Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id –  Pada Jumat, 31 Juli 2020, Jembatan penghubung Desa Labasiano dan Desa Pelinglalomo dijalur jalan Trans Peling yang menghubungkan antar Desa dan Kecamatan di Kabupaten Banggai Kepulauan nyaris ambruk.

Jembatan penghubung Desa Labasiano -Pelinglalomo nyaris ambruk diakibat curah hujan yang tinggi sudah beberapa hari yang tak kunjung berhenti sehingga menyebabkan bagian kepala jembatan longsor serta adanya lubang yang cukup besar sampai ke bahu jalan.

Beberapa masyarakat yang menyaksikan hal tersebut menyampaikan jika ini tidak segera ditanggulangi akan berdampak fatal menyebabkan jembatan nanti putus bahkan rusak total.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dan Kepala Desa Pelinglalomo Ahyudi Yunus, S.Fil langsung melaporkan kejadian ini kepada Bupati Banggai Kepulauan dan Dinas terkait agar segera ditanggulangi supaya tidak semakin parah kerusakannya.

Menghindari jatuhnya korban Pemerintah Kecamatan bersama Polsek Buko dan Koramil 1308-13 Buko serta Pemdes Pelinglalomo mengambil langkah penutupan akses jalan yang ada dan mengarahkan pengguna jalan berputar arah melewati jalan samping Puskesmas Tataba naik ke Desa Olusi dan turun masuk perkampungan Desa Pelinglalomo.

Pengguna jalan pun diminta untuk berhati-hati karena kondisi jalan yang dilalui juga mengalami kerusakan total dikeseluruhan ruas jalan yang akan dilewati. (AmosKominfo)

Tatabau, BanggaiKep.go.id – Cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Banggai Kepulauan dengan curah hujan yang tinggi sudah hampir seminggu menyebabkan musibah banjir dan tanah lonsor disejumlah tempat.

Salah satunya Desa Tatabau Kecamtan Buko Selatan atau lebih dikenal dengan sebutan Kanale dan Sub Desa Paisumatano terendam banjir hampir 85% rumah warga tergenang air dengan ketinggian 50 cm sampai 1 Meter lebih, Jumat, (31/7/2020).

Menurut salah satu warga yang biasa disapa papa Nia mengatakan, “Desa  Kanale sudah menjadi langganan banjir setiap tahun apabila musim hujan tiba tapi banjir kali ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena ketinggian air sudah 50 cm bahkan ada ditempat tertentu sampai 1 meter lebih”.

Masyarakat Kanale hanya berharap agar hujan segera redah karena jika curah hujan masih tinggi maka banjir tidak akan surut, serta segera ada penangganan secepatnya dari Pemerintah.

Akibat banjir yang menenggelamkan hampir keseluruhan Desa Tatabau (Kanale dan Paisumatano) menyebabkan masyarakat yang rumahnya sudah terendam banjir mengungsi mencari tempat yang aman.

Mendapat kabar Desa Tatabau terendam banjir Camat Buko Selatan Marselinus Nukak, S.Sos segera menuju lokasi bersama BPBD Kec. Buko Selatan untuk melihat keadaan Desa Tatabau dan melaporkannya kepada Bupati Banggai Kepulauan dan Dinas terkait.(AmosKominfo)

Leme-leme Darat, BanggaiKep.go.id – Curah hujan yang tinggi dan tidak kunjung berhenti sudah hampir 4 hari menyebabkan terjadinya longsor di Desa Leme-leme Darat Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat, (31/7/2020).

Longsor yang terjadi di Desa Leme-leme Darat menyebabkan terimbunnya ruas jalan trans Peling yang menghubungkan antar desa dan kecamatan di Kab. Banggai Kepulauan dengan material longsor berupa domato, batu dan pepohonan sehingga jalan tidak dapat dilalui lagi oleh penguna jalan baik roda dua dan roda empat.

Untuk menanggulangi longsor yang terjadi agar kendaraan bisa melalui jalur longsor, Kepala Desa Leme-leme Darat Welly Siako, SH langsung menggerakkan aparat desa dan masyarakat membersihkan matrial longsor dengan alat seadanya untuk membuat jalan alternatif agar kendaraan dapat melewati jalur longsor.

Welly Siako, SH saat dijumpai jurnalis Diskominfo Pemda BanggaiKep dilokasi kejadian (31/7/2020), mengatakan bahwa “Longsor terjadi kira-kira pada pukul 12.00 Wita, yang menjadi penyebab longsor lokasi tersebut bekas galian C pengambilan domato karena curah hujan yang tidak kunjung berhenti sampai 4 hari menyebabkan terjadinya longsor”.

Welly berharap ada tindakan lebih lanjut dari Pemda untuk dapat menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor yang ada, sebab jika menggunakan tenaga manusia dengan alat seadanya tidak dapat mengatasinya.

Sampai berita ini diturunkan material longsor yang menutupi badan jalan belum kunjung dibersihkan. (AmosKominfo)

Alul, BanggaiKep.go.id – Sebagian besar masyarakat Banggai Kepulauan yang mengetahui letak geografis Desa Alul Kecamatan Bulagi ketika mendengar bahwa Desa Alul terendam banjir sulit untuk mereka percaya.

Tapi itulah fakta yang terjadi, pada hari Jumat, 31 Juli 2020, Desa Alul Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah terendam banjir setinggi 1 Meter bahkan ada dibagian tertentu sampai 120 Meter.

Camat Bulagi Norma Liling ketika mendapat laporan dari Pemerintah Desa Alul langsung turun ke lokasi kejadian untuk memastikan hal tersebut.

Setibanya dilokasi kejadian, Camat Bulagi langsung memerintahkan Kades Alul Okranus Tombuki untuk mendata masyarakat yang menjadi korban banjir.

Dari laporan yang ada, korban banjir Desa Alul sebanyak 20 Kepala Keluarga 76 jiwa.

Sumber terjadinya banjir akibat longsornya perbukitan sehingga air dari arah perbukitan mengalir mengikuti jalur longsor yang berada kurang lebih 1 KM dari perkampungan. Selain itu, banjir juga disebabkan karena posisi Desa Alul berada didataran rendah (dilembah) dan dikelilingi perbukitan.

Mendengar laporan dari Camat Bulagi melalui WhatApp Grup Informasi BanggaiKep, Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam langsung memerintahkan Dinas terkait dilingkup Pemda BanggaiKep untuk turun ke lokasi kejadian.

Demikian juga dengan Kapolres Banggai Kepulauan AKBP. Reja A. Simajuntak, SH.SIK.MH langsung memerintahkan anggota Polres BanggaiKep menuju Desa Alul untuk membantu penanggulangan banjir. (AmosKominfo)

Kolak, BanggaiKep.go.id – Gerakan Mahasiswa Montolutusan Kolak (GMMK) menyumbang satu ekor sapi untuk dijadikan kurban di Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban bertempat di Mesjid Al-Huda Desa Kolak Kecamatan Peling Tengah Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat, (31/07/2020).

Organisasi ini berjumlah 35 orang yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi Desa Kolak yang di ketuai oleh Abdul Syukur Nai.

“Saya sebagai ketua dari Gerakan Mahasiswa Montolutusan Kolak sangat bersyukur karena kami bisa melaksanakan kurban di desa tercinta ini dan berusaha agar di tahun-tahun berikutnya kami bisa berkurban,” ucap Syukur yang merupakan mahasiswa dari Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.

“Sumber anggaran kami dapatkan dari hasil proposal kegiatan 17 Agustus 2020 mendatang. Hanya saja kami tidak mendapatkan izin menyelenggarakan kegiatan itu disebabkan oleh Pandemi Covid-19 yang masih ada di Banggai Kepulauan,” kata Syukur.

“Sebelumnya juga, saya sudah berdiskusi dengan teman-teman lainnya terkait rencana pembelian sapi kurban yang menggunakan anggaran dari proposal kegiatan 17 Agustus dan alhamdulillah mereka sependapat dengan saya,” jelas Syukur menambahkan.

“Harapan saya, semoga apa yang kami lakukan ini bisa menginspirasi generasi muda Banggai Kepulauan dan semoga Pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar aktivitas kami sebagai generasi muda Desa Kolak bisa kembali seperti semula dalam membantu masyarakat desa,” harap Syukur. (TrisKominfo)

Labasiano, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Labasiano Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap III.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap III Desa Labasiano Kec. Buko dilaksanakan di Balai Rakyat Desa Labasiano, Kamis, (30/7/2020).

Kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Desa Labasiano diawali dengan penyerahan secara simbolis oleh Plt. Camat Buko dan unsur muspika Kec. Buko untuk beberapa penerima.

Dalam sambutan Kepala Desa Labasiano Nurlan Nurdin menyampaikan bahwa penerima BLT-DD Desa Labasiano sebanyak 57 Kepala Keluarga dengan total anggaran Rp. 34.200.000.

Nurlan pun berharap para penerima dapat memanfaatkan dana bantuan Pemerintah dimasa pandemi Covid-19 melalui BLT-DD dengan sebaiknya serta bertanggungjawab bukan untuk pesta pora.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dalam sambutanya menyampaikan kepada para penerima BLT-DD Desa Labasiano bahwa penyaluran BLT oleh Pemerintah melalui Dana Desa ini merupakan bentuk kepedulian dari Pemerintah bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19 yang sudah melanda kita beberapa bulan ini.

“Untuk itu saya harapkan para penerima BLT-DD dapat memanfaatkan bantuan yang ada untuk dibelanjakan kebutuhan pokok dalam hal ini membeli bahan makanan serta obat-obatan bagi penerima yang sakit atau anggota keluarganya”, ungkap Kori.

“Saya berharap kiranya bagi para penerima BLT-DD yang masih produktif untuk bekerja agar tetap berusaha dan bekerja meskipun ditengah pandemi dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, agar kebutuhan keluarga kita tetap terpenuhi”, harap Kori.

Turut hadir dalam penyaluran BLT-DD Desa Labasiano Kapolsek Buko yang diwakili oleh Brigpol Yengki Kumano, Koramil 1308-13 Buko diwakili oleh Sertu Rakip Larisa, Tenaga Pendamping Desa Kec. Buko serta Ketua BPD dan Perangkat Desa Labasiano. (AmosKominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Dalam memaksimalkan tugas dan tanggungjawab Petugas Pembantu Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub Petugas Pembantu Keluarga Berencana Desa (Sub PPKBD) Kecamatan Bulagi, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kab. Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan pembinaan bagi PPKBD dan sub PPKB.

Pembinaan bagi Petugas Penyuluh Keluarga Berencana Desa (PPKBD) se Kecamatan Bulagi dilaksanakan di Balai pertemuan Penyuluh KB Kec. Bulagi, Selasa, (27/7/2020).

Peserta pembinaan sebanyak 16 orang PPKBD dan 19 orang Sub PPKBD serta penyuluh KB dan PLKB Kec. Bulagi.

Kegiatan ini dihadiri Dra. Erny selaku Kabid Keluarga Berencana Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kab. Banggai Kepulauan yang didampingi beberapa Kepala Seksi serta Koordinator PLKB Kec. Bulagi.

Dra. Erny menyampaikan bahwa “Sebenarnya ibu kadis sangat berkerinduan hadir dalam kegiatan pembinaan ini tapi oleh karena beliau diperintahkan oleh pak Bupati dalam tugas yang sangat penting karena ibu Kadis juga dipercayakan sebagai Asisten 1 Pemda Banggai Kepulauan beliau tidak sempat hadir dalam kegiatan ini.”

Dalam kegiatan ini diharapkan semua PPKBD dan Sub PPKBD untuk dapat menjalankan tugas dan tanggungjawab walau ditengah pandemi Covid-19, agar dapat memperhatikan kedisiplinan pelaporan bulan serta keaktifan kader baik PPKBD dan Sub PPKBD serta Penyuluh KB dan PLKB dalam mengadvokasi program Keluarga Berencana termasuk alat kontrasepsi.

Koordinator PLKB Kec. Bulagi Degi S. Matade, SH saat dijumpai jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada Rabu, (27/7/2020) mengatakan “Kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi kader KB yang ada di desa-desa agar bisa maksimal menjalankan tugas serta penuh dengan tanggung jawab.” (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Melalui Video Conference mengenai Konsultasi dan Koordinasi Usulan Percepatan Pembangunan Pelabuhan Salakan dalam Rangka Meningkatkan Perekonomian di Banggai Kepulauan (BanggaiKep) bersama Menteri Perhubungan Republik Indonesia yang diwakili oleh Direktur Kepelabuhanan Dirjen Pelabuhan Laut, Bupati BanggaiKep berharap pembangunan Pelabuhan Salakan dapat terlaksana.

Kegiatan vidcon ini dilaksanakan di Ruang Vidcon Kantor Bupati Banggai Kepulauan dihadiri Ketua DPRD dan Wakil Ketua Komisi III DPRD BanggaiKep serta pejabat Eselon II Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa, (28/07/2020).

Selain itu, diikuti oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kabid Pelayaran Laut dan Kasubit Pelayaran Laut, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Infrastruktur serta Kepala Kantor UPT Kelas II Luwuk Kab. Banggai.

Mengawali kegiatan, Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Daerah Kabupaten dan seluruh masyarakat Banggai Kepulauan terkait dengan percepatan pembangunan pelabuhan di Kota Salakan yang memang satu-satunya pembangunan yang direncanakan dan didambakan oleh seluruh masyarakat, umumnya Sulawesi Tengah dan khususnya masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Perlu saya informasikan bahwa pada tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan telah mengajukan usulan pembangunan pelabuhan Kota Salakan kepada Menteri Perhubungan. Namun hingga saat ini kami masih tetap mengharapkan pembangunan ini tetap terlaksana dengan mengharapkan masukan dan saran-saran dari pihak-pihak terkait yaitu Kementerian Perhubungan”, ucap Bupati Rais Adam.

“Melalui kesempatan ini, kami perlu mengetahui hal-hal apa saja yang harus kami persiapkan. Karena masyarakat sampai saat ini masih berharap bahwa pelabuhan yang ditunggu-tunggu ini bisa terwujud”, sambung Rais.

Selain itu, Rais Adam juga menjelaskan, Sebagai informasi bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan salah satu Kabupaten yang terletak ditengah-tengah perairan lepas dari daratan pulau Sulawesi. Sehingga satu-satunya jalan yang bisa menghubungkan dan bisa memberi kehidupan ekonomi bagi masyarakat Pulau Peling ini hanya lewat laut.

Maka pelabuhan yang ada sekarang ini bisa dikatakan pelabuhan darurat karena merupakan pelabuhan rakyat yang memang sudah lama ada di Banggai Kepulauan.

“Kami diapit oleh Pelabuhan yang sudah bagus yaitu Pelabuhan Luwuk Banggai dan Pelabuhan Banggai Laut. Bagian dari bentuk keseriusan kami dalam menangani pembangunan pelabuhan ini serta harapan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, kami sepakat setelah lebaran ini kami siap menghadap kepada Bapak Menteri Perhubungan”, jelas Bupati Rais.

Senada dengan Bupati, Ketua DPRD BanggaiKep Rusdin Sinaling juga menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan pelabuhan Salakan akan menjadi prioritas utama pembangunan karena mengingat kondisi pelabuhan saat ini sudah tidak layak digunakan lagi.

“Secara umum apa yang telah disampaikan oleh Bupati tadi yang singkat namun cukup mewakili aspirasi yang ada di wilayah kami dan pelabuhan merupakan kebutuhan kami semua. Tadi telah disampaikan diawal bahwa secara profil dan geografis bahwa pelabuhan memang tidak layak lagi digunakan. Sehingga kami mencoba untuk memperjuangkan dipenganggaran selanjutnya”, ungkap Rusdin.

Kegiatan Vidcon ini dilaksanakan tetap memperhatikan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 ini dengan tetap menggunakan masker, jaga jarak dan tetap selalu menggunakan handsanitizer didalam ruangan.(TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam hadiri kegiatan panen perdana padi sawah dalam upaya peningkatan produksi penangkaran benih padi kelompok Agropima Sejahtera di Desa Lopito Kecamatan Totikum, Minggu, (26/07/2020).

Kegiatan ini dihadiri juga oleh sejumlah pejabat-pejabat Daerah, diantaranya Ketua DPRD BanggaiKep, Unsur Forkopimda, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD terkait, Kepala BBPK Kecamatan, Koordinator penyuluh pertanian, Petugas teknis lingkup pertanian serta kelompok Agroprima Sejahtera dan kepala Desa bersama aparat Desa Lopito Kecamatan Totikum.

“Selaku pimpinan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyambut baik dan turut bergembira serta bersyukur kepada Allah SWT dengan diselenggarakannya acara panen perdana ini, Karena pada saat ini para petani kita khususnya kelompok Agroprima Sejahtera berhasil mengelola lahan pertaniannya dengan baik seperti yang kita lihat sekarang mereka bisa melaksanakan panen padi”, ucap Bupati dalam mengawali sambutannya.

Sektor tanaman pangan khususnya komoditas panen mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam membangun perekonomian Daerah. Untuk itu, perlu terus diupayakan pengembangannya karena telah berperan sebagai penyedia pangan untuk ketahanan pangan Daerah, penyediaan lapangan kerja dan sumber pendapatan masyarakat demi menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Meningkatnya hasil produksi pertanian didukung juga oleh peran serta penyuluhan pertanian lapangan. Untuk itu, lewat kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh penyuluh pertanian di Daerah ini agar terus meningkatkan pembinaan dan bimbingan kepada petani kita, sehingga para petani terbantu dalam peningkatan produksi dimasa mendatang”, ucap Rais.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, sekali lagi saya menyampaikan ucapan selamat kepada para petani di desa Lopito yang telah melaksanakan panen perdana usaha pertanian berupa padi. Semoga usaha yang dilakukan oleh kelompok tani terus meningkat dari tahun ke tahun untuk mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Banggai Kepulauan”, sambung Rais.

Lewat kesempatan ini, Bupati juga menghimbau kepada seluruh petani di Daerah ini agar terus mengolah lahan tidur untuk ditanami berbagai kebutuhan pangan, seperti ubi-ubian, kacang, jagung dan yang lainnya. Bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Akhir kata Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi usaha kita dalam meningkatkan hasil produksi pertanian di Kabupaten Banggai Kepulauan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat”, tutup Bupati. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT secara resmi membuka Pasar Rakyat “Labotan Lipu” dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2020 bertempat di Alun-alun Salakan, Jumat, (24/07/2020).

Kegiatan ini dihadiri Tim Penggerak PKK, Asisten dan Staf Ahli, Pimpinan OPD dan Kepala Bagian Organisasi Vertikal.

Sekda Rusli Moidady mewakili Bupati BanggaiKep dalam sambutannya mengatakan, “Kami mengapresiasi acara pembukaan labotan lipu ini yang digagas oleh Bupati dalam rangka untuk memfasilitasi masyarakat kita agar mempunyai wadah atau tempat untuk dapat memasarkan hasil-hasil pertanian, perkebunan yang juga merupakan kebutuhan pokok kita semua”.

“Kegiatan ini tentu berdampak sosial kepada masyarakat kita di era pandemi ini, sehingga hasil- hasil perkebunan mereka bisa dipasarkan/dibeli dan sekaligus bisa membantu perekonomian masyarakat kita”, sambung Sekda.

Sehingga Rusli juga mengungkapkan harapannya, “Kami berharap agar semua bisa bersimpati atau berempati membeli hasil-hasil pertanian ini dan pastinya kebutuhan sayur dan buah merupakan kebutuhan kita dan keluarga yang dirumah serta kita juga berharap labotan lipu ini bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat,  tentunya dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat labotan lipu ini bisa memberi manfaat yang besar”.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kita semua yang sudah turut andil dalam kegiatan ini dan pihak lainnya atas dukungan dan bantuannya dalam pelaksanaan kegiatan ini”, tutup Sekda. (TrisKominfo)