Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan terus mematangkan persiapan menjelang penutupan Ajang Talenta Minat Bakat dan Kreativitas Siswa melalui kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD dan SMP.

Kegiatan penutupan dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam, mulai pukul 19.15 WITA hingga selesai, bertempat di Taman Kota Salakan, Kecamatan Tinangkung. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh panitia, mulai dari penataan lokasi, kesiapan panggung, hingga koordinasi dengan peserta dan pengisi acara.

Selain menjadi momen pengumuman dan penetapan juara umum, acara penutupan juga akan dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya dari para siswa-siswi.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Rahmad Sandi, ST yang juga selaku Penanggung jawab kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi ajang kebersamaan dan apresiasi bagi para peserta.

“Kami juga mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan penutupan O2SN dan FLS2N. Selain penentuan juara umum, akan ada penampilan seni budaya dari anak-anak kita yang tentunya sangat menarik untuk disaksikan,” ujarnya.

Panitia juga menambahkan bahwa kehadiran masyarakat menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan bakat dan kreativitas siswa di daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat berprestasi dan kreativitas siswa semakin meningkat, serta mampu melahirkan generasi muda yang berdaya saing dan berkarakter. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri kegiatan Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan sisa masa jabatan 2024–2029 yang dilaksanakan di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, unsur pimpinan dan anggota DPRD, staf ahli dan asisten Sekretariat Daerah, Sekretaris DPRD, kepala perangkat daerah, para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menegaskan bahwa proses pemberhentian dan pengangkatan PAW Wakil Ketua DPRD bukan hanya sekadar proses administratif dan politik, melainkan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dimaknai sebagai upaya menjaga keberlangsungan roda pemerintahan dan kelembagaan daerah agar tetap berjalan efektif dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pejabat Wakil Ketua DPRD sebelumnya atas pengabdian, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan amanah,” ujar Serfi Kambey.

Wakil Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada Wakil Ketua DPRD yang baru saja diresmikan. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan komitmen, integritas, kebijaksanaan, serta kemampuan membangun komunikasi dan kerja sama yang baik demi kepentingan masyarakat Banggai Kepulauan.

Lebih lanjut, Serfi Kambey menekankan pentingnya menjaga hubungan kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Ia menyebut keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan, menyusun program pembangunan, serta mengawal aspirasi masyarakat.

“DPRD memiliki peran strategis dalam menciptakan pemerintahan yang aspiratif, transparan, dan akuntabel. Karena itu, semangat kolaborasi dan saling mendukung harus terus dijaga demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati berharap pimpinan DPRD yang baru dapat terus memperkuat semangat kebersamaan, menjaga stabilitas politik daerah, dan menjadi jembatan aspirasi masyarakat demi terciptanya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Mengakhiri sambutannya, Serfi Kambey mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga persatuan dan menjadikan setiap perbedaan pandangan dalam proses demokrasi sebagai kekuatan untuk melahirkan keputusan terbaik bagi kepentingan rakyat.

“Jabatan dan amanah yang kita emban saat ini pada hakikatnya adalah bentuk pengabdian kepada bangsa, daerah, dan masyarakat. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan hikmat, kekuatan, dan tuntunan kepada kita semua dalam menjalankan tugas demi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai bersama,” tutupnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Pembukaan Sosialisasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) secara online sebagai upaya mendorong optimalisasi pelayanan publik di lingkungan pemerintahan daerah, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setda Banggai Kepulauan Hermanto Mar’un, SP.,MP.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat berbasis online sebagai instrumen evaluasi pelayanan publik.

Dalam pengantarnya, Kabag Ortal Hermanto menjelaskan bahwa pelaksanaan SKM online sangat penting untuk melihat sejauh mana capaian pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, melalui survei tersebut pemerintah dapat mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan publik di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Untuk melihat capaian pelayanan kita, maka harus dilaksanakan SKM online ini. Nanti akan dijelaskan bagaimana mekanisme pengisiannya. Saya sendiri pernah mengisi survei seperti ini, misalnya saat berhubungan dengan layanan purna jual kendaraan. Biasanya konsumen diminta memberikan tanggapan apakah puas atau tidak terhadap pelayanan yang diberikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sistem penilaian dalam SKM nantinya menggunakan bobot penilaian tertentu dengan rentang nilai yang akan diisi langsung oleh masyarakat sebagai pengguna layanan. Contohnya, masyarakat dapat memberikan penilaian terhadap pelayanan di Dinas Pendapatan maupun instansi lainnya.

“Dari SKM ini nantinya bisa terlihat apakah masyarakat puas atau tidak terhadap pelayanan yang diberikan. Jika ada masyarakat yang merasa tidak puas, maka dapat menyampaikan laporan melalui kanal pengaduan yang terintegrasi dengan Diskominfo,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kabag Ortal menegaskan bahwa pembinaan pelayanan publik secara keseluruhan berada di bawah koordinasi Bagian Organisasi. Capaian pelayanan publik tersebut juga menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung peningkatan nilai reformasi birokrasi daerah.

“Nilai reformasi birokrasi kita saat ini masih perlu ditingkatkan. Karena itu, pelayanan publik diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kenaikan bobot penilaian reformasi birokrasi, sekaligus berkolaborasi dengan pembangunan digital melalui Diskominfo dan arsitektur SPBE,” tambahnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar rapat paripurna dalam rangka peresmian pemberhentian dan pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan sisa masa jabatan 2024–2029 atas nama Sri Yeni, SE, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang sidang paripurna DPRD Banggai Kepulauan dengan dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Arkam Supu menyampaikan bahwa jabatan yang diemban merupakan tanggung jawab besar, terlebih di tengah kondisi ekonomi dan penganggaran daerah yang penuh tantangan.

“Pergantian pimpinan hari ini bukan sekadar berpindah kursi dari bawah ke atas, tetapi bagaimana kita mampu memikul amanah dengan penuh tanggung jawab. Di tengah situasi ekonomi yang sulit, efisiensi anggaran, dan berbagai keterbatasan saat ini, yang paling penting adalah kemampuan untuk berkolaborasi, bersinergi, dan bekerja sama demi keluar dari kondisi yang kurang menguntungkan ini,” ujar Arkam.

Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD dan elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta mengedepankan komunikasi yang baik dan edukatif kepada masyarakat, bukan justru memprovokasi yang dapat memicu perpecahan.

“Kita harus menyampaikan kata-kata yang baik, memberikan edukasi kepada masyarakat, bukan provokasi yang pada akhirnya hanya menimbulkan perpecahan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Arkam menegaskan bahwa DPRD sebagai lembaga representasi rakyat saat ini berada pada posisi yang tidak mudah. Di satu sisi, DPRD merupakan wakil rakyat yang menerima seluruh aspirasi, kritik, dan harapan masyarakat, namun di sisi lain juga menjadi bagian dari pemerintah daerah yang memiliki tanggung jawab terhadap jalannya pembangunan.

Menurutnya, masyarakat tidak mempersoalkan kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten. Yang mereka pahami adalah seluruh anggota DPRD merupakan wakil rakyat yang harus hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Rakyat tidak mau tahu mana jalan provinsi, mana jalan kabupaten, atau mana yang menjadi kewenangan pusat. Yang rakyat tahu, kita semua adalah wakil mereka. Karena itu, mari kita bergandengan tangan, berkolaborasi, dan memohon petunjuk Allah SWT agar diberikan kekuatan dalam menghadapi situasi ini,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Arkam Supu juga mengingatkan bahwa kekuasaan sejati dalam dunia politik bukanlah soal mengendalikan orang lain, melainkan kemampuan mengendalikan diri sendiri dalam menjalankan amanah.

“Semakin besar kekuasaan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Jabatan dan pangkat bisa memuliakan seseorang, namun juga dapat menghancurkan seseorang, tergantung bagaimana amanah itu dijalankan,” pungkasnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Deputi Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Firman Hidayat menyampaikan pentingnya penguatan sektor rumput laut sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional dalam kegiatan diseminasi kajian rantai nilai rumput laut kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (19/05/2026).

Dalam sambutannya, Deputi Bank Indonesia Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan beserta seluruh stakeholder atas kesediaannya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan beserta seluruh stakeholder yang telah berkenan menjadi tuan rumah kegiatan diseminasi kajian pada hari ini,” ujar Firman.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kajian yang secara berkelanjutan dilakukan oleh Bank Indonesia Sulawesi Selatan bersama Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan berbagai dinas dan stakeholder terkait dari sejumlah daerah.

Menurutnya, rumput laut saat ini bukan lagi sekadar komoditas pesisir, namun telah menjadi komoditas strategis dengan permintaan pasar internasional yang terus meningkat, terutama dari negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, Eropa hingga Amerika Serikat.

“Rumput laut memiliki prospek yang sangat baik ke depan. Indonesia, khususnya kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua, menyumbang sekitar 55 persen produksi rumput laut nasional. Ini menunjukkan bahwa wilayah Sulampua, termasuk Banggai Kepulauan, memiliki peranan penting dalam pengembangan sektor ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, potensi rumput laut di Banggai Kepulauan dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang perlu terus diperkuat. Selain mendukung ekonomi daerah, sektor tersebut juga dinilai memiliki peluang besar untuk masuk dalam rantai pasok global.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan komoditas tersebut. Salah satu tantangan utama adalah tingginya ekspor rumput laut dalam bentuk bahan mentah atau raw material.

“Berdasarkan data kami, pangsa ekspor bahan mentah masih mencapai sekitar 65 persen. Ini memang menjadi tantangan, namun sekaligus peluang besar untuk mendorong hilirisasi rumput laut,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa Indonesia, khususnya kawasan Sulampua, diharapkan tidak hanya menjadi produsen bahan baku, tetapi juga mampu berkembang menjadi sentra hilirisasi rumput laut nasional.

Lebih lanjut disampaikan, pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam Rencana Strategis 2025–2029 menargetkan peningkatan produksi rumput laut nasional menjadi 14,1 juta ton pada tahun 2029, dari sekitar 11,6 juta ton pada tahun 2025.

Target tersebut membuka peluang besar bagi daerah-daerah penghasil rumput laut, termasuk Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara yang menjadi fokus kajian dalam kegiatan tersebut.

“Strategi nasional sudah ada dan potensinya juga sangat besar. Yang perlu kita kawal bersama adalah implementasinya di daerah-daerah kepulauan agar dapat berjalan optimal,” katanya.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan para stakeholder berupaya melihat secara menyeluruh rantai nilai rumput laut di kawasan Sulampua, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk mendukung pengembangan dan hilirisasi rumput laut di masa mendatang. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, menghadiri kegiatan Diseminasi Hasil Kajian Rumput Laut di Sulampua, Mengurai Kendala Struktural dan Institusional untuk Penguatan Daya Saing Industri Kabupaten Banggai Kepulauan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan bersama jajaran, tim peneliti, Kepala Dinas Perikanan Banggai Kepulauan, perangkat daerah terkait, Ikatan Jasa Keuangan Banggai Kepulauan, para penyuluh, koperasi, kelompok nelayan, serta pembudidaya rumput laut di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kajian hilirisasi rumput laut tersebut. Menurutnya, kajian ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan, khususnya pengembangan industri rumput laut di daerah.

Ia mengatakan, Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan daerah kepulauan yang memiliki potensi sumber daya laut sangat besar, termasuk komoditas rumput laut yang selama ini menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat pesisir.

“Potensi kelautan yang kita miliki bukan hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga merupakan kekuatan ekonomi strategis yang harus dikelola secara optimal, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Serfi Kambey.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rumput laut memiliki nilai ekonomi tinggi dengan peluang pasar yang luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Rumput laut juga dapat diolah menjadi berbagai produk turunan seperti bahan pangan, kosmetik, farmasi, hingga kebutuhan industri lainnya.

Karena itu, pengembangan hilirisasi rumput laut dinilai sangat penting agar Banggai Kepulauan tidak hanya menjadi penghasil bahan mentah, tetapi juga mampu menghasilkan produk bernilai tambah yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Namun demikian, Wakil Bupati juga mengakui bahwa pengembangan industri rumput laut masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur pendukung, akses pemasaran, stabilitas harga, kualitas produksi, keterbatasan teknologi pengolahan, hingga penguatan kelembagaan dan tata kelola industri.

“Kegiatan diseminasi ini sangat penting sebagai ruang bersama untuk membahas berbagai persoalan sekaligus mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia berharap hasil kajian yang dipaparkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan daerah, penguatan program pemberdayaan masyarakat pesisir, serta mendorong lahirnya inovasi dan investasi pada sektor hilirisasi rumput laut di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan melalui program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, akademisi, dunia usaha, dan berbagai lembaga terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun ekosistem industri rumput laut yang sehat, produktif, inovatif, dan berkelanjutan.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya, perluasan akses pasar, serta pemanfaatan teknologi dalam proses produksi dan pengolahan hasil rumput laut dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing industri rumput laut daerah.

Ia optimistis Kabupaten Banggai Kepulauan mampu menjadi salah satu daerah penghasil dan pengembang industri rumput laut unggulan di kawasan Sulampua bahkan di tingkat nasional.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap forum tersebut tidak hanya menghasilkan rekomendasi, tetapi juga melahirkan komitmen nyata dan langkah tindak lanjut yang dapat diimplementasikan bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi membuka kegiatan Ajang Talenta Lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kabupaten untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Kota Salakan, Senin (18/05/2026).

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Ketua DPRD Arkam Supu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jamaluddin Ahmad, unsur Forkopimcam, para camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, serta kontingen peserta dari 12 kecamatan.

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 10.00 WITA dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Moh. Yusuf Ahmad, serta laporan dari Ketua Panitia.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Sekretaris Jamaluddin Ahmad menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.

Menurutnya, melalui kegiatan O2SN dan FLS3N, para siswa dapat belajar tentang disiplin, kerja keras, kreativitas, serta nilai sportivitas dan kerja sama.

“Ajang ini memiliki makna penting sebagai sarana pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta peningkatan prestasi peserta didik. Ini juga menjadi ruang positif bagi siswa untuk menyalurkan kemampuan dan membangun rasa percaya diri,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa O2SN dan FLS3N merupakan agenda penting dalam dunia pendidikan karena menjadi wadah pengembangan potensi siswa di bidang olahraga, seni, dan sastra.

“Pendidikan bukan hanya tentang kemampuan akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri. Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi muda yang sehat, cerdas, kreatif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan ajang ini sebagai sarana untuk belajar dan mengembangkan diri. Ia berharap dari kegiatan ini akan lahir atlet dan generasi kreatif yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Kegiatan pembukaan berakhir pada pukul 10.50 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Ajang O2SN dan FLS3N tahun 2026 ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mencetak generasi unggul serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan pemusnahan arsip perangkat daerah di halaman depan Kantor Bupati Banggai Kepulauan dalam suasana tertib dan lancar, Senin (18/5/2026).

Kegiatan dimulai pada pukul 08.38 WITA dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto, Staf Ahli Setda Muchsin HS. Yasano, Kepala Inspektorat Dra. Jeans Rorimpandey, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Acara diawali dengan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Dinas Perpustakaan, Ratnasari N. Turungku. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa arsip merupakan memori kolektif bangsa yang memiliki peran penting sebagai sumber informasi, alat bukti yang sah, serta dasar dalam pengambilan kebijakan.

Ia juga menyampaikan bahwa pemusnahan arsip yang dilakukan merupakan bagian dari upaya penataan kearsipan, khususnya terhadap arsip yang telah habis masa retensinya dan telah melalui proses penilaian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan dokumen serta mendorong pengelolaan arsip yang lebih sistematis dan akuntabel.

Sementara itu, sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Wakil Bupati Serfi Kambey menekankan bahwa pemusnahan arsip merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik.

Ia menegaskan bahwa arsip bukan sekadar tumpukan dokumen, melainkan sumber informasi, bahan pertanggungjawaban, serta bukti penyelenggaraan pemerintahan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa proses pemusnahan arsip tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan telah melalui tahapan penilaian, verifikasi, serta persetujuan sesuai dengan jadwal retensi arsip. Arsip yang dimusnahkan adalah arsip yang tidak lagi memiliki nilai guna administratif, hukum, keuangan, maupun sejarah.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan arsip, baik konvensional maupun elektronik, serta mengoptimalkan penggunaan aplikasi SRIKANDI sebagai bagian dari transformasi menuju pemerintahan digital yang transparan dan akuntabel.

Prosesi pemusnahan arsip dilakukan melalui pembakaran sebagai simbol penyelesaian siklus pengelolaan arsip. Kegiatan berakhir pada pukul 08.50 WITA dan berlangsung dengan aman serta lancar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya tertib arsip semakin tertanam di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. (IKP-KOMINFO)

Bungku Morowali, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026, bertempat di Gedung serbaguna Matano, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan program prioritas nasional berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Program Asta Cita sendiri menjadi pedoman strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai capaian pelaksanaan program di masing-masing daerah, termasuk evaluasi terhadap hambatan dan tantangan di lapangan.

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi serta merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas implementasi program di tahun berjalan.

Bupati Rusli Moidady menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung dan menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional.

Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan pembangunan di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan program Asta Cita di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah dapat semakin optimal, terarah, dan memberikan manfaat luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan daerah. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi perangkat daerah se-Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2026, Selasa (12/5/2026).

Peserta kegiatan ini merupakan para Admin dan pengelola aplikasi srikandi perangkat daerah se Kab. Banggai Kepulauan bertempat di ruang rapat kantor Bupati Banggai Kepulauan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pengelolaan arsip berbasis digital yang modern, terintegrasi, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Setda Muchsin H. S. Yasano, S.Ag menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut pemerintah untuk terus beradaptasi, khususnya dalam penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Salah satu langkah nyata adalah melalui implementasi aplikasi SRIKANDI sebagai sistem pengelolaan arsip dan tata naskah dinas secara elektronik.

“Aplikasi SRIKANDI merupakan bagian penting dari transformasi digital pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan arsip. Ini bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjamin keamanan dan keteraturan arsip daerah,” ujarnya.

Doc: Dispusip Bangkep

Melalui kegiatan Bimtek ini, peserta diharapkan dapat memahami secara menyeluruh tata cara penggunaan aplikasi SRIKANDI, mulai dari pengelolaan surat masuk dan keluar, disposisi elektronik, hingga pengarsipan dokumen secara digital dan terintegrasi.

Muchsin juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi SRIKANDI sangat bergantung pada komitmen dan kesiapan seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar setelah pelatihan, aplikasi tersebut dapat diimplementasikan secara optimal di masing-masing instansi.

Selain itu, sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah dinilai sangat penting dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah, guna mewujudkan birokrasi yang profesional, modern, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengelola arsip dan operator perangkat daerah dalam mengoperasikan aplikasi SRIKANDI secara baik dan benar.

Ia berharap, melalui Bimtek ini, aplikasi SRIKANDI tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai alat utama dalam mendukung tata kelola administrasi pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Di akhir sambutannya, Bupati secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Aplikasi SRIKANDI dengan harapan kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pengelolaan arsip elektronik yang tertib dan berkualitas di daerah. (IKP-KOMINFO)