Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Serfi Kambey membuka Rapat Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di ruang rapat kantor bupati Banggai Kepulauan, Kamis, (5/3/2026).

Dalam forum yang dihadiri Ketua DPRD, Perwakilan Kajari, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, kepala puskesmas, hingga mitra penyedia pangan itu, Serfi menegaskan pentingnya memastikan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan bahwa evaluasi ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari komitmen bersama memastikan anak-anak kita memperoleh asupan gizi yang layak,” ujar Serfi dalam sambutannya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kata dia, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Program tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam penguatan ketahanan pangan, perbaikan status gizi anak, dan pencegahan stunting.

Serfi menekankan, perhatian terhadap pemenuhan gizi anak bukan semata urusan kesehatan, melainkan investasi jangka panjang daerah. Pemerintah kabupaten, menurut dia, memegang peran penting dalam memastikan distribusi makanan memenuhi standar gizi, higienis, serta sesuai kebutuhan anak-anak.

Rapat evaluasi ini, lanjutnya, menjadi ruang untuk mengidentifikasi capaian pelaksanaan program, menemukan kendala di lapangan, sekaligus merumuskan langkah perbaikan ke depan. Ia meminta agar aspek transparansi dan pengawasan diperkuat, termasuk dalam pengelolaan anggaran dan kemitraan dengan vendor.

“Kita harus memastikan setiap proses dapat dipertanggungjawabkan secara baik. Jangan sampai niat baik program ini tercoreng oleh lemahnya pengawasan,” katanya.

Serfi juga mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang telah terbangun, mulai dari tim perencanaan, tenaga kesehatan, sekolah, hingga pelaku usaha pangan lokal. Menurut dia, sinergi antarperangkat daerah dan dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan anak, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal melalui pemberdayaan UMKM, petani, dan pelaku usaha pangan daerah.

“Melalui evaluasi ini, mari kita perkuat komitmen bersama untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Serfi menutup sambutannya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (KS) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan mengikuti zoom meeting Prasara dan Vistara, program prioritas pembangunan keluarga, yang dilaksanakan di Kantor TP PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, (26/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan program Prasara dan Vistara tahun berjalan, meningkatkan pemahaman daerah terkait strategi pelaksanaan program, memperkuat kolaborasi antara Kemendugbangga dan TP PKK Kabupaten Banggai Kepulauan dalam pembangunan keluarga berkualitas, serta mendukung percepatan penurunan stunting melalui pendekatan keluarga.

Zoom meeting tersebut diikuti oleh 11 peserta yang terdiri dari unsur TP PKK dan Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan. Hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Ny. Halima U. Hamid, S.Sos., didampingi staf ahli dan pengurus pokja TP PKK, serta Sekretaris Dinas P3AP2KB Riska Pratiwi Thirayo, S.PI bersama Penata Kependudukan Keluarga Berencana Ahli Muda Dinas P3AP2KB.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komitmen bersama antara Kemendugbangga dan TP PKK dalam pelaksanaan program Prasara dan Vistara, meningkatnya pemahaman peserta terkait strategi teknis pelaksanaan program di lapangan, serta penguatan koordinasi lintas sektor di tingkat daerah.

Selain itu, daerah juga diminta untuk segera menindaklanjuti hasil pertemuan melalui rapat koordinasi internal sebagai langkah nyata implementasi program di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta mendukung agenda nasional percepatan penurunan stunting di daerah. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri kunjungan tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama pihak vendor penyedia alat kesehatan dalam rangka melakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana penempatan alat kesehatan, khususnya menjelang pendistribusian alat CT Scan dan Mammografi di RSUD Trikora Salakan, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek teknis dan nonteknis mulai dari kesiapan ruang, instalasi listrik, sistem pendukung, hingga standar keselamatan telah sesuai dengan ketentuan sebelum alat kesehatan berteknologi tinggi tersebut didistribusikan dan dioperasionalkan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan dan pihak vendor atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Banggai Kepulauan. Ia menegaskan bahwa kehadiran CT Scan dan Mammography merupakan langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan di daerah kepulauan.

“Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1277/2024, RSUD Trikora Salakan telah ditetapkan sebagai rumah sakit jejaring pengampuan pelayanan Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA) dengan strata madya. Penetapan ini adalah amanah besar yang harus dijawab dengan peningkatan kompetensi layanan, SDM, sarana prasarana, dan peralatan medis sesuai standar,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, implementasi Program SIHREN dalam jejaring layanan KJSU-KIA diharapkan mampu mendekatkan akses layanan kesehatan rujukan prioritas kepada masyarakat Banggai Kepulauan. Dengan hadirnya CT Scan dan Mammography, rumah sakit akan semakin mampu melakukan deteksi dini penyakit terutama kanker dan stroke secara lebih cepat dan akurat, tanpa harus selalu merujuk pasien ke luar daerah.

Kehadiran peralatan tersebut diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu dan keselamatan pasien, percepatan penanganan kasus prioritas, efisiensi pembiayaan kesehatan masyarakat, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap layanan rumah sakit daerah.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjut Wakil Bupati, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung keberhasilan implementasi program ini melalui pemenuhan dan peningkatan kompetensi SDM kesehatan, penyediaan dan penyesuaian sarana prasarana sesuai standar teknis, dukungan pembiayaan daerah secara bertahap dan berkelanjutan, serta penguatan tata kelola manajemen rumah sakit.

Kegiatan kunjungan ditutup dengan peninjauan langsung lokasi penempatan alat kesehatan dan diskusi teknis antara tim Kementerian Kesehatan, vendor, serta manajemen RSUD Trikora Salakan guna memastikan seluruh persiapan berjalan optimal menjelang pendistribusian alat CT Scan dan Mammografi. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka penanganan inflasi daerah sekaligus menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kabupaten Banggai Kepulauan dalam menjaga keterjangkauan harga pangan dan menekan laju inflasi, khususnya menjelang awal Ramadan dan IdulFitri.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor bersama Bank Indonesia, Bulog, TPID, serta Dinas Ketahanan Pangan.

“Gerakan Pangan Murah ini kami harapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas harga di pasaran. Ini juga menjadi langkah antisipatif menghadapi lonjakan permintaan menjelang bulan puasa dan hari raya,” ujar Wakil Bupati.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, telur, bawang, dan aneka bahan pangan lainnya dengan harga lebih rendah dari harga pasar.

Pemerintah daerah juga mengimbau para pelaku usaha dan pedagang untuk tidak memainkan harga, sehingga stabilitas pasokan dan harga dapat terjaga.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif memanfaatkan program ini sebagai bagian dari upaya bersama menekan inflasi daerah.

Dengan dibukanya Gerakan Pangan Murah pada 13 Februari 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, distribusi pangan berjalan lancar, serta inflasi daerah dapat dikendalikan secara berkelanjutan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Rabu (11/2/2026).

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, SE., ME, dan diikuti oleh sejumlah pejabat daerah serta unsur Forkopimda.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Keperindag) Banggai Kepulauan Kismanto, SH., MH, Kepala Inspektorat Dra. Jeane Rorimpandey, perwakilan Polres Banggai Kepulauan Bripka Wahyudi, Kepala Bagian Ekonomi Setda Banggai Kepulauan, serta perwakilan Koramil Tinangkung Sertu Risky.

Dalam pelaksanaan sidak, tim memantau langsung harga sejumlah komoditas pangan utama di tingkat pedagang. Berdasarkan hasil pemantauan, harga bahan pokok secara umum terpantau relatif stabil.

Harga beras premium tercatat sekitar Rp16.400 per liter, beras medium Rp13.083 per liter, dan beras SPHP Rp12.509 per liter. Untuk komoditas bawang, bawang merah dijual sekitar Rp70.000 per liter, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp60.000 per liter.

Sementara itu, harga cabai merah keriting tercatat Rp59.000 per liter dan cabai rawit merah Rp60.000 per liter. Daging ayam dijual seharga Rp37.500 per kilogram, sedangkan telur ayam ras Rp36.111 per rak.

Adapun harga gula konsumsi berada di angka Rp20.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan dijual Rp22.000, Minyakita Rp17.000, tepung terigu curah Rp12.000, dan tepung terigu kemasan Rp13.000.

Pemerintah daerah menyampaikan bahwa kegiatan sidak ini merupakan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga serta mencegah terjadinya lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadhan.  Selain itu, sidak juga bertujuan memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan stok tetap aman.

Pemda Banggai Kepulauan bersama Forkopimda berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Menindaklanjuti arahan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah terkait Instruksi Presiden Prabowo dalam pelaksanaan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Dewan Pengurus Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPC IPeKB) Banggai Kepulauan melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan di Pelabuhan Rakyat Salakan, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 orang peserta yang terdiri dari pegawai lingkup DP3AP2KB, para penyuluh KB, serta Forum Generasi Berencana (Genre) Banggai Kepulauan.

Aksi tersebut difokuskan pada pembersihan area pelabuhan dan sekitarnya guna memastikan ruang publik Kota Salakan terbebas dari sampah.

Kepala DP3AP2KB Banggai Kepulauan Ramlin Hamid menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerakan ASRI merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung kebijakan nasional sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.

“Gerakan ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan ruang publik sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara DP3AP2KB, IPeKB, serta Forum Genre dapat terus terjalin dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat, demi mewujudkan Banggai Kepulauan yang bersih, sehat, dan nyaman. (IKP-KOMINFO)

Salakan, Banggaikep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengikuti Rapat Koordinasi Virtual (Zoom Meeting) Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara nasional dan diikuti oleh para gubernur serta bupati/wali kota se-Indonesia.

Rapat koordinasi virtual tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Pemerintah daerah setempat hadir melalui Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Asisten I, Rahman Hasan, ST, M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Polres Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Kasat Reskrim AKP Nanang Afrioko, S.H., M.H., Asisten Sekretariat Kabupaten Banggai Kepulauan Tommy Boy Luasusun, S.H., M.A.P., Kepala Dinas Pertanian Jibran Malotes, S.P., M.P., serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ketersediaan, pasokan, serta harga pangan, sekaligus memastikan keamanan dan mutu pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai dasar pelaksanaan kegiatan, telah diterbitkan Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026. Satgas ini melibatkan unsur lintas kementerian/lembaga, aparat penegak hukum, serta pemerintah daerah.

Rapat virtual tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, selaku Ketua Pengarah Satgas Tingkat Pusat, Komjen Pol. Drs. Syahar Diantono, M.Si.

Dalam arahannya, Ketua Pengarah Satgas menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengawasan distribusi pangan, penindakan terhadap pelanggaran harga, serta pengendalian mutu pangan, khususnya dalam menghadapi dinamika ekonomi dan kebutuhan masyarakat di tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan tugas Satgas di tingkat daerah, sebagai bagian dari komitmen menjaga ketahanan pangan dan melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan konsumen. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menekankan pentingnya literasi dan manajemen keuangan sebagai fondasi penguatan usaha ekonomi kreatif dan sektor pariwisata.

Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan Pelatihan Literasi dan Manajemen Keuangan bagi pelaku ekonomi kreatif dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), yang digelar bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah, Rabu (4/2/2026).

Kepala Dinas Pariwisata Banggai Kepulauan, Mohamad Wahyudi, S.T., M.P mengatakan penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan mendesak di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Menurut dia, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk mendongkrak pendapatan daerah, namun kerap terkendala lemahnya pengelolaan usaha.
“Potensi kita besar, terutama pariwisata. Tapi tanpa pengelolaan keuangan yang tertib dan profesional, usaha sulit berkembang,” kata Wahyudi.

Ia menyebut pelatihan ini sebagai tindak lanjut konkret dari upaya dinasnya mencari skema kolaborasi pendanaan, termasuk dengan Bank Indonesia, BUMN, dan BUMD.

Wahyudi juga menyoroti peran pelaku UMKM sebagian besar perempuan sebagai penggerak ekonomi kreatif di daerah. Ia berharap pelatihan ini mampu mendorong pelaku usaha lebih disiplin mengelola keuangan, memiliki perencanaan usaha yang terukur, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Rahman Hasan ST. M.Si, yang mewakili Bupati, menegaskan ekonomi kreatif dan pariwisata merupakan dua pilar penting pembangunan daerah. Keduanya tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mengangkat potensi lokal dan identitas daerah.

“Banyak usaha kreatif memiliki produk unggulan, tetapi tidak berkembang optimal karena lemahnya literasi dan manajemen keuangan,” ujar Rahman.

Karena itu, ia menilai pelatihan ini strategis untuk membekali pelaku usaha dengan kemampuan menyusun perencanaan keuangan yang sederhana, transparan, dan berkelanjutan.

Rahman berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada tataran pengetahuan, melainkan diterapkan langsung dalam praktik sehari-hari. Ia juga mengajak peserta aktif berdiskusi dan memanfaatkan kesempatan belajar dari para narasumber.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rahman secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut. Pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif agar mampu bersaing secara mandiri dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Kegiatan bertempat di ruang pertemuan penginapan Bharata turut hadir Perwakilan Bank Indonesia Provinsi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Kampung Baru, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Tingkat Kecamatan bertempat di Desa Kampung Baru, Kecamatan Tinangkung Selatan, Selasa (03/02/2026).

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung Selatan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Daerah, para kepala desa, unsur masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Asisten Setda Halimah Umar Hamid, mengatakan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 harus dilakukan secara partisipatif, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan berperan aktif dalam menyampaikan usulan program dan kegiatan yang benar-benar prioritas, terukur, serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Adapun beberapa hal yang menjadi perhatian utama dalam penyampaian usulan, antara lain keselarasan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan, peningkatan kualitas pelayanan dasar masyarakat, penguatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat, serta penanganan isu-isu strategis daerah seperti kemiskinan, stunting, infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Disampaikan pula bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi, koordinasi, dan komitmen bersama antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat agar pembangunan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang merata, adil, dan berkelanjutan di seluruh wilayah, termasuk di Kecamatan Tinangkung Selatan. Hasil Musrenbang ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan RKPD Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2027.

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan ini, diharapkan dapat menghasilkan rumusan perencanaan pembangunan yang berkualitas sebagai landasan pembangunan daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera, serta mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan. (Decky-KOMDIGI)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut menghadiri kegiatan Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Banggai Kepulauan diwakili oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey. Kehadiran ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung percepatan terwujudnya Universal Health Coverage, yaitu jaminan akses pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Acara nasional ini dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, jajaran menteri kabinet, pimpinan lembaga, kepala daerah, serta pemangku kepentingan sektor kesehatan dari seluruh Indonesia.

Selain deklarasi UHC, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian UHC Award kepada pemerintah daerah yang dinilai berprestasi dalam mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) termasuk Kabupaten Banggai Kepulauan.

Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berupaya memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan cakupan kepesertaan JKN serta mutu layanan kesehatan di daerah.

“Komitmen pemerintah daerah adalah memastikan seluruh masyarakat Banggai Kepulauan mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, terjangkau, dan berkualitas. Kehadiran kami pada kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan komitmen tersebut,” ujar Serfi Kambey.

Melalui momentum ini, diharapkan Kabupaten Banggai Kepulauan semakin termotivasi untuk mempercepat pencapaian target UHC serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (IKP-KOMINFO)