Salakan, BanggaiKep.go.id – Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Acara dihadiri oleh unsur organisasi kesehatan, pimpinan rumah sakit, jajaran puskesmas, serta para pensiunan tenaga kesehatan yang turut berperan dalam membangun sektor kesehatan daerah.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, yang menegaskan pentingnya kesehatan masyarakat saat ini sebagai fondasi kemajuan daerah di masa mendatang.

Dalam sambutan Kepala Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan dr. Abdi Gunawan menyampaikan bahwa Usia Harapan Hidup (UHH) Banggai Kepulauan terus meningkat dari tahun ke tahun, yakni: Tahun 2020 66,31, 2021 66,59, 2022 66,73, 2023 66,87, 2024 67,13.

Meski mengalami peningkatan, capaian tersebut dinilai masih rendah dibandingkan kabupaten lain di Sulawesi Tengah, sehingga menjadi prioritas pembangunan kesehatan ke depan.

Beberapa indikator kesehatan yang berhasil dicapai, antara lain:

UHC (Universal Health Coverage) mencapai 99,62% atau 130.507 jiwa, tertinggi di Sulawesi Tengah. Imunisasi dasar lengkap: 53,1%, Imunisasi balita <2 tahun: 48,5% dan Imunisasi TT2 ibu hamil: 45,5%.

Capaian penurunan stunting: 14,1% dari target nasional 18,8%, Pemeriksaan kesehatan gratis: 79,56%, Penanggulangan penyakit tidak menular, Hipertensi terlayani: 75%, Diabetes Mellitus: 80%, Usia produktif terlayani: 80,3%, Screening HIV: 39,36% dan SPM TBC: 68%.

Banggai Kepulauan menjadi daerah dengan capaian akreditasi layanan kesehatan tertinggi di Sulawesi Tengah, ditandai dengan: 10 Puskesmas akreditasi Paripurna, 4 Puskesmas akreditasi Utama, 2 Rumah sakit (RS Pratama Bulagi dan RS Trikora) akreditasi Paripurna.

Selain itu, seluruh puskesmas dan rumah sakit telah menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD (100%), capaian yang belum dimiliki kabupaten/kota lain di Sulawesi Tengah, bahkan Kota Palu.

Pemerintah menyampaikan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pengabdian dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Peringatan HKN diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

“Dengan generasi yang sehat, kita dapat mewujudkan Banggai Kepulauan yang maju, sejahtera, dan hebat di masa depan,” ujarnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, jajaran pemerintah dan insan kesehatan melaksanakan Upacara Bendera, Kamis (20/11/2025).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, sebagai penegasan bahwa pembangunan kesehatan menjadi investasi strategis menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin yang di bacakan Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menegaskan bahwa generasi sehat tidak sekadar bebas dari penyakit, melainkan generasi yang kuat secara fisik, sehat mental, berakhlak, dan memiliki daya saing global.

Upaya tersebut dimulai sejak fase penting kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, anak, hingga remaja, termasuk pencegahan stunting, gizi seimbang, imunisasi lengkap, dan pencegahan anemia.

Oleh karena itu, pada momentum hkn ke-61 ini, saya ingin menegaskan beberapa hal kunci: pertama, penguatan fondasi kesehatan sejak dini, kedua, transformasi layanan kesehatan primer, ketiga, revolusi mental dan perilaku hidup bersih dan sehat (phbs), keempat, sinergi seluruh pihak dan kelima, penguatan ketahanan sistem kesehatan.

“Kita semua adalah garda terdepan dalam mewujudkan masa depan hebat bagi bangsa ini. Setiap langkah kita, setiap dedikasi kita, setiap inovasi kita, akan memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya generasi penerus yang sehat, cerdas, dan unggul,” papar Serfi.

“Mari, pada HKN ke-61 ini, kita jadikan sebagai momentum untuk memperbarui semangat dan komitmen kita. Teruslah berkarya dengan hati, melayani dengan penuh kasih sayang, dan mengabdi untuk Neger,” katanya.

Diakhir sambutannya, Wabup mengucapkan Selamat memperingati hari kesehatan nasional ke-61, generasi sehat, masa depan hebat Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh.

Kegiatan bertempat di Gedung BPU Kecamatan Tinangkung dan dihadiri Mewakili Kapolres Bangkep, Pj. Pabung 1308 LB, Anggota DPRD, Kadis Dinkes, Kepala OPD Lingkup Pemda, Kepala Puskesmas Se-kabupaten Bangkep serta undangan lainnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Kegiatan Konsultasi Publik Penyusunan Kajian Risiko Bencana sebagai bagian dari upaya memperkuat perencanaan penanggulangan bencana yang lebih komprehensif, akurat, dan berbasis data. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan daerah terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Banggai Kepulauan, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Sekban BPBD, Narasumber, Kepala OPD Lingkup Pemda serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey mengatakan Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan wilayah kepulauan dengan karakter geografis dan kondisi geologis yang kompleks. Daerah kita memiliki potensi bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, gelombang ekstrem yang semakin sulit diprediksi. karena itu, keberadaan kajian resiko bencana menjadi sangat penting sebagai dasar dalam penyusunan rencana pembangunan, tata ruang, serta langkah-langkah mitigasi untuk melindungi masyarakat.

Konsultasi publik hari ini merupakan bagian dari proses perencanaan yang partisipatif dan transparan. pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam upaya penanggulangan bencana. dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.

“Saya berharap kita dapat memberikan masukan yang konstruktif, berbagi pengalaman, mengidentifikasi potensi ancaman, serta menyamakan persepsi tentang strategis pengurangan resiko bencana di daerah kita,” ujar Serfi.

“Saya juga mengapresiasi BPBD Banggai Kepulauan yang telah memprakarsai kegiatan ini sebagai wujud komitmen untuk memperkuat ketangguhan Daerah. Semoga dokumen kajian yang disusun nantinya dapat menjadi rujukan yang akurat, ilmiah, dan aplikatif dalam pembangunan yang berwawasan kebencanaan,” tambahnya.

“Saya berharap kita dapat mewujudkan banggai kepulauan yang lebih siap, lebih tangguh, dan lebih aman dalam menghadapi berbagai potensi bencana. semoga kerja sama kita hari ini menjadi langkah penting dalam melindungi keselamatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan Daerah,” tutup Wabup. (Decky-KOMDIGI)

Luwuk Selatan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendukung integrasi data pertanahan melalui kehadiran Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, bersama Kepala Kantor Pertanahan Banggai Kepulauan, Dr. Dito Syaferli, S.H., M.Kn., pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Prioritas Nasional yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Estrella Luwuk, Senin (17/11/2025).

Kegiatan tingkat provinsi ini menggabungkan evaluasi Program Prioritas Nasional melalui Asta Cita Presiden, penyelarasan RPJMD Provinsi Sulteng 2025–2029, serta Program Unggulan Sembilan Berani. Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU “Sulteng Satu Data Pertanahan” antara Pemprov Sulawesi Tengah dan Kanwil BPN Sulteng.

Dalam pemaparan pihak Kanwil BPN Sulteng, ditegaskan bahwa penerapan Kebijakan Satu Peta menjadi kunci sinkronisasi berbagai peta tematik, antara lain Peta Kawasan Hutan, Peta IUP Pertambangan dan Perkebunan, Peta RTRW, Peta Pajak Bumi dan Bangunan, hingga Peta Pendaftaran Tanah. Integrasi ini diharapkan menjadi landasan penguatan kebijakan pembangunan serta kepastian investasi di seluruh wilayah Sulteng.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendorong agar MoU tersebut segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama antara pemerintah kabupaten/kota dengan kantor pertanahan masing-masing. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan konsolidasi data yang lebih akurat dan terpadu.

Kehadiran Bupati Rusli Moidady dan Kepala Kantor Pertanahan Banggai Kepulauan menjadi bukti kesiapan daerah dalam mendukung percepatan integrasi data pertanahan. Komitmen ini sekaligus memperkuat posisi Banggai Kepulauan dalam upaya mewujudkan tata kelola pertanahan yang sinkron, transparan, dan menunjang pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar rapat paripurna dalam rangka penetapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Sidang juga dirangkaikan dengan penyampaian keterangan Bupati atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tahun 2025, bertempat di Ruang Rapat Kantor DPRD Banggai Kepulauan, Senin (17/11/2025).

Rapat dipimpin oleh unsur pimpinan DPRD dan dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey yang mewakili Bupati, Ketua DPRD Arkam Supu, Wakil Ketua I Rusdin Sinaling, Wakil Ketua II Suhardiman Sabalino, Asisten II Setda Edison Moligai, para kepala OPD, serta Plt. Sekretaris DPRD Asgar Lalu dan Para Anggota DPRD.

Membacakan sambutan Bupati, Serfi Kambey mengawali dengan ajakan memanjatkan syukur atas terlaksananya agenda penting tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah menuntaskan pembahasan KUA-PPAS 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama DPRD sehingga KUA-PPAS 2026 dapat dirumuskan selaras dengan hasil Musrenbang, reses, SPM, dan implementasi visi-misi daerah di tengah kebijakan pemangkasan transfer ke daerah yang menurunkan kemampuan fiskal kita,” ujar Serfi membacakan pesan Bupati.

Pemerintah daerah berharap penyusunan Rancangan APBD 2026 dapat dilakukan tepat waktu sesuai ketentuan perundang-undangan.

Pada sidang yang sama, pemerintah daerah menyampaikan keterangan atas dua Raperda prioritas:

1. Raperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparkab) 2026–2030
2. Raperda Irigasi Kabupaten Banggai Kepulauan

Raperda Riparkab 2026–2030 disusun sebagai kelanjutan Riparkab 2020–2025 yang telah berakhir. Pemerintah menegaskan bahwa Banggai Kepulauan memiliki potensi pariwisata berdaya saing tinggi yang perlu dikelola secara terpadu dan berkelanjutan.

“Terwujudnya Pariwisata Kabupaten Banggai Kepulauan yang Maju, Berbasis Alam dan Budaya, Berkelanjutan dan Mensejahterakan Masyarakat.”

Raperda kedua, terkait irigasi, menegaskan kewenangan pemerintah daerah dalam pengelolaan sumber daya air sesuai amanat UUD 1945 dan UU Sumber Daya Air. Aturan ini diarahkan untuk ketahanan pangan, peningkatan pendapatan petani, dan pencegahan konflik horizontal akibat perebutan air irigasi.

Seluruh fraksi DPRD menyatakan menerima dan menyetujui laporan Bupati terkait KUA-PPAS serta proses pembahasan kedua raperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025.

Menutup penyampaiannya, Bupati melalui Wakil Bupati kembali menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD.

“Terima kasih atas kerja sama yang terbangun selama ini, sehingga dua raperda ini dapat dibahas dan ditetapkan demi kepentingan masyarakat Banggai Kepulauan,” ujar Serfi. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sidang Tahunan Majelis Sinode Gereja Protestan Indonesia Banggai Kepulauan (GPIBK) ke-26 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Senin (17/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan Daerah, Ketua Sinode beserta MPH, Camat Bulagi, Forkopimcam Bulagi, serta para tamu undangan.

Dalam Wakil Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi kepada Majelis Sinode GPIBK yang telah bekerja keras mempersiapkan penyelenggaraan sidang tahunan ini.

Sidang Tahunan GPIBK ke-26 disebut sebagai momentum penting bagi perjalanan pelayanan gereja, bukan sekadar agenda rutin. Forum ini menjadi ruang refleksi, evaluasi, dan perencanaan strategis dalam memperkuat kehidupan berjemaat serta meningkatkan kontribusi gereja bagi umat Kristen di Banggai Kepulauan.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan yang memperkuat kerukunan antar umat beragama dan menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. Disampaikan pula ajakan untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, meskipun terdapat perbedaan keyakinan, demi membangun masyarakat yang damai, sejahtera, serta penuh kasih.

Melalui sidang tahunan ini, peserta diharapkan dapat merumuskan keputusan-keputusan penting yang bermanfaat bagi peningkatan pelayanan gereja dan penyelesaian persoalan umat, baik di tingkat lokal maupun global. Pemerintah berharap hasil sidang akan berdampak positif bagi kemajuan gereja, masyarakat, serta bangsa.

“Seraya berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan diberkati Tuhan”, ujar Wabup. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan Sosialisasi Transaksi Perpajakan Secara Elektronik pada Coretax dalam Pengelolaan Dana BOS bagi satuan pendidikan SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Banggai Kepulauan. Acara berlangsung di Aula Bappeda dan Litbang dan dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Banggai Kepulauan, Edison Moligay, S.Sos., mewakili Bupati Banggai Kepulauan, Senin (17/11/2025).

Kegiatan itu dihadiri jajaran pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Narasumber, para Kepala Sekolah, bendahara, serta operator sekolah. Sistem perpajakan berbasis digital Coretax dinilai menjadi instrumen penting dalam memastikan pengelolaan dana pendidikan berjalan transparan dan akuntabel.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Asisten II, pemerintah daerah menegaskan bahwa perpajakan memiliki peran vital dalam menopang pembiayaan pembangunan, termasuk sektor pendidikan.

“Pemahaman mengenai kewajiban perpajakan dan pelaporan berbasis sistem digital seperti Coretax sangat penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pada satuan pendidikan,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Edison Moligay.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah mendorong satuan pendidikan untuk memperkuat kedisiplinan administrasi dan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan terutama terkait pengelolaan:

1.Dana BOS yang bersumber dari APBN dan APBD,

2. Transaksi belanja sekolah yang dikenakan pajak, serta

3. Pelaporan elektronik melalui sistem Coretax.

“Pengelolaan yang transparan, efektif, dan akuntabel adalah fondasi utama peningkatan mutu layanan pendidikan di Banggai Kepulauan,” lanjut sambutan tersebut.

Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta para narasumber yang telah mempersiapkan sosialisasi ini. Seluruh peserta diminta mengikuti kegiatan secara saksama agar pemahaman perpajakan dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

“Kegiatan Sosialisasi Pajak (Coretax) pada satuan pendidikan di Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi dinyatakan dibuka,” ujar Edison Moligay.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap tata kelola keuangan sekolah, khususnya dana BOS, semakin profesional, transparan, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan di Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Sekdis Dikbud) Kabupaten Banggai Kepulauan, Jamaluddin Ahmad, S.Sos., MM, menegaskan pentingnya tata kelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang transparan dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Hal itu ia sampaikan saat kegiatan sosialisasi pemanfaatan dan pelaporan Dana BOS serta sistem digital Coretax yang digelar Dinas Dikbud setempat, Senin (17/11/2025).

Dalam sambutannya, Jamaluddin menyoroti perubahan regulasi dan sistem pelaporan keuangan yang terus berkembang seiring dengan transformasi digital di sektor pendidikan. Menurut dia, kepala sekolah, bendahara, dan operator BOS wajib meningkatkan kemampuan teknis dan integritas dalam pengelolaan anggaran.

“Tantangan kita ke depan bukan hanya memahami sistem, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah yang dikelola memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu layanan pendidikan,” ujar Jamaluddin.

Ia menekankan bahwa dana BOS tidak boleh dipandang sekedar urusan administrasi, melainkan instrumen penting dalam membangun kualitas generasi masa depan.

“Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kualitas pembelajaran anak-anak kita di kemudian hari,” katanya.

Dinas Dikbud Banggai Kepulauan saat ini tengah memperkuat penerapan sistem pelaporan digital, termasuk melalui platform Coretax, sebagai upaya memastikan efisiensi penggunaan anggaran. Maluddin menyebut penerapan teknologi bukan hanya bagian dari tuntutan regulasi, tetapi langkah strategis untuk membangun tata kelola pendidikan yang berkelanjutan.

Pemerintah daerah, kata Jamaluddin, memikul tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan kompetitif. Karena itu, penggunaan Dana BOS mesti relevan dengan kebutuhan sekolah dan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran.

Ia berharap peserta sosialisasi yang berlangsung selama empat hari itu mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh ke dalam praktik di satuan pendidikan masing-masing.

“Semoga pemahaman dan keterampilan yang diperoleh benar-benar memberikan efek nyata bagi peningkatan kualitas pengelolaan dana pendidikan di seluruh sekolah,” ucapnya.

Sekdis juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan panitia penyelenggara dari Bidang Dikdas serta peserta kegiatan yang hadir.

Pada bagian akhir sambutannya, Maluddin mengumumkan dibukanya pendaftaran calon kepala sekolah di Kabupaten Banggai Kepulauan. Ia mendorong para pendidik yang memenuhi syarat, termasuk yang masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT), untuk segera mendaftar secara daring.

“Pangkat minimal 3C, silakan mendaftar. Namun, perlu dipahami bahwa penempatan sekolah belum dapat dipastikan. Bisa jadi berharap ditempatkan di sekolah A, tetapi hasilnya berbeda,” ujarnya.

Ia menegaskan proses seleksi diharapkan melahirkan kepala sekolah berintegritas dan layak memimpin satuan pendidikan di wilayah Banggai Kepulauan.

Kegiatan bertempat di Aula Bappeda dan Litbang turut hadir Asisten II Setda, Narasumber, Staf Dikbud, Para Kepala Sekolah. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, Banggaikep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menghadiri secara langsung kegiatan Ajang Kreativitas Pemilihan Duta Genre (Generasi Berencana) Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Bappeda Banggai Kepulauan pada Sabtu, 15 November 2025.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Kepala DP3AP2KB beserta jajaran, para kepala perangkat daerah terkait, Ketua TP-PKK, Ketua DWP Banggai Kepulauan, pimpinan instansi vertikal, Camat Tinangkung, para kepala sekolah, pembina PIK-R, orang tua para finalis, serta seluruh peserta dan calon Duta Genre.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menegaskan bahwa ajang pemilihan Duta Genre bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah yang penting dalam membangun karakter dan kreativitas generasi muda di daerah, Kegiatan pemilihan Duta Genre ini merupakan salah satu upaya kita untuk mengembangkan potensi kreativitas dan membentuk karakter generasi muda yang memiliki wawasan, keterampilan, serta pemahaman yang baik tentang pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa para Duta Genre nantinya diharapkan mampu menjadi teladan bagi remaja lainnya, terutama dalam mempromosikan pola hidup sehat, menjauhi pergaulan bebas, dan menumbuhkan cita-cita yang luhur untuk masa depan yang lebih baik.

Bupati Rusli Moidady, juga menegaskan bahwa pemerintah daerah percaya akan besarnya potensi generasi muda Banggai Kepulauan. Melalui ajang Genre ini, para remaja diberikan ruang untuk menunjukkan kreativitas, kecakapan, serta pengetahuan di berbagai bidang “Kami percaya bahwa setiap pemuda di Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi yang luar biasa. Kegiatan ini adalah sarana yang tepat untuk mengasah kemampuan mereka agar kelak mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan sportivitas. “Saya berharap seluruh peserta tidak hanya bersaing secara sehat, tetapi juga belajar satu sama lain, memperluas wawasan, dan mempererat tali persaudaraan di antara sesama generasi muda,” tutup Bupati Rusli Moidady.

Acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme, menampilkan berbagai kreativitas dan bakat para finalis Duta Genre 2025 yang siap menjadi generasi muda unggul dan berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

 

Bulagi. banggaikep.go.id — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Banggai Kepulauan, resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan Pengurus Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Kecamatan Bulagi Masa Bakti 2025–2028. Prosesi pelantikan berlangsung di aula Kantor Camat Bulagi, Sabtu (15/11/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Camat Bulagi, jajaran Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Banggai Kepulauan yang sempat hadir, Pengurus Kwartir Cabang yang turut hadir, Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kecamatan Bulagi, Pengurus Kwartir Ranting Bulagi, para pembina pramuka, serta adik-adik pramuka dari berbagai gugus depan.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Banggai Kepulauan Serfi Kambey menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan hanya agenda seremonial, melainkan merupakan bentuk kepercayaan dan amanah untuk menggerakkan Gerakan Pramuka di tingkat kecamatan. “Pelantikan pada hari ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah tanda kepercayaan, amanah, serta komitmen untuk menggerakkan organisasi Gerakan Pramuka di tingkat ranting, yang merupakan ujung tombak pembinaan generasi muda di wilayah Kecamatan Bulagi,” ujarnya.

Serfi Kambey juga menyoroti tantangan generasi muda saat ini yang semakin kompleks, baik dari perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga tantangan moral. Dalam konteks itulah Gerakan Pramuka diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, kecakapan hidup, dan kepedulian sosial.

Selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramukan Banggai Kepulauan Serfi Kambey, juga menekankan pentingnya peran Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) sebagai unsur pembina dan pendukung penyelenggaraan kegiatan kepramukaan di tingkat kecamatan. Sementara itu, Kwartir Ranting (Kwaran) disebut sebagai motor penggerak aktivitas pramuka di gugus depan.

Karena itu, Serfi berharap pengurus yang baru dilantik mampu bekerja dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan inovasi. “Saya berharap pengurus yang baru dilantik mampu menghidupkan kembali aktivitas pramuka di sekolah-sekolah, desa, dan seluruh wilayah Kecamatan Bulagi,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Serfi Kambey mengajak seluruh unsur Mabiran, para pembina, serta tokoh masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi demi kemajuan gerakan kepramukaan di Kecamatan Bulagi. “Pramuka hanya bisa berjalan baik jika kita bersinergi pemerintah, sekolah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus Mabiran dan Kwaran Bulagi Masa Bakti 2025–2028 yang baru dikukuhkan untuk menjalankan tugas serta dapat memberikan energi baru, semangat baru, dan harapan baru bagi perkembangan Gerakan Pramuka di Kecamatan Bulagi.”

Di akhir sambutannya, Serfi Kambey mendoakan agar seluruh pengurus yang baru dilantik senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan tugas mulia tersebut. “Semoga Tuhan yang penuh kasih senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua dalam mengemban tugas mulia ini,” pungkasnya. (Roy-IKP KOMINFO)