Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mendorong penguatan budaya literasi di tengah masyarakat melalui kegiatan Semarak Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2026, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri dan ditutup secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Tommy B. Luasusun, yang mewakili Bupati Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Tommy menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca tidak seharusnya dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya membaca dalam meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kualitas sumber daya manusia.

“Budaya membaca menjadi semakin penting. Membaca mengajarkan kita untuk tidak hanya tahu, tetapi juga memahami. Tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu berpikir dan memilih informasi yang benar,” ujar Tommy dalam sambutannya.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi melalui telepon genggam maupun media sosial harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memahami serta memilah informasi secara tepat.

Ia juga menekankan bahwa perpustakaan saat ini harus terus berkembang dan tidak hanya dipandang sebagai tempat menyimpan buku. Perpustakaan diharapkan menjadi ruang belajar, ruang bertemu, ruang berkreasi, serta ruang tumbuh bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda.

“Saya ingin anak-anak Banggai Kepulauan menjadikan perpustakaan sebagai salah satu tempat yang menyenangkan untuk belajar,” katanya.

Tommy juga mengajak para pelajar dan generasi muda untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari proses meraih cita-cita.

Menurutnya, apa pun profesi yang ingin dicapai, baik dokter, guru, pengusaha, petani, nelayan, ASN, seniman, maupun penulis, semuanya membutuhkan pengetahuan yang dapat diperoleh melalui proses belajar dan membaca.

“Kalau ingin menjadi dokter, bacalah. Kalau ingin menjadi guru, bacalah. Kalau ingin menjadi pengusaha, petani, nelayan, ASN, seniman, penulis, atau profesi apa pun yang dicita-citakan, semuanya membutuhkan pengetahuan. Dan salah satu jalan untuk mendapatkan pengetahuan itu adalah membaca,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat.

Karena itu, semangat membaca diharapkan tidak hanya hadir pada momentum Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca, tetapi dapat terus diterapkan di sekolah, keluarga, desa, tempat kerja, dan lingkungan masyarakat.

Tommy juga mengajak para orang tua untuk membiasakan anak-anak membaca sejak dari rumah. Menurutnya, kegiatan membaca dapat dimulai dari berbagai jenis bacaan yang sesuai dengan usia anak, seperti cerita, pengetahuan tentang alam, sejarah daerah, hingga budaya Banggai Kepulauan.

Kepada anak-anak dan generasi muda, ia berpesan agar tidak takut memiliki cita-cita dan mimpi besar. Namun, mimpi tersebut harus diiringi dengan kemauan untuk terus belajar.

“Jangan takut bermimpi besar. Tetapi ingat, mimpi besar harus diikuti dengan kemauan untuk belajar. Dan membaca adalah salah satu cara terbaik untuk terus belajar,” pesannya.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, Banggai Kepulauan dapat terus membangun masyarakat yang gemar membaca, kaya pengetahuan, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Semoga Semarak Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi dan melahirkan generasi Banggai Kepulauan yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (Decky-KOMINFO)