Pos

Surabaya, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tentang penyusunan Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat transformasi digital pemerintahan menuju pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Acara tersebut dihadiri oleh Prof. Agus Muhamad Hatta, S.T., M.Si., Ph.D selaku Wakil Rektor IV ITS Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian, Tony Dwi Susanto, S.T., M.T., Ph.D selaku Kepala Peneliti LBE E-Government & IT Governance ITS, Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan, Kepala Bidang Aptika Diskominfo Banggai Kepulauan, tim ahli dari ITS, serta seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan dalam penyelenggaraan pemerintahan modern.

Menurutnya, masyarakat saat ini menuntut pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel sehingga pemerintah daerah harus mampu menjawab tantangan tersebut melalui implementasi SPBE secara menyeluruh.

Bupati menjelaskan bahwa untuk membangun pemerintahan digital yang kuat, diperlukan arah yang jelas melalui sebuah blueprint atau cetak biru pembangunan digital. Oleh karena itu, kerja sama dengan ITS dalam penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE dinilai sangat krusial bagi masa depan pembangunan digital di Banggai Kepulauan.

“Kerja sama ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah seluruh perangkat daerah agar memiliki panduan yang sama dalam pengembangan teknologi informasi, sehingga tidak ada lagi aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri maupun tumpang tindih,” ucap Bupati.

Selain itu, penyusunan peta rencana ini juga diharapkan mampu menciptakan efisiensi anggaran melalui investasi teknologi informasi yang lebih tepat sasaran dan terintegrasi.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa ujung dari seluruh proses ini adalah peningkatan kualitas pelayanan publik. Masyarakat Banggai Kepulauan diharapkan dapat merasakan kemudahan akses terhadap layanan pemerintah melalui sistem digital yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa ITS sebagai salah satu institusi teknologi terbaik di Indonesia memiliki kapasitas besar untuk membantu memetakan potensi serta tantangan spesifik Banggai Kepulauan, khususnya sebagai daerah kepulauan yang memiliki karakteristik infrastruktur digital yang unik.

Kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati menginstruksikan agar memberikan dukungan data yang akurat dan bekerja sama secara aktif dengan tim ahli ITS. Ia berharap dokumen yang disusun nantinya tidak hanya menjadi arsip semata, tetapi benar-benar menjadi pedoman utama dalam pembangunan digitalisasi daerah.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor ITS beserta seluruh tim atas kesediaannya berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan. Ia berharap sinergi ini menjadi awal yang baik menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital.

“Semoga sinergi ini menjadi awal yang baik bagi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital,” tutup Bupati. (Decky-KOMINFO)

Surabaya, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam upaya mempercepat transformasi digital pemerintahan. Penandatanganan berlangsung di ruang pertemuan ITS dan dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, Rabu (29/4/2026).

Rusli menegaskan, digitalisasi kini menjadi kebutuhan mendesak dalam tata kelola pemerintahan modern. “Transformasi digital adalah keharusan. Masyarakat menuntut layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Kerja sama ini difokuskan pada penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dokumen tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun sistem pemerintahan yang terintegrasi dan efisien, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurut Rusli, selama ini pengembangan teknologi informasi di lingkungan perangkat daerah masih berjalan parsial dan belum terintegrasi. Melalui kolaborasi dengan ITS, pemerintah daerah ingin memastikan adanya keselarasan kebijakan serta integrasi sistem agar tidak terjadi tumpang tindih aplikasi maupun pemborosan anggaran.

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam investasi teknologi informasi. Dengan peta rencana yang matang, belanja daerah di sektor digital diharapkan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat.

Pihak ITS diwakili antara lain oleh Agus Muhamad Hatta, Beny Cahyono, dan Tony Dwi Susanto. Kehadiran tim akademisi ini dinilai strategis dalam membantu pemerintah daerah memetakan kebutuhan serta tantangan pengembangan SPBE, khususnya di wilayah kepulauan dengan karakteristik infrastruktur digital yang berbeda.

Dari pihak Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmad Labou, serta Kepala Bidang Aplikasi Informasi, Persandian, dan Statistik, Dani Mania.

Rusli menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung penuh penyusunan dokumen tersebut dengan menyediakan data yang akurat dan berkolaborasi aktif bersama tim ITS.

Ia menegaskan, dokumen SPBE tidak boleh sekadar menjadi arsip, melainkan harus menjadi pedoman utama dalam pembangunan digital daerah.

“Dokumen ini harus menjadi acuan bersama, bukan hanya tersimpan di lemari, tetapi benar-benar diimplementasikan,” kata Rusli.Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan ITS menjadi langkah awal bagi Banggai Kepulauan menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital. (Roy-KOMINFO)

Banggai Laut, BanggaiKep.go.id — Dalam rangka memperkuat sinergitas antar pemerintah daerah dalam pengelolaan aset daerah serta optimalisasi pengembalian kerugian daerah oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah bertugas di Kabupaten Banggai Laut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan koordinasi dan konsultasi bersama Pemerintah Kabupaten Banggai Laut, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai tersebut dilaksanakan di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Laut, serta Inspektur Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membangun koordinasi lintas daerah, khususnya terkait pengelolaan aset daerah yang masih memiliki keterkaitan administratif maupun tanggung jawab keuangan oleh ASN yang sebelumnya bertugas di wilayah Kabupaten Banggai Laut.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pemerintah daerah menekankan pentingnya penataan aset secara tertib, transparan, dan akuntabel guna mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.

Selain itu, upaya optimalisasi pengembalian kerugian daerah menjadi perhatian utama sebagai bentuk penegakan disiplin administrasi dan tanggung jawab ASN terhadap keuangan daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Aris Susanto menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh proses pengelolaan aset berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan administrasi yang masih tertunda.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut Saiful U. Usuria menyambut baik langkah koordinatif tersebut dan berharap sinergi antar daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam penyelesaian persoalan yang menyangkut aset daerah dan pengembalian kerugian keuangan daerah.

Melalui pertemuan ini, diharapkan tercipta solusi yang efektif dan berkelanjutan dalam penyelesaian berbagai persoalan aset daerah, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Pemerintah Kabupaten Banggai Laut dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, pimpin kegiatan Rapat Forum Komunikasi dan Forum Kemitraan dalam rangka peningkatan pemahaman Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Senin (27/4/ 2026).

Kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD, perangkat daerah, hingga pemangku kepentingan sektor kesehatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam mendukung implementasi program JKN-KIS di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Aris Susanto menegaskan bahwa program JKN-KIS yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam menjamin akses pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

“Program ini bukan hanya bentuk kehadiran negara, tetapi juga wujud komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengakui, keberhasilan implementasi program tersebut tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya pemahaman yang baik dari seluruh pemangku kepentingan, serta sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan masyarakat.

Forum komunikasi dan kemitraan ini, menurut dia, memiliki peran penting dalam menyamakan persepsi sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi dan koordinasi antar pihak terkait.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung keberhasilan program JKN-KIS, baik melalui perluasan cakupan kepesertaan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, maupun pengawasan pelaksanaan program di lapangan.

Aris juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut.

“Melalui forum ini diharapkan lahir berbagai masukan dan rekomendasi konstruktif guna penyempurnaan pelaksanaan program JKN-KIS ke depan,” kata dia.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD, Ketua Komisi I Banggai Kepulauan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran kepala perangkat daerah dan tenaga kesehatan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, S.E.M.E membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri pada upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (27/4/2026).

Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, pemerintah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan pembangunan nasional dinilai tidak akan tercapai secara optimal.

Dalam pidato tersebut, terdapat sejumlah langkah strategis yang perlu diperkuat, antara lain integrasi perencanaan dan penganggaran nasional dengan daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil, serta penguatan kemandirian fiskal daerah. Selain itu, kolaborasi antar daerah dan fokus pada pelayanan dasar juga menjadi sorotan utama pemerintah.

Sekda Muh. Aris Susanto saat membacakan sambutan itu juga menekankan pentingnya stabilitas dan ketahanan daerah di tengah berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim, ketahanan pangan, dan dinamika ekonomi.

“Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan potensi lokal,” demikian salah satu poin penting dalam sambutan tersebut.

Lebih lanjut, pemerintah pusat mengingatkan agar seluruh daerah tetap mengedepankan prinsip efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari Otonomi Daerah. Kegiatan diminta dilakukan secara sederhana, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upacara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkan Supu. Hadir pula sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Kabar Ops Polres Bangkep Maikun, Pabung 1308/LB Baharudin, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Banggai Laut Edisman.

Selain itu, tampak Asisten I Setda Banggai Kepulauan Rahman Hasan, Asisten III Tommy Boy Luasusun, Staf Ahli Abdi Gunawan dan Muchsin HS Yasano, para kepala perangkat daerah, serta pejabat eselon III di lingkungan Setda Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Peringatan Hari Kartini Ke-147, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady resmi melantikan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banggai Kepulauan masa bakti 2026–2030, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang dan dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Kepala Kementerian Agama, Kepala BPS, pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan berbagai organisasi wanita.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus GOW yang baru dilantik. Ditekankan bahwa amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab besar, namun diyakini dapat dijalankan dengan baik melalui semangat kebersamaan, dedikasi, dan komitmen yang tinggi.

Momentum pelantikan ini dinilai semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, yang menjadi simbol perjuangan perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan, pendidikan, dan peran strategis dalam pembangunan. Semangat Kartini diharapkan terus hidup dan diwujudkan dalam karya nyata oleh perempuan di daerah.

“Gabungan Organisasi Wanita (GOW) memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pemberdayaan perempuan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas,” ucap Bupati.

Oleh karena itu, GOW diharapkan menjadi wadah yang solid, inklusif, serta mampu menyatukan berbagai organisasi wanita untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Selain itu kata Rusli, perempuan saat ini dipandang bukan hanya sebagai pelengkap, melainkan sebagai penggerak utama dalam berbagai sektor kehidupan. Para pengurus GOW diharapkan terus berinovasi, meningkatkan kapasitas, dan aktif mengambil bagian dalam program-program strategis daerah, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung dan bersinergi dengan GOW, agar organisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Kegiatan pelantikan secara resmi dibuka dengan harapan agar seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, serta senantiasa mendapatkan bimbingan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Rusli. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Paskah Oikumene Kabupaten Banggai Kepulauan yang dirangkaikan dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Banggai Kepulauan Bermazmur Tahun 2026 yang di hadiri langsung oleh Pdt. Yandi Manobe, S, Th. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, serta tokoh lintas agama. Selain itu, hadir pula para camat, kapolsek, pimpinan perbankan, para pendeta, pelayan gereja, tokoh masyarakat, serta seluruh jemaat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menyampaikan bahwa perayaan Paskah merupakan momentum penting bagi umat Kristiani untuk mengenang kasih Tuhan melalui kebangkitan Yesus Kristus yang membawa harapan baru, kemenangan atas dosa, dan kehidupan yang kekal.

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi penguat iman serta mendorong kehidupan yang penuh kasih, pengharapan, dan persatuan di tengah masyarakat.

Kegiatan KKR Banggai Kepulauan Bermazmur juga dinilai sebagai sarana strategis dalam mempererat persekutuan antar umat, memperdalam iman, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui pujian dan penyembahan, umat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta menghadirkan damai sejahtera dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia serta pihak-pihak yang telah bekerja keras dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Diharapkan seluruh usaha dan pengorbanan yang telah diberikan mendapat berkat yang melimpah dari Tuhan.

Lebih lanjut, ditegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan keagamaan seperti ini karena tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang toleran, saling menghargai, dan hidup dalam kebersamaan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kerukunan dan persatuan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Mengakhiri sambutannya, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menjadikan momentum Paskah sebagai titik tolak untuk berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.

Dengan penuh sukacita dan rasa syukur, kegiatan Paskah Oikumene Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Banggai Kepulauan Bermazmur Tahun 2026 secara resmi dinyatakan dibuka.

“Diharapkan, seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta membawa berkat bagi seluruh masyarakat Banggai Kepulauan” terang Serfi. (Decky-KOMDIGI)

Parigi Moutong, BanggaiKep.go.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh perwakilan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam ajang Aduka Promosi Investasi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Duta Promosi Investasi Putra Bangkep berhasil meraih Juara 2 dan masuk dalam jajaran Top 2 Finalis tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (10/4/2026).

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Banggai Kepulauan mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya di tingkat provinsi, khususnya dalam mempromosikan potensi investasi daerah.

Ajang Aduka Promosi Investasi sendiri merupakan wadah bagi para duta muda untuk menampilkan kemampuan komunikasi, wawasan, serta inovasi dalam memperkenalkan peluang investasi di daerah masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkontribusi dalam memajukan daerah, khususnya dalam sektor promosi investasi.

“Selamat kepada Duta Promosi Investasi Putra Bangkep yang telah mengharumkan nama daerah. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan membawa Banggai Kepulauan semakin dikenal luas,” demikian disampaikan dalam ucapan apresiasi.

Dengan capaian ini, Banggai Kepulauan kembali menunjukkan eksistensinya sebagai daerah yang memiliki potensi besar dan sumber daya manusia yang unggul di tingkat Sulawesi Tengah. (Decky-KOMINFO)

Labangun, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Lomba Desa tingkat kabupaten tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Desa Labangun, Kecamatan Buko Selatan, Jumat (10/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Ketua TP PKK Banggai Kepulauan, Camat Buko Selatan, perwakilan Babinsa Buko Selatan, Kapolsek Buko Selatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para kepala desa se-Kecamatan Buko Selatan, anggota BPD, serta masyarakat Desa Labangun.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, seraya mengajak untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.

Lebih lanjut, Bupati memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan diharapkan membawa manfaat bagi pembangunan desa.

Dijelaskan, pelaksanaan Lomba Desa bertujuan untuk memetakan dan menentukan desa dengan kinerja terbaik yang dapat dijadikan sebagai percontohan (labsite) dalam rangka percepatan pemerataan pembangunan serta mendorong inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja pemerintah desa dalam menjalankan tugas di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan, serta untuk mengetahui capaian desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat selama satu tahun terakhir.

Lomba Desa tahun 2026 mengangkat tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”, yang menekankan pentingnya kemandirian, inovasi, serta peran desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam arahannya, Bupati juga menekankan bahwa pembangunan desa tahun 2026 harus berpedoman pada Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025 tentang fokus penggunaan Dana Desa, yang mencakup delapan program prioritas, di antaranya penanganan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, peningkatan layanan kesehatan, penguatan ekonomi desa melalui koperasi, hingga pembangunan infrastruktur dan digitalisasi desa.

Di akhir sambutannya, Bupati berpesan agar seluruh elemen desa, mulai dari kepala desa, BPD, hingga masyarakat, terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mendorong kemajuan dan kemandirian desa.

Kegiatan Lomba Desa tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati dengan harapan mampu melahirkan desa-desa unggulan yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar rapat pertemuan penyusunan dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Kamis (9/4/2026).

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto, SE., M.E., Kepala Dinas DP3AP2KB Ramlin M. Hamid, S.Pd.SD., M.AP., Kepala Bappeda Dr. Haryono Orab, S.Pd., S.Sos., M.M., serta Kepala Badan Pusat Statistik Hendra Setiawan, S.ST. Turut hadir sebagai narasumber Prof. Chairil Anwar dan Muh. Rosni dari BKKBN.

Sambutan Bupati Banggai Kepulauan disampaikan oleh Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pembangunan kependudukan merupakan salah satu pilar strategis dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Pembangunan kependudukan tidak hanya berbicara mengenai jumlah penduduk, tetapi juga mencakup kualitas, persebaran, mobilitas, serta administrasi kependudukan yang tertata dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penyusunan dokumen GDPK menjadi langkah penting sebagai arah kebijakan pembangunan kependudukan untuk lima tahun ke depan.

Dokumen ini diharapkan mampu menjadi pedoman dalam merumuskan program dan kegiatan lintas sektor yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dan memberikan kontribusi aktif dalam penyusunan dokumen GDPK, sehingga menghasilkan perencanaan yang komprehensif dan tepat sasaran demi peningkatan kualitas hidup masyarakat Banggai Kepulauan.

Rapat berlangsung dengan diskusi dan pemaparan materi dari narasumber, serta diakhiri dengan penyusunan rekomendasi sebagai bahan penyempurnaan dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026. (IKP-KOMINFO)