Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres Banggai Kepulauan menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung meriah di halaman Polres Banggai Kepulauan, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Kapolres Banggai Kepulauan, Perwira Penghubung 1308/LB, Ketua TP-PKK Banggai Kepulauan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Banggai Kepulauan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Pelaksana BPBD, serta Kepala Dinas Pariwisata.

Suasana penuh kebersamaan tampak sejak awal kegiatan yang diawali dengan jalan santai mengelilingi area sekitar, diikuti oleh peserta dari berbagai instansi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan senam zumba yang berlangsung energik dan penuh semangat, menambah kemeriahan peringatan Hari Bhayangkara tahun ini.

Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan S.I.K dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara jajaran Polri dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kebugaran dan semangat kebersamaan dalam mendukung tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi dan menambah antusiasme peserta, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik yang dibagikan di akhir kegiatan. Pembagian hadiah tersebut semakin menyemarakkan suasana dan disambut meriah oleh seluruh peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder dapat terus terjalin dengan baik, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan diwakili Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto secara resmi menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Kamis (25/6/2026).

Dalam sambutannya, Sekda mengawali dengan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menyampaikan penghormatan kepada pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, pimpinan BUMD, serta seluruh undangan yang hadir.

Sekda menjelaskan bahwa penyampaian Raperda ini merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan keuangan daerah yang wajib dilakukan pemerintah daerah sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Pertanggungjawaban APBD sendiri merupakan laporan keuangan tahunan pemerintah daerah yang telah diaudit dan disampaikan kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Dalam pemaparannya, Aris Susanto merinci realisasi APBD Tahun Anggaran 2025, di antaranya:
Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp820,89 miliar atau 94,78% dari target.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp58,53 miliar atau 81,76%.
Pendapatan transfer terealisasi Rp762,26 miliar atau 95,95%.
Belanja daerah mencapai Rp857,72 miliar atau 93,93% dari anggaran.

Sementara itu, komponen belanja terdiri dari belanja operasi, belanja modal, serta belanja tidak terduga. Selain itu, terdapat transfer daerah serta pembiayaan yang mencakup penerimaan dan pengeluaran pembiayaan.

Pada akhir tahun anggaran 2025, tercatat defisit anggaran sebesar Rp36,82 miliar, serta Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp10,12 miliar.

Sekda juga menyampaikan bahwa laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal ini menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah dilaksanakan secara baik dan sesuai standar akuntansi pemerintahan.

Dalam Raperda tersebut turut dilampirkan laporan keuangan yang terdiri dari: Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca, Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan. Komponen ini merupakan bagian penting dalam pertanggungjawaban APBD sebagai bentuk transparansi kepada publik dan DPRD.

Sekda berharap Raperda ini dapat segera dibahas bersama DPRD untuk memperoleh persetujuan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Ia menegaskan bahwa penetapan tersebut akan memberikan manfaat besar dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan.

Menutup sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak serta berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD terus terjalin demi kemajuan daerah.

“Semoga apa yang telah dilaksanakan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutup Sekda. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan gelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan dan Pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari upaya peningkatan perlindungan perempuan dan anak di daerah, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 24–25 Juni 2026 di Hotel Sidapore Salakan ini bertujuan memperkuat kapasitas pemangku kepentingan desa dalam mengembangkan DRPPA menuju Ruang Bersama Indonesia (RBI), khususnya dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak (KTP dan KTA).

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber, diantaranya Kadis PPPA Prov. Sulteng Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, SKM M.Kes, Kepala Bidang Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Diana bersama Ibu Rahmawati selaku Fasilitator Daerah (Fasda).

Selain itu, turut hadir Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin M. Hamid selaku narasumber yang memberikan materi teknis terkait implementasi DRPPA di daerah.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, SKM.,M.Kes yang mengikuti secara daring karena berhalangan hadir secara langsung, serta dipandu moderator Kabid PHP, PKA dan PUHA DP3AP2KB Bangkep Dewi Masita, SH.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga desa dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi kebijakan DRPPA dalam transformasi menuju RBI serta strategi percepatan implementasi program di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Diskusi interaktif juga menjadi bagian penting dalam menggali permasalahan serta solusi di tingkat desa.

Peserta kegiatan terdiri dari berbagai unsur, antara lain Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa Kecamatan Tinangkung, TP-PKK, organisasi perempuan (pengurus GOW bid. Pendidikan penyuluhan), PGRI, forum Genre, forum anak, serta komunitas masyarakat yang memiliki peran strategis dalam perlindungan perempuan dan anak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama lintas sektor dalam mendukung terwujudnya desa yang aman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi menyelenggarakan kegiatan penjemputan jamaah haji tahun 2026 dalam suasana penuh haru, syukur, dan kebahagiaan di Masjid Nur Hidayah Pemda, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh masyarakat dalam menyambut kepulangan para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci dengan selamat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan diwakili Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji yang dijalani para jamaah. Ia juga mengungkapkan kebahagiaan atas kepulangan jamaah dalam keadaan sehat dan selamat, sekaligus mengucapkan selamat datang kembali di tanah air dan kampung halaman tercinta.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan para jamaah memperoleh predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh,” ujar Sekda.

Lebih lanjut disampaikan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, persaudaraan, serta pengorbanan. Nilai-nilai luhur tersebut diharapkan dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Pemerintah daerah juga berharap para jamaah haji dapat menjadi teladan dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius, persatuan, dan gotong royong.

Pada kesempatan tersebut, Aris Susanto turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari tahap persiapan, pemberangkatan, pendampingan selama di Tanah Suci, hingga proses pemulangan ke daerah.

Kegiatan penjemputan jamaah haji sendiri merupakan bagian penting dalam rangkaian pelayanan haji di Indonesia, yang umumnya dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait sebagai bentuk penghormatan dan pelayanan kepada jamaah yang kembali dari Tanah Suci.

Acara ditutup dengan doa dan harapan agar kebahagiaan serta keberkahan senantiasa menyertai seluruh jamaah haji beserta keluarga, serta membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka melakukan koordinasi strategis terkait pengembangan sektor transportasi di daerah, khususnya Pelabuhan Salakan yang saat ini tengah dalam proses pembangunan, Rabu (24/6/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan terkait kesiapan operasional pelabuhan, termasuk penentuan rute pelayaran serta jenis kapal yang akan melayani Pelabuhan Salakan ke depan.

Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Kementerian Perhubungan yakni Kasubdit Angkutan Tidak Dalam Trayek, Utomo Harmawan, A.TD, MT dan Kasubdit Angkutan Dalam Trayek, Irly Saritini Permata, ST, M.Sc, diperoleh kabar menggembirakan bahwa usulan trayek untuk tahun 2027 telah terakomodir. Pelabuhan Salakan direncanakan akan masuk dalam trayek R-6 sebagai salah satu pelabuhan singgah.

Adapun rute pelayaran yang direncanakan meliputi: Gorontalo – Salakan – Banggai – Samuya – Palabisahaya – Dofa – Sanana – Namlea (PP). Kapal yang direncanakan melayani trayek tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 83, yang merupakan bagian dari armada kapal perintis dalam program tol laut untuk mendukung konektivitas wilayah kepulauan.

Keberadaan kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 83 selama ini memang berperan penting dalam melayani daerah-daerah terpencil dan meningkatkan akses distribusi logistik serta mobilitas masyarakat antarwilayah.

Selain koordinasi terkait pelabuhan, dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Perhubungan Banggai Kepulauan Din L. Lamasada dan Kepala Bidang Perizinan Dinas PMPTSP Baharudin I. Saudia S.Pd.,M.Pd juga menyerahkan proposal bantuan bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan transportasi bagi pelajar di Banggai Kepulauan, khususnya dalam menunjang akses pendidikan yang aman dan layak.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur transportasi darat dan laut sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terakomodirnya Pelabuhan Salakan dalam trayek nasional, diharapkan ke depan konektivitas wilayah semakin meningkat, distribusi barang menjadi lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (IKP-KOMINFO)

Lalong, BanggaiKep.go.id – Turnamen Berani Cup 2026 resmi ditutup dalam sebuah acara yang berlangsung meriah di Lapangan Muda Sakti, Desa Lalong, Kecamatan Tinangkung Utara, Selasa (23/06/2026).

Penutupan turnamen yang telah berlangsung selama beberapa waktu tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai Kepulauan oleh Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Fathur Razaq.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, tokoh masyarakat, pengurus cabang olahraga, para atlet, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan dua momentum penting bagi perkembangan olahraga di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Turnamen Berani Cup yang dinilai mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet potensial di Banggai Kepulauan.

Ia berharap semangat kompetisi yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk meraih prestasi di bidang olahraga.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Fathur Razaq secara resmi melantik jajaran Pengurus KONI Kabupaten Banggai Kepulauan periode 2025-2029. Pelantikan tersebut ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan serta penyerahan bendera pataka KONI sebagai simbol amanah dalam mengembangkan dan memajukan olahraga di daerah.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut baik pelantikan pengurus KONI yang baru dan berharap kepengurusan yang terbentuk dapat bekerja secara profesional, solid, dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Sementara itu, penutupan Turnamen Berani Cup ditandai dengan penyerahan trofi, medali, dan penghargaan kepada para juara. Suasana penuh semangat dan sportivitas mewarnai prosesi penyerahan hadiah yang disambut antusias oleh para peserta dan pendukung.

Melalui penyelenggaraan Turnamen Berani Cup dan pelantikan pengurus KONI yang baru, diharapkan pembinaan olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan semakin berkembang, mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto S.E.,M.E, mewakili Bupati Banggai Kepulauan secara resmi membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Lintas Sektor dalam Rangka Peningkatan Koordinasi dan Penguatan Jejaring Surveilans Kesehatan, yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Tinangkung, Rabu, (24/6/ 2026).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut diikuti sekitar 175 peserta yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, organisasi perangkat daerah (OPD), Kementerian Agama, para camat, kepala puskesmas, rumah sakit, serta pengelola program kesehatan se-Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Sekda Muh. Aris Susanto menegaskan bahwa penguatan surveilans kesehatan menjadi kebutuhan mendesak di tengah semakin kompleksnya tantangan kesehatan masyarakat. Menurutnya, sistem kewaspadaan dini yang kuat akan membantu pemerintah daerah mendeteksi dan merespons berbagai ancaman kesehatan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kegiatan ini sangat penting dalam memperkuat sistem kewaspadaan dini, khususnya dalam menghadapi penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB), wabah, penyakit menular prioritas, penyakit tidak menular, serta mendukung penguatan program imunisasi dan surveilans kesehatan lainnya,” ujar Aris.

Ia mengatakan, munculnya berbagai penyakit menular baru, ancaman wabah, rendahnya cakupan imunisasi di sejumlah wilayah, serta meningkatnya kasus penyakit tidak menular memerlukan kerja sama yang erat dari seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Aris, penguatan surveilans kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan aktif pemerintah daerah, kecamatan, desa, fasilitas pelayanan kesehatan, lembaga pendidikan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga masyarakat secara umum.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam membangun sistem kewaspadaan dini yang efektif dan responsif. Dengan koordinasi yang baik, berbagai potensi ancaman kesehatan dapat dideteksi lebih awal dan ditangani secara optimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan, Kalsum M.J. Pulian, S.Kep., M.Kes., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan untuk membangun komitmen lintas sektor dan lintas program dalam mendukung upaya pencegahan serta pengendalian penyakit di daerah.

Menurut Kalsum, pembangunan kesehatan saat ini menghadapi tantangan berupa beban ganda, yakni masih tingginya kasus penyakit menular dan terus meningkatnya penyakit tidak menular. Kondisi tersebut membutuhkan regulasi yang kuat, dukungan sumber daya yang memadai, serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Pertemuan advokasi ini menjadi jembatan untuk membangun komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di Kabupaten Banggai Kepulauan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan, dr. James Pinontoan, memberikan apresiasi kepada Bidang P2P yang dinilainya mampu menyelenggarakan kegiatan strategis tersebut meskipun dengan keterbatasan anggaran.

Ia menegaskan bahwa capaian surveilans kesehatan tidak dapat diukur semata dari tinggi atau rendahnya angka kasus yang ditemukan. Menurutnya, tingginya angka kasus pada suatu wilayah justru dapat mencerminkan keberhasilan petugas kesehatan dalam melakukan deteksi dini terhadap penyakit.

“Ketika angka kasus tinggi, belum tentu menunjukkan kondisi kesehatan masyarakat yang buruk. Bisa jadi itu merupakan bukti bahwa sistem deteksi dan pelaporan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. James mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Kabupaten Banggai Kepulauan mendapat tanggung jawab sebagai salah satu daerah yang melaksanakan eradikasi frambusia. Program tersebut menjadi bagian dari target nasional dalam menghapus penyakit frambusia di Indonesia.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita harus bersatu hati dan bersatu tekad untuk menghilangkan frambusia dari Banggai Kepulauan,” tegasnya.

Selain fokus pada penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS, kegiatan tersebut juga membahas strategi pengendalian penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, serta penguatan pelaksanaan program cek kesehatan gratis yang menjadi prioritas pemerintah.

Melalui kegiatan advokasi dan sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap terbangun koordinasi yang lebih kuat antarinstansi, meningkatnya kapasitas jejaring surveilans kesehatan, serta lahirnya berbagai rekomendasi strategis dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Sekda Muh. Aris Susanto mengajak seluruh peserta untuk terus mendukung program kesehatan, memperkuat pelaporan kasus secara cepat dan akurat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit.

“Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan masyarakat Banggai Kepulauan yang sehat, produktif, dan sejahtera,” tuturnya. (Onhal-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (23/06/2026).

Dalam agenda tersebut, Gubernur meninjau sejumlah program strategis yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi desa.

Kunjungan pertama dilakukan di Desa Bongganan, Kecamatan Tinangkung, dengan meninjau lokasi pembangunan Kampung Nelayan. Di lokasi tersebut, Gubernur melihat langsung kondisi kawasan yang akan dikembangkan sebagai pusat aktivitas masyarakat pesisir sekaligus mendukung peningkatan sektor perikanan dan ekonomi masyarakat nelayan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya pembangunan kawasan pesisir yang terintegrasi guna meningkatkan produktivitas nelayan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan mendengar langsung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.

Usai melakukan peninjauan di Desa Bongganan, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Mansamat. Di desa tersebut, Gubernur meninjau operasional Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu wadah penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa. Koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian lokal melalui pengelolaan usaha yang profesional dan berkelanjutan.

Selain itu, Gubernur juga mengunjungi Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Mansamat. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan pelaksanaan program penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang baik.

Kunjungan kerja ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pemerintah desa setempat. Kehadiran Gubernur diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah, Drs, H Anwar Hafid, beserta rombongan di Pelabuhan Rakyat Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, dalam rangka menghadiri kegiatan pembukaan dan penutupan Turnamen Berani Cup Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Lalong, Selasa (23/6/2026).

Kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah disambut langsung oleh Bupati Rusli Moidady beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah dijadwalkan membuka secara resmi Turnamen Berani Cup 2026 serta menghadiri partai final dan penutupan kegiatan. Kehadiran Gubernur diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para atlet muda serta mendorong kemajuan olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Turnamen Berani Cup 2026 menjadi salah satu agenda olahraga yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Selain menjadi wadah pengembangan bakat dan prestasi olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan, sportivitas, dan persatuan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah beserta rombongan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri dan mendukung pelaksanaan Turnamen Berani Cup 2026 di Desa Lalong (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi Pustakawan dan Tenaga Perpustakaan, yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, dr. Abdi Gunawan, M.P.H, mewakili Bupati Banggai Kepulauan.

Turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan, narasumber dari Provinsi Sulawesi Tengah, serta seluruh peserta pelatihan yang berasal dari berbagai perpustakaan di wilayah Banggai Kepulauan.


Dalam sambutannya, dr. Abdi Gunawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi pustakawan serta tenaga perpustakaan sebagai garda terdepan dalam pengelolaan dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

“Bimbingan teknis ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kemampuan pustakawan dan tenaga perpustakaan agar mampu menjawab tantangan perkembangan informasi yang semakin cepat di era digital saat ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa derasnya arus informasi yang mudah diakses masyarakat saat ini tidak selalu diiringi dengan kebenaran dan akurasi informasi yang memadai. Oleh karena itu, kemampuan literasi informasi menjadi kebutuhan penting agar masyarakat dapat menemukan, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat dan bijaksana.

Menurutnya, perpustakaan saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi telah berkembang menjadi pusat pembelajaran, pusat informasi, pusat inovasi, serta ruang pengembangan literasi masyarakat.

Untuk menjalankan peran tersebut secara optimal, diperlukan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.
Melalui kegiatan bimtek ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan dalam bidang literasi informasi sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Selain itu, para pustakawan juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam mendorong tumbuhnya budaya membaca, budaya belajar, dan budaya literasi di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen mendukung pengembangan perpustakaan sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas masyarakat yang cerdas, berpengetahuan, dan memiliki kemampuan literasi yang baik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, dr. Abdi Gunawan juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.

Dengan terselenggaranya Bimbingan Teknis Literasi Informasi ini, diharapkan kualitas layanan perpustakaan di Kabupaten Banggai Kepulauan semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang literat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan perkembangan informasi di era digital.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh materi yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara berkelanjutan demi mendukung pengembangan perpustakaan serta peningkatan budaya literasi masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)