Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka secara resmi melantik dan mengukuhkan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) serta Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan masa bakti 2025–2030, Senin (3/11/2025).

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat kepramukaan, dihadiri oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Vera Rompas Mastura, S.Sos., M.Si., beserta jajaran, unsur Forkopimda, para pengurus Mabicab dan Kwarcab yang baru dilantik, serta adik-adik Pramuka dari berbagai gugus depan se-Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian dan kebersamaan dalam membina generasi muda.

“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting dalam meneguhkan semangat pengabdian kita kepada bangsa dan daerah melalui Gerakan Pramuka,” ujar Rusli.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi. Ia menilai, nilai-nilai dasar Pramuka seperti disiplin, tanggung jawab, cinta tanah air, dan gotong royong harus terus ditanamkan dalam setiap kegiatan kepramukaan.

“Kwartir Cabang harus bisa membina generasi muda agar menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak mulia, dan memiliki kecakapan hidup. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, jadilah teladan, dan berinovasi lah agar kegiatan Pramuka tetap relevan dan menarik di era digital,” pesan Rusli.

Bupati Rusli juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mendukung penuh kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan siap menghadapi masa depan.

“Gerakan Pramuka adalah mitra strategis pemerintah dalam membentuk SDM yang disiplin, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Mari jadikan masa bakti 2025–2030 ini sebagai periode kebangkitan semangat Pramuka di Banggai Kepulauan,” tutupnya.

Usai pelantikan, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Vera Rompas Mastura, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan sambutan inspiratif yang menekankan pentingnya sinergi antar unsur kepramukaan dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter.

“Kita ketahui bersama bahwa tantangan generasi muda semakin kompleks. Dibutuhkan peran aktif semua pihak, termasuk Gerakan Pramuka, untuk ikut mengatasi berbagai permasalahan tersebut,” ujar Vera.

Ia menegaskan, semangat Satya Pramuka khususnya janji untuk menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat harus menjadi landasan moral dan semangat dalam setiap kegiatan kepramukaan.

Vera juga mendorong agar pengurus baru dapat menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan secara kreatif dan berkelanjutan, serta memperkuat sistem pembinaan dari tingkat gugus depan hingga kwartir cabang.

“Pelantikan ini harus menjadi momentum untuk memantapkan sistem manajemen dan sumber daya, agar gairah kepramukaan di Banggai Kepulauan kembali tumbuh. Dengan kerja keras dan komitmen bersama, segala tantangan dapat dihadapi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Vera menyinggung Keputusan Kwartir Nasional Nomor 225 Tahun 2015 tentang tugas Majelis Pembimbing yang memiliki peran penting dalam memberikan bimbingan moral, organisasi, serta dukungan material dan finansial bagi pengembangan Gerakan Pramuka.

Menurutnya, meski tantangan di era globalisasi semakin berat, Gerakan Pramuka tetap menjadi wadah efektif dalam pembentukan karakter generasi muda yang berkepribadian luhur dan berjiwa nasionalis.
“Gerakan Pramuka adalah solusi pembentukan karakter dan moral pemuda. Saya yakin Pramuka Banggai Kepulauan mampu menjadi pelopor di Sulawesi Tengah,” tegas Vera.

Dalam kesempatan tersebut, Vera menyampaikan tiga pesan utama bagi pengurus Mabicab dan Kwarcab masa bakti 2025–2030:

1. Menghidupkan kembali sistem pembinaan Pramuka Garuda, dengan melibatkan seluruh unsur kwartir dan gugus depan.
2. Meningkatkan kualitas pembina Pramuka, melalui pelatihan dasar (KMD) dan lanjutan (KML).
3. Mewujudkan sistem informasi keanggotaan dan kelembagaan Pramuka yang terintegrasi dari gugus depan hingga kwartir nasional.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kwarda Sulawesi Tengah kini tengah memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Bawaslu Provinsi Sulteng, dalam mendorong partisipasi masyarakat dan penguatan karakter kebangsaan.

“Mari kita bangun kolaborasi yang kuat antara Kwarcab dan Kwarda, termasuk dengan berbagai lembaga mitra. Bersama, kita wujudkan Pramuka yang adaptif dan berdaya saing,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Vera menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi mereka dalam membina generasi muda, sekaligus dorongan semangat kepada pengurus baru untuk melanjutkan dan mengembangkan capaian yang telah diraih.

“Lima tahun bukan waktu yang singkat. Masih banyak yang harus kita benahi, tapi juga banyak kemajuan yang telah kita raih. Terima kasih atas pengabdian kakak-kakak semua. Mari kita lanjutkan perjuangan ini dengan semangat kebersamaan,” tutupnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, banggaikep.go.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto, SE., ME., menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah dalam keterangannya usai pelaksanaan upacara di halaman Kantor Bupati, Senin (3/11/2025),

Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, menegaskan bahwa usia 26 tahun merupakan fase kematangan bagi Banggai Kepulauan untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis dan terarah.
“Peringatan HUT tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi ajakan bagi seluruh aparatur dan masyarakat untuk merefleksikan sejauh mana capaian pembangunan kita, serta memperkuat komitmen bersama menuju Banggai Kepulauan yang lebih maju, berdaya saing, dan mandiri,” ujar Aris.

Ia menjelaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang berlandaskan delapan program unggulan BERKAH sebagaimana telah ditetapkan oleh Bupati Banggai Kepulauan.
“Seluruh perangkat daerah harus bergerak selaras dengan arah kebijakan Bupati melalui delapan program unggulan BERKAH. Kolaborasi lintas sektor menjadi modal penting agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke pelosok,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sekda menyoroti pentingnya peningkatan kinerja aparatur pemerintahan dan efisiensi pelaksanaan program di semua tingkatan birokrasi. Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan harus dibarengi dengan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Kita harus memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Pelayanan publik harus semakin cepat, terbuka, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Terkait dengan tema HUT ke-26 tahun ini, “Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Wujudkan Banggai Kepulauan yang Berkah, Maju, dan Mandiri,” Aris menyebut tema tersebut sangat relevan dengan kondisi dan arah pembangunan daerah saat ini.
“Semangat kebersamaan inilah yang akan menjadi energi utama kita. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen sosial untuk memperkuat sinergi menuju kesejahteraan bersama,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Sekda Aris menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan HUT ke-26, mulai dari persiapan, pelaksanaan upacara, hingga kegiatan sosial dan kebudayaan yang turut memeriahkan peringatan hari jadi daerah tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, ASN, pelajar, masyarakat, dan semua pihak yang telah berperan aktif. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi inspirasi untuk bekerja lebih baik demi Banggai Kepulauan yang kita cintai,” tutupnya. (IKP-KOMINFO-BKP)

 

Salakan,BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi meluncurkan Layanan Panggilan Darurat 112 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan cepat, tepat, dan tanggap terhadap berbagai situasi darurat yang dihadapi masyarakat. Senin (03/11/2025).

Melalui layanan ini, masyarakat dapat dengan mudah menghubungi bantuan saat terjadi keadaan darurat seperti kebakaran, kecelakaan, bencana alam, gangguan keamanan, maupun kondisi darurat medis, cukup dengan menekan nomor 112 yang bebas pulsa dan dapat diakses selama 24 jam.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa kehadiran layanan darurat ini akan memudahkan masyarakat tanpa perlu mencari nomor instansi berbeda ketika menghadapi keadaan genting. “Cukup tekan 112, petugas siaga akan segera merespons dan menghubungkan panggilan dengan instansi terkait,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa layanan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kecepatan respon dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama yang harus dijaga bersama.

Ucapan terima kasih dan apresiasi turut disampaikan kepada seluruh pihak yang berperan dalam mewujudkan sistem pelayanan terpadu ini, mulai dari tim teknis, penyelenggara, hingga seluruh unsur pemerintah daerah dan mitra terkait.

Menurutnya, layanan 112 bukan hanya simbol kemajuan pelayanan publik, tetapi juga bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat. “Mari kita dukung dan gunakan layanan ini secara bijak untuk kepentingan keselamatan bersama,” pungkasnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan gelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Banggai Kepulauan Ke-26 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (03/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Ihsan Basir, SH.,LLM, Ketua Pengadilan Luwuk Suhendra Saputra, SH., MH, Dandim 1308 L/B Letkol Kav. Azhar Hamid, Kajari Balut Adnan Hamzah, SH., MH, Ketua DPRD Banggai Kepulauan Arkam Supu, S.Th.I., MH, serta para kepala daerah dari kabupaten Morowali, Morowali Utara dan Banggai Laut, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-26 bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk refleksi, evaluasi, dan memperkuat komitmen pembangunan daerah.

“Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan momentum refleksi dan evaluasi atas perjalanan panjang pembangunan daerah kita. Setiap langkah pembangunan diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Rusli.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen melaksanakan 8 Program Unggulan “Berkah”, yang menjadi arah kebijakan dan pedoman pembangunan daerah, yaitu:

1. Berkah Sejahtera – meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi rakyat dan UMKM.
2. Berkah Cerdas – mewujudkan SDM unggul dengan pemerataan akses pendidikan.
3. Berkah Sehat – memperluas layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan berkualitas.
4. Berkah Infrastruktur – mempercepat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas publik.
5. Berkah Bermartabat – memperkuat nilai budaya, keagamaan, dan kearifan lokal.
6. Berkah Berintegritas – menegakkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
7. Berkah Membangun – mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.
8. Berkah Berdering – memperkuat konektivitas dan digitalisasi di seluruh pelosok daerah.

Bupati Rusli juga memaparkan perkembangan ekonomi daerah, di mana laju pertumbuhan ekonomi Banggai Kepulauan tahun 2024 mencapai 4,03%, sedikit menurun dibanding tahun 2025 sebesar 4,5%, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada pada angka 67,65% di tahun 2024 dan 67,80% di tahun 2025.

Melalui pengembangan sektor pariwisata, perikanan, dan pertanian, diharapkan capaian indikator ekonomi makro dapat terus meningkat untuk mewujudkan visi “Banggai Kepulauan Bangkit menuju masyarakat yang maju, sejahtera, merata, dan berkelanjutan.”

“Tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Namun dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh komponen masyarakat, saya yakin kita mampu menjawab setiap tantangan menjadi peluang kemajuan,” ungkapnya.

Peringatan HUT ke-26 tahun ini mengusung tema: “Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Wujudkan Banggai Kepulauan yang Berkah, Maju, dan Mandiri.”

Tema ini mencerminkan tekad bersama untuk menata masa depan Banggai Kepulauan yang lebih baik, tangguh, dan berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para pendiri, pemimpin terdahulu, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi membangun daerah tercinta ini sejak ditetapkan melalui Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1999 pada tanggal 3 November 1999.

“Mari kita terus bergandengan tangan, menumbuhkan rasa saling menghormati dan menyayangi untuk kemajuan bersama. Semoga semangat kebersamaan dan cinta terhadap daerah ini senantiasa tertanam di hati kita semua,” tutup Bupati Rusli. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Senin (03/11/2025).

Kegiatan di hadiri Staf Ahli Setda Prov. Sulawesi Tengah Ihsan Basir, SH.,LLM, Ketua Pengadilan Luwuk, Suhendra Saputra, SH.,MH, Dandim 1308 L/B Letkol Kav. Azhar Hamid, Danposal LB, Kajari Balut Adnan Hamzah, SH. MH, Ketua DPRD Banggai Kepulauan Arkam Supu, S. Th. I. MH, Bupati Morowali, Iksan Baharudin A. Rauf, Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis, Bupati Balut Sofyan Kaepa, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, Sekda Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, SE. ME, Ketua I DPRD Banggai Kepulauan Sabarudin Sabalino, Ketua II DPRD Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling, Kepala BNN Banggai Kepulauan Kombes Pol Baharuddin, Wakapolres Banggai Kepulauan Kompol Abidin, Asisten dan Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan, Ketua KPU Banggai Kepulauan, Supriano Lumuan, S. Sos. M. Si, Anggota DPRD Banggai Kepulauan, Mantan Bupati Banggai Kepulauan Lania Laosa, Mantan Bupati Banggai Kepulauan, Rais D. Adam, Pembimbing KKN UGM, Dr. Adji Kusworo, Kepala OPD Se- Kab. Banggai Kepulauan, Direktur Bank Mandiri Adri, Tokoh agama, tokoh masyarakat serta tokoh adat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady mengatakan Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banggai Kepulauan bukan sekedar seremonial, tetapi merupakan momentum refleksi dan evaluasi atas perjalanan panjang pembangunan daerah kita.

Dalam upaya mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat, pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen menjalankan 8 program unggulan berkah, yang menjadi pedoman dan arah kebijakan pembangunan daerah, yaitu :
1. Berkah sejahtera, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi rakyat, pemberdayaan umkm, dan peningkatan lapangan kerja produktif.
2. Berkah cerdas, untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan mutu pendidikan dan akses belajar yang merata di seluruh wilayah.
3. Berkah sehat, untuk memperluas layanan kesehatan yang muda dijangkau, berkualitas, dan merata hingga ke pelosok desa.
4. Berkah infrastruktur, guna mempercepat pembangunan jalan, jembatan, fasilitas publik, dan sarana dasar yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
5. Berkah bermartabat, untuk membangun kehidupan sosial yang berlandaskan nilai budaya, keagamaan, dan kearifan lokal kabupaten banggai kepulauan.
6. Berkah berintegritas, menegakkan tata kelola pemerintahan yang bersi, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
7. Berkah membangun, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan komunitas lokal.
8. Berkah berdering, memperkuat konektivitas dan digitalisasi daerah dengan meningkatkan akses komunikasi dan teknologi informasi di seluruh pelosok.

Menurut Bupati, kedelapan program ini bukan sekedar slogan, tetapi merupakan komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam membangun Kabupaten Banggai Kepulauan yang berkeadilan, berkemajuan, dan berkelanjutan. setiap langkah pembangunan yang kita jalankan hari ini diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut kata Rusli, Berkaitan dengan pembangunan di Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, berdasarkan data dari badan pusat statistik, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan pada tahun 2024 tumbuh 4,03%. Sedikit menurun di banding tahun 2025 mencapai 4,5%, sementara indeks pembangunan manusia 67,65% di tahun 2024. Sedikit menurun di banding tahun 2025 mencapai 67,80%, oleh karena itu, di harapkan kedepan melalui pengembangan potensi pariwisata, perikanan, dan pertanian bisa meningkatkan pencapaian indikator ekonomi makro Kabupaten Banggai Kepulauan guna mewujudkan visi Banggai Kepulauan bangkit menuju masyarakat yang maju, sejahtera, merata, dan berkelanjutan.

Tantangan pembangunan ke-depan tentu semakin kompleks, perubahan iklim, kemajuan teknologi, serta dinamika sosial dan ekonomi global menuntut kita untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan bekerja dengan semangat kolaborasi. Namun, saya yakin dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh komponen masyarakat, kita mampu menjawab setiap tantangan menjadi peluang kemajuan.

Peringatan hari ulang tahun ke-26 ini mengusung Tema : “Dengan Semangat Kebersamaan, kita wujudkan Banggai Kepulauan yang Berkah, Maju dan Mandiri”.

Tema ini mencerminkan semangat kita untuk menata masa depan Kabupaten Banggai kepulauan yang lebih baik, daerah yang tumbuh secara ekonomi, kuat dalam sosial budaya, tangguh terhadap perubahan, dan berkelanjutan dalam menjaga lingkungan hidup.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah, menjaga persatuan, memperkuat rasa memiliki, dan bersama-sama membangun Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai ini. mari kita wariskan kepada generasi mendatang daerah yang lebih maju, adil, dan makmur,” ungkapnya.

“Melalui kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh pejuang kabupaten banggai kepulauan dan kepada para mantan pemimpin pemerintahan yang telah memberikan kontribusi melalui pemikiran dan karya dalam membangun kabupaten banggai kepulauan serta para pemangku adat, tokoh masyarakat, aparatur pemerintah, alim ulama, cendikiawan, tokoh pemuda, para pelajar serta seluruh elemen masyarakat,” tambah Rusli.

Alhamdulillah, berkat rahmat dari allah swt, maka berdirilah daerah yang kita cintai ini, berdasarkan undang-undang nomor 51 tahun 1999, pada tanggal 3 november 1999 di tetapkan sebagai tanggal lahirnya Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita peringati setiap tahunnya. Olehnya, melalui peringatan hari ulang tahun ke-26 ini.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan untuk bekerja sama, bergandengan tangan dengan penuh semangat, dan menunjukan jati diri sebagai pejuang-pejuang Kabupaten Banggai Kepulauan. Mari kita hentikan segala syakwasangka, dan penuhi cakrawala sosial dengan saling menghormati dan sayang menyayangi untuk kemajuan bersama,” harapnya.

“Semoga semangat kebersamaan dan cinta tehadap daerah tetap terpatri di hati kita semua. mari terus melangkah maju, bersatu dalam karya, dan menjadikan kabupaten banggai kepulauan sebagai daerah yang membawa berkah bagi seluruh warganya,” tutup Bupati. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, banggaikep.go.id  – Bupati Banggai Kepulauan, H. Rusli Moidady, S.Pd., M.M., menghadiri secara langsung Malam Penganugerahan Festival Trikora Banggai Kepulauan Tahun 2025 yang mengusung tema “Merawat Tradisi, Menjaga Kebersamaan”. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Taman Kota Salakan, pada Sabtu (1/11/2025).

Acara, dihadiri Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, S.E., M.E., Pj. Pabung 1308/LB Pelda Kav. Rahmat Luande, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ikhsan Nursin, S.Pd., M.M., Ketua TP PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, Halima Hamid, S.Sos., Kabag Ops Polres Banggai Kepulauan Kompol Maikun, para Kepala OPD se-Kabupaten Banggai Kepulauan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para tamu undangan.

Mengawali sambutan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ikhsan Nursin, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa Festival Trikora Banggai Kepulauan telah menjadi agenda tahunan yang bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan kebudayaan daerah.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata komitmen kita untuk menjaga dan mengembangkan potensi budaya daerah. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak, khususnya satuan pendidikan yang turut berpartisipasi dan membawa kontingennya dalam festival ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ikhsan Nursin menegaskan bahwa pelaksanaan festival ini menjadi tindak lanjut dari upaya daerah dalam mendukung kegiatan kebudayaan di tingkat provinsi hingga nasional, sekaligus memperkuat identitas budaya Banggai Kepulauan di kancah yang lebih luas.

Sementara sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menekankan bahwa Festival Trikora bukan hanya sekadar ajang hiburan atau perlombaan, melainkan wadah ekspresi, pelestarian nilai sejarah, seni, dan budaya daerah. “Festival Trikora adalah momentum untuk mengenang semangat perjuangan Trikora—semangat persatuan, keberanian, dan cinta tanah air yang harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutur Bupati.

Bupati juga menilai bahwa pelaksanaan Festival Trikora tahun 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Partisipasi masyarakat yang semakin luas, kreativitas generasi muda yang kian kuat, serta kolaborasi lintas komunitas menjadi bukti bahwa semangat Trikora masih hidup dan tumbuh dalam denyut nadi kebudayaan Banggai Kepulauan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, sponsor, dan masyarakat yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut, serta kepada para juri yang telah bekerja dengan objektif dan penuh dedikasi.

“Kepada para penerima penghargaan malam ini, saya ucapkan selamat dan sukses. Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. Bagi yang belum berkesempatan meraih penghargaan, jangan berkecil hati, karena semangat dan karya Anda tetap menjadi bagian penting dalam memperkuat karakter budaya kita,” pesan Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati Rusli Moidady menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Festival Trikora sebagai agenda tahunan yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat.

“Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku seni, dan masyarakat, saya yakin Banggai Kepulauan akan semakin maju dan berdaya saing tanpa kehilangan jati diri dan nilai luhur bangsa,” pungkasnya.

Acara malam penganugerahan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang dan penampilan seni budaya daerah yang menampilkan kekayaan tradisi Banggai Kepulauan. (IKP DUMP-KOMINFO-BKP)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Turnamen Sepak Bola Bupati Cup I Tahun 2025 resmi berakhir dengan laga final yang berlangsung seru di Lapangan Karamat Jaya, Desa Mansamat B, Kecamatan Tinangkung Selatan.

Tim Persikal FC tampil gemilang dan memastikan gelar juara setelah menundukkan Mutiara Kilat FC dengan skor telak 4–0, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan final sekaligus penutupan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Moh. Arisusanto, SE., ME., Waka Polres Banggai Kepulauan Kompol Abidin, S.H., Asisten I Setda Iswan Saleh, Ketua PSSI Banggai Kepulauan Iksan Nursin, Pj. Pabung Letda Kaf. Rahmat Luande, Camat Tinangkung Selatan Dr. Lahali, serta jajaran panitia, official tim, dan masyarakat setempat yang memenuhi area lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT. menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya turnamen perdana ini dengan lancar dan penuh semangat sportivitas.

“Turnamen Bupati Cup I bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah mempererat tali silaturahmi antar warga serta memupuk semangat kebersamaan,” ujar Rusli.

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, panitia, sponsor, serta pihak keamanan yang memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Bupati Rusli berharap turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan pemerintah daerah sebagai sarana pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Ketua PSSI Banggai Kepulauan Iksan Nursin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya turnamen.

“Melalui kompetisi ini, kita melihat munculnya banyak bibit pemain muda berbakat yang perlu mendapat perhatian dan pembinaan lebih lanjut dari pemerintah daerah maupun pengurus PSSI,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkesinambungan guna memperkuat fondasi sepak bola daerah.

Berikut hasil lengkap Turnamen Sepak Bola Bupati Cup I Tahun 2025:

Juara 1: Persikal FC

Juara 2: Mutiara Kilat FC

Juara 3: Kautu FC

Juara 4: SPBU Mutiara FC

Top Scorer: Handi (Kautu FC)

Pemain Terbaik: Jel Pansi (Persikal FC)

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan piala bergilir dan hadiah oleh Bupati Rusli Moidady kepada para juara. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan tertib administrasi. Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Sosialisasi Tata Naskah Dinas, Pakaian Dinas ASN, dan Sistem Kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Jumat, (31/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Edison E. Moligay, S.Sos., M.A.P.

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kasubag Pelayanan Publik dan Tata laksana Luter Maasi, S.H., M.A.P. dari Bagian Organisasi Setda dan Kepala bidang penyelenggaraan Kearsipan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan Suryani Bakri, S.Pd., M.Si.

Adapun materi yang disosialisasikan mencakup tiga regulasi penting, yaitu Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2024 tentang Tata Naskah Dinas, Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2024 tentang Sistem Kerja, serta Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2025 tentang Pakaian Dinas ASN.

Kegiatan ini diikuti oleh para Kasubag Umum dan Kepegawaian dari seluruh perangkat daerah, sekretariat DPRD, kecamatan, rumah sakit, dan puskesmas se-Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya Asisten II Edison Moligay menyampaikan pesan Bupati Rusli bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menegakkan disiplin dan meningkatkan profesionalitas ASN di semua lini birokrasi. Ia menegaskan bahwa tata naskah dinas, pakaian dinas, dan sistem kerja merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Melalui tata naskah dinas yang tertib dan sesuai ketentuan, kita memastikan setiap dokumen dan surat menyurat pemerintahan memiliki kekuatan hukum dan akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Ini juga mencerminkan profesionalitas birokrasi kita,” ujar Edison.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pedoman tata naskah dinas memberikan arah yang jelas dalam penyusunan, pengelolaan, dan penyimpanan surat-menyurat agar komunikasi tertulis antar instansi menjadi lebih efektif dan efisien.

Terkait pakaian dinas ASN, Edison menegaskan bahwa seragam bukan sekadar atribut, melainkan simbol disiplin, etika, dan identitas aparatur negara. Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2025 yang mengatur ketentuan serta sanksi bagi ASN yang tidak mematuhi aturan berpakaian.

“Kerapian dan keseragaman berpakaian mencerminkan kesungguhan ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, mengenai sistem kerja ASN, Edison menekankan pentingnya penerapan pola kerja yang efisien, fleksibel, dan berorientasi hasil sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2024. Menurutnya, ASN harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika kerja modern dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.

“Kita dituntut mewujudkan birokrasi yang berkelas dunia adaptif, berintegritas, dan berorientasi hasil. Karena itu, pemahaman terhadap regulasi dan sistem kerja baru sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati melalui Asisten II menyampaikan apresiasi kepada panitia dan para narasumber atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap, hasil dari sosialisasi ini dapat diterapkan secara nyata di lingkungan kerja masing-masing, sehingga ASN Banggai Kepulauan semakin disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Organisasi Setda Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung dengan lancar dan interaktif. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan yang modern dan berstandar tinggi, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan meresmikan Ruangan Perawatan Anggrek RSUD Trikora yang berstandar KRIS serta Kamar Operasi Modular Operating Theatre (MOT), Acara peresmian berlangsung di RSUD Trikora Salakan, Jumat (31/10/2025).

Dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Bangkep, Ketua Komisi I DPRD Banggai Kepulauan Eko Sahata, Direktur RSUD Trikora dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS, Waka Polres Kompol Abidin, serta para Dokter Spesialis, Tenaga Medis, dan Staf Rumah Sakit Trikora Salakan.

Direktur RSUD Trikora, dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS,  dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya dua fasilitas baru ini yang sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61.

Ia menjelaskan bahwa ruangan perawatan berstandar KRIS (Kelas Rawat Inap Standar)  merupakan penerapan standar pelayanan modern sesuai Permenkes Nomor 3 Tahun 2023, yang mengatur tata ruang dan kelayakan fasilitas kesehatan.

“Kamar perawatan berstandar KRIS memiliki 12 kriteria, mulai dari pencahayaan, sirkulasi udara, luas ruang minimal 7,2 meter persegi per tempat tidur, hingga ketersediaan sumber oksigen dan peralatan keselamatan pasien. Saat ini RSUD Trikora telah mencapai sekitar 89 persen dari kriteria tersebut,” ujar Feldy.

Ia menambahkan, RSUD Trikora memiliki total 103 tempat tidur, dengan 32 di antaranya telah memenuhi standar KRIS. Ke depan, pihak rumah sakit akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan DPRD untuk melengkapi sarana dan prasarana, sejalan dengan tuntutan kerja sama BPJS Kesehatan.

Selain itu, Feldy juga menyoroti pentingnya keberadaan Kamar Operasi Modular Operating Theatre (MOT), yang dilengkapi sistem tata udara dan filter berstandar tinggi untuk menunjang keamanan operasi.

“Fasilitas MOT ini akan menjadi syarat penting dalam proses akreditasi rumah sakit pada tahun 2027. Dengan fasilitas modern ini, kita bisa memberikan pelayanan operasi yang lebih aman dan efisien,” tambahnya.

Ia juga melaporkan perkembangan positif sumber daya manusia di RSUD Trikora, termasuk penambahan tenaga spesialis di bidang anak, jantung, rehabilitasi medik, anestesi, dan urologi, di mana bidang urologi menjadi salah satu layanan unggulan di Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu layanan bagi masyarakat.

“Kesehatan adalah salah satu pilar utama pembangunan manusia. Peresmian dua fasilitas ini menunjukkan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang modern, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar Serfi.

Ia menambahkan, penerapan KRIS pada sistem pelayanan RSUD Trikora merupakan bagian dari transformasi digital yang mendukung efisiensi dan transparansi transaksi publik. Sementara itu, keberadaan Kamar Operasi Modular diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas tenaga medis dan kualitas tindakan operasi di Banggai Kepulauan.

“Peningkatan layanan kesehatan tidak hanya diukur dari bangunan fisik, tetapi juga dari komitmen dan integritas seluruh tenaga kesehatan. Saya mengajak seluruh jajaran RSUD Trikora untuk terus bekerja dengan hati dan profesionalisme,” pesan Serfi Kambey.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bertekad menjadikan RSUD Trikora sebagai rumah sakit rujukan dengan layanan yang memenuhi standar nasional. Fasilitas baru yang diresmikan diharapkan dapat mempercepat peningkatan mutu layanan, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan medis berkualitas, serta mendukung pencapaian visi daerah dalam bidang kesehatan.

“Kami ingin RSUD Trikora menjadi rumah sakit yang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Banggai Kepulauan, tetapi juga menjadi pusat pelayanan kesehatan modern di wilayah timur Sulawesi Tengah,” tutup Serfi Kambey.( Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025, di Taman Kota Salakan, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan tersebut diawali dengan jalan sehat bersama yang diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari tenaga kesehatan, pegawai instansi pemerintah, hingga masyarakat umum.

Turut hadir Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Asisten II Setda Edison Moligay, S.Sos., M.A.P., Kepala Dinas Kesehatan dr. Andi Gunawan, MPH, Waka Polres Banggai Kepulauan Kompol Abidin, Direktur RS Trikora Salakan dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS,  serta sejumlah kepala OPD, kepala puskesmas se-Kabupaten Banggai Kepulauan, dan perwakilan dunia perbankan dari Bank BPD serta Bank Mandiri.

Dalam sambutannya, Direktur Rumah Sakit Trikora Salakan dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS, menegaskan bahwa tema peringatan HKN tahun ini, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, mengandung makna mendalam tentang pentingnya membangun generasi muda yang sehat, kuat, dan berdaya saing sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Membangun kesehatan masyarakat bukan hanya tugas sektor kesehatan semata, tetapi tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa,” ujar dr. Feldy.

Ia menambahkan, selama enam dekade perjalanan pembangunan kesehatan di Indonesia, berbagai tantangan telah dihadapi, mulai dari pandemi, perubahan gaya hidup, hingga meningkatnya penyakit tidak menular. Namun, semangat gotong royong dan dedikasi tenaga kesehatan di seluruh pelosok daerah, menurutnya, menjadi kekuatan utama dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat.

“Transformasi kesehatan terus kita jalankan, mulai dari peningkatan pelayanan primer, kualitas SDM kesehatan, hingga upaya penurunan angka stunting dan perluasan imunisasi. Semua ini demi melahirkan generasi yang cerdas, sehat, dan produktif,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, sanitarian, hingga relawan kesehatan atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat tanpa kenal lelah.

“Peringatan HKN ke-61 ini mengingatkan kita bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Wabup Serfi.

Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjadikan hidup sehat sebagai budaya. Melalui kegiatan jalan sehat, kata Serfi, bukan hanya tubuh menjadi bugar, tetapi juga terjalin silaturahmi dan tumbuh semangat kebersamaan dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

“Kesehatan adalah investasi berharga bagi masa depan kita dan generasi mendatang. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa beraktivitas produktif, membangun daerah yang maju, dan mewujudkan masyarakat sejahtera,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program strategis, seperti peningkatan layanan dasar di puskesmas, digitalisasi sistem kesehatan, pemberdayaan masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta percepatan penurunan stunting.

Usai pelaksanaan jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan senam zumba bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Antusiasme peserta terlihat tinggi, mencerminkan semangat gotong royong dan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup.

Momentum HKN ke-61 di Banggai Kepulauan ini menjadi ajang refleksi dan motivasi untuk memperkuat tekad dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama menuju masa depan yang lebih baik. (Roy-KOMDIGI)