Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai menghadiri kegiatan penandatanganan prasasti Gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dirangkaikan dengan pembukaan Pameran Expo Kuliah Kerja Nyata Merdeka Belajar (KKN MB) Universitas Muhammadiyah Luwuk ke-XL serta kegiatan Kuliner Lokal Tradisional se-Kecamatan Liang, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan dihadiri Sekda, Rektor, Dekan, Unsur forkopimcam, Kepala OPD serta undangan lainya.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa penandatanganan prasasti Gedung BUMDes bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi penanda sejarah sekaligus bukti nyata pembangunan dan semangat kemandirian masyarakat desa.

Keberadaan BUMDes diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam mendorong desa mengelola potensi dan sumber daya yang dimiliki secara produktif. Gedung BUMDes diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas ekonomi desa, tempat tumbuhnya inovasi, kreativitas, dan pengembangan usaha masyarakat.

Karena itu, para kepala desa dan pengelola BUMDes didorong untuk terus meningkatkan kapasitas pengelolaan, mengembangkan usaha sesuai potensi masing-masing desa, serta membangun kemitraan yang lebih luas. Pengelolaan BUMDes harus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, pembukaan Expo KKN MB Universitas Muhammadiyah Luwuk ke-XL juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Banggai. Kegiatan KKN dinilai menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat sekaligus ruang untuk mengembangkan inovasi di tingkat desa.

Mahasiswa peserta KKN diharapkan tidak hanya melaksanakan program selama berada di desa, tetapi juga mampu menggali potensi lokal, menghadirkan inovasi, mendukung digitalisasi, membantu pengembangan UMKM dan BUMDes, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

“KKN harus menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, desa, dan masyarakat. Mahasiswa membawa ilmu dan gagasan, sementara masyarakat memiliki pengalaman, potensi, serta kearifan lokal. Jika semuanya dipadukan dengan baik, maka akan lahir berbagai inovasi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” demikian disampaikan dalam sambutan.

Selain itu, kegiatan Kuliner Lokal Tradisional se-Kecamatan Liang juga mendapat perhatian sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kuliner tradisional tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi merupakan bagian dari identitas, budaya, dan kekayaan daerah yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana memperkenalkan berbagai makanan tradisional khas Kecamatan Liang, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan kelompok usaha masyarakat.

Masyarakat juga diajak untuk memiliki kebanggaan terhadap produk lokal dengan mengolah, mengemas, mempromosikan, dan memasarkannya secara lebih luas. Dengan demikian, pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan desa, pelestarian budaya, serta pengembangan potensi lokal.

Seluruh masyarakat Kecamatan Liang diajak untuk terus menjaga semangat gotong royong, kebersamaan, dan kolaborasi. Sebab, keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Kepada para mahasiswa KKN MB Universitas Muhammadiyah Luwuk, disampaikan pesan agar selama berada di tengah masyarakat senantiasa menjaga nama baik almamater, menghormati adat dan budaya setempat, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta memberikan kontribusi terbaik sesuai ilmu dan kemampuan yang dimiliki.

Momentum penandatanganan prasasti Gedung BUMDes, Expo KKN MB, dan Kuliner Lokal Tradisional ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan desa yang mandiri, masyarakat yang sejahtera, serta pembangunan daerah yang semakin maju dan berdaya saing. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Masjid Desa Abason Kecamatan Totikum, Senin (24/8/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani akhlak, perjuangan, dan nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan.

Kehadiran Sekda Muh. Aris Susanto dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terhadap kegiatan keagamaan serta upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, dapat terus meneladani akhlak Rasulullah SAW dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,”.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW turut dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta masyarakat Desa Abason.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan tausiah sebagai penguatan nilai-nilai keagamaan serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyambut kepulangan peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 sekaligus mengukuhkan Pramuka Garuda. Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Banggai Kepulauan, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Mabicab dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banggai Kepulauan, para Ketua Kwartir Ranting (Kwarran), pembina, orang tua peserta, serta para peserta Jamnas XII Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Rusli Moidady menyampaikan rasa syukur karena seluruh peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 dapat kembali ke Banggai Kepulauan dalam keadaan sehat dan selamat.

“Atas nama Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Banggai Kepulauan, saya mengucapkan selamat datang kembali. Terima kasih atas semangat, kedisiplinan, dan perjuangan adik-adik yang telah membawa nama baik Kabupaten Banggai Kepulauan di tingkat nasional,” ujar Rusli.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Jambore Nasional merupakan pengalaman berharga bagi para peserta untuk meningkatkan wawasan, membangun persaudaraan, serta membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan mandiri.

Momentum tersebut juga semakin istimewa dengan dilaksanakannya pengukuhan Pramuka Garuda. Rusli menegaskan, predikat Pramuka Garuda bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga merupakan amanah dan tanggung jawab untuk menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya.

Ia berharap para Pramuka Garuda senantiasa menjaga semangat kepramukaan, mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, berprestasi, cinta tanah air, peduli terhadap lingkungan, dan mampu menjadi agen pembangunan bagi Banggai Kepulauan maupun Indonesia.

“Jadikan pengalaman dan pencapaian ini sebagai awal untuk terus berkarya dan mengabdi,” pesannya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pembina serta orang tua yang selama ini memberikan dukungan dan pembinaan kepada para peserta, sehingga mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.

Di akhir sambutannya, Rusli Moidady kembali mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Jamnas XII Tahun 2026 dan selamat atas pengukuhan sebagai Pramuka Garuda.

“Teruslah berkarya, berprestasi, dan mengabdi. Jadilah generasi muda yang membawa kebanggaan bagi keluarga, Gerakan Pramuka, dan Kabupaten Banggai Kepulauan,” tuturnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengikuti Apel Siaga Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Mako Polres Banggai Kepulauan, Senin (24/08/2026).

Apel tersebut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta stakeholder terkait sebagai bentuk kesiapsiagaan dan sinergi dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Melalui apel siaga ini, seluruh personel diharapkan senantiasa siap menghadapi potensi bencana serta memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut mengusung semangat “Siap, Solid, Berhasil” sebagai komitmen bersama dalam mewujudkan penanggulangan Karhutla yang efektif di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady menegaskan pentingnya integritas, disiplin, tanggung jawab, serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Apel Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (24/8/2026).

Dalam arahannya, Bupati Rusli Moidady mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan merupakan sebuah amanah dan tanggung jawab, bukan sekadar prestise maupun kebanggaan.

“Jabatan itu adalah kepercayaan dan tanggung jawab. Makin tinggi jabatan kita, makin besar tanggung jawab kita. Jangan dijadikan jabatan sebagai prestise atau kebanggaan, karena jabatan itu menanggung tanggung jawab,” tegasnya.

Bupati mengajak seluruh pejabat dan ASN untuk senantiasa bersyukur atas amanah yang diberikan serta menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

Menurutnya, setiap jabatan yang dipercayakan harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan hasil kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kabupaten Banggai Kepulauan. Ia menyebut, terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian serius, khususnya terkait sistem pengendalian internal dan tata kelola pemerintahan.

“Kita harus menjadikan ini sebagai warning bagi kita semuanya. Ada masalah yang harus segera kita respons dan kita selesaikan. Ada hal-hal yang nampak sebagai penyimpangan yang harus kita perbaiki,” ujarnya.

Bupati menekankan agar seluruh OPD mematuhi ketentuan dan prosedur dalam proses perencanaan serta penganggaran daerah. Setiap tahapan, termasuk penyusunan KUA-PPAS dan APBD, harus dilaksanakan tepat waktu dan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Menurutnya, ketepatan waktu dalam penginputan dokumen ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) menjadi hal penting karena seluruh proses tersebut dapat dipantau oleh lembaga terkait.

“Jangan lagi ada yang tidak mengikuti ketentuan dan prosedur yang sudah ditetapkan. Kalau diberi waktu sekian, harus ditepati. Jangan mencari jalan lain di luar prosedur yang sudah ditentukan,” tegasnya.

Bupati juga meminta seluruh kepala OPD meningkatkan pengawasan terhadap disiplin pegawai. Ia menyoroti masih adanya pegawai yang hanya datang untuk melakukan absensi kemudian meninggalkan kantor tanpa menjalankan tugas secara optimal.

“Kalau ini terjadi, bukan hanya anak buah yang kena. Pejabatnya juga kena karena ada pembiaran. Jadi kita harus tegas,” katanya.

Ia bahkan mengajak dirinya sendiri untuk melakukan evaluasi dan koreksi terhadap pelaksanaan tugas pemerintahan.

“Saya juga koreksi diri saya, evaluasi diri saya. Mungkin saya yang kurang tegas. Karena itu mari kita bekerja dengan hati,” ucapnya.

Bupati mengingatkan seluruh ASN untuk membandingkan antara hak yang telah diterima dari negara dan daerah dengan kewajiban serta kontribusi yang telah diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, menjadi ASN merupakan pilihan sadar untuk mengabdi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati juga menyoroti tingginya proporsi belanja pegawai dalam struktur keuangan daerah. Karena itu, efisiensi dan optimalisasi belanja menjadi hal yang harus dilakukan bersama.

“Di samping kita mendorong agar PAD kita meningkat, kita juga harus mengoptimalkan belanja-belanja yang ada saat ini. Dalam kondisi efisiensi, kita maksimalkan,” jelasnya.

Ia memberikan contoh agar perjalanan dinas maupun kegiatan kedinasan dapat direncanakan secara efektif sehingga tidak terjadi pemborosan anggaran.

Bupati juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar kemampuan fiskal daerah semakin kuat dan beban belanja pegawai terhadap APBD dapat ditekan.

Selanjutnya, Bupati meminta seluruh OPD melakukan inventarisasi dan penataan aset daerah secara serius.

Setiap aset yang berada di masing-masing perangkat daerah harus didata dan ditelusuri keberadaannya, termasuk aset yang mengalami permasalahan administrasi maupun belum terselesaikan dalam waktu yang cukup lama.

Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan akan berkoordinasi dengan Kejaksaan melalui kerja sama yang diharapkan dapat membantu penyelesaian berbagai persoalan aset daerah.

“Kalau ada masalah jangan kita lari dari masalah. Kita ini dihadirkan karena ada permasalahan yang harus kita selesaikan. Kalau dibiarkan, masalah itu akan semakin berat dan semakin sulit,” katanya.

Ia menegaskan bahwa semangat aparatur pemerintah harus berorientasi pada pencarian solusi dan penyelesaian masalah.

Hal lain yang menjadi perhatian Bupati adalah kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh ASN yang bertugas pada unit pelayanan agar memberikan pelayanan yang cepat, ramah, informatif, dan tidak berbelit-belit.

“Jangan dipersulit yang mudah. Kalau masyarakat datang, jangan dibiarkan berjalan seperti orang bingung. Sambut, tanya, ‘Ada yang bisa saya bantu?’,” tegasnya.

Bupati mengibaratkan pelayanan pemerintah seperti pelayanan di rumah makan, di mana masyarakat yang datang harus segera disambut dan diarahkan sesuai kebutuhannya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada praktik pungutan atau permintaan imbalan dalam pelayanan publik.

“Kalau mau mengurus sesuatu harus ada sesuatu, kalau tidak ada sesuatu kemudian diperlama, diputar-putar dan sebagainya, ini juga sudah terpantau,” ungkapnya.

Menurutnya, pelayanan publik merupakan bagian penting dari pengabdian ASN kepada masyarakat.

“Kebaikan yang kita lakukan kepada orang lain sesungguhnya bukan hanya untuk orang lain, tetapi juga untuk diri kita sendiri. Ada kebahagiaan ketika kita bisa membantu dan menyelesaikan permasalahan orang lain,” tuturnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga kekompakan dan memanfaatkan waktu kerja secara produktif. Ia menyoroti penggunaan fasilitas internet kantor yang tidak berkaitan dengan pekerjaan, seperti bermain gim dan mengakses media sosial secara berlebihan selama jam kerja.

Ia meminta kepala OPD membagi tugas secara jelas kepada seluruh pegawai sehingga setiap ASN memiliki tanggung jawab dan target pekerjaan yang terukur.

“Kalau tugas sudah dibagi habis, kepala OPD tinggal mengarahkan, melakukan konsultasi dan memastikan semuanya berjalan,” ujarnya.

Bupati juga mendorong penerapan e-Kinerja BKN secara maksimal agar kinerja setiap ASN dapat tercatat dan terukur secara objektif.

Menurutnya, penerapan sistem tersebut diharapkan mampu memberikan apresiasi kepada ASN yang memiliki kinerja baik sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pegawai yang belum memenuhi target kinerja.

Pada bagian akhir arahannya, Bupati Rusli Moidady menekankan pentingnya akurasi dan pembaruan data pada setiap OPD.

Ia meminta seluruh perangkat daerah tidak sekadar melakukan copy paste data lama, tetapi memastikan data yang disampaikan benar-benar menggambarkan kondisi terkini di lapangan.

“Ketika data yang kita sampaikan benar, maka perencanaan dan pengambilan keputusan akan benar. Kalau data yang kita sajikan salah, maka pengambilan keputusan juga akan salah,” jelasnya.

Selain akurasi, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga kerahasiaan data internal pemerintah dan tidak menyebarluaskannya kepada pihak yang tidak berkepentingan.

Ia mengajak seluruh jajaran Pemkab Banggai Kepulauan menjaga kekompakan, menghindari konflik internal, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan sesama.

“Jangan saling menjatuhkan. Siapa yang menabur angin, dia akan menuai badai. Apa yang kita perbuat, itu juga yang akan kita pertanggung jawabkan,” pesannya.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh ASN menjadikan tugas pemerintahan sebagai bentuk pengabdian yang dilaksanakan dengan hati, disiplin, integritas, dan semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Banggai Kepulauan. (Decky–Kominfo)

Mata, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus menunjukkan komitmen dalam memastikan keamanan dan kesehatan anak-anak penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada Sabtu (22/8/2026), Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey bersama perwakilan DPRD dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan kunjungan langsung ke Desa Mata Kecamatan Totikum Selatan.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi anak-anak yang sebelumnya terdampak dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program MBG benar-benar telah pulih dan berada dalam kondisi aman.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan pemerintah daerah berinteraksi dan memantau secara langsung kondisi anak-anak serta memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik. Kehadiran pemerintah daerah juga menjadi bentuk perhatian sekaligus respons cepat terhadap kondisi yang dialami masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat program MBG.

Wakil Bupati Serfi menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan anak menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Setiap kejadian yang berkaitan dengan penyediaan makanan bagi anak harus ditangani secara serius, mulai dari kondisi penerima manfaat hingga proses penyediaan dan distribusi makanan.

Usai melakukan kunjungan di Desa Mata, rombongan kemudian melanjutkan agenda dengan meninjau Dapur MBG yang berada di Desa Kanali, Kecamatan Totikum Selatan.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung proses pengelolaan makanan MBG, sekaligus memastikan seluruh tahapan penyediaan makanan, mulai dari pengolahan, kebersihan, penyimpanan hingga distribusi, mendapat perhatian sesuai standar keamanan pangan.

Kunjungan lapangan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah, DPRD dan OPD terkait untuk memperkuat koordinasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah Banggai Kepulauan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen agar program MBG dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak. Namun demikian, aspek keamanan, kebersihan, kualitas bahan makanan serta proses pengolahan harus menjadi prioritas yang tidak dapat ditawar.

Melalui pemantauan langsung dan koordinasi lintas sektor, pemerintah daerah berharap pelaksanaan program MBG di Banggai Kepulauan semakin optimal, sehingga tujuan utama program untuk mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak dapat tercapai dengan aman dan berkelanjutan.

“Anak-anak adalah generasi penerus daerah. Karena itu, memastikan mereka mendapatkan makanan yang bergizi, sehat dan aman merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Serfi. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Sebanyak 195 pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (21/8/2026).

Pelantikan yang dimulai pukul 14.00 WITA tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, jajaran Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh pejabat yang dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan sambutan secara langsung sekaligus memberikan arahan kepada 195 pejabat yang baru dilantik.

Bupati menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar acara seremonial maupun pergantian atau pengisian jabatan dalam struktur pemerintahan. Lebih dari itu, pelantikan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah untuk memastikan roda organisasi pemerintahan berjalan semakin efektif, profesional, responsif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Jabatan yang saudara-saudara emban hari ini adalah amanah dan kepercayaan. Di dalamnya terdapat tanggung jawab yang besar, baik kepada organisasi, kepada pemerintah daerah, kepada masyarakat, maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Bupati dalam sambutannya.

Bupati meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, loyalitas, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Ia juga mengingatkan agar jabatan tidak dipandang sebagai fasilitas atau kebanggaan pribadi, melainkan sebagai ruang untuk mengabdi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan.

Khusus kepada Pejabat Administrator, Bupati berharap mereka mampu menggerakkan organisasi, mengoordinasikan pelaksanaan program, membangun kerja sama, serta memastikan target-target pembangunan dapat dicapai secara efektif dan terukur.

Sementara itu, Pejabat Pengawas diharapkan mampu menjalankan peran strategis dalam memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan, meningkatkan disiplin aparatur, melakukan pengawasan secara objektif, serta memberikan pembinaan kepada jajaran di bawahnya.

“Jangan hanya menjadi pejabat yang mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi pemimpin yang mampu memberikan keteladanan,” pesan Rusli.

Bupati juga mendorong para pejabat untuk membangun komunikasi yang baik dengan pimpinan, rekan kerja, bawahan, dan terutama masyarakat. Lingkungan kerja yang sehat, terbuka, disiplin, dan berorientasi pada penyelesaian masalah dinilai menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Para pejabat diminta menghindari penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, serta berbagai tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Laksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan dan selalu kedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” ujarnya.

Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, Bupati juga meminta agar segera memahami tugas pokok dan fungsi, mempelajari berbagai persoalan yang ada pada unit kerja masing-masing, serta menyusun langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi.

“Jangan menunggu masalah menjadi besar baru kemudian bertindak. Jadilah pejabat yang mampu membaca persoalan, mencari solusi, dan mengambil langkah secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam arahannya, Bupati Rusli Moidady turut mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan membutuhkan aparatur yang mampu bekerja secara kolaboratif, inovatif, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

Perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi, menurutnya, menuntut pemerintah untuk memberikan pelayanan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
Karena itu, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, memanfaatkan teknologi, membangun inovasi, serta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

“Tidak ada perangkat daerah yang dapat bekerja sendiri. Keberhasilan pembangunan daerah adalah keberhasilan kita bersama,” kata Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh 195 pejabat Administrator dan Pengawas yang telah menerima amanah baru. Ia berharap momentum pelantikan tersebut menjadi awal lahirnya energi baru dalam organisasi pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati juga berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak di unit kerja masing-masing, membangun semangat kebersamaan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi terwujudnya pemerintahan yang efektif dan masyarakat Banggai Kepulauan yang semakin sejahtera.

“Buktikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada saudara-saudara dapat dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata, dedikasi, dan prestasi,” pungkasnya.

Pelantikan ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh pejabat yang menerima amanah senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, petunjuk, dan kemudahan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

SK Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas lingkungan Pemerintah Kab. Banggai Kepulauan tanggal 21 Agustus 2026 bisa diakses melalui link :

1. Jabatan Administrator Eselon III.a melalui link: 2016 3700 ess III.a

2. Jabatan Administrator Eselon III.b melalui link: 2026 3701 ess III.b

3. Jabatan Pengawas Eselon IV.a melalui link : 2026 3702 ess IV.a

4. Jabatan Pengawas Eselon IV.b melalui link : 2026 3703 ess IV.b

Bangkep, BanggaiKep.go.id – Puluhan siswa di Kabupaten Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis, (20/8/2026).

Berdasarkan laporan sementara pada Kamis sore, terdapat sedikitnya 51 orang yang mengalami kondisi kesehatan dan membutuhkan penanganan.

Korban terbanyak berasal dari SD Negeri Mata, yakni sebanyak 47 siswa. Selain itu, satu siswa SD Negeri Kanali, satu siswa SD Muhammadiyah Peling, seorang ibu menyusui, serta seorang balita berusia lebih dari tiga tahun turut dilaporkan mengalami kondisi serupa.

Dalam laporan tersebut disebutkan, tiga orang sempat mendapatkan bantuan oksigen. Dua di antaranya telah kembali dalam kondisi normal, sementara satu orang, yakni seorang ibu, masih menggunakan oksigen. Korban tersebut disebut tidak menjalani infus.

Satu korban lainnya telah dirujuk ke RSUD Trikora Salakan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Menerima laporan kejadian tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan langsung bergerak menuju lokasi. Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, Wakil Bupati Serfi Kambey, Ketua DPRD Arkam Supu, Sekretaris Daerah Moh. Aris Susanto, serta Asisten III Tommy Boy Luasusun dilaporkan turun langsung untuk memantau kondisi para korban dan penanganan di lapangan.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan medis serta untuk mengetahui secara pasti penyebab munculnya dugaan keracunan setelah konsumsi makanan MBG.

Pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, tenaga kesehatan, dan unsur terkait untuk memantau perkembangan kondisi para siswa maupun warga yang terdampak.

Jumlah korban dalam laporan awal ini masih bersifat sementara. Pemerintah daerah masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap seluruh penerima MBG yang diduga mengalami gangguan kesehatan.

Penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan serta penelusuran terhadap makanan yang dikonsumsi para korban. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id— Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Yayasan Paisu Mas Lestari membahas rancangan pengelolaan dive center sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan wisata bahari di daerah tersebut. Pembahasan berlangsung di ruang rapat Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Kamis, (20/8/2026).

Kegiatan dipimpin Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey dan turut dihadiri Komisi III DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Dinas Pariwisata, perangkat daerah terkait, serta jajaran Yayasan Paisu Mas Lestari.

Dalam arahannya, Serfi mengatakan Banggai Kepulauan memiliki kekayaan alam, terutama potensi wisata bahari, yang menjadi aset penting bagi pembangunan daerah. Laut, terumbu karang, pesisir, dan keanekaragaman hayati, kata dia, harus dikelola secara bijaksana agar memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

“Keberadaan dive center merupakan sebuah peluang strategis untuk mendukung pengembangan wisata selam dan wisata bahari di daerah kita,” kata Serfi.

Namun, menurut dia, pengelolaan dive center tidak boleh semata-mata berorientasi pada aspek ekonomi dan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Faktor kelestarian lingkungan, keselamatan wisatawan, peningkatan kapasitas masyarakat, dan manfaat ekonomi bagi warga lokal harus menjadi bagian penting dalam rancangan pengelolaan.

Serfi meminta seluruh perangkat daerah terkait mengkaji secara menyeluruh berbagai aspek pengelolaan dive center. Kajian tersebut mencakup kelembagaan, pemanfaatan fasilitas, pembagian tugas dan tanggung jawab, pembiayaan, pemeliharaan, aspek lingkungan, hingga mekanisme evaluasi.

Ia berharap pembahasan bersama Yayasan Paisu Mas Lestari dapat menghasilkan pola pengelolaan yang jelas, transparan, profesional, dan berkelanjutan.

“Kita harus memastikan pengelolaannya tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, keselamatan wisatawan, peningkatan kapasitas masyarakat, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal,” ujarnya.

Serfi juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda Banggai Kepulauan. Menurutnya, keberadaan dive center harus membuka ruang bagi anak-anak muda untuk memperoleh keterampilan dan kesempatan kerja di sektor wisata selam.

Mereka, kata Serfi, dapat dikembangkan menjadi tenaga profesional seperti penyelam, pemandu wisata, instruktur, maupun tenaga pendukung lainnya.

Dengan demikian, dive center tidak hanya dipandang sebagai fasilitas pariwisata, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan ekonomi daerah.

“Kita ingin alam memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi manfaat tersebut harus diperoleh dengan tetap menjaga kelestarian alam,” kata Serfi.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Paisu Mas Lestari atas perhatian dan kontribusinya dalam mendukung pengembangan potensi wisata bahari di Banggai Kepulauan.

Serfi berharap pembahasan berlangsung terbuka dan konstruktif sehingga pemerintah daerah bersama yayasan serta para pemangku kepentingan dapat menemukan kesepakatan terbaik dalam pengelolaan dive center.

“Kiranya Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah dan upaya kita dalam membangun Kabupaten Banggai Kepulauan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pembahasan rancangan pengelolaan dive center antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Yayasan Paisu Mas Lestari kemudian secara resmi dinyatakan dimulai oleh Wakil Bupati Serfi Kambey. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady melepas secara resmi kontingen Gala Siswa Indonesia (GSI) Kabupaten Banggai Kepulauan yang akan berlaga pada kompetisi tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis, (20/8/2026).

Dalam sambutannya, Rusli menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah terpilih mewakili Banggai Kepulauan setelah melalui proses pembinaan dan seleksi. Menurut dia, keikutsertaan dalam GSI bukan semata-mata mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

“Melalui olahraga, kita belajar tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, kerja sama, tanggung jawab, serta menghargai orang lain,” kata Rusli.

Ia meminta para atlet muda Banggai Kepulauan tampil penuh percaya diri ketika menghadapi peserta dari daerah lain. Rusli menegaskan, status Banggai Kepulauan sebagai daerah kepulauan bukan alasan bagi para siswa untuk merasa rendah diri.

“Jangan pernah merasa rendah diri karena kalian berasal dari daerah kepulauan. Tunjukkan bahwa anak-anak Banggai Kepulauan memiliki kemampuan, mental juara, dan semangat untuk berprestasi,” ujarnya.

Rusli juga berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga nama baik daerah selama mengikuti kompetisi di tingkat provinsi. Sikap, sopan santun, kekompakan, serta kepatuhan terhadap aturan pertandingan, kata dia, harus menjadi perhatian seluruh kontingen.

“Bertanding lah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, patuhi aturan pertandingan, dan jaga nama baik daerah kita,” katanya.

Selain kepada para siswa, apresiasi juga disampaikan kepada pelatih, pembina, pendamping, dan official yang telah mempersiapkan kontingen.

Rusli berharap proses pembinaan olahraga bagi pelajar terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga potensi generasi muda Banggai Kepulauan dapat berkembang.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, kata Rusli, berkomitmen mendukung pengembangan potensi generasi muda, tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga pendidikan, seni, dan bidang lainnya.

“Prestasi anak-anak kita hari ini harus menjadi motivasi untuk membangun sistem pembinaan yang semakin baik ke depan,” ujarnya.

Kepada kontingen yang akan berangkat, Rusli meminta para siswa menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti arahan pelatih. Ia juga meminta mereka tidak gentar menghadapi lawan.

“Percayalah pada kemampuan diri sendiri, hasil latihan, serta doa dan dukungan masyarakat Banggai Kepulauan,” kata Rusli.

Di akhir sambutannya, Rusli secara resmi melepas kontingen GSI Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mengikuti kompetisi tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

“Selamat berjuang, anak-anakku. Tunjukkan semangat, tunjukkan sportivitas, tunjukkan prestasi. Banggai Kepulauan bisa. Harumkan nama Banggai Kepulauan,” ujar Rusli.

Ia berharap seluruh rangkaian kompetisi berjalan lancar dan kontingen GSI Banggai Kepulauan mampu meraih hasil terbaik serta membawa pulang prestasi bagi daerah.

Turut hadir Wakil Bupati, Plt. Asisten II, Kadis Dikbud, Kabid Dikdas serta para peserta Kontingen. (Roy-KOMINFO)