Salakan, BanggaiKep.go.id – Suasana pagi di Taman Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan terasa berbeda pada Sabtu (19/9/2026). Masyarakat memadati kawasan tersebut dalam rangka pembukaan Car Free Day (CFD) yang secara resmi dibuka oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT.,AIFO, pada pukul 06.00 WITA.

Kegiatan Car Free Day ini menjadi salah satu upaya menghadirkan ruang publik yang sehat, aktif, dan ramah bagi masyarakat. Selain menjadi sarana berolahraga dan menjaga kebugaran, CFD diharapkan dapat menjadi ruang interaksi sosial sekaligus membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Rusli Moidady hadir bersama Ibu selaku Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan. Turut hadir Wakil Bupati Banggai Kepulauan bersama Ibu, Perwira Penghubung 1308 LB, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pembukaan CFD ditandai dengan aktivitas olahraga bersama yang diikuti jajaran pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan membuat kawasan Taman Kota Salakan menjadi lebih hidup dan penuh semangat kebersamaan.

Bupati Rusli Moidady menyampaikan bahwa pelaksanaan Car Free Day tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat serta menyediakan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara positif.

Menurutnya, ruang publik seperti Taman Kota Salakan perlu terus dihidupkan dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama kegiatan yang mendorong aktivitas fisik, kebersamaan, dan interaksi sosial.

“Car Free Day ini kita harapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk berolahraga, bersilaturahmi, sekaligus menikmati suasana kota dengan lebih nyaman dan sehat,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan fasilitas umum yang tersedia sehingga keberadaan CFD dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Dengan dibukanya Car Free Day di Salakan, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda yang dinantikan masyarakat setiap pekan serta menjadi bagian dari gerakan membangun pola hidup sehat dan lingkungan perkotaan yang semakin aktif.

Dari Salakan, bergerak bersama, hidup lebih sehat, dan membangun kebersamaan. (IKP-KOMINFO)

Kambal, BanggaiKep.go.id — Di tengah krisis kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, Bupati Banggai Kepulauan bersama Perwira Penghubung turun langsung menemui masyarakat Desa Kambal, Kecamatan Bulagi, untuk melihat kondisi warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bersih, Sabtu (19/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam kunjungannya, Bupati tidak hanya menyalurkan bantuan air bersih kepada warga, tetapi juga berdialog secara langsung untuk mendengarkan kondisi serta kebutuhan masyarakat di tengah situasi kekeringan yang berlangsung.

Sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait kerusakan pompa air pada sumur Slobar, yang selama ini menjadi salah satu sumber pemenuhan kebutuhan air masyarakat. Kerusakan pompa tersebut membuat akses warga terhadap air semakin terbatas.

Mendengar langsung keluhan tersebut, Bupati menerima aspirasi warga dan mencatat kebutuhan perbaikan sarana pompa air sebagai bagian dari upaya mencari solusi terhadap persoalan ketersediaan air bersih di Desa Kambal.

Kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi langkah tanggap dalam menghadapi krisis air bersih, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan kebutuhan dasar warga mendapat perhatian dan penanganan yang tepat.

Bagi masyarakat Desa Kambal, bantuan pasokan air bersih tersebut menjadi sangat berarti di tengah kondisi kekeringan. Warga juga berharap persoalan kerusakan pompa air Sumur Slobar dapat segera ditindaklanjuti sehingga ketersediaan air bersih dapat kembali terpenuhi secara berkelanjutan. (Sumber: Prokopim/ IKP-KOMINFO

Pandaluk, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar penandatanganan nota kesepakatan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah, Sabtu, (19/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pandaluk, Kecamatan Bulagi Selatan, mulai pukul 13.00 WITA itu dirangkaikan dengan kunjungan kerja kedua balai teknis tersebut ke wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.
Penandatanganan nota kesepakatan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui unit pelaksana teknis di bidang sumber daya air, bangunan, prasarana, serta kawasan.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Banggai Kepulauan, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan, serta pimpinan dan jajaran BWS Sulawesi III dan BPBPK Sulawesi Tengah.
Sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut hadir. Hadir pula Camat Bulagi Selatan, Camat Bulagi, Camat Bulagi Utara, Kepala Desa Pandaluk bersama para kepala desa di wilayah terkait.

Masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga Desa Pandaluk turut menghadiri agenda penandatanganan nota kesepakatan dan kunjungan kerja.

Kehadiran BWS Sulawesi III dan BPBPK Sulawesi Tengah di wilayah tersebut diharapkan memperkuat koordinasi pembangunan infrastruktur antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah Banggai Kepulauan.

Kerja sama lintas instansi juga menjadi langkah untuk memastikan pembangunan prasarana dan kawasan berjalan lebih terarah serta sesuai dengan kebutuhan daerah dan masyarakat.

Dengan adanya nota kesepakatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama instansi teknis terkait diharapkan dapat membangun koordinasi yang lebih kuat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Roy-KOMINFO)

Pandaluk, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat untuk menjawab persoalan air bersih di wilayah Bulagi Bersaudara. Langkah itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah, Sabtu, (19/9/2026).

Penandatanganan berlangsung di Balai Desa Pandaluk, Kecamatan Bulagi Selatan, dan dirangkaikan dengan kunjungan kerja kedua balai teknis tersebut ke Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kerja sama tersebut secara khusus berkaitan dengan penyelenggaraan Unit Air Baku Paisulalomo dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Bulagi. Program ini diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah Bulagi Bersaudara.

Bupati Banggai Kepulauan berharap pembangunan Unit Air Baku Paisulalomo dan SPAM IKK Bulagi dapat menjadi jawaban atas persoalan krisis air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat.

Pembangunan infrastruktur air tersebut juga diarahkan untuk menghadirkan pelayanan air bersih yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Penandatanganan nota kesepakatan ini sekaligus mempertegas pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui unit pelaksana teknis di bidang sumber daya air, bangunan, prasarana, dan kawasan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, dukungan balai teknis pemerintah pusat menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Banggai Kepulauan, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Perwira Penghubung 1308, perwakilan Kapolres Banggai Kepulauan, Asisten Sekretariat Daerah, serta pimpinan dan jajaran BWS Sulawesi III dan BPBPK Sulawesi Tengah.

Sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut hadir. Hadir pula Camat Bulagi Selatan, Camat Bulagi, Camat Bulagi Utara, Kepala Desa Pandaluk bersama para kepala desa dari wilayah terkait.

Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Pandaluk juga hadir dalam agenda tersebut.

Kunjungan kerja BWS Sulawesi III dan BPBPK Sulawesi Tengah di Banggai Kepulauan diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama. Kehadiran dua balai teknis itu menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan daerah.

Dengan adanya kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pembangunan Unit Air Baku Paisulalomo dan SPAM IKK Bulagi dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Persoalan air bersih di wilayah Bulagi Bersaudara pun ditempatkan sebagai salah satu kebutuhan dasar yang membutuhkan kolaborasi lintas pemerintahan, mulai dari perencanaan, pembangunan infrastruktur, hingga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat. (Roy-KOMINFO)

Makassar, BanggaiKep.go.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, SE., ME., menghadiri kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sulawesi, yang dirangkaikan dengan agenda Rapat Koordinasi Pertumbuhan Ekonomi bertempat di Ruangan Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo No. 269, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (18/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sekda Banggai Kepulauan didampingi oleh Inspektur Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan, Dra. Jeane B. Rorimpandey.

Agenda ini dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., Wakil Kepala BPS Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, S.E., M.E., serta Sekretaris Menteri PPN/BAPPENAS, Teni Widuriyanti, S.E., M.A.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi antarpemerintah dalam membahas perkembangan dan penguatan pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang dinilai memiliki capaian dan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah.

Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung peningkatan kinerja pemerintahan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di daerah. (Decky-KOMINFO)

Makassar, BanggaiKep.go.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, S.E.,M.E menghadiri kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sulawesi di Ruangan Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Jumat (18/9/2026).

Agenda yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dirangkaikan dengan rapat koordinasi mengenai pertumbuhan ekonomi. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi antarpemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk membahas perkembangan serta penguatan pertumbuhan ekonomi di kawasan Regional Sulawesi.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda Banggai Kepulauan didampingi Inspektur Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan, Dra. Jeane B. Rorimpandey.

Sejumlah pejabat pemerintah pusat turut hadir dalam agenda tersebut. Di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P.; Wakil Kepala Badan Pusat Statistik, Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, S.E., M.E.; serta Sekretaris Menteri PPN/Bappenas, Teni Widuriyanti, S.E., M.A.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari agenda apresiasi pemerintah daerah berprestasi sekaligus ruang untuk memperkuat sinkronisasi kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, keikutsertaan dalam forum regional tersebut menjadi kesempatan untuk mengikuti perkembangan kebijakan ekonomi nasional, sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Forum ini juga menempatkan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di kawasan Sulawesi melalui perencanaan dan pelaksanaan program yang selaras dengan arah pembangunan nasional. (Roy-KOMINFO)

Bobu, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menghadiri kegiatan Safari Jumat di Masjid Al-Rahman, Desa Bobu, Kecamatan Tinangkung Selatan, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.30 WITA hingga selesai tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus membangun komunikasi secara langsung dengan jamaah dan tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Tinangkung Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Rusli Moidady didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung Selatan, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Safari Jumat turut dihadiri para tokoh masyarakat dan jamaah Masjid Al-Rahman Desa Bobu.

Melalui kegiatan Safari Jumat, diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menjadi ruang untuk mendengarkan aspirasi serta berbagai hal yang menjadi perhatian masyarakat di tingkat desa. (Decky-KOMINFO)

Kampung Baru, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady meninjau langsung kondisi lahan persawahan yang terdampak kekeringan dan mengalami gagal panen di Desa Kampung Baru, Kecamatan Tinangkung Selatan, Jumat (18/9/2026).

Peninjauan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi areal persawahan sekaligus mendengarkan kondisi yang dihadapi masyarakat pemilik lahan akibat kekeringan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Rusli Moidady melihat kondisi tanaman padi dan lahan persawahan yang terdampak kekurangan air. Pemerintah daerah juga menggali informasi dari masyarakat serta penyuluh pertanian terkait dampak kekeringan terhadap hasil produksi pertanian.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam merespons kondisi yang dihadapi para petani, khususnya masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.

Bupati didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung Selatan, perwakilan Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, Kepala Desa Kampung Baru, Kepala Desa Mansamat, serta masyarakat pemilik lahan persawahan.

Melalui peninjauan langsung tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi persawahan dan kebutuhan masyarakat sebagai bahan dalam menentukan langkah penanganan terhadap dampak kekeringan dan gagal panen. (Decky-KOMINFO)

Olusi, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey melakukan monitoring langsung terhadap pengerjaan jalan sekaligus mengikuti kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Desa Olusi, Kecamatan Buko, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat serta melihat secara langsung kondisi di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Serfi Kambey menyampaikan bahwa kunjungan lapangan penting dilakukan agar pemerintah tidak hanya menerima laporan dari meja kantor, tetapi dapat mengetahui secara langsung perkembangan pekerjaan, kondisi infrastruktur, serta kebutuhan masyarakat.

“Kami dari pemerintah tidak ingin hanya menerima laporan dari meja kantor. Kami ingin melihat langsung bagaimana kondisi di lapangan, apa yang sudah dikerjakan, dan apa yang masih menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Serfi Kambey.

Menurutnya, keberadaan jalan yang baik memiliki peranan penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Infrastruktur jalan yang memadai akan mempermudah mobilitas warga, pengangkutan hasil perkebunan, akses anak-anak menuju sekolah, serta berbagai aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah. Pembangunan, kata dia, dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan daerah dan program yang telah ditetapkan.

“Pemerintah tentu akan berusaha melakukan pembangunan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan program yang ada. Tetapi masyarakat juga memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga apa yang sudah dibangun,” jelasnya.

Wabup Serfi juga mengapresiasi semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat Desa Olusi. Menurutnya, budaya gotong royong merupakan kekuatan penting dalam mendukung pembangunan desa.

Ia menegaskan, pembangunan bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah. Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam menyediakan program dan pembangunan, sementara masyarakat berperan dalam mendukung serta menjaga hasil pembangunan tersebut.

“Pemerintah membangun, masyarakat ikut menjaga. Pemerintah membuat program, masyarakat ikut mendukung. Kalau pemerintah dan masyarakat sama-sama bergerak, pekerjaan akan terasa lebih ringan,” ungkapnya.

Wabup juga meminta masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan melalui pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan agar dapat dikoordinasikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Ia mengakui bahwa tidak semua persoalan dapat diselesaikan sekaligus. Namun, dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bertahap.

Lebih lanjut, Serfi Kambey berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari, bukan hanya dilakukan ketika terdapat kegiatan pemerintah.

“Gotong royong harus menjadi kebiasaan kita dalam membangun desa. Pada akhirnya, pembangunan ini adalah untuk masyarakat. Kita ingin jalan yang lebih baik, akses yang lebih mudah, dan kehidupan masyarakat yang semakin baik,” tuturnya.

Di akhir kegiatan, Wabup Serfi Kambey menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Olusi, Pemerintah Kecamatan Buko, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pengerjaan jalan dan kegiatan gotong royong.

Ia berharap pengerjaan jalan tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mendukung kelancaran aktivitas serta peningkatan perekonomian warga.

“Mari kita kerja bersama, gotong royong bersama, dan membangun Desa Olusi bersama-sama,” pungkasnya.

Kegiatan dihadiri Asisten 3 sekretariat daerah kabupaten Banggai kepulauan, Kepala Badan kesbangpol Banggai kepulauan, Camat buko, Kepala desa olusi, Kabag pembangunan, Dinas perhubungan, Tokoh masyarakat desa olusi. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey pimpin rapat persiapan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Ruang Kerja Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Kamis, (17/9/ 2026).

Rapat yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai itu secara khusus membahas partisipasi dan keikutsertaan berbagai unsur dalam pelaksanaan CFD yang dijadwalkan dimulai pada Sabtu, 19 September 2026.

Kegiatan CFD akan mengambil rute dari Taman Kota Salakan hingga komplek Polres Banggai Kepulauan. Pemerintah daerah menyiapkan kegiatan tersebut sebagai ruang bersama bagi masyarakat untuk beraktivitas secara sehat sekaligus memanfaatkan ruang publik di kawasan perkotaan.

Dalam rapat tersebut, Serfi Kambey membahas keterlibatan sejumlah instansi, lembaga, pemerintah kecamatan dan desa, hingga satuan pendidikan. Kehadiran berbagai unsur itu diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan CFD.

Rapat dihadiri Perwira Penghubung 1308, perwakilan Kapolres Banggai Kepulauan, Kepala Kementerian Agama Banggai Kepulauan, Kepala BNN, Ketua Bawaslu, Ketua KPU, Kepala ATR/BPN, Kepala BPS, Kepala BPJS Kesehatan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Direktur RS Trikora, Direktur PDAM, Manajer PT PLN, Camat Tinangkung, seluruh kepala desa se-Kecamatan Tinangkung, serta kepala sekolah SD, SMP, MTs, SMK dan SMA se-Kecamatan Tinangkung.

Pemerintah daerah berharap CFD tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi warga. Masyarakat dapat memanfaatkan kawasan bebas kendaraan untuk berjalan kaki, berolahraga, berkumpul bersama keluarga, dan membangun silaturahmi.

Selain aspek kesehatan dan sosial, pelaksanaan CFD juga diarahkan untuk membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Kehadiran UMKM di sepanjang kegiatan diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memasarkan produk sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.

Dengan melibatkan pemerintah, lembaga, sekolah, pemerintah desa, serta masyarakat, pelaksanaan CFD diharapkan berlangsung tertib, aman, dan menjadi agenda yang dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)