Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady di dampingi Pj. Sekda Suripto Nurdin, Wakil Ketua II DPRD Suhardin Sabalino, Wakapolres Bangkep Kompol Abidin, Danramil Tinangkung diwakili oleh Serma Ahmad Djamila, OPD terkait, Kades dan Pengurus KOPDES Merah Putih di wilayah Kec. Tinangkung hadiri Kegiatan Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, Senin (21/07/2025).

Kegiatan peluncuran tersebut dilaksanakan di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Dalam Sambutan Presiden RI Prabowo Subianto meyakini dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bisa membuat harga obat-obatan bisa murah. Prabowo mengatakan akan melakukan pengecekan pada akhir tahun nanti.

“Saya yakin akhir tahun ini kita akan nanti meninjau, mengecek secara fisik 80 ribu gudang. 80.000 lebih cold store, kita akan lihat obat-obat murah ada, terjangkau oleh rakyat kita yang paling bawah,” ujarnya.

Prabowo mengatakan 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia ini akan memperpendek rantai distribusi. Di mana aliran bahan-bahan penting bisa tersalurkan ke masyarakat.

“Saudara-saudara, 80 ribu koperasi ini adalah suatu upaya untuk kita memperpendek rantai distribusi, bahan-bahan yang penting bagi rakyat. Obat-obat yang penting bagi rakyat, rakyat kecil, rakyat yang ekonominya masih lemah,” ungkap Prabowo.

“Mereka harus punya akses kepada obat-obat penting dalam harga terjangkau,” sambungnya.

Prabowo mengatakan, kehadiran koperasi ini harus bisa membantu para petani hingga nelayan desa. Menurutnya, setiap desa nanti akan punya gudangnya sendiri.

“Kita nanti tiap desa akan punya gudang. Jadi, hasil kalau belum mampu dijual simpan. Di gudang ada tidak pendingin. Jadi kalau mangga-mangga itu bisa dijaga dulu. Bisa bikin es di tiap desa. Yang desa nelayan akan punya pendingin yang lebih besar untuk bikin es dan untuk menjaga ikan,” bebernya.

“Kemudian tiap sebelahnya gudang akan ada gerai sembako, ada gerai simpan pinjam, ada apotek tiap desa,” pungkasnya.

Peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat, sebuah inisiatif besar yang diinisiasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Capaian ini tak lepas dari kerja serius dan kolaborasi solid Tim Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang terdiri dari unsur lintas kementerian dan pemerintah daerah, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Koperasi, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Hukum, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Nasional, Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional, Kementerian Kehutanan, Badan Pangan Nasional, Badan Gizi Nasional, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, serta Pemerintah Kota dan Kabupaten Seluruh Indonesia.

Serta kolaborasi bersama di antaranya: PT Pupuk Indonesia (Persero), ⁠PT Pertamina (Persero), Mandiri, Bank BRI, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Bank Syariah Indonesia, Pos Indonesia, PT Telkom Indonesia, InJourney, ID FOOD, Bulog, PLN, Biofarma, Kimia Farma, PTPN III Holding, Agranis, Dekopin, dan Bank Jateng. (Decky-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Bupati Rusli Moidady melakukan pertemuan bersama Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, BSSN Dr. Sulistyo, S.Si.,ST.,M.Si terkait pengembangan digitalisasi layanan publik yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (18/7/2025).

Pertemuan berlangsung di Resto Cerita Rasa, Cilandak, Jakarta Selatan. Deputi didampingi Plh Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah Firman Maulana, S.E dan Sandiman Ahli Madya Dwi Kardono, S.Sos., M.A.

Dalam pertemuan tersebut Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan hal-hal terkait digitalisasi pada layanan publik, salah satu program prioritasnya adalah Program Digitalisasi Desa.

Bupati Rusli juga mengatakan Pemkab Banggai Kepulauan berharap bisa meningkatkan Indeks SPBE dan unsur nilai Arsitektur Keamanan SPBE bisa naik.

Selain itu, Rusli menambahkan bahwa Digitalisasi di Pemkab Banggai Kepulauan dengan program WiFi gratis di Pedesaan untuk meningkatkan informasi publik di wilayah Banggai Kepulauan dan saat ini akses internet menggunakan Starlink.

Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, BSSN Dr. Sulistyo menyampaikan dukungannya terkait program digitalisasi pada layanan publik, khususnya Program Digitalisasi Desa di Banggai Kepulauan.

Terkait dengan hal tersebut, Deputi Sulistyo akan membantu membuatkan Konsep/Draft Roadmap/Peta Jalan Digitalisasi Layanan Publik yang di dalamnya terdapat program Digitalisasi Desa dan Bupati membuatkan Peraturan Daerah terkait Digitalisasi Layanan Publik agar dapat mengikat seluruh unsur dinas di Kab. Bangkep.

Untuk itu Deputi meminta disampaikan bahan-bahan penyusun antara lain, Visi – Misi Bupati untuk menuangkan konsep program, profil Kab Bangkep, informasi ketersediaan infrastruktur, dan lain-lain.

Selanjutnya Deputi juga akan membantu menghubungi Kemenkomdigi untuk dapat difasilitasi pembangunan jaringan internet di Kabupaten Banggai Kepulauan demi kelancaran layanan publik yang lebih baik.

Sementara itu, Deputi meminta agar dapat disegerakan pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di lingkungan kedinasan Kab. Bangkep dengan menghubungi BSrE BSSN untuk sosialisasi dan asistensi dilanjutkan dengan kerjasama pemanfaatan sertifikat elektronik untuk TTE.

Deputi menawarkan program peningkatan dan pengembangan kompetensi anggota Tim Tanggap Insiden Siber Banggai Kepulauan (TTIS BANGKEP) yang sudah terbentuk tahun 2024 dengan pelatihan yang bisa dilaksanakan dengan mengundang Instruktur BSSN, mengikuti pelatihan di Pusbang SDM BSSN atau pelatihan online.

Kemudian, terkait program kerja Dinas Kominfo Banggai Kepulauan, Deputi mengatakan Kepala Dinas Kominfo Kab. Bangkep dapat melakukan koordinasi ke Direktorat KSS Pemda melalui zoom meeting untuk pembahasan program kerja Diskominfo Kab. Bangkep yang akan diusulkan pada RPJMD 2025-2029.

“Kadis Kominfo juga dapat berkoordinasi terkait TTE dan TTIS untuk selanjutnya disepakati teknis pelaksanaan masing-masing kegiatannya, baik secara Online ataupun Onsite,” jelas Deputi. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Jakarta, Banggaikep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, bersama rombongan Pemerintah Daerah dan Anggota Komisi III DPRD Banggai Kepulauan, melakukan audiensi strategis di kantor PPN – BAPPENAS RI, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Pertemuan, Bupati Banggai Kepulauan yang  didampingi oleh sejumlah pejabat penting daerah, antara lain Kepala Bappeda Dr. Aryono Orab, S.Pd., S.Sos., M.Si, Kadis Perikanan, Kadis Kesehatan, Kadis PMD M. Aris Susanto, SE., ME, Kadis Perumahan, Kadis Pertanian, Kadis Perindagkop Dra. Jeane Rorimpandey, serta Plt. Sekdis Perhubungan Sasbudi Nurdin. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Pembangunan Kawasan Indonesia Timur, Ika Retno Wulandary, ST., M.Sc.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rusli Moidady memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang dinilai sejalan dengan arah kebijakan strategis pembangunan nasional, antara lain Penguatan layanan dasar kesehatan, pendidikan, air bersih, Peningkatan dan pembangunan infrastruktur dasar, Pemberdayaan sektor perikanan dan pertanian, Penguatan konektivitas dan transportasi antarwilayah, Dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.

Direktur Pembangunan Kawasan Indonesia Timur menyambut positif paparan program yang disampaikan. Ia menilai bahwa program-program tersebut telah disusun secara terencana, terkoordinasi, dan selaras dengan kebijakan nasional, khususnya dalam kerangka RPJMN 2025–2029 sebagaimana tertuang dalam Perpres No. 12 Tahun 2025, Lampiran IV.

Lebih lanjut, Ika Retno menegaskan bahwa Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Banggai Kepulauan, masuk dalam indikasi lokasi prioritas pembangunan nasional. Hal ini menjadi peluang besar bagi daerah untuk mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat, asalkan program yang diusulkan berbasis data, kebutuhan riil masyarakat, serta memperhatikan pengelolaan sumber daya lokal secara produktif dan berkelanjutan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal yang lebih kuat dalam membangun kesamaan misi antara pemerintah pusat dan daerah, agar program pembangunan dapat berjalan efektif, efisien, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

 

Salakan Banggaikep.go,id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, menghadiri rapat virtual nasional dalam rangka pemantapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, 18 Juli 2025.

Agenda Sosialiasi Pemantapan Program makan bergizi gratis yang dilaksanakan secara virtual Zoom Meeting, dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Suripto Nurdin, S.Sos., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ikhsan Nursin, S.Pd., MM, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan, serta staf Dinkes Banggai Kepulauan.

Dengan pembahasan Agenda utama sosialisasi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Buruk (SPPG) sebagai bagian dari strategi nasional percepatan implementasi Program MBG. Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., serta dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Sesmenko Ayodhya G. L. Kalake dan Wamensesneg Juri Abdrianto. Selain itu, rapat juga diikuti oleh seluruh Gubernur, Bupati, Walikota, serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) dari seluruh provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan komitmen kuat pemerintah pusat dalam mendukung pelaksanaan Program MBG. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah diharapkan menyediakan lahan guna pembangunan satuan pelayanan gizi (SPPG) sebagai bentuk dukungan konkret.

“Program-program Kepala Badan Gizi Nasional harus dipercepat pelaksanaannya. MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi masyarakat, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui perputaran sektor usaha seperti pertanian, peternakan, dan industri makanan,” ujar Tito.

Program MBG dinilai strategis dalam mengatasi persoalan gizi buruk di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah tertinggal, serta memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

Rapat virtual ini ditutup dengan pembahasan agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Klaten, Jawa Tengah, yang akan dilaksanakan pada 22 Juni 2025, dan rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Rakornas tersebut akan fokus membahas tindak lanjut Program MBG dan penguatan Koperasi Merah Putih sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tak hanya itu, peserta rapat juga diarahkan untuk mulai melakukan persiapan pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 pada 17 Agustus 2025. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di setiap kabupaten/kota diminta siap mempublikasikan segala bentuk kesiapan daerah, termasuk tema nasional yang akan segera ditentukan oleh pemerintah pusat.

Dengan partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam kegiatan ini, diharapkan implementasi Program Makan Bergizi Gratis dapat segera diwujudkan demi peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (IKP-KOMINFO)

 

Bogor, Banggaikep.go.id – Dalam upaya memperkuat pembangunan sektor pertanian dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi menjalin kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB). Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua pihak yang berlangsung di Kampus IPB Bogor, Kamis (17/07/2025).

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO hadir langsung dalam acara penandatanganan tersebut. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat dari lingkup pemerintah daerah, termasuk Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kepala Bappeda dan Litbang, serta Kepala Dinas Pertanian.

Rombongan Pemkab diterima langsung oleh Rektor IPB Prof. Dr. Arif Satria, bersama jajaran pimpinan universitas, antara lain Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global Kerjasama dan Alumni Prof. Dr. Ir. Iskandar Z. Siregar, Dekan Fakultas Ekologi Manusia Prof. Dr. Sofyan Syaf, S.Pt.,M.Si, Direktur Kerjasama, Komunikasi dan Pemasaran Dr. Alfian Helmi, M.Sc, Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB Prof. Dr. Jaenal Effendi, MA, Ketua Tim Beasiswa Utusan Daerah (BUD) Dr. Ir. Ibnul Qayim, Asisten Direktur Bidang Kerjasama Noening Koesoemowardhani S.Pt.,M.Si, dan Sekretaris Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB Dr. Ranti Wiliarsi, M.Si.

 

Rektor IPB menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Banggai Kepulauan dalam menjalin kemitraan strategis ini. Ia menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan daerah berbasis pengetahuan dan inovasi.

“Kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk mengintegrasikan riset kampus dengan kebutuhan daerah, terutama dalam bidang pertanian dan pembangunan wilayah,” ujar Prof. Arif.

Nota Kesepahaman ini mencakup berbagai aspek strategis, seperti pengembangan sistem pertanian terpadu, pelatihan dan pendampingan petani, serta riset kolaboratif dalam pembangunan wilayah pesisir. Selain itu, peningkatan kapasitas SDM melalui program beasiswa dan pelatihan teknis juga menjadi bagian dari kerja sama.

Bupati Rusli Moidady menyampaikan harapannya agar kerja sama ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi dapat segera diimplementasikan dalam program-program nyata di lapangan. “Kami ingin membangun Banggai Kepulauan berbasis potensi lokal yang kami miliki, dan IPB adalah mitra yang tepat untuk mewujudkan visi tersebut,” ungkapnya.

Melalui kemitraan ini, diharapkan terjadi akselerasi pembangunan di Banggai Kepulauan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, dan ketahanan pangan daerah. (KOMINFO-BANGKEP)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melalui Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Serta Pengendalian Inflasi Daerah. Gerakan Pangan Murah ini melibatkan Perum Bulog Luwuk, Koprasi Pangan Sejahtera Banggai Kepulauan dan Toko Moala Salakan, Rabu (16/07/2025).

Kegiatan berlangsung di Pelabuhan Rakyat 3B Kota Salakan dan dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan staf, serta masyarakat.

Dalam sambutan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jibran Malotes mengatakan Gerakan Pangan Murah ini adalah bagian dari program nasional yang diluncurkan oleh Pemerintah pusat untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, sehat, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

“Adapun harapan Kepala Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan harapan agar program ini dapat membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan pangan dengan harga terjangkau,” ujar Kadis.

Jibran Malotes juga berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat. “Kami berharap Gerakan Pangan Murah ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan dalam membeli bahan pangan pokok,” katanya.

Harapan ke Depan dengan diluncurkannya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan program ini dapat menjadi contoh yang sukses dan diikuti oleh kecamatan lainnya. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal dan mengembangkan program ini agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Masyarakat.

Gerakan Pangan Murah adalah langkah awal untuk mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik di Indonesia. Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat, diharapkan tidak ada lagi warga yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan pangan yang sehat dan terjangkau.

Kegiatan ini disambut antusias oleh Masyarakat, warga memadati Lokasi tersebut untuk mengikuti dan berpartisipasi dalam pasar murah yang diadakan sebagai bagian dari acara tersebut.

“Ini sangat membantu kami terutama di tengah harga pangan yang terus menerus naik,” kata seorang Masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Serfi Kambey resmikan Launching Inovasi Aksi Perubahan Kinerja Organisasi dengan judul “Portal Informasi Riset dan Inovasi Daerah (POSIIDA)” bertempat di Kantor Bappeda dan Litbang, Rabu (16/7/2025).

Dalam sambutan Wakil Bupati mengatakan bahwa dalam dinamika pembangunan daerah yang semakin kompleks dan menuntut kecepatan serta ketetapan pengambilan keputusan, inovasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Portal informasi riset dan inovasi daerah ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan hidup kita akan sistem informasi yang terpadu, transparan, dan berbasis data,” ujarnya.

Melalui portal ini berbagai hasil riset gagasan inovatif serta kolaborasi lintas sektor akan terhimpun dalam satu wadah yang mudah untuk pemerintah, dunia akademik pelaku usaha dan masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada bapak Kamrin Jama S.IP.,M.A selaku inovator yang telah berkontribusi dalam mewujudkan aksi perubahan ini. Portal ini bukan hanya sekedar produk digital, tetapi representasi dari komitmen kita dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang ada adaptif adaptif, berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambah Serfi.

Wabup juga berharap agar inovasi ini tidak berhenti hanya pada launching semata. Perlu ada upaya berkelanjutan untuk mengembangkan, memelihara, dan mengoptimalkan penggunaannya sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Buko. Banggaikep.go.id — Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut hangat kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemaajuan (KKN-MB) Universitas Muhammadiyah Luwuk Angkatan XXXVIII Tahun 2025 dalam sebuah kegiatan penerimaan dan penyerahan secara resmi yang digelar pada Selasa, 15 Juli 2025.

Poto: Nampak Wakil Buapti Banggai Kepulauan Serfi Kambey dalam Acara TERIMA MAHASISWA KKN-MB UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH LUWUK ANGKATAN XXXVIII TAHUN 2025. Doc: Prokopim-Bangkep

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, yang secara simbolis menerima para mahasiswa yang akan melaksanakan program pengabdian di wilayah Kecamatan Buko dan Buko Selatan. Kegiatan yang dihadiri Wakil Rektor I.  Dr. Agung Kurniawan, S.Pd.i M.Pd Wakil Rektor II. Nirwan Moh Nur, SH. MH Wakil Rektor IV. Suma K.Saleh, S.Pd.i, M.Pd serta Pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepuluan Kepala Dinas Pariwisata, dr. James Pinontoan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Harry Saputra, Camat Buko dan Buko Selatan, serta para Kepala desa Buko dan Buko Selatan

Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mahasiswa, yang tidak hanya mewakili institusi pendidikan tetapi juga menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN-MB Universitas Muhammadiyah Luwuk. Kehadiran Saudara-Saudari semua tentu menjadi kebanggaan sekaligus harapan besar bagi kami,” ujar Serfi.

Ia menekankan bahwa kegiatan KKN tidak hanya merupakan bagian dari proses akademik, namun lebih dari itu, menjadi wujud pengabdian nyata kepada masyarakat.

“Kuliah Kerja Nyata ini diharapkan mampu memberi kontribusi positif dalam membangun desa, baik dari aspek sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, hingga pemberdayaan masyarakat lainnya,” lanjutnya.

Serfi juga mengajak para mahasiswa untuk menggali potensi lokal, memaksimalkan sumber daya yang ada, serta menjalin komunikasi dan kerja sama yang harmonis dengan masyarakat.

Poto: Peserta KKN Unismu Luwuk ANGKATAN XXXVIII TAHUN 2025 Doc: Prokopim-Bangkep

“Banggai Kepulauan adalah wilayah yang kaya akan budaya, kearifan lokal, dan potensi alam yang luar biasa. Belajarlah dari masyarakat di sini, dan terapkan ilmu yang dimiliki untuk memberi solusi inovatif dan aplikatif,” pesan Serfi Kambey.

Kepada para Kepala Desa dan seluruh masyarakat di lokasi KKN, Wakil Bupati menitipkan para mahasiswa untuk didukung dan dibimbing selama masa pengabdian.

“Saya titipkan adik-adik mahasiswa KKN ini. Berikan mereka dukungan dan bimbingan, agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik, aman, dan lancar,” ucapnya.

Di akhir sambutan, Serfi Kambey berharap kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi diri bagi para mahasiswa, serta memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Banggai Kepulauan maupun mahasiswa itu sendiri.

“Jadikan kesempatan ini sebagai sarana pembelajaran, pengabdian, dan pengembangan kapasitas diri. Semoga program KKN-MB ini membawa perubahan yang nyata dan membangun harapan baru di tengah masyarakat kita,” tutupnya.

Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, ditandai dengan penyerahan secara simbolis mahasiswa KKN-MB kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang tersebar di berbagai desa di wilayah Kecamatan Buko dan Buko Selatan selama masa pengabdian berlangsung. (Doc.Tertulis PROKOPIM – Lap.-KOMINFO BKP)

 

WAKIL BUPATI BANGGAI KEPULAUAN SERFI KAMBEY HADIRI PELUNCURAN PROGRAM KEBERSIHAN DI LUKPANENTENG DORONG SINERGI MAHASISWA, PEMERINTAH, DAN MASYARAKAT

Lukpanenteng, Bulagi Utara – Banggaikep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan desa wisata berbasis lingkungan. Hal ini tampak dalam kehadiran langsung Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, saat menghadiri peluncuran Program Kebersihan Lingkungan yang digagas oleh mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) di Desa Lukpanenteng, Kecamatan Bulagi Utara, Selasa 15/07/2025

Turut hadir dalam Kegiatan Direktur Yayasan Pemerhati Lingkungan, Suryani Mile, SH. Kasat POL PP Kabupaten Banggai Kepulauan, Harry Suputra Nursin, S.STP., M.AP, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai Kepulauan, dr. James Pinontoan, Kepala Dinas Kominfo kabupaten Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Kepala Bidang IKP, Staf Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Banggai Kepulauan.

Kegiatan yang di laksanakan mahasiswa KKN PPM UGM di Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara adalah merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk mendorong kesadaran lingkungan dan mendukung kesiapan desa wisata dalam menyambut wisatawan domestik maupun mancanegara. Desa Lukpanenteng sendiri menjadi lokasi strategis karena berada di kawasan Danau Paisupok, destinasi wisata alam unggulan yang kini semakin dikenal di kancah global.

Poto: Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey. dalam Memeberikan Sambutan Pada Kegiatan Mahasiswa KKN-PPM UGM Doc: Prokopim Bangkep

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-UGM serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan sektor pariwisata.

“Sejak 2018 kami sudah membicarakan pengembangan Danau Paisupok, bahkan pernah saya diskusikan langsung dengan akademisi Dr. Adji Kusworo di Yogyakarta. Hari ini kita menyaksikan sendiri bagaimana Paisupok menjelma menjadi magnet wisata dunia,” ujar Serfi.

Ia menekankan bahwa pembangunan pariwisata tidak bisa dilepaskan dari aspek kebersihan dan penataan lingkungan. Program seperti ini, menurutnya, adalah bentuk kontribusi konkret dari generasi muda terhadap Pembangunan Daerah.

“Tidak perlu menunggu program besar. Yang penting adalah inisiatif nyata dan konsistensi seperti yang dilakukan adik-adik mahasiswa hari ini,” tambahnya.

Poto: Laporan Perwakilan mahasiswa KKN-UGM Doc: Prokopim Bangkep

Sementara Perwakilan mahasiswa KKN-UGM dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan desa yang bersih dan nyaman.

“Lukpanenteng adalah wajah yang dilihat wisatawan. Maka program ini kami anggap sebagai bentuk tanggung jawab moral kami sebagai bagian dari masyarakat akademik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Yayasan Pemerhati Lingkungan, Suryani Mile, SH, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian yang nyata, bukan hanya sebatas seremoni.

Poto: Direktur Yayasan Pemerhati Lingkungan, Suryani Mile, SH Doc: Prokopim Bangkep

“Kami tidak menunggu proyek atau anggaran. Kami datang karena peduli. Karena kami percaya, langkah kecil ini bisa jadi awal dari perubahan besar dalam pengelolaan destinasi wisata,” tuturnya.

Ia juga menyoroti potensi besar Desa Lukpanenteng, yang tidak hanya memiliki Danau Paisupok, tetapi juga kekayaan alam dan budaya lain yang dapat dikembangkan dengan kolaborasi lintas sektor.

Kepala Dinas Pariwisata Banggai Kepulauan James Pinontoan,  menambahkan bahwa jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Banggai Kepulauan mengalami peningkatan signifikan.

Poto: Sambutan Kadis Pariwisata Banggai Kepulauan Doc: Prokopim Bangkep

“Tahun 2023 kita menerima 500 wisatawan mancanegara, meningkat menjadi 1.902 orang pada tahun 2024. Hingga pertengahan 2025, jumlahnya sudah menyentuh 1.200 orang. Sebagian besar dari mereka datang ke Paisupok,” jelasnya.

Menurut James, keberhasilan pariwisata harus ditopang oleh tiga pilar kebersihan lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pelestarian sosial budaya.

“Kalau ketiganya bisa kita jaga, Lukpanenteng akan menjadi destinasi wisata unggulan yang dikenal secara nasional bahkan internasional,” tutupnya.

Acara diakhiri dengan peresmian kelompok peduli kebersihan lingkungan yang diharapkan menjadi mitra aktif pemerintah desa dalam menjaga lingkungan bersih dan sehat, sekaligus memperkuat citra desa sebagai destinasi wisata yang ramah dan nyaman. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Serfi Kambey hadiri Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian laporan panitia khusus DPRD terhadap hasil pembahasan/penelitian atas rancangan peraturan daerah tentang perubahan kedua atas peraturan daerah nomor 8 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan serta Penyampaian Pembentukan Panitia Khusus DPRD atas laporan hasil Pemeriksaan BPK-RI Perwakilan Sulawesi Tengah terhadap Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kab. Banggai Kepulauan Tahun 2024 bertempat di ruang rapat kantor DPRD, Senin (14/7/2025).

Rapat turut dihadiri Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkam Supu, S.Th. I, Wakil Ketua DPRD II Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling, Asisten I Setda Banggai Kepulauan Iswan Saleh, S.Sos, Kepala OPD atau yang mewakili, Kabag Ortal, Hermanto dan Kabag Hukum, Edi Bapitanggene, SH.

Dalam sambutan Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey mengatakan bahwa dinamika pembangunan dan tata kelola pemerintah daerah menuntut kita terus melakukan penyesuaian terhadap struktur organisasi perangkat daerah, agar lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta perkembangan regulasi nasional.

Disamping itu, Perubahan kedua terhadap peraturan daerah nomor 8 tahun 2016 ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan birokrasi yang adaptif, akuntabel, serta mampu mendorong percepatan pencapaian visi dan misi daerah, sebagaimana tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, khususnya badan pembentukan peraturan daerah dan seluruh panitia khusus, yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran dalam membahas secara cermat dan mendalam rancangan peraturan daerah ini,” ujar Serfi.

Ia juga menekankan bahwa adapun masukan, saran, dan koreksi yang konstruktif dari DPRD menjadi landasan penting dalam menyempurnakan substansi dan legalitas rancangan peraturan daerah ini.

“Harapan kami, rancangan peraturan daerah ini dapat segera di tetapkan menjadi peraturan daerah dan menjadi pedoman dalam penataan kelembagaan daerah yang lenih baik ke-depan,” ucap Wabup.

Melalui kesempatan ini, Serfi juga mengajak semua untuk terus memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selanjutnya, setelah mendengarkan pandangan Praksi, 5 Praksi menerima dan menyetujui kecuali 1 Praksi yaitu Praksi Gerindra tidak menerima dan menyetujui laporan pansus, tentang Pembentukan Panitia Khusus DPRD atas laporan hasil Pemeriksaan BPK-RI Perwakilan Sulawesi Tengah terhadap Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kab. Banggai Kepulauan Tahun 2024.

Diakhir rapat paripurna di lanjutkan dengan Penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara Pemerintah Darah Kab. Banggai Kepulauan dan DPRD Banggai Kepulauan, di tanda tangan oleh Wakil Bupati dan Ketua DPRD serta Wakil Ketua DPRD Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)