Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO resmi menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II bertempat di Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (06/10/2025).

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Pj. Sekda Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, S.Sos, Asisten dan Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan, Kepala OPD yang sempat hadir dan peserta penerima SK CPNS 1 orang dan PPPK 83 orang.

Dalam sambutan Bupati Rusli Moidady mengucapkan selamat kepada saudara-saudari yang telah di terima dan di angkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. “Selamat bergabung menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara,” ucapnya.

Rusli menekankan kepada seluruh CPNS dan PPPK agar menerima amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab, amanah ini jangan di sia-siakan tapi harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Jaga dan imbangi amanah ini dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja ada perubahan sikap yang lebih disiplin dan lebih kreatif serta inovatif dalam bekerja untuk itu di butuhkan suatu keseriusan, tanggung jawab moral dan komitmen bersama serta bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” ujarnya.

Aparatur Sipil Negara merupakan amanah pemerintah yang harus di laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Oleh karena itu, dengan menerima surat keputusan Bupati Banggai Kepulauan sebagai Aparatur Sipil Negara yang baru saja di berikan maka sudah terikat bukan lagi sebagai orang yang bebas berbuat dan berperilaku, tetapi ada aturan dan norma yang mengikat sebagai Aparatur Sipil Negara.

“Saya berharap agar saudara-saudari bisa menjaga sikap dan perilaku, jaga nama baik korps dan integritas sebagai abdi negara, pelajarilah aturan-aturan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban serta larangan-larangan bagi Aparatur Sipil Negara,” harap Bupati.

Bupati juga meminta kepada seluruh ASN CPNS dan PPPK yang telah menerima surat keputusan pengangkatan pada hari ini untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a). Pertama, segeralah lakukan adaptasi terhadap tugas pokok dan fungsi jabatan masing-masing, serta bangun koordinasi, komunikasi dan kerja sama yang efektif secara berjenjang, baik dengan pimpinan atau pun dengan rekan kerja.

b). Kedua, perlu kita sadari bahwa tugas pelayanan bukanlah pekerjaan mudah, apalagi kebutuhan dan kepentingan masyarakat semakin meningkat dan beragam. oleh karena itu, segera pelajari dan pahami tupoksi serta lingkungan kerja masing-masing secara cepat dan akurat. juga tingkatkan motivasi dan semangat kerja, sehingga tugas-tugas yang telah di percayakan dapat di laksanakan dengan baik.

c). Ketiga, ciptakanlah suasana kerja yang kondusif dan kerja sama yang baik di antara pimpinan dan rekan kerja di lingkungan unit kerja saudara-saudari agar tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab dapat di capai dengan hasil maksimal.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada para ASN CPNS dan PPPK yang telah menerima SK, saya yakin dan percaya bahwa saudara-saudari akan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya, sesuai bekal pengalaman yang saudara-saudari miliki selama ini,” tutupnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Serfi Kambey menutup secara resmi kegiatan Festival Literasi Kabupaten Banggai Kepulauan dengan tema “LITERASI UNTUK GENERASI CERDAS YANG KREATIF DAN SEJAHTERA”, Sabtu, (4/10/2025).

Kegiatan bertempat di Taman Kota Salakan dan di hadiri Ketua DPRD, Kapolres, Perwira Penghubung 1308 Luwuk/banggai, Kepala Kementerian Agama, Para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan,
Kepala OPD Lingkup Pemda, Para Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Kabupaten Banggai Kepulauan, Danramil Salakan, Kapolsek Tinangkung, Ketua Organisasi Perempuan, Lurah Salakan, Para Kepala-kepala Desa Yang Hadir, Para Kepala Sekolah Sma/smk/smp Dan Sd Yang Hadir, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak-pihak yang telah mendukung suksesnya festival ini.

Wabup menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekedar ajang selebrasi, tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen kita untuk membangun budaya literasi yang kuat di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

erfi juga memaparkan bahwa di era informasi seperti saat ini, literasi bukan hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi digital, literasi finansial, literasi budaya, dan literasi kritis.

“Kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, adaptif, dan mampu berpikir kritis dalam menghadapi tantangan zaman,” ucapnya.

Melalui festival ini, Ia melihat betapa banyak potensi luar biasa yang di miliki oleh anak-anak dan pemuda-pemudi, karya-karya yang di tampilkan, diskusi yang di gelar, dan semangat yang di tunjukkan, semuanya menggambarkan bahwa masa depan daerah ini ada ditangan generasi yang cerdas dan berdaya saing.

“Saya juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, keluarga, hingga masyarakat, untuk terus bergotong-royong membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan,” ujar Serfi.

Akhir sambutannya , Wabup ucapkan selamat kepada para peserta, panitia, dan pemenang lomba dalam kegiatan ini, “Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk membumikan literasi demi terwujudnya generasi yang cerdas, kreatif, dan sejahtera,” tutupnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III Tahun 2025 tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan sukses digelar di aula kantor KPU Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (2/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian penting untuk menjamin keakuratan data pemilih menjelang pemilu mendatang. Rapat dimulai pukul 10.30 WITA dan dihadiri oleh perwakilan berbagai unsur penting, antara lain mewakili Bupati Banggai Kepulauan Muchsin H.S. Yasano, Ketua KPU Supriatmo Lumuan, Kapolres diwakili Kabag Ops Kompol Maikun, Ketua DPRD Arkam Supu, Ketua Bawaslu Muslim Abd. Muin, juga perwakilan partai politik dan instansi terkait lainnya.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa bersama.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Muslim Abd. Muin menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mengingat adanya tantangan dari kebijakan baru seperti kewajiban ASN merubah data kependudukan yang berdampak pada data pemilih.

Ketua KPU Supriatmo Lumuan juga menyampaikan bahwa pembaruan data pemilih ini adalah upaya meminimalisir kesalahan data pada pemilu selanjutnya serta pentingnya sinergi antara KPU dan Dinas Dukcapil agar data kependudukan dan pemilih selalu sinkron.

Dari hasil rekapitulasi data pemilih di 12 kecamatan di Banggai Kepulauan, total jumlah pemilih mencapai 92.049 orang yang terdiri dari 46.394 pemilih laki-laki dan 45.655 pemilih perempuan.

Berikut data rinci beberapa kecamatan: Kecamatan Tinangkung: 12.667 pemilih, kecamatan Tinangkung Selatan: 6.119 pemilih, kecamatan Totikum: 8.269 pemilih, kecamatan Bulagi Selatan: 7.553 pemilih, kecamatan Buko Selatan: 6.711 pemilih.

Kegiatan berakhir pukul 16.00 WITA dengan kondisi aman dan tertib, menunjukkan komitmen seluruh pihak terkait dalam menjaga kualitas data pemilih demi kelancaran proses demokrasi di daerah. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Para Kepala Daerah di tiga Provinsi (Sulawesi Tengah, Tenggara dan Barat) termasuk Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO hadiri penandatanganan Komitmen Bersama Kepala Daerah tentang Pembangunan Meritokrasi di Aula Gedung 1 Lantai 5 Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jl. Mayjend Sutoyo No. 12 Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (2/10/2025).

Acara yang digelar BKN ini dihadiri oleh para Bupati dan Wali Kota dari Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Penandatanganan komitmen tersebut menandai langkah nyata pemerintah daerah dalam mendorong penerapan sistem merit sebagai fondasi pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, transparan, dan berintegritas.

Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan Pembekalan Manajemen Talenta Instansi. Melalui pembekalan ini, kepala daerah dan perangkatnya diharapkan dapat lebih siap mengelola potensi ASN agar mampu mendukung pembangunan daerah secara optimal.

BKN menekankan bahwa pembangunan meritokrasi tidak hanya sebatas pada reformasi birokrasi, tetapi juga memastikan penempatan ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, bukan faktor non-objektif. Sementara itu, manajemen talenta dipandang sebagai strategi penting dalam menyiapkan pemimpin masa depan di lingkungan pemerintahan.

Acara ini diharapkan menjadi momentum penting bagi tiga provinsi di kawasan timur Indonesia tersebut dalam mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) tengah memperkuat sistem perencanaan pembangunan daerah dengan mengadopsi konsep Logical Framework Kinerja Terintegrasi Perangkat Daerah melalui program inovasi “Berkah Selaras”. Program ini hadir untuk memastikan setiap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah selaras dengan visi-misi kepala daerah periode 2025–2029.

Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda dan Litbang Kab. Bangkep Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si dalam live podcast di Studio RPD Mymoe menjelaskan, Logical Framework atau pohon kinerja adalah pendekatan sistematis yang menekankan hubungan sebab-akibat antara input, proses, output, dan outcome. Dengan metode ini, perencanaan tidak hanya berorientasi pada serapan anggaran, tetapi lebih menekankan pada hasil nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kita ingin mengubah cara berpikir dari sekadar menghasilkan output menjadi memastikan outcome. Misalnya, membangun jalan bukan hanya sebatas jalan selesai dibangun, tetapi juga memastikan adanya kelancaran mobilitas masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan Program Berkah Selaras merupakan turunan dari visi pembangunan daerah dengan jargon “Banggai Kepulauan Berkah 2025–2029” yang mencakup delapan program prioritas, di antaranya Berkah Sejahtera, Berkah Cerdas, Berkah Sehat, Berkah Desa Membangun, hingga Berkah Berintegritas.

Dalam praktiknya, Berkah Selaras mendorong perangkat daerah menyusun rencana kerja berbasis isu strategis, mengintegrasikan perencanaan dengan anggaran, serta melibatkan pemangku kepentingan lintas sektor. Misalnya, dalam penanganan stunting, diperlukan sinergi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, DP3AP2KB, serta pemerintah kecamatan.

Selain itu, Fitriah juga memaparkan bahwa sistem ini juga akan ditopang oleh teknologi informasi. Melalui aplikasi khusus, capaian kinerja dapat dipantau secara real-time oleh kepala daerah dan perangkat terkait.

“Berkah Selaras bukan sekadar instrumen teknis, tetapi instrumen manajemen kinerja. Setiap kegiatan OPD harus terukur, transparan, dan berorientasi hasil. Bahkan nantinya evaluasi bisa dilakukan langsung melalui dashboard kinerja,” tambahnya.

Meski demikian, kata Kabid Sosbud masih terdapat sejumlah tantangan, seperti keterbatasan pemahaman ASN terkait logframe, ketersediaan data yang belum lengkap, serta koordinasi lintas OPD yang kerap terhambat ego sektoral. Untuk itu, penguatan kapasitas ASN, audit kinerja, hingga dukungan regulasi terus didorong.

Dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan lintas kabupaten, Pemkab Bangkep optimistis model perencanaan Berkah Selaras dapat berlanjut secara berkesinambungan.

“Kami ingin membangun budaya kerja yang bertanggung jawab, konsisten, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Harapannya, Berkah Selaras menjadi tonggak menuju Banggai Kepulauan Emas,” pungkasnya. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi membuka Festival Literasi Tahun 2025 yang digelar di Taman Kota Salakan, dengan mengusung tema: “Literasi untuk Generasi Cerdas yang Kreatif dan Sejahtera”, Selasa (30/9/2025).

Acara dimulai pukul 16.08 WITA dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Sualdi Ali, S.Pd., M.Pd. Festival ini merupakan bagian dari rangkaian program literasi daerah yang didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik dari pemerintah pusat.

Hadir dalam pembukaan festival ini sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya, Pj. Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, S.Sos, Asisten I Setda Bangkep Iswan Saleh, S.Sos, Kepala Dinas Perpustakaan, Ramlin Hamid, S.Pd., M.A.P, Pj. Pabung 1308 LB, Letda Kav. Rahman R. Luande, Kapolres Bangkep yang diwakili Kabag Logistik, AKP Heintje Senewe, Para Kepala OPD atau perwakilan, Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ramlin Hamid menyampaikan bahwa festival ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan budaya literasi masyarakat dan kualitas pelayanan perpustakaan daerah.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari beberapa kegiatan literasi sebelumnya, seperti bimbingan teknis kepenulisan dan bedah buku, serta akan dilanjutkan dengan pendaftaran naskah kuno khas daerah.

“Festival ini menampilkan berbagai lomba, gelar wicara, serta pameran karya literasi, termasuk hasil transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS) dari 9 desa perwakilan 9 kecamatan,” ungkap Ramlin.

Kegiatan gelar wicara dalam festival ini terbagi menjadi dua sesi, yakni: Sesi pertama: “Aksi Buku ke Literasi” oleh organisasi wanita dan Sesi kedua: “Literasi Sejarah Daerah” oleh tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Selain itu, festival ini juga diramaikan dengan lomba tradisional, lomba bertutur untuk siswa SD dan SMP, serta pameran cipta karya seperti buku, komik, puisi, dan video pendek hasil kreativitas masyarakat.

Sementara itu, Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Pj. Sekda Suripto Nurdin, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Festival Literasi ini bukan sekadar acara seremonial, namun menjadi wujud komitmen kita dalam menanamkan budaya literasi sejak dini. Literasi itu mencakup banyak aspek: digital, finansial, budaya, bahkan sains. Generasi literasi adalah generasi yang logis, kritis, dan inovatif,” tegasnya.

Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta membangun ekosistem literasi di lingkungan masing-masing, menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat, dan mendorong anak-anak mencintai buku serta berpikir kreatif.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan istirahat. Seluruh rangkaian pembukaan Festival Literasi berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme dari peserta.

Festival Literasi 2025 ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam menciptakan generasi Banggai Kepulauan yang lebih cerdas, mandiri, dan berdaya saing di masa depan. (IKP-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid resmi memberikan persetujuan pengangkatan dan pelantikan Muhamad Aris Susanto, SE.,M.E sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (26/9/2025).

Persetujuan ini tertuang dalam surat bernomor 800/1204/BKD yang bersifat rahasia, ditujukan kepada Bupati Banggai Kepulauan di Salakan. Surat tersebut menindaklanjuti usulan Bupati Banggai Kepulauan melalui hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Tahun 2025.

Dalam surat tersebut, Muhamad Aris Susanto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banggai Kepulauan, diangkat sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Gubernur Anwar Hafid dalam arahannya menyampaikan bahwa usulan pengangkatan tersebut pada prinsipnya disetujui, dan meminta agar segera dilakukan penetapan serta pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Persetujuan ini diberikan untuk segera ditindaklanjuti dalam rangka efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Banggai Kepulauan,” tegas Gubernur dalam surat yang ditandatanganinya.

Surat persetujuan tersebut juga ditembuskan kepada: Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dengan adanya persetujuan ini, diharapkan roda pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berjalan lebih optimal di bawah koordinasi Sekretaris Daerah yang baru. (IKP-KOMINFO)

Sapelang, BanggaiKep.go.id – UPTD Pelabuhan Perikanan dan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Wilayah VI Bidang Konservasi bersama Komite Pengelolaan Perikanan dan Pesisir Lestari (KP3L) Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan Kegiatan Pelatihan Restorasi dan Peluncuran Modul Terumbu Karang di Pantai Wisata Kayubas, Desa Sapelang, Kecamatan Buko Selatan, Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan mendukung upaya pemulihan dan pelestarian ekosistem laut, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. Restorasi terumbu karang dilakukan menggunakan metode Reef Star yang dinilai efektif untuk mempercepat pemulihan ekosistem bawah laut.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan Dr. Ir. Ferdy Salamat, ST.,M.Si menekankan bahwa terumbu karang tidak hanya menyajikan keindahan bawah laut, tetapi juga merupakan penopang utama ekosistem laut.

Terumbu karang menyediakan habitat bagi ribuan spesies, menjaga garis pantai dari abrasi, serta mendukung kehidupan nelayan dan perekonomian masyarakat pesisir.

“Upaya restorasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan moral dan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ferdy juga menilai pelatihan ini sangat penting sebagai langkah strategis dalam menanamkan kesadaran, keterampilan, dan komitmen menjaga ekosistem laut kepada para pemuda, masyarakat pesisir, serta pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, Ferdy menyampaikan tiga pesan utama yang menjadi harapan Bupati yakni:
1. Peserta pelatihan diharapkan mengikuti kegiatan dengan serius agar kelak menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing.
2. Pemangku kepentingan diminta terus bersinergi mendukung program pelestarian lingkungan, tidak hanya di atas kertas tetapi juga di lapangan.
3. Masyarakat luas diingatkan agar menjaga laut demi keberlanjutan hidup generasi mendatang.

Ferdy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta berharap peluncuran modul restorasi terumbu karang dapat menjadi panduan teknis dan edukatif bagi masyarakat maupun pemerintah daerah dalam upaya konservasi laut yang berkelanjutan.

Turut hadir Kasat Pol Airud Polres Banggai Kepulauan, UPTD PPKK3K Wilayah IV, Unsur Forkopimcam, Camat Buko dan Buko Selatan, Kepala sekolah (SMP Negeri I, SMA Negeri I, SMK Negeri I Buko Selatan), Kepala Desa se-Kecamatan Buko Selatan, Kelompok Konservasi Desa Labangun dan Desa Sapelang, Pokmaswas se-Kecamatan Buko Selatan, Para Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Banggai Kepulauan, Yayasan Living Seas, Yayasan Blue Aliance Indonesia, Masyarakat dan nelayan Desa se-Kecamatan Buko Selatan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 yang jatuh pada 26 September menjadi momentum penting bagi Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus memperkuat peran data dalam pembangunan daerah, Jumat (26/9/2029).

Sumber. Kominfo

Wakili Bupati, Asisten I Setda Iswan Saleh S.Sos meyampaikan Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali. Tujuannya untuk memperoleh gambaran utuh mengenai struktur dan ekonomi nasional maupun daerah. Data yang dihasilkan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan baik pemerintah pusat maupun daerah.

Dengan mengusung tema Hari Statistik Nasional 2025, ‘ Statistik Berdampak untuk Indonesia Maju’ peringatan ini mengingatkan kita semua bahwa data adalah fondasi pembangunan yang memerlukan dukungan dari seluruh pihak. Sejalan dengan itu, Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang mengangkat tema “Mencatat Ekonomi Indonesia” diharapkan dapat memberikan informasi akurat, mutakhir, dan komprehensif mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, baik formal maupun informal.

“Saya menyambut baik kegiatan sosialisasi ini sebagai langkah awal untuk membangun pemahaman bersama, menyatukan gerak dan memastikan bahwa semua unsur siap berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026” ujar Iswan Saleh.

Melalui forum ini, ia berharap seluruh hadirin dapat menyerap informasi secara maksimal, mengedukasi masyarakat di wilayah masing-masing, serta turut membantu Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pelaksanaan sensus di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama Kepala BPS Banggai Kepulauan menjelaskan bahwa BPS memiliki tiga kegiatan sensus besar, yakni Sensus Penduduk ( setiap tahun berakhiran 0), Sensus Ekonomi (setiap tahun berakhiran 6), dan Sensus Pertanian (setiap tahun berakhiran 3). Pada tahun 2026 mendatang, akan dilaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang mencakup seluruh usaha/perusahaan kecuali usaha yang bergerak di sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sektor Administrasi Pemerintah, Pertanahan, dan Jaminan Sosial wajib serta sektor Aktivitas Rumah Tangga sebagai pemberi kerja dan kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa oleh rumah tangga untuk digunakan sendiri.

“Dengan data hasil sensus ekonomi ini, kita akan memperoleh gambaran jumlah dan sebaran usaha berbagai skala, potensi usaha serta berbagai informasi penting lain yang akan menjadi dasar perumusan kebijakan ekonomi. Peringatan HSN 2025 dengan tema Statistik berdampak untuk Indonesia maju menjadi pengingat bahwa data yang akurat dan berkualitas adalah kunci pembangunan, sementara SE2026 dengan tema Mencatat Ekonomi Indonesia menjadi wujud nyata upaya kita dalam menyiapkan pondasi data menuju Indonesia maju” ungkapnya.

Ia menegaskan, tanpa data yang berkualitas, melalui perencanaan dan pembangunan akan sulit tepat sasaran. Melalui SE2026, diharapkan terbangun keterbukaan kolaborasi, serta pemanfaatan data statistik untuk memperkuat pondasi ekonomi daerah dan memberikan kesejahteraan nyata bagi masyarakat Banggai Kepulauan.

Kegiatan bertempat di Taman Kota Salakan dan turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan Perencanaan Daerah ,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil, Kepala Dinas Perikanan, Perwakilan Polres Kabag Log, serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral tahun 2025 bersama sejumlah perangkat daerah bertempat di Aula Kantor Dinas Kominfo, Kamis (25/9/2025).

Peserta kegiatan ini meliputi Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Badan Pusat Statistik, Kepala Bidang PTSP, serta staf dari beberapa OPD terkait, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pertanian Bidang Peternakan, dan Dinas Perindagkop UKM.

Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan sambutan Kepala Dinas Kominfo. Selanjutnya dilanjutkan dengan sesi panel materi oleh Kepala BPS Banggai Kepulauan dan Kepala Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menekankan pentingnya pengelolaan data sektoral yang sesuai standar. Menurutnya, data merupakan instrumen vital dalam perencanaan pembangunan, evaluasi program, serta perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

“Data yang valid, akurat, mutakhir, dan terpadu menjadi kunci dalam mewujudkan Satu Data Indonesia. Melalui pembinaan ini, kita ingin mendorong sinergi antar-perangkat daerah agar tata kelola data semakin baik, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala BPS Banggai Kepulauan dalam pemaparannya menjelaskan ruang lingkup sistem statistik nasional, dasar hukum, hingga penguatan sistem statistik untuk mendukung implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Ia juga menekankan pentingnya membangun Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di setiap OPD guna mencegah ketimpangan, duplikasi, serta ketidakakuratan data.

Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan menegaskan bahwa kesadaran akan pentingnya data harus dimulai dari proses pengumpulan hingga penyampaian ke wali data. Data yang sudah tervalidasi nantinya akan dipublikasikan melalui portal Satu Data Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan. Hal ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat sistem perencanaan daerah dan meningkatkan capaian indeks pembangunan di masing-masing urusan pemerintahan.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin memahami dan konsisten dalam penyelenggaraan statistik sektoral. Sinergi antar-OPD bersama Dinas Kominfo sebagai wali data akan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan data yang berkualitas, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan demi kemajuan Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)