Luwuk Banggai, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mulai menjajaki kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Luwuk dalam rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.
Koordinasi awal tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai. Pertemuan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, S.E., M.E., didampingi Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda dan Litbang, Fitriah Bidalo, S.Si., M.Si. Sabtu (26/9/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membahas rencana penempatan mahasiswa KKN Tematik di Banggai Kepulauan. Program tersebut diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan pembangunan daerah dengan kompetensi akademik mahasiswa.
Dari pihak Universitas Muhammadiyah Luwuk, pertemuan dihadiri Rektor Dr. Sutrisno K. Djawa, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dr. Kisman Karinda, S.Ag., M.Si., serta jajaran pimpinan fakultas.
Turut hadir Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Wahyudin Rahman, S.E., M.M.; Wakil Dekan II FISIP/Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Politik Maria Ulfa, S.I.Kom., M.I.Kom.; Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Moh. Gifari Sono, S.T., M.M., IPM., ASEAN Eng; Dekan Fakultas Hukum Mustating Dg. Maroa, S.H., M.H.; serta Dekan Fakultas Agama Islam Dr. Jumahir, S.Ag., M.Pd.
Pertemuan juga dihadiri Wakil Dekan I FKIP Dr. Muhammad Salahuddin, S.Pd., M.Pd.; Dekan Fakultas Pertanian Dr. Mustafa Abd Rahim, S.P., M.P.; Pj. Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Sulasmi Anggo, S.Farm.; Ketua LP3M Dr. Risno Mina, S.H., M.H.; serta Koordinator Pengabdian Masyarakat LP3M Unismuh Luwuk Erwin Nursin, S.Sos., M.Si.
KKN Tematik dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan akademik mahasiswa, tetapi juga sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diperlukan agar program yang nantinya dijalankan mahasiswa dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan di daerah.
Melalui koordinasi awal tersebut, Pemkab Banggai Kepulauan dan Universitas Muhammadiyah Luwuk membahas ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan melalui program KKN Tematik, termasuk keterlibatan lintas fakultas sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat dua arah: mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat, sementara pemerintah daerah dan masyarakat mendapatkan dukungan akademik dalam mendorong berbagai program pembangunan di tingkat desa. (Roy-KOMINFO)



