Sambulangan, Banggaikep.go.id – Pandemi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang terjadi secara pasif di Indonesia membawa dampak merosotnya perekonomian masyarakat bahkan sampai ada yang kehilangan pekerjaan.

Guna mengantisipasi merosotnya perekonomian masyarakat, Pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan sehubungan dengan mengatasi masalah perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 diseluruh wilayah Indonesia dengan meluncurkan berbagai bentuk bantuan sosial (Bansos).

Penyaluran BLT-DD di Desa Sambulangan Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan diawali terlebih dahulu dengan penyerahan secara simbolis di balai pertemuan rakyat Desa Sambulangan pada hari Kamis (14/5/2020).

Kegiatan ini hadiri oleh Camat Bulagi Utara, Kapolsek Bulagi yang diwakili oleh Babinkantibmas, Tenaga Pendamping Desa Kec.Bulagi Utara, Pj.Kades Sambulangan, Ketua BPD dan Anggota serta perangkat desa sambulangan dan perwakilan masyarakat penerima BLT-DD.

Pj.Kades Sambulangan Hajis Hajim, S.Sos menyatakan bahwa pemberian BLT-DD ini sesuai dengan peraturan Kemendes PDTT dalam upaya meringankan beban masyarakat dalam situasi pandemi covid-19, dengan harapan kiranya bantuan ini dapat membantu masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Masyarakat Desa Sambulangan yang menerima BLT-DD sebanyak 105 Kepala Keluarga”, ungkap Hajis.

Sementara itu Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P pada saat menyalurkan BLT langsung kerumah penerima.

Beliau selaku perpanjangan tangan Pemerintah yang ada di Kec.Bulagi Utara tentunya berharap bagi masyarakat penerima BLT dapat memanfaatkan dengan baik bantuan yang diterima guna memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Edison Moligay mengucapkan  berterimakasih kepada pemerintah pusat baik pak Presiden dan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertingal dan Trasmigrasi (Kemedes PDTT) yang sudah membuat kebijakan yang arif dan bijaksana dalam membantu masyarakat yang ada dipedesaan.

“Serta kepada Bapak Bupati Banggai Kepulauan H. Rais Adam bersama jajaran pemda Banggai Kepulauan yang terus bekerja keras guna menghadapi penyebaran Covid-19 di Bangkep, serta TPD Kec.Bulagi Utara, Pak Aprioni Totu’u dan ibu Mikhal Yolisan yang tidak mengenal waktu dalam mendampingi pemdes se Bulagi Utara dalam situasi Pandemi Corona”, ucap Edison.

Lanjut Edison “Semoga kita segera dibebaskan dari cobaan ini, untuk itu mari kita terus berdoa  bersama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kita diselamatkan”.

Pada kesempatan ini juga Edison Moligay menyatakan terimakasih bagi Pj. Kades Sambulangan dan jajaran serta Ketua BPD dan Anggota yang terus bersinergi bersama-sama dalam menghadapi bencana kemanusian ini, kiranya jeri payah bapak ibu dibalas oleh yang kuasa. (AmosKominfo)

 

Salangano, BanggaiKep.go.id – Upaya pencegahan penyebaran covid-19 diwilayah Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan, Pemerintah Desa, Polsek Totikum bersama Tim Relawan covid-19 Desa Salangano melakukan penyemprotan Disinfektan. Kamis, (14/05/2020).

Dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19, Pemerintah bersama Tim Relawan covid-19 Desa Salangano terus melaksanakan upaya pencegahan dengan cara melakukan penyemprotan Disinfektan di tempat umum dan rumah-rumah masyarakat.

Penyemprotan disinfektan dilakukan di tempat-tempat umum seperti Mesjid, Perkantoran Desa dan Sekolah.

Musriadi Achmad selaku Kepala desa Salangano sekaligus menjadi Ketua Tim relawan covid-19 menyampaikan bahwa “Pelaksanaan penyemprotan Disinfektan ini sudah yang kedua kalinya guna bertujuan agar dengan salah satu cara tersebut kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona di daerah Kabupaten Banggai Kepulauan terutama Desa Salangano Kecamatan Totikum”.

“Penyemprotan Disinfektan adalah salah satu pencegahan penyebaran virus, namun sebagai masyarakat kita juga bisa melakukan pencegahan dengan banyak cara seperti, tetap menjaga Kesehatan selalu menjaga Kebersihan, sering-sering cuci tangan dan masi banyak cara-cara yang sudah dihimbaukan Pemerintah”, jelas Musriadi.

“Kami selaku Pemerintah dan seluruh masyarakat Desa Salangano berharap agar kiranya penyebaran virus tesebut akan segra berlalau dan Negarah ini bisa pulih”, harap Musriadi. (ViktorKominfo)

Bolubung, BanggaiKep.go.id – Dampak dari pandemi penyebaran corona virus Desease 2019 ( Covid-19) dalam perekomian masyarakat sangatlah terasa sehingga Pemerintah Pusat meluncurkan berbagai bentuk bantuan sosial bagi masyarakat miskin.

Pemerintah Desa Bolubung Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan pada Rabu, (13/5/2020) melaksanakan pencairan Bantuan Langsung Tunai  Dana Desa (BLT-DD) bagi 79 kepala keluarga berdasarkan hasil pendataan Pemerintah Desa dan verifikasi Pemerintah Kec. Bulagi Utara yang layak dan pantas menerima BLT-DD berdasarkan kriteria penerima BLT.

Penyaluran BLT-DD Desa Bolubung Kec. Bulagi Utara dihadiri oleh Camat Balagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P Tenaga Ahli Pengembangan Partisipatif Masyarakat Dinas PMD Kab. BanggaiKep Rizal Kaniu, Kapolsek Bulagi yang diwakili Babinkabtibmas, Tenaga Pendamping Desa Kec. Bulagi Utara Mikhal Yolisan,SE dan Aprioni Totu’u, ST.

Penyaluran BLT-DD oleh Pemerintah Desa Bolubung bagi masyarakat diawali dengan penyerahan secara simbolis bagi 10 KK penerima BLT-DD secara langsung oleh Camat Bulagi Utara, TA-PP Masyarakat Kab.BanggaiKep, TPD Kec.Bulagi Utara, Kades Bolubung dan Ketua BPD.

Selanjutnya Kades Bolubung Jefri Matabal mendampingi Camat Bulagi Utara dan tim menyalurkan BLT-DD kepada penerima di rumah masing-masing.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P dalam penyaluran BLT-DD di Desa Bolubung menyampaikan terima kasih bagi Bapak Presiden, Kemendes PDTT, Pak Bupati, Kades Bolubung serta Semua pihak yang sudah boleh memfasilitasi guna sehingga boleh tersalurnya BLT-DD.

“Saya selaku Camat Bulagi Utara memberikan apresiasi yang besar bagi Kades Bolubung dan BPD bersama jajaran yang terus bersinergi dalam upaya pencegahan Covid-19 serta terus berupaya memperhatikan dan peduli terhadap masyarakat dalam situasi pandemi corona virus”, ucap Edison. (AmosKominfo)

Abason, BanggaiKep.go.id – Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Banggai Kepulauan Kepulauan (BanggaiKep) membantu Pemerintah dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Desa Abason Kecamatan Totikum Kab. Banggai Kepulauan.

Pembagian paket sembako bagi masyarakat Desa Abason oleh Guru Garis Depan Kab.BanggaiKep merupakan ungkapan kepedulian dan perhatian bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan dalam mememuhi kebutuhan pokok dalam situasi pandemi Covid-19.

Akbar, S.Pd, Gr saat dihubungi Jurnalis DisKominfo Banggaikep pada Rabu, (13/5/2020) memberikan penjelasan bahwa pembagian sembako oleh Guru Garis Depan Kab. Banggai Kepulauan kepada masyarakat Desa Abason Kec.Totikum adalah donasi peduli kemanusian yang bersumber dari donasi seluruh Guru Garis Depan yang merupakan ASN yang ditempatkan di beberapa SD dan SMP di wilayah Kab.Banggai Kepulauan.

“Kami sebanyak 97 orang tetapi 1 orang sudah meninggal beberapa hari lalu”, ungkap Akbar.

Pembagian sembako bagi masyarakat Desa Abason oleh Andi Nurhasanah yang merupakan Guru Garis Depan (GGD) bertugas di Desa Abason, pembagian sembako bagi masyarakat didampingi oleh Pemerintah Desa Abason.

Akbar pun menjelaskan “Sebab kehadiran kami sebagai GGD di Kabupaten Banggai Kepulauan bukan saja hanya untuk mengabdi dalam bidang pendidikan guna mencerdaskan anak bangsa tetapi kami pun dalam pembekalan dan pelatihan serta pendidikan khusus sebagai GGD diminta untuk dapat peduli dengan berbagai situasi yang membutuhkan bantuan dan perhatian khusus dalam upaya meringankan beban masyarakat dan kesulitan masyarakat”.(AmosKominfo)

 

 

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Ditengah pandemi Covid-19/virus corona, Siswa Sekolah Dasar Negeri Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan tetap laksanakan belajar di rumah dengan bimbingan Guru dan Orang Tua Murid, Selasa, seperti yang dilihat oleh jurnalis Dinas Kominfo pada sebuah rumah di desa ini (12/05/2020).

Upaya dan kegiatan ini sudah sesuai dengan himbauan Pemerintah Daerah sebagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, antara lain dengan cara mengurangi kegiatan atau aktifitas diluar rumah, termasuk meliburkan setiap sekolah baik Perguruan Tinggi, SMA/SMK, SMP, SD dan TK namun tetap kegiatan belajar dilakukan di rumah.

“Sekolah bisa libur namun belajar tetap dilakukan, Siswa bersama guru SDN Batangbabasal mempunyai cara untuk tetap belajar layaknya di Sekolah, yaitu dengan cara setiap guru mengunjungi rumah-rumah siswa dan memberikan penjelasan singkat serta tugas PR(Pekerjaan Rumah). Kami semua Guru-Guru sudah membagi tugas dalam pengontrolan pembelajaran untuk semua Siswa dan Siswi SDN Batangbabasal yang berjumlah 78 pelajar, dengan harapan agar setiap Siswa dan Siswi tetap belajar”, jelas Leny Tondion, S.Pd salah satu Guru SDN Batangbabasal.

“Bukan hanya soal pelajaran dan penjelasan singkat, namun kami juga mengajarkan siswa untuk tetap berdoa dalam setiap mengawali aktifitas, saat tidur malam ataupun bangun pagi, pengontrolan aktifitas dengan menanyakan apa yang sudah dilakukan di rumah seperti mencuci piring dan bagian kebersihan laianya”, ucap Leny.

Lanjut Leny, “Untuk mengunjungi pelajar disetiap Rumahnya masing-masing kami tetap mengikuti sesuai aturan protokol covid-19 yaitu tetap menjaga jarak dengan pelajar, memakai masker dan cuci tangan, serta selalu mengingatkan Siswa-Siswi agar tetap di rumah saja”. (ViktorKominfo)

 

Sampaka, BanggaiKep.go.id – Dalam situasi Pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten Banggai Kepulauan, Pemerintah menghimbau kepada seluruh masyarakat agar merespon dengan positif adanya pencegahan penyebaran virus dan salah satu upaya pencegahan adalah dengan cara meletakkan atau memasang tempat cuci tangan di setiap depan rumah.

Salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19/Virus Corona, seluruh warga masyarakat Desa Sampaka Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan telah memasang tempat cuci tangan disetiap depan rumah dengan tujuan agar tetap menjaga kebersihan dan kesehatan seluruh masyarakat, seperti terpantau oleh Jurnalis Diskominfo Kab. BanggaiKep, Senin (11/05/2020).

Penjelesan Kepala Desa Sampaka Haerani Burahim mengatakan, “Pemasangan tempat cuci tangan ini semua sudah terpasang beberapa hari yang lalu, dimana saat ada himbauan langsung dari Pemerintah Kabupaten untuk upaya pencegahan penyebaran covid-19 di setiap kecamatan dan Desa-Desa”.

“Dengan sudah terpasangnya tempat cuci tangan diseluruh depan rumah Desa Sampaka, saya Haerani Burahim selaku Kepala Desa Sampaka berharap agar kiranya seluruh masyarakat tetap menjaga kebersihan, selalu hidup Sehat dengan tetap selalu mencuci tangan saat masuk kerumah”, ucap Haerani.

Lanjut Haerani, “Guna menghalau atau mengurangi penyebaran virus corona di Wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan terutama di Desa sampaka Kecamatan Totikum”. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – “Malang tak dapat ditolak, Mujur tak dapat di tebak”, inilah yang dialami oleh seorang tenaga pendidik Guru Garis Depan (GGD) asal Muna Kendari Sulawesi Tenggara yang ditugaskan di SMP Negeri 2 Bulagi Selatan Desa Balalon Kecamatan Bulagi Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan yang menjadi korban lakalantas diruas jalan Trans Peling antara Desa Komba-komba dan Peling Seasa sehingga harus menghembuskan nafas terakhir saat dilarikan ke Puskesmas Bulagi.

Atas peristiwa yang menimpa Alm. Zainul Guru Mata Pelajaran (Mapel) Bahasa Indonesia sebagai PNS di SMPN 2 Bulagi Selatan, pihak keluarga yang berada di Muna Sulawesi Tenggara memohon bantuan agar jenazah almarhum dapat dipulangkan untuk dimakamkan di kampung halaman.

Jurnalis DisKominfo BanggaiKep saat menghubungi salah satu ASN di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Banggai Kepulauan pada Senin, (11/5/2020) yang enggan untuk disebutkan namanya, membenarkan kejadian tersebut dan atas permintaan keluarga untuk memulangkan jenasah Almarhum ke daerah asal.

Pemerintah Daerah Kab. BanggaiKep melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) memfasilitasi pemulangan jenazah almarhum menggunakan kapal Speed dari Kab. BanggaiKep ke Luwuk dan dilanjutkan dengan Mobil Ambulance dari Luwuk menuju Muna Sulawesi Tenggara.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kab. BanggaiKep pun terlibat aktif dalam mempersiapkan pemulangan jenazah almarhum, melalui perwakilan PGRI BanggaiKep yang ada di Kec. Bulagi. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Pencegahan penyebaran dan pemutusan mata rantai Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) terus dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan serta Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa.

Satgas Pencegahan Covid-19 Kec. Bulagi Utara dipimpin oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P yang juga merupakan ketua satgas Kecamatan bersama dengan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Sambulangan yang dipimpin oleh Pj. Kades Sambulangan Hajis Hajim, S.Sos melaksanakan Sosialisasi Kepatuhan Pakai Masker dan Kepatuhan Pada Himbauan Pemerintah di lokasi pasar Sambulangan, Minggu, (10/5/2020).

Satgas Covid-19 Bulagi Utara dalam sosialisasi menghimbau kepada pedagang, pembeli serta para pengunjung lainnya sopir dan tukang ojek untuk pasar minggu depan wajib menggunakan masker ketika mengunjungi areal  pasar sambulangan.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay juga menghimbau kepada masyarakat Bulagi Utara dan sekitarnya yang mengunjungi pasar Sambulangan guna ketersediaan pangan dalam situasi pandemi Covid-19 agar kembali menanam dan mengkonsumsi pangan lokal seperti ubi banggai, walia (keladi) Kasubi (singkong) dan kela (ubi jalar) agar tidak tergantung pada nasi.

Selesai melaksanakan sosialisasi dilanjutkan dengan pembagian masker bagi pengunjung pasar yang tidak mengenakan masker. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Guna memastikan protokol pencegahan Corona Virus Desease 2019 atau lebih akrab ditelinga masyarakat Virus Corona, Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Bulagi Utara melaksanakan pemantuan ke desa-desa.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P bersama satuan gugus tugas pencegahan Covid-19 Kec. Bulagi Utara melaksanakan pemantauan bagi pelaku perjalan yang baru datang dari luar Daerah apakah benar-benar menjalani karantina atau tidak ketika sampai di desa masing-masing.

Pada hari Sabtu, (9/5/2020) Edison Moligay bersama Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Bulagi Utara melakukan pemantuan bagi masyarakat yang baru datang dari luar daerah di Desa Bakalinga dan Desa Montop Kec. Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menurut Edison Moligay “Tujuan pemantuan ini adalah untuk memastikan apa mereka menjalani protokol pencegahan Covid-19 dengan menjalankan karantina mandiri selama 14 hari dengan mematuhi anjuran pemerintah serta arahan dari tenaga medis”.

“Kegiatan ini juga sekaligus memastikan bahwa Pemerintah Desa dan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa bersinergi terus dalam upaya pencegahan Covid-19 di wilayah masing-masing”, lanjut Edison.

Camat Bulagi Utara pun menegaskan kepada Kepala Desa dan Lurah Sabang agar tidak lengah serta selalu memantau kedatangan masyarakat yang datang dari luar daerah, “Agar kita tidak kecolongan, apalagi bagi mereka pelaku perjalanan yang berisiko yang dari daerah yang sudah dikategorikan zona merah dan trasmisi lokal”, ujar Camat.

Saat pemantuan Satgas Pencegahan Covid-19 Kec. Bulagi Utara pun melakukan sosialisasi tentang kepatuhan pakai masker serta membagikan masker yang disalurkan Pemda Banggai Kepulauan. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam membantu dan melindungi tenaga medis agar tidak terpapar saat melayani pasien dalam situasi pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) di PKM Tataba Kecamatan Buko Kab. BanggaiKep.

Penyaluran bantuan APD dari Palang Merah Indonesia (PMI) Banggai Kepulauan kepada PKM Tataba Kec. Buko dilaksanakan pada Sabtu, (9/5/2020), penyaluran dilakukan oleh relawan PMI Kab. Banggai Kepulauan.

Bantuan APD bagi tenaga medis PKM Tataba Kecamatan Buko diterima oleh Mantri Yuspianus, A.Md.Kep selaku penangungjawab ruang rawat inap PKM Tataba Kecamatan Buko dan bantuan diserahkan oleh Relawan PMI Banggai Kepulauan Ns. Muhlis, S.Kep dan Fatima, S.KM.

Bantuan yang diterima oleh PKM Tataba dari PMI Banggai Kepulauan berupa masker, kacamata gogel dan disertakan juga browsur edukasi pencegahan penyebaran Virus Corona.

Mantri Yuspianus “Atas nama Kepala PKM Tataba mengucapkan banyak terima kasih kepada PMI Kabupaten Banggai Kepulauan atas kepeduliannya sudah boleh membantu tenaga PKM Tataba dengan APD karena ini yang sangat kami butuhkan dalam situasi penyebaran virus corona”, ucap Yuspianus.

Lanjutnya, “Apalagi setiap hari Tim Relawan Pencegahan Covid-19 melakukan kegiatan baik penjagaan di pelabuhan dan turun ke desa-desa memantau pelaku perjalanan”, ungkap mantri Yus. (AmosKominfo)