Salakan, BanggaiKep.go.id – Suasana pagi di Taman Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan terasa berbeda pada Sabtu (19/9/2026). Masyarakat memadati kawasan tersebut dalam rangka pembukaan Car Free Day (CFD) yang secara resmi dibuka oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT.,AIFO, pada pukul 06.00 WITA.

Kegiatan Car Free Day ini menjadi salah satu upaya menghadirkan ruang publik yang sehat, aktif, dan ramah bagi masyarakat. Selain menjadi sarana berolahraga dan menjaga kebugaran, CFD diharapkan dapat menjadi ruang interaksi sosial sekaligus membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Rusli Moidady hadir bersama Ibu selaku Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan. Turut hadir Wakil Bupati Banggai Kepulauan bersama Ibu, Perwira Penghubung 1308 LB, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pembukaan CFD ditandai dengan aktivitas olahraga bersama yang diikuti jajaran pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan membuat kawasan Taman Kota Salakan menjadi lebih hidup dan penuh semangat kebersamaan.

Bupati Rusli Moidady menyampaikan bahwa pelaksanaan Car Free Day tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat serta menyediakan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara positif.

Menurutnya, ruang publik seperti Taman Kota Salakan perlu terus dihidupkan dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama kegiatan yang mendorong aktivitas fisik, kebersamaan, dan interaksi sosial.

“Car Free Day ini kita harapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk berolahraga, bersilaturahmi, sekaligus menikmati suasana kota dengan lebih nyaman dan sehat,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan fasilitas umum yang tersedia sehingga keberadaan CFD dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Dengan dibukanya Car Free Day di Salakan, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda yang dinantikan masyarakat setiap pekan serta menjadi bagian dari gerakan membangun pola hidup sehat dan lingkungan perkotaan yang semakin aktif.

Dari Salakan, bergerak bersama, hidup lebih sehat, dan membangun kebersamaan. (IKP-KOMINFO)

Kambal, BanggaiKep.go.id — Di tengah krisis kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, Bupati Banggai Kepulauan bersama Perwira Penghubung turun langsung menemui masyarakat Desa Kambal, Kecamatan Bulagi, untuk melihat kondisi warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bersih, Sabtu (19/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam kunjungannya, Bupati tidak hanya menyalurkan bantuan air bersih kepada warga, tetapi juga berdialog secara langsung untuk mendengarkan kondisi serta kebutuhan masyarakat di tengah situasi kekeringan yang berlangsung.

Sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait kerusakan pompa air pada sumur Slobar, yang selama ini menjadi salah satu sumber pemenuhan kebutuhan air masyarakat. Kerusakan pompa tersebut membuat akses warga terhadap air semakin terbatas.

Mendengar langsung keluhan tersebut, Bupati menerima aspirasi warga dan mencatat kebutuhan perbaikan sarana pompa air sebagai bagian dari upaya mencari solusi terhadap persoalan ketersediaan air bersih di Desa Kambal.

Kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi langkah tanggap dalam menghadapi krisis air bersih, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan kebutuhan dasar warga mendapat perhatian dan penanganan yang tepat.

Bagi masyarakat Desa Kambal, bantuan pasokan air bersih tersebut menjadi sangat berarti di tengah kondisi kekeringan. Warga juga berharap persoalan kerusakan pompa air Sumur Slobar dapat segera ditindaklanjuti sehingga ketersediaan air bersih dapat kembali terpenuhi secara berkelanjutan. (Sumber: Prokopim/ IKP-KOMINFO

Pandaluk, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar penandatanganan nota kesepakatan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah, Sabtu, (19/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pandaluk, Kecamatan Bulagi Selatan, mulai pukul 13.00 WITA itu dirangkaikan dengan kunjungan kerja kedua balai teknis tersebut ke wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.
Penandatanganan nota kesepakatan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui unit pelaksana teknis di bidang sumber daya air, bangunan, prasarana, serta kawasan.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Banggai Kepulauan, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan, serta pimpinan dan jajaran BWS Sulawesi III dan BPBPK Sulawesi Tengah.
Sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut hadir. Hadir pula Camat Bulagi Selatan, Camat Bulagi, Camat Bulagi Utara, Kepala Desa Pandaluk bersama para kepala desa di wilayah terkait.

Masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga Desa Pandaluk turut menghadiri agenda penandatanganan nota kesepakatan dan kunjungan kerja.

Kehadiran BWS Sulawesi III dan BPBPK Sulawesi Tengah di wilayah tersebut diharapkan memperkuat koordinasi pembangunan infrastruktur antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah Banggai Kepulauan.

Kerja sama lintas instansi juga menjadi langkah untuk memastikan pembangunan prasarana dan kawasan berjalan lebih terarah serta sesuai dengan kebutuhan daerah dan masyarakat.

Dengan adanya nota kesepakatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama instansi teknis terkait diharapkan dapat membangun koordinasi yang lebih kuat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Roy-KOMINFO)

Pandaluk, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat untuk menjawab persoalan air bersih di wilayah Bulagi Bersaudara. Langkah itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah, Sabtu, (19/9/2026).

Penandatanganan berlangsung di Balai Desa Pandaluk, Kecamatan Bulagi Selatan, dan dirangkaikan dengan kunjungan kerja kedua balai teknis tersebut ke Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kerja sama tersebut secara khusus berkaitan dengan penyelenggaraan Unit Air Baku Paisulalomo dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Bulagi. Program ini diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah Bulagi Bersaudara.

Bupati Banggai Kepulauan berharap pembangunan Unit Air Baku Paisulalomo dan SPAM IKK Bulagi dapat menjadi jawaban atas persoalan krisis air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat.

Pembangunan infrastruktur air tersebut juga diarahkan untuk menghadirkan pelayanan air bersih yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Penandatanganan nota kesepakatan ini sekaligus mempertegas pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui unit pelaksana teknis di bidang sumber daya air, bangunan, prasarana, dan kawasan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, dukungan balai teknis pemerintah pusat menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Banggai Kepulauan, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Perwira Penghubung 1308, perwakilan Kapolres Banggai Kepulauan, Asisten Sekretariat Daerah, serta pimpinan dan jajaran BWS Sulawesi III dan BPBPK Sulawesi Tengah.

Sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut hadir. Hadir pula Camat Bulagi Selatan, Camat Bulagi, Camat Bulagi Utara, Kepala Desa Pandaluk bersama para kepala desa dari wilayah terkait.

Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Pandaluk juga hadir dalam agenda tersebut.

Kunjungan kerja BWS Sulawesi III dan BPBPK Sulawesi Tengah di Banggai Kepulauan diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama. Kehadiran dua balai teknis itu menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan daerah.

Dengan adanya kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pembangunan Unit Air Baku Paisulalomo dan SPAM IKK Bulagi dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Persoalan air bersih di wilayah Bulagi Bersaudara pun ditempatkan sebagai salah satu kebutuhan dasar yang membutuhkan kolaborasi lintas pemerintahan, mulai dari perencanaan, pembangunan infrastruktur, hingga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat. (Roy-KOMINFO)