrin, SKM melalui keterangan Pers, Kamis (07/05/2020).

Jubir Arabia menjelaskan, “Sesuai data yang masuk ke covid center hari ini tidak ada tambahan kasus baru ODP (Orang Dalam Pantauan) maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” ujarnya.

“Selanjutnya sesuai dengan hasil pemeriksaan Laboratorium Covid-19 yang dilakukan oleh Laboratorium Biologi Molekulerm, UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah tertanggal 06 Mei 2020 menyatakan bahwa dari 4 (empat) sampel yang di kirim ke Laboratorium kesehatan Provinsi untuk 2 (dua) yang terduga Covid-19 yang telah dilakukan pemeriksaan RT Pc Art di dapatkan hasil adalah sebagai berikut : OTG (Orang Tanpa Gejala) Wilayah Kecamatan Totikum terkonfirmasi Covid-19 dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) Kecamatan Tinangkung Utara di nyatakan Negatif,” jelas Arabia.

Arabia juga menambahkan, “Untuk pengambilan sampel Swab yang telah di lakukan Tim Dokter dari Rumah Sakit Trikora Salakan, dilaksanakan sebanyak 2 kali berturut-turut pada masing-masing orang. Yakni di aksanakan pada tanggal 2 Mei 2020 dan 3 Mei 2020 sesuai dengan Prosedur yang ada,”.

“Oleh karena itu sampel yang di periksa sebanyak 4 sampel untuk 2 orang terduga Covid dan 1 di antaranya di nyatakan Positif,” jelas Jubir.

Sesuai dengan hasil penelusuran Tim Gugus Kecamatan dan Kabupaten terdapat 6 orang kontak erat dinyatakan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG), sehingga pada hari ini sesuai dengan data yang ada terdapat tambahan kasus OTG (Orang Tanpa Gejala) 6 orang.

Sehingga total OTG di Kabupaten Banggai Kepulauan berjumlah 7 orang 1 orang terkonfirmasi Positif dan 2 ODP sementara dalam pemantauan petugas kesehatan selanjutnya pasian dalam pengawasan sampai dengan hari ini 0 (nol).

Arabia juga menerangkan, “Perlu kami jelaskan mengenai Orang Tanpa Gejala (OTG) yang mempunyai kontak erat dengan kasus terkonfirmasi posistif di mana mereka yang telah punya kontak secara fisik kasus posistif, yang berada di dalam ruangan atau berkunjung dalam radius 1 meter”.

“Dan penelusuran akan tetap di lakukan secara terus menerus dalam mengembangkan pencarian dan selanjutnya dilakukan karantina untuk membatasi penyebaran Covid-19,” lanjut jubir.

Oleh karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan  kepada melalui Jubir menghimbau seluruh lapisan masyarakat yang merasa pernah kontak dengan kasus positif dimanapun dan kapanpun harap segera melapor ke gugus tugas yang telah dibentuk baik di tingkat desa, kecamatan maupun Kabupaten.

Pemda meminta kepada masyarakat untuk tidak resah dan tidak menyebarkan informasi yang salah. Pemerintah akan berusaha untuk memerangi wabah ini bersama seluruh elemen masyarakat.

Perlunya untuk selalu ikuti dan patuhi himbauan pemerintah antara lain tetap tinggal di rumah jika tidak berkepentingan, jaga jarak dengan orang sekitar, pakai masker bila harus keluar rumah, cuci tangan sebelum dan sesudah melaksanakan aktifitas, berperilaku hidup bersih dan sehat.

Selanjutnya informasi yang diterima harus diyakini dari sumber informasi yang dapat di pertanggung jawabkan.

“Salam sehat Bangkep Bersatu Cegah Covid-19″ kata penutup Jubir setiap akhiri laporan pers. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 7 Mei 2020 jam 14.00 Wita.

Bahwa terlapor ada tambahan kasus baru OTG berjumlah 6 OTG dan 1 OTG terkonfirmasi positif.

Sehingga data covid-19 update hari ini (Kamis, 7 Mei 2020) yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien,OTG 6 orang dan 1 OTG terkonfirmasi Positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.185 orang.

Terimakasih.🙏Salam Sehat

Atas nama Pemerintah Daerah Kab. BanggaiKep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kab. Banggai Kepulauan update 6 Mei 2020 jam 14.00 bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru ODP,PDP,dan OTG.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien,OTG 1 orang.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.119 orang.

Terimakasih.🙏 Salam Sehat

Atas nama Pemerintah Daerah Kab. BanggaiKep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran Pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk keluar dari pandemi ini.🙏 aamiin😇
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM (ElsiKominfo)

Tatendeng, BanggaiKep.go.id – Kepala Desa Tatendeng Jamsens Kodongus gelar rapat bersama jajarannya guna membahas langkah-langkah selanjutnya dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai Corona Virus Desianse 2019 (Covid-19) di Desa Tatendeng Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Rapat dilaksanakan di Balai Desa Tatendeng dan dihadiri oleh Ketua BPD Tatendeng Ewin Sinande bersama anggota BPD, Sekdes, Kasie, Kaur, Kadus, RW serta pengurus lembaga kemasyarakatan lainnya dilingkungan Pemerintah Desa Tatendeng, Kamis, (30/4/2020).

Rapat tersebut dipimpin Kepala Desa Tatendeng Yansens Kodongus dalam rapat dibahas bagaimana upaya dan langkah-langkah yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai Virus Corona atau Covid-19.

Adapun yang menjadi keputusan rapat yakni memaksimalkan kinerja Tim Relawan Covid-19 Tingkat Desa, Mensosialisasikan kepada masyarakat untuk berjuang dan bergerak bersama serta mematuhi himbauan Pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19, melakukan penyemprotan disinfektan berkoordinasi dengan tenaga medis yang ada didesa, serta memantau kedatangan anggota keluarga masyarakat desa Tatendeng yang dari luar daerah serta memastikan keberadaan mereka selama menjalani karantina mandiri. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menggelar rapat kerja di ruang kerja Bupati BanggaiKep, Selasa, (05/04/2020).

Mengawali rapat kerja evaluasi, Bupati menyampaikan, “Hari sabtu kemarin, kita sudah mengambil sampel melalui tes swap dua orang ODP yaitu dari kecamatan Tinangkung Utara dan Totikum, Sampel ini akan dibawah di lab kesehatan Palu, informasi terakhir kita masih menunggu karena harus cukup 15 sampel baru bisa dilakukan pemeriksaan.”

Lanjut Bupati, “Banyak pengamatan antara lain masalah disiplin khusus yang kita rasakan baik disiplin internal maupun disiplin eksternal khususnya penggunaan masker, Alhamdulillah sebagian besar dari kita sudah rutin menggunakan masker saat di kantor, apalagi di tengah-tengah masyarakat sana yang saya ketahui sudah banyak pembagian masker-masker gratis baik dari pemerintah resmi maupun dari organisasi lain.”

Dalam pembahasan ini juga, Plt Kadis Dinsos Paisal Pahil Muhammad menjelaskan tentang penerima bantuan sosial, “Terkait Dinas Sosial, perlu diketahui bahwa sumber bantuan yang dari pusat ada tiga, Yang pertama Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sembako Murni atau yang dulu disebut BPMD jumlahnya dua ratus ribu per bulan per KK, dan yang terakhir  Bantuan Sosial Tunai (BST) terkait penanganan Covid-19 yang jumlahnya enam ratus ribu per bulan selama tiga bulan.”

“Yang berikutnya untuk yang bantuan PKH sembako oleh Dinsos sudah disalurkan melalui bank Mandiri. Bantuan Sosial BST perlu saya laporkan bahwa jumlah penerima yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat ini tidak bisa kita tambah maupun dikurangi lagi angkanya untuk Banggai Kepulauan 4.915 KK dengan sumber datanya dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau non DTKS yang bukan penerima PKH maupun Sembako Murni hasil verifikasi dan validasi data yang sudah dilakukan ditingkat desa maupun kelurahan,” sambung Paisal.

Selanjutnya Paisal juga menambahkan, “Berikutnya untuk bantuan yang bersumber dari Provinsi perlu kami laporkan bahwa bantuan beras ini sejumlah 10 kilogram per KK selama dua bulan yaitu April dan Mei. Untuk jumlah penerima bantuan ini diluar dari penerima PKH dan Sembako yaitu 6.500 KK dengan sumber data dari DTKS dan non DTKS yang bukan penerima PKH dan Sembako. Bantuan ini sudah siap di Bulog Luwuk sebanyak 65 ton per bulannya siap didistribusikan.”

Turut hadir pula Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas KOPERINDAG, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Dukcapil, Kalak BPBD, Camat se- Kab.BanggaiKep dan Kordinator Pendamping Desa Kabupaten Banggai Kepulauan. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Tengah dilakukan dengan Video Conference (VidCon) di ruang kerja Bupati Banggai Kepulauan, Senin, (27/04/2020).

Kegiatan ini diawali dengan penjelasan dari Menteri Dalam Negeri mengenai perkembangan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19, “Berdasarkan hasil-hasil kajian yang kerap dilakukan oleh Kementerian Keuangan, Pemerintah menyiapkan dua skenario, skenario berat dan skenario sangat berat”, kata Prof. Tito Karnavian.

“Skenario berat dipilih apabila pandemi Covid-19 ini berlansung sekitar 9 bulan. Tanggap penanganan Covid-19 berjalan efektif tetapi mengalami keterlambatan. Seluruh aktivitas ekonomi mengalami kelemahan termasuk terjadi gangguan di aset wilayah kerja,” jelas Tito.

Lanjut Menteri Dalam Negeri RI, “Skenario sangat berat dipilih apabila masalah Covid – 19 semakin parah dan memberi dampak sepanjang tahun 2020. Berdampak memburukkan kondisi pasar dan tenaga kerja  yang berdampak langsung seperti industri manufaktur dan pariwisata”, tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulteng H. Longki Djanggola menyampaikan “Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018-2021 telah memasuki hasil pengorganisasi, dimana tahun 2021 adalah tahun transisi. Dalam periode tersebut telah banyak kemajuan yang telah kita capai bersama serta masih banyak pula tantangan dan masalah yang perlu kita selesaikan,” kata Gubernur.

“Selanjutnya dalam menghadapi kegiatan Musrenbang ini, saya mengharapkan perhatian saudara-saudara agar kita fokus pada hal-hal sebagai antara lain agar forum musrenbang ini dapat menghasilkan usulan-usulan skala prioritas program yang akan dibiayai APBD Provinsi skala Nasoinal tahun 2021 dan diharapkan agar forum musrenbang ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan mencapai sinergitas antara kegiatan OPD Kabupaten/Kota dan OPD Provinsi,” harap Longki.

Nampak hadir dalam Vidcon Sekda BanggaiKep, Ketua DPR Sulteng, Kepala Bappeda Sulteng, Kepala OPD se – Kabupaten BanggaiKep. (TrisKominfo)